DPRD Sinjai Terima Aspirasi dari DEMA

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai menerima aspirasi dari Dewan Eksekusi Mahasiswa (DEMA) Se-Indonesia di Ruang Rapat DPRD, Senin (20/10/2025). Aspirasi diterima oleh tim penerima Aspirasi DPRD Jalil, Zainal Abidin Hasnur serta Andi Ridwan Darul Aqzah Palevi Asapa. Adapun tuntutan DEMA yakni Meminta kepada DPRD agar program MBG dialihkan ke program pendidikan gratis, Mempertanyakan kasus ceklok dan pakaian batik yang di tangani oleh polres Sinjai, Meminta kepada DPRD agar menyampaikan kepada pemerintah daerah untuk memperbaiki seluruh ruas jalan yang ada di Sinjai. Sementara itu, Anggota DPRD Sinjai Jalil mengaku akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi DEMA untuk diserahkan pada Komisi terkait dengan menggelar Rapat kerja bersama OPD. “InsyaAllah kami akan sampaikan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti di komisi terkait”jelasnya.
Bupati Sinjai Buka Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Perbaikan Sasar 7 Kecamatan

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bekerjasama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan yang lolos pengusulan dalam Sistem Informasi Pengelolaan Irigasi (SIPURI) Tahap 3, Senin (20/10/2025). Sosialisasi dibuka langsung Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif, didampingi Kepala BBWS-PJ yang diwakili PPK Irigasi dan Rawa III SNVT PJPA Pompengan Jeneberang Semuel Tanggulungan, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai. Sosialisasi ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi mulai dari detail rencana pekerjaan, jadwal, dan peran serta masyarakat khususnya P3A dalam proses persiapan dan pelaksanaan di Lapangan. Hal itu disampaikan Bupati sangat penting mengingat menjadi langkah dalam mendukung kelancaran distribusi air bagi lahan pertanian. “Dengan infrastruktur irigasi yang baik, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat, ketahanan pangan desa semakin terjaga dan petani juga semakin sejahtera,”ungkap Ratnawati Arif saat membacakan sambutannya. Senada dengan itu, PPK Irigasi dan Rawa III SNVT PJPA Pompengan Jeneberang Semuel Tanggulungan juga berharap dalam pelaksanaan rehab nanti terdapat kolaborasi dan kerja sama dari berbagai pihak agar hasilnya maksimal dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Sinjai. “Mewakili Kepala BBWS-PJ, kami berharap rehabilitasi nanti dapat berjalan maksimal lewat kolaborasi, sinergi dan kerja sama yang baik seluruh pihak,” ungkap Semuel Tanggulungan. Diketahui kurang lebih Rp95 Miliar anggaran perbaikan irigasi digelontorkan Pemerintah Pusat ke Kabupaten Sinjai, titiknya tersebar di 7 kecamatan kecuali Kecamatan Sinjai Utara dan Pulau Sembilan. Turut hadir dalam sosialisasi ini, Sekretaris Daerah Sinjai Andi Jefrianto Asapa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab A. Irwansyahrani Yusuf, perwakilan unsur Forkopimda, Kadis PUPR H. Haris Achmad, Para Camat, Lurah, Perangkat Desa serta beberapa pihak terkait lainnya
Bupati Sinjai Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-356 Sulsel, Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Peningkatan Infrastruktur

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Sulawesi Selatan (Sulsel) Ke-356 Tahun 2025. Acara tersebut diselenggarakan di ruang pola Kantor Gubernur Sulsel, pada Minggu (19/10/2025). Perayaan Hari Jadi Sulsel ke-356 tahun ini mengusung tema “Sulsel Maju dan Berkarakter”. Tema ini sejalan dengan visi yang diusung oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Hj. Fatmawati Rusdi. Kata “maju” mencerminkan semangat pembangunan lintas sektor di seluruh wilayah, sementara “berkarakter” menegaskan kembali pentingnya nilai-nilai integritas serta kearifan lokal seperti sipakatau (saling memanusiakan), sipakalebbi (saling menghargai), dan sipakainge’ (saling mengingatkan). Tema ini mencerminkan pembangunan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga pembentukan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai budaya. Hal ini ditekankan sebagai upaya agar masyarakat Sulsel tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kearifan lokal di tengah laju pembangunan. Dalam momen bersejarah ini, Bupati Ratnawati menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Provinsi Sulawesi Selatan. Ia berharap usia ke-356 tahun menjadi momentum strategis untuk merajut kebersamaan dan merangkai kolaborasi yang lebih erat dalam membangun Sulsel yang lebih baik lagi. “Berangkat dari tema besar ‘Maju dan Berkarakter’ sebagai salah satu langkah untuk lebih berkolaborasi dan saling bahu membahu mewujudkan Sulsel menjadi provinsi yang lebih maju dan dibanggakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutur Ratnawati. Bupati juga menyertakan harapan agar Hari Jadi Sulsel ini dapat membawa banyak keberkahan, keselamatan, kemakmuran, serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat, tak terkecuali di Kabupaten Sinjai. Lebih lanjut, Bupati Ratnawati secara khusus menyoroti pentingnya kolaborasi, sinergi, dan dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk pembangunan di Kabupaten Sinjai. Harapan utamanya seringkali tertuju pada perhatian dan alokasi anggaran dari Pemprov Sulsel untuk perbaikan jalan-jalan provinsi yang berada di wilayah Sinjai, serta infrastruktur penting lainnya. “Ini memang dibutuhkan sinergi antara program prioritas Pemerintah Kabupaten Sinjai dengan kebijakan dan program Pemprov Sulsel,” jelasnya Meski demikian, Bupati Sinjai menyatakan rasa syukur karena Kabupaten Sinjai telah mendapatkan perhatian serius untuk peningkatan infrastruktur yang telah terangkum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gubernur Sulawesi Selatan ke depan. “Alhamdulillah Sinjai mendapatkan perhatian untuk peningkatan infrastruktur, dan ini sudah masuk sebagai hal yang terangkum dalam RPJMD Gubernur Sulawesi Selatan ke depan. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman atas perhatiannya,” ujarnya. Menurut Bupati Ratnawati, Sinjai telah lama menantikan sentuhan infrastruktur, terutama mengingat posisi strategisnya sebagai daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Bone, Maros, Gowa, dan Bulukumba. Menutup pernyataannya, Bupati Ratnawati Arif menegaskan. “Intinya harapan terbesar adalah bagaimana Provinsi Sulawesi Selatan benar-benar hadir dan mendampingi Sinjai dalam upaya mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya.” Dengan kolaborasi yang kuat, diyakini visi “Sulsel Maju dan Berkarakter” akan membawa dampak positif yang merata hingga ke Kabupaten Sinjai
Karang Taruna Kota Makassar Gelar Aksi Donor Darah: Wujud Kepedulian Pemuda untuk Kemanusiaan

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Dalam upaya memperkuat semangat kepedulian sosial dan solidaritas antarwarga, Karang Taruna Kota Makassar bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar melaksanakan kegiatan sosial donor darah pada Minggu, 19 Oktober 2025, bertempat di Sekretariat Karang Taruna Kota Makassar, Jalan Gagak, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WITA ini mengusung tema “Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga”, dan berhasil menarik antusiasme dari berbagai kalangan masyarakat, anggota Karang Taruna, serta pemuda-pemudi Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran pemuda dalam mendukung program kemanusiaan, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Muh. Zulkifli, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata pengabdian sosial dan kontribusi pemuda bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi kehidupan sosial. “Kegiatan ini bukan sekadar aksi donor darah, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kita sebagai bagian dari masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, kita berharap kegiatan ini dapat membantu menyelamatkan banyak jiwa sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya berbagi untuk sesama,” ujar Zulkifli. Lebih lanjut, Zulkifli juga mengapresiasi seluruh pihak yang turut berpartisipasi, baik dari unsur masyarakat, lembaga kesehatan,dan maupun TNI dan POLRI atau anggota Karang Taruna yang aktif mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini perlu menjadi agenda rutin agar semangat kepedulian dan solidaritas di kalangan pemuda terus tumbuh dan terjaga. Selain donor darah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antaranggota Karang Taruna dari berbagai kecamatan di Kota Makassar. Suasana kebersamaan terlihat dalam partisipasi aktif para peserta yang saling menyemangati dan bekerja sama demi kelancaran kegiatan. Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Kota Makassar berharap dapat terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang sosial kemasyarakatan, serta menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran sosial di kalangan generasi muda. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi, Karang Taruna Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian tanpa pamrih.
DPRD Kabupaten Sinjai Ucapan Selamat HUT Sulsel ke-356 Tahun

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-356 Sulawesi Selatan yang akan digelar pada 19 Oktober 2025, semangat masyarakat untuk merayakan momentum bersejarah ini semakin terasa. Tahun ini, perayaan HUT Sulsel mengusung tema “Sulsel Maju dan Berkarakter”. Berbagai tokoh dan pejabat turut menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Sulsel. Salah satunya adalah pimpinan Dewan Perwakilan rakyat kabupaten sinjai, yang memberikan ucapan langsung melalui flyer portal media online serta media sosial lainnya. Sekedar diketahui DPRD Kab. Sinjai Periode 2024-2029 kini di pimpin oleh Andi Jusman sebagai Ketua DPRD Sinjai, Fachriandi Matoa sebagai Wakil Ketua I, dan Sabir sebagai Ketua II. Beserta anggota dewan lainnya yang saling membantu demi kemajuan pembangunan Kab. sinjai. Peringatan HUT ke-356 Sulsel ini diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama membangun provinsi yang maju dan berkarakter, serta semakin memperkuat hubungan sampai ketingkat kabupaten. (Ruslan)
Integritas Pemerintahan Sinjai di Zona Kuning, Pemkab Tegaskan Komitmen Antikorupsi

SINJAI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024, yang menilai tingkat risiko korupsi dan upaya pencegahan korupsi di seluruh instansi pemerintah. Berdasarkan hasil survei tersebut, Kabupaten Sinjai masuk dalam kategori zona kuning dengan nilai 77,34 persen. Kategori zona kuning menunjukkan bahwa tingkat integritas di Kabupaten Sinjai berada pada level menengah, di mana masih terdapat sejumlah area yang perlu diperkuat untuk menurunkan potensi terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan pemerintahan. Survei SPI dilakukan secara independen oleh KPK. Penilaian ini mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, pengendalian gratifikasi, pengadaan barang dan jasa, serta kualitas pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sinjai menyambut hasil survei ini dengan komitmen untuk terus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan publik. “Peningkatan transparansi, penguatan sistem pengawasan internal, serta optimalisasi peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah akan menjadi fokus utama dalam menindaklanjuti hasil SPI 2024,” ujar Kepala Inspektorat Sinjai, Andi Adhea Syamsuri. Ditegaskan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah dalam memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan korupsi di seluruh OPD. Selain Sinjai, Kabupaten/ Kota lainnya yang masuk dalam daftar zona kuning yakni Luwu Timur, Luwu, Toraja Utara, Soppeng dan Maros. Dengan capaian 77,34 persen, Sinjai masih memiliki ruang perbaikan agar ke depan dapat naik ke zona hijau, menandakan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, transparan, dan berintegritas. Sebagai informasi, SPI dibagi dalam tiga kategori yakni zona hijau menandakan tingkat integritas tinggi, zona kuning menunjukkan integritas sedang dan zona merah menggambarkan risiko korupsi yang masih tinggi. Sementara itu, untuk Monitoring Center For Prevention (MCP) KPK, Sinjai masuk dalam daftar zona hijau dengan nilai 86.33 persen.
Ajak Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Pemprov Sulsel bersama PLN Gelar Lomba Memasak dengan Alat Listrik

Suaraindonesiaku,com.Makassar, 18 Oktober 2025 – Dalam semangat memperkenalkan gaya hidup serba listrik yang aman, efisien, dan ramah lingkungan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menggelar Electric Cook Fest, lomba memasak menggunakan berbagai peralatan rumah tangga berbasis listrik. Kegiatan yang berlangsung di Monumen Mandala, Kota Makassar, pada Sabtu (18/10) dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, dan General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah. Lomba masak diikuti 60 peserta yang berasal dari Forkopimda dan instansi se-Provinsi Sulawesi Selatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan energi ramah lingkungan. Para peserta beradu kreativitas dalam menyajikan hidangan lezat hanya dengan menggunakan air fryer, panci elektrik dan peralatan listrik lainnya. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turut mengapresiasi atas dukungan PLN terhadap UMKM dan Andalan Hati Expo UMKM Sulsel Maju dan Berkarakter 2025 dalam rangka memperingati Sulawesi Selatan Ke-356 Tahun. Selain itu dirinya bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan turut mendukung penggunaan alat masak listrik dalam kehidupan sehari-hari dengan turut mengikuti lomba masak menggunakan alat listrik. “Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada PLN atas terselenggaranya lomba memasak menggunakan alat listrik ini. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kreativitas dan kebersamaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong masyarakat beralih ke energi yang lebih bersih, efisien, dan modern,” kata Andi Sudirman. Ia menambahkan melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat merasakan langsung kemudahan dan kenyamanan menggunakan peralatan listrik yang ramah lingkungan. “Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendukung penuh upaya PLN dalam mempercepat transisi energi menuju penggunaan alat listrik di berbagai aspek kehidupan,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah menjelaskan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam mengkampanyekan Electrifying Lifestyle, sebuah gaya hidup modern yang memanfaatkan energi listrik untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. “Lewat lomba memasak ini, kami ingin menunjukkan bahwa listrik bukan hanya penerangan. Kini listrik menjadi sumber energi utama yang memudahkan aktivitas rumah tangga, termasuk memasak. Selain lebih cepat, bersih, dan aman, penggunaan alat masak listrik juga lebih hemat energi,” ujar Edyansyah. Ia menambahkan melalui kegiatan ini, PLN optimis masyarakat semakin sadar akan manfaat elektrifikasi yang tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga membantu mengurangi emisi karbon dan menjaga lingkungan. “Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk mulai beralih ke gaya hidup serba listrik. Mari gunakan energi yang lebih bersih, efisien, dan aman untuk masa depan yang berkelanjutan,” tutup Edyansyah. Selain kompetisi memasak, acara juga dimeriahkan dengan demo produk alat masak listrik, talkshow edukatif tentang efisiensi energi, serta pameran layanan PLN Mobile yang memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan. Peserta lomba mengaku antusias dan terinspirasi untuk beralih ke peralatan listrik. Salah satu peserta lomba masak, Murni mengungkapkan bahwa memasak dengan peralatan listrik terasa lebih hemat, efisien, dan praktis. “Alhamdulillah di rumah saya sudah pakai alat listrik untuk memasak, lebih bersih dan lebih baik untuk kesehatan. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena bisa merasakan pengalaman memasak memakai menggunakan peralatan listrik. Lebih hemat dan simple,” ujarnya sambil tersenyum.
Dihadiri Bupati, Ahmad Fauzan Guntur Resmi Dilantik Jadi Ketua PMI Sinjai

SINJAI – Ahmad Fauzan Guntur resmi dilantik sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sinjai. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Jumat (17/10/2025). Pelantikan ini menjadi awal kepemimpinan baru PMI Sinjai dalam memperkuat kiprah kemanusiaan di Bumi Panrita Kitta’. Dalam sambutannya, Fauzan menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mengabdi melalui organisasi kemanusiaan tertua di Indonesia tersebut. “Saya merasa terpanggil untuk memimpin PMI karena orientasinya murni pada kemanusiaan. Ini bukan sekadar amanah, tapi juga panggilan hati,” ujarnya. Ia menegaskan akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai dan seluruh pemangku kepentingan agar program PMI ke depan lebih relevan dan berdampak bagi masyarakat. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkab dan berbagai pihak agar setiap kegiatan PMI benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tambahnya. Fauzan yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulsel ini juga mengajak seluruh pengurus dan relawan untuk berperan aktif dalam merancang program yang berbasis kebutuhan warga. “PMI adalah rumah kita bersama. Keberhasilannya adalah hasil kerja kolektif,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus baru PMI Sinjai. Ia berharap organisasi ini menjadikan tujuh prinsip dasar PMI sebagai ruh dalam setiap langkah pengabdian. Ratnawati juga menekankan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, serta peningkatan kualitas layanan transfusi darah. “Pemkab Sinjai siap mendukung program PMI. Setetes darah sangat berarti bagi keselamatan sesama,” ungkapnya. Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan, turut memberikan pesan agar pengurus baru mampu menyusun program yang nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Menjadi bagian dari PMI adalah bentuk pengabdian kemanusiaan. Siapa pun yang terlibat harus siap hadir kapan pun dibutuhkan, baik dalam kondisi bencana maupun nonbencana,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, turut dikukuhkan Dewan Kehormatan PMI Sinjai yang diketuai Andi Jefrianto Asapa. Acara pelantikan dihadiri Forkopimda, pejabat lingkup Pemkab Sinjai, pengurus PMI kecamatan, Korps Sukarela (KSR), serta Palang Merah Remaja (PMR).
Pemkab Sinjai Gelar Persiapan Evaluasi SAKIP 2025 dan Sosialisasikan Aplikasi e-AKIP Berbasis AI

SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai secara serius menggelar persiapan jelang evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) tahun 2025, dirangkaikan dengan sosialisasi mendalam mengenai implementasi aplikasi inovatif e-AKIP Sinjai berbasis Artificial Intelligence (AI). Acara yang berlangsung di Gedung Command Center ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, pada hari Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting di lingkungan Pemkab Sinjai, meliputi Para Asisten Bupati, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tim evaluasi SAKIP, tim kerja peningkatan kualitas layanan aplikasi e-AKIP, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertanggung jawab dalam bidang program dan pelaporan di masing-masing unit kerja. Sosialisasi berfokus pada Aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (e-AKIP) Sinjai yang kini telah diintegrasikan dengan teknologi AI. Inovasi ini dirancang khusus untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas kinerja seluruh ASN serta OPD di lingkungan Pemkab Sinjai. Kepala Bagian Organisasi, Andi Sompa, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut diselenggarakan dalam rangka persiapan evaluasi SAKIP 2025 sekaligus sosialisasi mendalam mengenai implementasi e-AKIP Sinjai. ”Pengembangan Aplikasi e-AKIP Sinjai ini merupakan tindak lanjut dari tiga rekomendasi yang tertuang dalam Laporan Hasil Evaluasi (LHE) SAKIP Kabupaten Sinjai tahun 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),” ujar Andi Sompa. Andi Sompa menegaskan, dengan pemanfaatan teknologi AI, Pemkab Sinjai menargetkan peningkatan signifikan nilai SAKIP Kabupaten Sinjai pada tahun 2025. Nilai SAKIP Kabupaten Sinjai tahun sebelumnya tercatat di angka 68,52. Pemanfaatan e-AKIP berbasis AI ini diharapkan membawa dampak positif pada beberapa indikator penilaian Kemenpan RB lainnya, antara lain, Nilai Tema Digitalisasi Reformasi Birokrasi (RB), Nilai Indeks RB Kabupaten Sinjai dan Nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). “Dampak positif dari reformasi birokrasi melalui digitalisasi sudah mulai terlihat. Kabupaten Sinjai pada tahun ini telah berhasil meraih Indeks RB tertinggi untuk wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku, dengan nilai A (80,17). Selain itu, nilai kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik juga telah mencapai angka 92,12,” ungkap Andi Sompa. Andi Sompa juga menginformasikan bahwa pelaksanaan Evaluasi SAKIP 2025 untuk Kabupaten Sinjai akan digelar secara daring (via zoom) pada tanggal 21 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Sekda Andi Jefrianto Asapa menekankan pentingnya komitmen dari seluruh OPD dalam menerapkan e-AKIP demi tercapainya predikat SAKIP yang optimal. ”Evaluasi SAKIP adalah cerminan dari keberhasilan kita dalam menggunakan anggaran secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembangunan. Dengan e-AKIP, kita memastikan data kinerja valid dan proses pelaporan terstruktur,” tegas Sekda. Andi Jefrianto Asapa juga menegaskan bahwa pengembangan e-AKIP berbasis AI ini merupakan komitmen serius Pemkab Sinjai dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada hasil nyata. ”Aplikasi e-AKIP Sinjai berbasis AI ini bukan sekadar digitalisasi formulir. Ini adalah terobosan yang akan mengubah cara kita bekerja, dari manual menjadi otomatis dan cerdas,” tutupnya.
PLN Wujudkan Keadilan Energi: 1.285 Desa Siap Teraliri Listrik Tahun 2025

Suaraindonesiaku,com.Musi Banyuasin, 17 Oktober 2025 – Pemerintah terus memperluas pemerataan akses listrik PT PLN (Persero) di seluruh pelosok negeri. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.285 desa hingga akhir tahun 2025. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat meninjau progres Program Listrik Desa sekaligus penyalaan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Bandar Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (16/10) menegaskan, terang listrik merupakan hak setiap warga negara. Karena itu, Pemerintah bersama PLN berkomitmen memberikan akses listrik merata hingga tahun 2030. “Target Bapak Presiden Prabowo yang kami terjemahkan dalam arah kebijakan adalah penyelesaian pemerataan listrik di seluruh Indonesia pada 2029–2030,” ujar Bahlil. Presiden Prabowo menargetkan 5.758 desa dan 4.310 dusun di seluruh Indonesia dapat segera bebas dari kegelapan. Pemerintah memastikan program ini akan terus dikebut agar seluruh rakyat dapat menikmati terang yang sama dan memanfaatkan listrik untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Menurut Bahlil, pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah terpencil memang tidak selalu menguntungkan secara bisnis bagi PLN. Namun, ia menegaskan bahwa negara wajib hadir untuk memberikan akses setara bagi seluruh warga. “Jadi itu (melistriki desa) biayanya cukup tinggi, tapi negara harus hadir untuk memastikan itu (penerangan). Bapak Presiden sangat konsen untuk bagaimana bisa memberikan layanan listrik sebagai bentuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” paparnya. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM, PLN berkomitmen menuntaskan agenda pemerataan listrik hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). “Melalui listrik, perubahan besar dapat terjadi bagi masyarakat, mulai dari peningkatan taraf hidup, pertumbuhan ekonomi desa, hingga pembukaan lapangan kerja baru. PLN siap menjalankan amanat pemerintah untuk menerangi seluruh negeri tanpa terkecuali,” tegas Darmawan. Darmawan menambahkan, untuk melistriki 1.285 desa di tahun ini, pihaknya akan membangun infrastruktur jaringan tegangan menengah sepanjang 4.770 kilometer sirkuit (kms), 3.265 kms jaringan tegangan rendah, dan 94.040 kilovolt ampere (kVA) gardu distribusi. Melalui upaya tersebut, diharapkan lebih dari 77 ribu keluarga bisa menikmati listrik. “Ini bukan sekadar angka, tapi kehidupan yang berubah. Anak-anak bisa belajar malam hari, usaha kecil bisa tumbuh, dan desa jadi lebih sejahtera,” ujarnya. Di Sumatera Selatan sendiri, terdapat 11 desa yang merupakan bagian dari total 1.285 lokasi Program Lisdes Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2025. Dari sebelas desa tersebut, 7 desa di antaranya berada di wilayah Musi Banyuasin, yakni Desa Bandar Jaya, Desa Epil Barat, Desa Kepayang, Desa Mangsang, Desa Muara Merang, Desa Pangkalan Bulian, dan Desa Sako Suban. Rosidin, Kepala Desa Bandar Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Banyuasin, menyampaikan rasa syukur karena penantian panjangnya kini membuahkan hasil. Dusun 4 Sungai Putih akan segera dilistriki lewat Program Lisdes ABT 2025. “Hampir sekitar 10 tahun warga menunggu. Alhamdulillah, dalam waktu yang dekat ini, jaringan listrik dan sarana penerangan khususnya untuk masyarakat bakal terealisasi. Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo dan Bapak Menteri ESDM atas kerja kerasnya menghadirkan program ini. Listrik ini sangat membantu perekonomian warga dan mendukung anak-anak kami belajar dengan lebih baik,” ucapnya haru. Hal senada diungkapkan Rohiya, warga Dusun 4 Sungai Putih, yang selama ini harus bergantung pada genset untuk penerangan malam hari dengan biaya hingga Rp25 ribu per malam. Dirinya juga berharap agar seluruh proses yang dikerjakan untuk melistriki desanya dapat segera rampung. “Biasanya kami _nyalakan_ genset dari jam enam sampai jam sembilan malam, biaya Rp25 ribu semalam. Kalau sedang tak punya uang, ya gelap-gelapan. Semoga semuanya diberi keselamatan dan kelancaran dalam memasang listrik sampai ke desa kami,” ujarnya. Narahubung Gregorius Adi Trianto Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Tlp. 021 7261122 Facs. 021 7227059 Sekilas Tentang PLN _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emissions (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia._