Mengakar Bersama untuk Energi Bersih, PLN Group Sulawesi Selatan Tanam 10.150 Pohon di Jeneponto

Suaraindonesiaku,com.Jeneponto, 2 Desember 2025 – Dalam semangat menjaga keberlanjutan energi dan lingkungan, 320 pegawai PLN Group di Sulawesi Selatan beserta 180 orang TNI-POLRI beserta masyarakat menggelar aksi penanaman 10.150 pohon di Kabupaten Jeneponto. Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan gerakan nasional PLN bertajuk Roots of Energy, sebuah inisiatif yang menegaskan komitmen perusahaan untuk menghijaukan bumi dan memperkuat ketahanan energi melalui rehabilitasi lingkungan. Acara penanaman pohon yang dipusatkan di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto ini dihadiri oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, jajaran manajemen PLN Group di Sulawesi Selatan, TNI-POLRI, komunitas lingkungan, serta masyarakat setempat. Ribuan bibit pohon tersebut ditanam di lahan-lahan kritis sebagai upaya menekan laju erosi, meningkatkan kualitas udara, dan memperkuat ekosistem lokal yang rentan kekeringan. Bupati Jeneponto, Paris Yasir menyambut baik aksi kolaboratif ini. Ia, menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam kegiatan menanam pohon di Kabupaten Jeneponto. “Program penanaman pohon ini sangat dibutuhkan, terutama bagi daerah kami yang memiliki banyak wilayah rawan kekeringan. Kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan energi bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan harapan bagi keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya. “Kami bangga PLN senantiasa hadir bagi masyarakat di Jeneponto. Terima kasih atas kegiatan yang sangat kami nantikan ini. Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan yang nantinya akan sangat berdampak positif bagi lingkungan kami,” tutur Paris Yasir. Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan PLN dalam menyediakan energi bersih bagi masyarakat. “Hari Menanam Pohon Indonesia menjadi momentum penting bagi kita untuk kembali menguatkan akar-akar energi yang bukan hanya bersumber dari pembangkit listrik, tetapi juga dari alam yang harus kita jaga bersama. Dengan menanam 10.150 pohon di Jeneponto, kami optimis ekosistem daerah ini semakin kuat, hijau, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ujarnya. Edyansyah menegaskan, selain sebagai bentuk kepedulian lingkungan, program menanam pohon juga menjadi pengingat bahwa ketahanan energi masa depan bergantung pada keberlanjutan ekosistem hari ini. Penanaman pohon merupakan langkah konkret PLN untuk menekan jejak karbon dan mendukung visi menuju transisi energi hijau. “Listrik adalah denyut nadi pembangunan. Namun kita semua menyadari bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jika pertumbuhan energi berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi penopang ekosistem, penjaga air, penyerap karbon, serta pelindung kehidupan di masa depan,” kata Edyansyah. Melalui kegiatan Roots of Energy, PLN Group di Sulawesi Selatan mempertegas komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta terus berkontribusi dalam menjaga bumi, menjaga masyarakat, dan membangun masa depan yang hijau serta lebih baik bagi generasi berikutnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai hadiri pada Peringatan Hari AIDS Sedunia

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, tampak hadir pada Peringatan Hari AIDS Sedunia yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Senin (1/12/2025). Kehadiran dr. Emmy ini, menjadi bukti bahwa Pemkab Sinjai mengambil bagian dalam kampanye AIDS nasional untuk memperkuat kesadaran publik, mendorong skrining HIV, serta menghilangkan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi perkembangan kasus HIV/AIDS yang masih menunjukkan tren mengkhawatirkan di Sulawesi Selatan. Acara tersebut dibuka oleh Bupati Maros Chaidir Syamdan dihadiri berbagai unsur, termasuk Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Abdul Malik Faisal, organisasi perangkat daerah, mahasiswa serta pelajar dari berbagai sekolah. Kadinkes Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik membeberkan situasi kasus di Kabupaten Sinjai pada periode Januari hingga Oktober tercatat 17 kasus baru dengan kategori seksual sesama jenis (LSL) 9 kasus (52,94%), Populasi umum 7 kasus (41,18%), Anak dari ODHA 1 kasus (5,88%). Sementara pada tahun 2024, total kasus baru di Sinjai mencapai 31 kasus, dengan kelompok terbesar berasal dari LSL sebanyak 16 kasus (51,61%), disusul penderita yang juga terdiagnosis TBC sebanyak 8 orang (25,81%). dr. Emmy menyampaikan bahwa meski terjadi penurunan jumlah kasus, sinyal kewaspadaan tetap perlu dijaga. “Kita tidak boleh lengah. Penanganan HIV membutuhkan deteksi dini, akses layanan kesehatan yang mudah, serta dukungan masyarakat tanpa stigma,”tutupnya.
Mahasiswa Biologi FMIPA Unhas Gelar Praktik Ecoprint Berbasis Kearifan Lokal di Ballarate Ri Pucak

Suaraindonesiaku.com, Maros — Mahasiswa Program Studi Biologi FMIPA Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan praktik lapangan pembuatan ecoprint dalam rangkaian pembelajaran Mata Kuliah Etno Ekonomi Tumbuhan di Ballaratea Ri Pucak, Tompobulu, Kabupaten Maros, tanggal 29 November 2025. Ballarate Ri Pucak, Kabupaten Maros, sebuah lokasi yang dikenal memiliki keanekaragaman tumbuhan serta ekosistem yang mendukung kegiatan pembelajaran berbasis alam. Kegiatan ini dipandu secara langsung oleh Dr. Andi Masniawati, M.Si., dosen pengampu mata kuliah yang konsisten mengembangkan pendekatan pembelajaran yang memadukan sains, budaya, serta pelestarian lingkungan. Ecoprint merupakan teknik pewarnaan dan pembatikan kain menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting yang ditempelkan pada kain untuk kemudian dipukul atau dikukus agar pigmen warnanya berpindah secara alami. Teknik ini tidak hanya menghasilkan motif yang unik dan autentik, tetapi juga menjadi alternatif ramah lingkungan karena meminimalkan penggunaan bahan kimia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan ecoprint, mulai dari pengenalan jenis tumbuhan yang berpotensi menghasilkan pigmen, proses pemilihan bahan di area hutan sekitar, penataan motif pada kain, hingga teknik pengukusan untuk memunculkan pola akhir. Selain praktik teknis, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai konsep etnobotani dan nilai ekonomi tumbuhan yang memiliki potensi dikembangkan menjadi produk kreatif. Dr. Andi Masniawati menekankan pentingnya ecoprint sebagai bentuk inovasi berkelanjutan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tinggi tanpa merusak lingkungan. Menurut beliau, kemampuan memahami potensi tumbuhan lokal akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam melihat hubungan antara ilmu pengetahuan, budaya, dan peluang ekonomi kreatif. Antusiasme mahasiswa terlihat sejak kegiatan dimulai. Lingkungan Ballarate Ri Pucak yang kaya vegetasi memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena mahasiswa dapat langsung mengamati, mengeksplorasi, sekaligus memanfaatkan tumbuhan yang tersedia secara alami. Interaksi langsung dengan lingkungan tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai konsep konservasi, keberlanjutan, dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga semakin menyadari peran penting biodiversitas dalam kehidupan manusia. Praktik ecoprint di Ballarate Ri Pucak menjadi salah satu upaya mengintegrasikan pendidikan, kreativitas, dan pelestarian lingkungan dalam proses pembelajaran, serta memperkaya pengalaman akademik mahasiswa di luar ruang kelas.
Ketua Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang Ahmad Rusli Harap Pemilihan Ketua RT/RW Berjalan Tanpa Cawe-Cawe

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Ketua Karang Taruna Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Ahmad Rusli, angkat suara terkait dinamika pemilihan Ketua RT dan RW yang tengah berlangsung di Kota Makassar. Ia menegaskan pentingnya menjaga netralitas seluruh pihak, khususnya para pemangku jabatan di tingkat kelurahan, agar proses demokrasi di tingkat dasar berjalan jujur dan tanpa intervensi. Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Rusli pasca mencuatnya pemberitaan di media sosial mengenai beberapa lurah di Makassar yang diduga memberikan dukungan terbuka kepada salah satu calon dalam pemilihan RT/RW. Tindakan tersebut dianggap tidak mencerminkan integritas serta etika seorang pemimpin yang seharusnya berlaku adil dan tidak berpihak. “Pemilihan RT/RW adalah ruang demokrasi masyarakat. Jangan sampai ada cawe-cawe atau keberpihakan dari aparat pemerintah, karena itu bisa menciderai proses demokrasi di tingkat bawah,” ujar Ahmad Rusli. Ia menambahkan, meski kasus tersebut terjadi di beberapa wilayah di Kota Makassar, pihaknya berharap situasi serupa tidak terjadi di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Menurutnya, menjaga netralitas adalah kunci agar masyarakat benar-benar dapat menentukan pemimpinnya secara mandiri tanpa tekanan maupun pengaruh dari pihak mana pun. “Kami berharap seluruh lurah dan perangkatnya di Kepulauan Sangkarrang tetap menjaga profesionalisme, memberikan ruang demokrasi yang sehat, dan tidak terlibat dalam dukung-mendukung calon tertentu,” tegasnya. Ahmad Rusli juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proses pemilihan serta melaporkan jika terdapat dugaan intervensi dari pihak yang tidak berwenang.
Arah Baru Kepemudaan Sulsel: Silaturahmi Pemuda di MaxOne Kukuhkan Vonny Ameliani sebagai Figur Terkuat Ketua DPD I KNPI Sulsel

Suaraindoseniaku,com.Makassar, 28 November 2025 — Dinamika politik kepemudaan di Sulawesi Selatan memasuki babak strategis. Momentum silaturahmi besar organisasi kepemudaan yang berlangsung di Hotel MaxOne Makassar menghadirkan puluhan unsur OKP, Cipayung Plus, serta perwakilan DPD II KNPI dari berbagai kabupaten/kota. Agenda tersebut menjadi ruang konsolidasi lintas organisasi sekaligus pembacaan arah dukungan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I KNPI Sulawesi Selatan. Dalam forum itu, nama Vonny Ameliani muncul sebagai figur yang dinilai paling siap memimpin KNPI Sulsel. Para peserta menilai Vonny menunjukkan pendekatan komunikasi yang intens, gaya kepemimpinan yang inklusif, serta gagasan pembenahan organisasi yang terstruktur dan realistis.Komitmennya untuk mengembalikan marwah KNPI sebagai rumah besar pemuda dianggap sejalan dengan kebutuhan organisasi yang selama ini kerap terseret konflik internal berkepanjangan. Vonny: KNPI Harus Kembali pada Jati Diri Organisasi Pemuda Dalam penyampaiannya, Vonny menegaskan bahwa KNPI tidak boleh lagi terjebak pada pertarungan kepentingan yang memecah belah. Ia menekankan perlunya revitalisasi peran KNPI agar benar-benar kembali pada fungsi dasarnya sebagai wadah berhimpun, berkreasi, dan berkolaborasi bagi seluruh pemuda Sulawesi Selatan. “KNPI harus pulang ke jati dirinya. Ini bukan arena konflik, tetapi ruang besar untuk menyatukan energi pemuda demi kemajuan daerah,” tegas Vonny di hadapan peserta forum. Peserta silaturahmi menyambut baik gagasan tersebut. Beberapa perwakilan OKP dan DPD II menilai Vonny mampu menghadirkan ketenangan, arah kepemimpinan yang jelas, serta komitmen kerja yang konkret dalam memperkuat gerak pemuda di Sulsel. Pertemuan di MaxOne ini menjadi sinyal kuat menguatnya konsolidasi dukungan terhadap Vonny Ameliani jelang Musda KNPI Sulawesi Selatan. Banyak pihak menilai, bila momentum ini terus terjaga, KNPI Sulsel berpotensi memasuki era baru yang lebih solid, produktif, dan berorientasi pada kepentingan pemuda.
Wagub Sulsel Lepas Secara Resmi Rombongan Ummat Dari Sulsel Mengikuti Indonesia Berdoa Di Lampung

Suaraindonesiaku.com, Penuh haru mewarnai keberangkatan ribuan jemaah asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (25/11/2025). Bukan dengan kapal penumpang komersial biasa, rombongan besar ini akan membelah lautan menuju Provinsi Lampung dengan menumpang Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut. Misi keberangkatan ini bukan untuk perang, melainkan untuk misi perdamaian dan doa bersama dalam perhelatan akbar Ijtima Ulama Dunia 2025 yang bertajuk ‘Tabligh Akbar Indonesia Berdoa’. Acara ini dipusatkan di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada 28-30 November 2025. Fasilitas transportasi laut menggunakan alutsista negara ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk mempermudah mobilisasi jemaah dalam menghadiri kegiatan keagamaan berskala internasional tersebut. Keberangkatan rombongan jemaah ini dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi. Kehadiran orang nomor dua di Pemprov Sulsel ini menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan yang membawa misi perdamaian dan persatuan bangsa tersebut. Dalam sambutannya saat prosesi pelepasan, Wagub Fatmawati Rusdi berpesan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan selama perjalanan maupun saat berada di lokasi acara. Ia juga menitipkan harapan agar para jemaah mendoakan kebaikan bagi Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum dalam forum doa bersama di Lampung nanti. Doa yang Terijabah: Sinergi Umara dan Ulama Sebelum bertolak menuju dermaga, sekitar 1.000 orang jemaah berkumpul di Masjid Al Hidayah, yang merupakan Markas Jemaah Tabligh Indonesia Timur, untuk mendengarkan pengarahan khusus (taklim). Suasana khidmat menyelimuti masjid saat para jemaah memanjatkan doa demi kelancaran perjalanan laut yang akan memakan waktu beberapa hari tersebut. Ketua Yayasan Masjid Al Hidayah sekaligus penanggung jawab Markas Jemaah Tabligh Indonesia Timur, Ilham Suang, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian negara, khususnya TNI AL, kepada para jemaah. Menurutnya, ketersediaan kapal perang ini adalah buah dari munajat panjang para jemaah. “Doa dan upaya kita semua untuk mendapatkan bantuan fasilitas Kapal Perang TNI Angkatan Laut untuk mengangkut jemaah ke Lampung, akhirnya diijabah oleh Allah SWT dan terlaksana hari ini. Semoga menjadi asbab hidayah seluruh alam,” ujar Ilham Suang dengan nada bergetar. Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) yang telah memfasilitasi penggunaan alutsista strategis ini untuk kepentingan umat. Perjalanan Laut Menuju Kota Baru Keberangkatan ini menjadi bukti solidnya hubungan antara elemen masyarakat sipil religius dengan institusi militer. Bantuan KSAL ini dinilai sangat strategis mengingat tingginya antusiasme peserta dari Kawasan Timur Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan, yang ingin hadir di Lampung. Perjalanan laut ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari sebelum akhirnya bersandar di pelabuhan Lampung. Setibanya di sana, para jemaah akan bergabung dengan puluhan ribu peserta lain dari berbagai penjuru dunia di Kota Baru, Lampung Selatan. Agenda Tabligh Akbar Indonesia Berdoa sendiri diharapkan menjadi momentum persatuan bangsa, di mana doa-doa langit dipanjatkan untuk keselamatan dan kemajuan Indonesia. “Ini adalah bentuk perhatian luar biasa. Kapal perang yang biasanya menjaga kedaulatan, hari ini menjaga akidah dan ukhuwah dengan mengantar tamu-tamu Allah,” tambah salah seorang koordinator jemaah di lokasi. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulsel, TNI AL, dan elemen masyarakat sipil religius ini menjadi bukti nyata persatuan. Kapal perang yang identik dengan kekuatan militer, hari ini beralih fungsi menjadi bahtera ukhuwah yang mengantarkan ribuan harapan untuk Indonesia yang lebih damai dan religius. Setibanya di Lampung nanti, rombongan dari Sulsel ini akan bergabung dengan puluhan ribu peserta lain dari berbagai negara untuk mengikuti rangkaian kegiatan Ijtima yang dipusatkan di Kota Baru, Lampung Selatan.
Dinas DP3AP2KB Sinjai menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sinjai menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik, di Aula Hotel Rofina, Kecamatan Sinjai Utara, Kamis (20/11/2025) Pagi. Sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi ini, menunjuk Sekretaris Daerah Sinjai A. Jefrianto Asapa sebagai narasumber karena dinilai punya background pengalamam yang relevan di bidang tersebut. Mengangkat topik pendidikan politik perempuan dalam pembangunan berkelanjutan, Sekda menyampaikan bahwa perempuan adalah aktor penting dalam menentukan arah kebijakan kedepan. “Dalam konteks dunia berkelanjutan (SDGs) peran perempuan sangat strategis, mulai dari menghadirkan pendidikan berkualitas, mencapai kesetaraan gender, mengurangi kesenjangan, yang berarti kini perempuan sudah sebagai penggerak pembangunan,” ungkapnya. Bahkan menurut Sekda, Perempuan punya perspektif unik dan tersendiri dalam melihat probelamatika di masyakarakat. “Perspektif unik itu banyak terlihat dalam isu kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga dan kesejahteraan sosial, ketika perempuan terlibat politik, mereka banyak melahirkan kebijakan yang mencerminkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,”tambah Sekda. Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Drs. Janwar, mengatakan sosialisasi ini dilakukan agar dapat lebih meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kesadaran perempuan tentang pentingnya pendidikan politik dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam berbagai bidang pembangunan. “Selain untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai hak dan kewajiban politik dalam sistem demokrasi RI, sosialisasi ini juga untuk mendorong peran perempuan dalam proses pengambilan keputusan serta menguatkan kapasitas dan jejaring mereka agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masyarakat,”ungkap Janwar. Pemkab berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan komitmen Pemda dalam mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan guna mendukung pencapaian SDGs Global 2030 nanti. Turut hadir Ketua DWP Sinjai Rini A. Jefrianto sementara pesertanya merupakan anggota DWP Unit Perangkat Daerah dan Kecamatan, Forum Anak, Forum Genre, Forum PUSPA dan beberapa perwakilan Perempuan Sinjai.
Ketua Gerakan Mahasiswa Pemuda Elang Timur Indonesia dan Dewan Komando Desak Polda Sulsel Ungkap Kejelasan Kasus Dugaan Korupsi Pasar Lamataesso Rp 23 Miliar

Suaraindonesiaku,Com.Makassar — Ketua Gerakan Mahasiswa Pemuda (GMP) Elang Timur Indonesia, Pahlevi, bersama Ketua Dewan Komando Elang Timur, Tasbih, mendesak Polda Sulsel memberikan kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Lamataesso, Kabupaten Soppeng, yang menelan anggaran Rp 23 miliar. Hingga kini, mereka menilai proses hukum kasus tersebut terkesan senyap tanpa informasi resmi kepada publik. Pahlevi mengatakan bahwa pihaknya mengikuti persoalan ini sejak awal pemberitaan, mengingat nilai proyeknya sangat besar dan bersumber dari anggaran negara. Namun, menurutnya, tidak ada perkembangan yang disampaikan secara terbuka oleh kepolisian. “Publik sudah lama menunggu kejelasan, tetapi perkembangan kasus ini seperti hilang dari radar. Kami mempertanyakan transparansi penanganannya,” ujarnya, Minggu (16/11/2025). Ia menegaskan bahwa GMP Elang Timur Indonesia melakukan Aksi di Polda Sulsel untuk meminta penjelasan resmi terkait progres penyidikan dan audit ahli. “Ini bukan bentuk intervensi, tetapi kewajiban moral kami sebagai pemuda untuk mengawal penggunaan keuangan negara. Dugaan korupsi sebesar ini tidak boleh dibiarkan mengendap begitu saja,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Komando Elang Timur, Tasbih, turut menegaskan bahwa Dewan Komando mendukung penuh langkah GMP Elang Timur Indonesia dalam mengawal kasus tersebut. Ia menyebut bahwa diamnya publik justru dapat memberikan ruang bagi kasus besar untuk terhenti tanpa kepastian. “Kami dari Dewan Komando meminta Polda Sulsel bersikap transparan. Masyarakat punya hak untuk mengetahui sejauh mana penegakan hukum berjalan. Jangan biarkan kasus bernilai puluhan miliar ini menghilang tanpa kejelasan,” ungkap Tasbih. Tasbih juga menambahkan bahwa Dewan Komando Elang Timur tengah memantau beberapa dugaan penyimpangan anggaran lainnya yang beredar di Sulawesi Selatan. “Lamataesso bukan satu-satunya. Ada sejumlah kasus lain yang mulai kami kaji dan akan kami tindak lanjuti. Komitmen kami adalah memastikan bahwa setiap dugaan korupsi mendapatkan kepastian hukum,” jelasnya. Baik Pahlevi maupun Tasbih sepakat bahwa langkah mereka merupakan bagian dari gerakan moral, bukan gerakan politik atau agenda kelompok tertentu. “Kami bergerak independen. Jika ke depan tidak ada respons yang jelas dari Polda Sulsel, kami siap melakukan aksi terbuka sebagai bentuk kontrol sosial,” tutup Pahlevi.
Kondisi Jalan Provinsi Jalur Sinjai – Gowa Semakin Memprihatinkan

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Kondisi Jalan provinsi Poros Sinjai–Malino–Makassar yang dari tahun ke tahun semakin memprihatinkan, dengan kerusakan dan genangan pada lubang-lubang besar seperti yang tampak pada foto, kami mempertanyakan ke mana alokasi pajak dan dana pembangunan yang selama ini kami penuhi sebagai kewajiban fiskal. Jalan yang menjadi urat nadi ekonomi dan mobilitas warga ini seharusnya mendapatkan perhatian serius, karena kerusakannya tidak hanya mengancam keselamatan pengguna tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi dan potensi daerah. Salah satu warga saat ditemui berharap Pemerintah segera menetapkan prioritas anggaran yang tegas untuk perbaikan total dan permanen, bukan sekadar tambal sulam, agar pajak yang kami bayarkan benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk infrastruktur yang layak dan membanggakan. “Dengan segala hormat, Kami memohon agar pemerintah segera menetapkan prioritas anggaran yang tegas untuk perbaikan total dan permanen, bukan sekadar tambal sulam, agar pajak yang kami bayarkan benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk infrastruktur yang layak dan membanggakan”, Harap salah satu warga Bukan sekedar jalur penumpang yang ingin ke gowa dan makassar, tetapi jalan ini merupakan bagian untuk meningkatkan perekonomian beberapa kabupaten terutama sinjai dan gowa, dan tentunya masyarakat sangat berharap kepada gubernur Sulawesi Selatan untuk melakukan perbaikan.
Bupati Sinjai Ratnawati Arif buka rapat koordinasi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berkomitmen mendorong pemulihan dan percepatan pertumbuhan ekonomi untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 % ditengah berbagai tantangan global maupun nasional yang berdampak pada daerah. Hal itu diungkapkan Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif saat membuka rapat koordinasi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah “Data Berkualitas Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi”, di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (19/11/2025) Pagi. “Kita memahami bahwa ekonomi daerah yang kuat tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi oleh sinergi seluruh elemen, petani, nelayan, pelaku UMKM, investor, lembaga keuangan, dan seluruh masyarakat,”ungkapnya. Bupati juga membeberkan beberapa langkah konkret percepatan pertumbuhan ekonomi berdasarkan hasil pertemuan antara Kemendagri, Bappenas dan BPS. “Langkah tersebut dapat dilakukan lewat percepatan realisasi APBD, percepatan realisasi PMA dan PMDN, percepatan realisasi proyek-proyek infrastruktur Pemerintah, pengendalian harga bahan pokok,”tambahnya. “Kemudian pencegahan ekspor dan impor legal, perluasan kesempatan kerja, peningkatan produktivitas pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan pariwisata sesuai potensi lokal, tingkatkan output industri manufaktur sesuai potensi lokal, dan permudah kesempatan berusaha,”jelas Bupati secara rinci. Menurutnya, percepatan pertumbuhan ekonomi bukan hanya target angka, tetapi komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sinjai, mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memperkuat fondasi masa depan daerah. “Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu, berkolaborasi, dan bergerak bersama. Pemerintah daerah akan selalu membuka pintu sinergi, karena kami percaya bahwa masa depan Sinjai yang lebih maju hanya dapat tercapai melalui kerja sama seluruh pihak,”tandasnya. Dari data yang dihimpun, ekonomi Sinjai secara year on year (y-on-y) tumbuh sebesar 5,17 persen pada tahun 2024 lalu. Angka itu dinilai lebih tinggi dari pertumbuhan Sulsel yang sebesar 5,03 persen dan secara nasional 5,02 persen. Angka tersebut diproyeksikan akan terus meningkat melampaui capaian tahun lalu. “Meskipun kami belum merilis secara resmi, namun dari data sementara hingga triwulan kedua 2025, ekonomi Sinjai sudah tumbuh membaik,”beber Kepala BPS Sinjai. Turut mendampingi Bupati Sinjai, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai A. Ilham Abubakar, Kepala Bappeda Haerani Dahlan, Kepala BPS Sinjai Syamsuddin, serta dihadiri beberapa Pimpinan OPD terkait, Kabag Perekonomian dan SDA, dan beberapa pihak lainnya.