Karang Taruna Kecamatan Mariso Dampingi Keluarga Balita Miskin yang Berpulang di RSI.Faisal

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Suasana duka menyelimuti lorong tunggu ICU/PICU Rumah Sakit Islam Faisal pada Kamis malam, ketika seorang balita bernama Hafiz, berusia sekitar dua tahun, menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 22.40 WITA. Tangis sang ibu pecah di tengah derasnya hujan, menggambarkan betapa berat beban hidup yang mereka tanggung. Hafiz berasal dari keluarga yang hidup jauh di bawah garis kemiskinan, tanpa jaminan kesehatan dan fasilitas dasar yang memadai. Bahkan setelah berpulang, keluarga kecil ini masih dihadapkan pada persoalan biaya yang menyisakan luka. Biaya perawatan selama kurang lebih delapan jam yang mencapai sekitar Rp6 juta sempat menjadi beban tambahan, hingga pihak rumah sakit menahan KTP ibu sebagai jaminan. Lebih memilukan lagi, sang ibu sempat berencana membawa pulang jenazah putranya dengan membonceng motor di tengah hujan deras pada malam Jumat. Hal itu terpaksa ia lakukan karena tidak memiliki dana untuk membayar ambulans sebesar Rp400 ribu. Sementara sang ayah, seorang buruh harian lepas, sedang merantau di Kalimantan demi mencari nafkah untuk keluarganya, dan tak kuasa menahan kesedihan mendalam ketika mendengar kabar kepergian putranya. Melihat kondisi tersebut, Karang Taruna Kecamatan Mariso di bawah kepemimpinan Muhammad Irfan Rahman, S.Pd, bergerak cepat memberikan pendampingan penuh kepada keluarga almarhum. Melalui komunikasi intens dan koordinasi yang baik antara Karang Taruna Kota Makassar dan pihak manajemen RSI Faisal, akhirnya seluruh biaya perawatan almarhum Hafiz resmi digratiskan. Tak berhenti di situ, Karang Taruna Kecamatan Mariso juga menanggung seluruh biaya pemakaman, memastikan proses penghormatan terakhir bagi balita malang tersebut berjalan layak tanpa membebani keluarga. Ketua Karang Taruna Kecamatan Mariso, Muhammad Irfan Rahman, S.Pd, menyampaikan bahwa hadirnya Karang Taruna adalah untuk memastikan tidak ada warga yang menghadapi kesulitan seorang diri, terutama mereka yang berada dalam kondisi paling rentan. “Kami berupaya menjadi garda terdepan ketika melihat warga yang benar-benar membutuhkan pertolongan. Ini bukan hanya tugas sosial, tapi panggilan kemanusiaan,” ujarnya. Aksi cepat dan kepedulian Karang Taruna Kecamatan Mariso menjadi bukti nyata bahwa kehadiran organisasi sosial di tingkat kecamatan dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan berisiko tinggi.
Perjuangkan Hak Pendidikan Warga Pulau, Karang Taruna Sangkarrang Siap Audiensi Dengan Kampus Pelamonia Makassar

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan pemuda kepulauan dengan kembali memperjuangkan akses beasiswa KIP Kuliah bagi mahasiswa Pulau dari keluarga kurang mampu di kampus Pelamonia Makassar yang terletak dijalan Garuda No.3.Sabtu(15/11/2025) Langkah ini diambil setelah Karang Taruna menerima berbagai masukan dari masyarakat, khususnya orang tua mahasiswa asal Kepulauan Sangkarrang yang hingga kini belum memperoleh beasiswa KIP Kuliah meskipun memiliki latar belakang sebagai penerima PKH serta bekerja sebagai nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu. Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang dalam waktu dekat akan melakukan audiensi resmi dengan pihak Direktur Kampus Pelamonia Makassar. Audiensi ini bertujuan untuk membuka ruang komunikasi serta mendorong pihak kampus agar memberikan kemudahan akses beasiswa KIP Kuliah bagi mahasiswa dari wilayah kepulauan. Ketua Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang Kesehatan namun terkendala biaya. Program KIP Kuliah diharapkan mampu menjadi solusi dalam meringankan beban ekonomi keluarga serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan. Dengan adanya langkah advokasi ini, Karang Taruna berharap semakin banyak pemuda Sangkarrang yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus terbebani masalah finansial.
32 Atlet Basket asal Sinjai resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang Pra Porprov di Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Sebanyak 32 atlet basket asal Kabupaten Sinjai resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) di Kota Makassar. Pelepasan kontingen dilakukan oleh Bupati Sinjai yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (14/11/2025) pagi. Dalam arahannya, Sekda Sinjai menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Ia berharap seluruh atlet mampu menunjukkan performa terbaik demi mengharumkan nama daerah. “Para atlet diharapkan bertanding dengan maksimal, menjaga fisik dan kesiapan lainnya. Semoga kita bisa lolos ke Porprov 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone,” ujarnya. Ketua PERBASI Sinjai, Andi Rusmiati Rustham menyampaikan optimismenya atas kesiapan tim yang telah menjalani latihan intensif menjelang keberangkatan. “Kami berangkat untuk membawa nama Kabupaten Sinjai. Sesuai arahan Pak Sekda, para atlet harus berkompetisi dengan sehat dan menyiapkan segala sesuatunya, terutama fisik,” ungkapnya. Rusmiati yang juga merupakan Anggota DPRD Sinjai itu menambahkan, persiapan atlet dilakukan dengan serius melalui latihan dua kali sehari selama sepekan terakhir, yakni pada pagi dan malam hari. Dirinya berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sinjai demi menguatkan semangat tim agar dapat bertanding dengan maksimal. “Semoga adik-adik kita yang ikut bertanding bisa lolos di ajang Porprov. Mohon doanya untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai,” harapnya. Pra Porprov cabang olahraga basket dijadwalkan berlangsung pada 17-23 November 2025 di Kota Makassar, dan kontingen Sinjai siap bertarung untuk meraih tiket menuju Porprov 2026 yang nantinya akan digelar di Kabupaten Wajo dan Bone.
Komitmen Pendidikan Karang Taruna Sangkarrang,Pemuda Pulau Berhasil Masuk UIM Lewat Beasiswa KIP Kuliah

Suaraindonesiaku,Com.Makassar — Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan. Melalui pendampingan dan rekomendasi skala prioritas, organisasi kepemudaan ini berhasil memfasilitasi sejumlah pemuda dari berbagai pulau untuk memperoleh kesempatan beasiswa KIP Kuliah di Universitas Islam Makassar (UIM). Para penerima beasiswa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang yang selama ini aktif membuka akses pendidikan bagi generasi muda. Dukungan tersebut tidak hanya berupa rekomendasi, tetapi juga pendampingan sejak proses administrasi hingga pembuatan rekening. Mewakili para mahasiswa baru, salah seorang Mahasiswi penerima beasiswa mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas perhatian serta perjuangan Karang Taruna. “Alhamdulillah, hari ini kami bersama teman-teman dari pulau mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dan fasilitas yang diberikan. Semoga seluruh pengurus Karang Taruna diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” ujarnya. Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang menegaskan bahwa pembinaan generasi muda, khususnya dalam akses pendidikan tinggi, merupakan salah satu fokus utama organisasi. Melalui berbagai program sosial dan advokasi pendidikan, Karang Taruna terus berupaya memastikan anak muda di kepulauan memiliki kesempatan yang sama dengan daerah daratan. Dengan semakin banyaknya pemuda pulau yang berhasil masuk perguruan tinggi, Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus berupaya meraih pendidikan yang lebih baik.
Semangat Hari Pahlawan, PLN Luncurkan Program “Power Hero”, Beri Diskon 50% Tambah Daya

Suaraindonesiaku,Com.Jakarta – 14 November 2025 – Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan 2025, PT PLN (Persero) menghadirkan program promo bertajuk “Power Hero”, yang memberikan diskon 50% untuk biaya tambah daya listrik bagi pelanggan setia. Promo ini berlangsung secara nasional mulai 10 hingga 23 November 2025 dan dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Program ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Promo ini berlaku bagi pelanggan PLN yang telah terdaftar sebelum 1 November 2025. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menjelaskan bahwa program “Power Hero” lahir dari semangat Hari Pahlawan serta dinamika kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Aktivitas listrik yang semakin meningkat di rumah tangga, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga sektor produktif mendorong perlunya solusi tambah daya yang lebih mudah dan tidak membebani biaya pelanggan. “Power Hero adalah bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan sekaligus komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau melalui transformasi digital. Program ini dirancang secara terjangkau dan inovatif, berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sehingga tidak hanya mempermudah proses tambah daya, tetapi juga menciptakan _Creating Shared Value_ bagi pelanggan, masyarakat, dan lingkungan,” ujar Adi. Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan prabayar cukup melakukan transaksi pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar cukup melakukan pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah transaksi dilakukan, pelanggan akan menerima _e-voucher_ promo tambah daya pada fitur “Reward” yang dapat digunakan selama periode promo berlangsung. Setiap akun PLN Mobile berhak memperoleh maksimal empat _e-voucher_ promo tambah daya sebagai bentuk pemerataan manfaat bagi seluruh pelanggan. “Kami ingin pelanggan merasakan kemudahan dalam setiap proses layanan PLN. Semua bisa dilakukan secara digital, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, tanpa perlu datang ke kantor pelayanan,” tambah Adi. Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya tambah daya cukup signifikan. Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin menambah daya ke 7.700 VA cukup membayar Rp3.512.625 dari harga normal Rp7.025.250. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa biaya penyambungan dibayarkan penuh di muka, sementara bagi pelanggan pascabayar diberikan kemudahan berupa cicilan penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL) hingga 12 kali pembayaran. “Melalui program Power Hero, PLN ingin menyalakan kembali semangat kepahlawanan dalam bentuk nyata, melalui pelayanan yang semakin dekat dan terjangkau bagi pelanggan. Kami berharap seluruh pelanggan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebelum periode promo berakhir,” tutup Adi. Sekilas Tentang PLN PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui upaya pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060._
Elang Timur Indonesia Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Jaga Independensi dan Integritas

Suaraindonesiaku,Com.Makassar, – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Elang Timur Indonesia (ELIT) resmi menggelar kegiatan silaturahmi dan pembentukan struktur pengurus pusat di Kantor Lintas Mata Nusantara, Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan arah perjuangan dan komitmen organisasi untuk menjadi wadah sosial yang independen, berintegritas, serta siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Elang Timur Indonesia, Imran, SE., bersama Dewan Pembina Andis, Dewan Penasehat Andi Heri, serta sejumlah tokoh Ormas di Makassar, advokat muda Rahmat yang sempat dikenal publik melalui sejumlah kasus viral, dan puluhan pengurus serta anggota dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Suasana keakraban dan semangat kebersamaan tampak menyelimuti jalannya kegiatan yang diisi dengan diskusi terbuka, penyampaian visi organisasi, serta perumusan langkah strategis dalam membangun kiprah Elang Timur Indonesia kedepan. Dalam sambutannya, Ketua Umum Imran, SE., menegaskan bahwa lahirnya Elang Timur Indonesia bukan sekadar wadah organisasi, melainkan sebuah gerakan moral dan sosial yang berpihak pada nilai-nilai keadilan. “Kami tidak mengenal siapa yang akan kami bantu. Baik masyarakat bawah, menengah, maupun atas, semua akan kami perlakukan sama. Kami tidak bergerak karena materi, tapi karena niat tulus untuk menegakkan keadilan dan memperjuangkan kemanusiaan,” ujar Imran dengan tegas. Ia juga menambahkan bahwa Elang Timur Indonesia dibangun atas dasar kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial tanpa sekat kepentingan pribadi maupun politik. “Kami ingin menghadirkan organisasi yang benar-benar menyatu dengan rakyat, hadir di tengah masyarakat tanpa batas, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial dan hukum yang ada,” lanjutnya. Sementara itu, Dewan Pembina Elang Timur Indonesia, Andis, dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh inisiator dan pengurus atas semangat yang kuat dalam membentuk wadah ini. Ia menilai, Elang Timur memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan sosial, terutama dalam bidang pendampingan hukum, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesadaran hukum di kalangan warga. “Elang Timur harus menjadi wadah yang berani dan independen, yang mampu mendampingi masyarakat tanpa pamrih. Keberanian untuk berdiri di atas kebenaran adalah identitas yang harus dijaga,” tuturnya. Senada dengan itu, Dewan Penasehat, Andi Heri, menegaskan bahwa kehadiran Elang Timur Indonesia tidak boleh dimaknai sebagai kepentingan kelompok tertentu, melainkan sebagai gerakan sosial yang berlandaskan moralitas dan kejujuran. “Elang Timur ini didirikan dengan hati nurani, bukan karena kekuatan finansial. Kami ingin menunjukkan bahwa organisasi ini bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan, namun tetap menjaga independensi dan integritas,” ungkapnya. Selain membahas struktur kepengurusan pusat, kegiatan ini juga menjadi forum konsolidasi awal dalam mempersiapkan langkah-langkah organisasi kedepan.
Sengketa Lahan Di Jalan Urip: Kehadiran Pengaman di pertanyakan? Apakah Sesuai Prosedur?

Makassar, (12/11/25) – Polemik sengketa lahan dengan adanya keterlibatan aparat pengamanan yang di anggap tidak sesuai prosedur dalam putusan Nomor 136/Pdt.Plw/2012/PN.Mks, berupa lahan seluas 23.569 meter persegi yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, menuai keterlibatan aparat Kepolisian dalam hal ini Brimob. Dimana prosedur eksekusi lahan sengketa dimulai dari pengajuan permohonan eksekusi ke pengadilan yang memiliki putusan berkekuatan hukum tetap, diikuti proses aanmaning (teguran) oleh Ketua Pengadilan Negeri, dan jika tidak dipatuhi, akan dilanjutkan dengan penentuan pelaksanaan eksekusi oleh juru sita yang didampingi polisi untuk pengamanan. Polisi tidak bertindak atas inisiatif sendiri, tetapi berdasarkan penetapan pengadilan dan bertugas untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib, hal ini berdasarkan: 1. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap) yang relevan mengenai pengamanan kegiatan, meskipun Perkap No. 8 Tahun 2011 lebih spesifik mengatur eksekusi jaminan fidusia, prinsip pengamanan yang humanis dan prosedural juga berlaku umum. 2. Hukum Acara Perdata (HIR atau RBg), yang menjadi pedoman aturan eksekusi perdata, di mana Polri bertindak atas permintaan bantuan pengamanan dari Ketua Pengadilan Negeri. Terkait kehadiran aparat kepolisian dalam pengambilalihan lahan hasil lelang, Jermias menilai kehadiran mereka tidak sesuai prosedur hukum. “Dalam pelaksanaan eksekusi, kapasitas polisi baik umum maupun Brimob adalah sebatas pengamanan. Mereka baru dapat hadir setelah ada penjadwalan dan penetapan eksekusi oleh pengadilan. Tapi yang terjadi di lokasi itu berbeda, mereka justru hadir lebih dulu bersama pihak pemenang lelang seolah-olah bertindak sebagai pengamanan. Hal tersebut telah menimbulkan ketakutan secara psikologi,” ungkapnya. Menurut Jermias, kondisi tersebut menimbulkan kesan bahwa tindakan aparat dilakukan “by order” dan bukan berdasarkan prosedur hukum sebagaimana layaknya kegiatan pelaksanaan eksekusi. “Polisi profesional dan modern”, kata dia “Seharusnya menempatkan dirinya sesuai fungsi, yaitu melayani dan melindungi masyarakat. Apalagi sekarang sedang ada wacana “Reformasi Kepolisian”, ini patut mencoreng citra kepolisian bila ada dugaan lebih pro kepada pihak pemenang lelang lahan tersebut” Lanjutnya Di mana di lokasi itu belum ada penetapan eksekusi atas hasil lelang, maka seharusnya dalam tindakannya bukan bersikap sebagaimana pengamanan dalam pelaksanaan eksekusi. Hal yang sama, lanjut Jermias, juga pernah terjadi di Jalan Gunung Merapi, Makassar. Di mana Pengadilan Negeri Makassar datang untuk melaksanakan eksekusi terhadap objek dibeli dari proses lelang dan itu tidak dapat dilakukan secara sukarela, makanya dilakukan eksekusi secara paksa. Baru saat itulah hadirlah aparat kepolisian. “Kenapa cara-cara ini lagi yang dilakukan tidak pada tempatnya yang terjadi pada objek yang berada di Jalan Urip Sumoharjo. Itu perlakuan-perlakuan yang tidak bijaksana. Kalau saya mau katakan upaya paksa demikian adalah sebuah kebiadaban,” tutur Jermias. Ia menilai cara-cara yang dilakukan di lahan Jalan Urip Sumoharjo tersebut tidak bijaksana dan melanggar prosedur hukum. “Kalau saya boleh katakan, ini adalah bentuk upaya paksa yang tidak dibenarkan oleh regulasi. Orang ingin memperoleh haknya dengan cara-cara yang tidak sesuai hukum,” ujar Jermias menegaskan. Ia kemudian menyerukan kepada pimpinan Polri agar menghentikan praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prosedur hukum. “Harapan saya kepada Kapolri, hentikan cara-cara yang tidak sesuai dengan prosedur hukum. Penegakan hukum harus berdasarkan asas keadilan dan bukan berdasarkan kekuatan,” tutupnya. (*) Sumber: inikata.co.id, https://inikata.co.id/2025/11/nilai-lelang-aset-dinilai-tak-wajar-litha-brent-protes-kurator/news/hukum/ Sumber Narsum: Jermias, SH.
PLN UP3 Makassar Utara Tingkatkan Kesiapsiagaan Pegawai Melalui Simulasi Tanggap Darurat Komprehensif di Pangkep

Suaraindonesiaku,Com.Pangkep, 12 November 2025 – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara sukses menggelar Simulasi Tanggap Darurat terpadu yang komprehensif, mencakup penanganan unjuk rasa, ancaman teror bom, kebakaran, evakuasi bencana alam, hingga penggunaan Peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Kegiatan yang dipusatkan di kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangkep ini melibatkan pegawai dan mitra kerja PLN se-UP3 Makassar Utara. Langkah proaktif ini menegaskan komitmen PLN dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat seluruh personel terhadap berbagai skenario risiko yang mungkin terjadi di lingkungan kerja. Manager PLN UP3 Makassar Utara, Bapak Martinus Irianto Pasensi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa budaya keselamatan dan kesiapsiagaan adalah investasi krusial dalam menjamin keandalan pasokan listrik. “Dalam menjalankan tugas penyediaan listrik, risiko gangguan selalu ada, baik teknis, sosial, maupun alam. Oleh karena itu, simulasi terpadu ini sangat penting untuk memastikan setiap personel tidak hanya kompeten di bidang teknis, tetapi juga siap siaga menghadapi setiap skenario darurat,” tegas Bapak Martinus. Simulasi ini terselenggara berkat kolaborasi erat dengan institusi penegak hukum dan instansi kebencanaan setempat, yang turut menghadirkan para pakar untuk memberikan pelatihan yang mendalam dan realistis yang menegaskan kolaborasi lintas institusi untuk kesiapsiagaan optimal. Polres Pangkep, yang diwakili oleh Wakapolres Pangkep, Kompol Sugeng Suprijanto, S.Pd., M.H., menyampaikan materi komprehensif mengenai protokol penanganan unjuk rasa dan ancaman teror bom di tempat kerja. Sesi ini dilanjutkan dengan simulasi penanganan unjuk rasa yang intensif, memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Sementara itu, BPBD Kabupaten Pangkep, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bapak Hilal Hamzah N., S.E., M.Si., membekali peserta dengan materi edukatif tentang kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang spesifik di wilayah kerja. Aspek keselamatan dari bahaya api turut menjadi fokus utama. Damkar Kabupaten Pangkep, dengan materi yang disampaikan oleh Bapak Ince Iwanuddin Denton, memberikan edukasi serta simulasi praktis pencegahan dan penanganan dini kebakaran, termasuk demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT) yang benar. Sesi simulasi penanganan unjuk rasa dan pemadaman kebakaran menjadi titik puncak kegiatan, di mana seluruh peserta terlibat aktif menerapkan teori yang telah didapatkan. Melengkapi materi tanggap darurat, agenda dilanjutkan dengan sesi kesehatan dan keselamatan kerja. Ibu Jumarnawati, yang merupakan pegawai PLN UP3 Makassar Utara sekaligus seorang Certified First Aider, menyampaikan materi praktis mengenai penggunaan peralatan P3K di tempat kerja. Kegiatan ditutup dengan pemeriksaan kesehatan cepat gratis untuk kolesterol, gula darah, dan asam urat bagi seluruh peserta, menegaskan komitmen PLN terhadap kesehatan holistik pegawainya. Simulasi tanggap darurat ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat koordinasi antar-institusi dan secara signifikan meningkatkan response time pegawai PLN UP3 Makassar Utara dalam menjaga stabilitas operasional dan keselamatan kerja.
Jelang Pemilihan RT/RW, Ketua Karang Taruna Sangkarrang Tekankan Pentingnya Kepemimpinan yang Melayani

Suaraindonesiaku,com.Makassar, – Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua RT dan RW yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Desember mendatang, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Ahmad Rusli, menyerukan pentingnya memilih sosok pemimpin yang memiliki semangat pengabdian, aktif di tengah masyarakat, serta mampu melayani dengan hati. Dalam keterangannya, Ahmad Rusli menegaskan bahwa jabatan Ketua RT dan RW bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah sosial yang menuntut kepekaan, kepedulian, dan kemampuan memahami kebutuhan warga di lingkungan masing-masing. “RT dan RW adalah garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Mereka bukan hanya pengurus wilayah, tapi juga pelayan masyarakat yang harus hadir ketika warga membutuhkan. Karena itu, pilihlah figur yang benar-benar peduli dan siap bekerja untuk kepentingan bersama,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemilihan yang akan digelar pada bulan Desember nanti diharapkan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Momen ini, menurutnya, harus dijadikan ajang memperkuat partisipasi warga dalam membangun lingkungan yang harmonis dan berdaya. Selain menekankan pentingnya kepemimpinan yang melayani, Ahmad Rusli juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kondusifitas dan mendukung jalannya proses demokrasi tingkat lingkungan tersebut. “Karang Taruna siap berkolaborasi dengan para Ketua RT dan RW terpilih dalam melaksanakan kegiatan sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat. Kita ingin pemimpin di tingkat bawah menjadi contoh nyata dari semangat gotong royong,” tambahnya. Ahmad Rusli berharap, melalui pemilihan yang demokratis dan partisipatif ini, akan lahir pemimpin-pemimpin lokal yang tidak hanya memegang jabatan, tetapi benar-benar bekerja untuk masyarakat dan menjadi pelayan bagi warganya. “Mari kita jadikan pemilihan RT/RW ini sebagai langkah bersama untuk menghadirkan pemimpin yang melayani, bukan dilayani; pemimpin yang bekerja untuk rakyat, bukan sekadar memimpin rakyat,” tutupnya.
Pemkab Sinjai resmi menandatangani MoU dengan PT Sarana Pembangunan Sinjai

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Sarana Pembangunan Sinjai terkait rencana investasi pembangunan infrastruktur Pelabuhan Pasimarannu di Kabupaten Sinjai. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, bersama pihak PT Sarana Pembangunan Sinjai dalam kegiatan Anging Mammiri Business Fair (AMBF) x South Sulawesi Investment Forum (SSIF) yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, di Sandeq Ballroom, Hotel Claro Makassar, Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem perdagangan serta investasi berkelanjutan di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sinjai didampingi oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Lukman Dahlan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Haerani Dahlan, serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Alamsyah Bahar. Kepala DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan mengungkapkan bahwa investasi pembangunan Pelabuhan Pasimarannu ini memiliki nilai mencapai USD 20 juta atau setara dengan Rp334 miliar lebih. “Kita membutuhkan pelabuhan yang besar sebagai pendukung untuk menggerakkan perekonomian daerah. Kehadiran Pelabuhan Pasimarannu diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak utama pembangunan ekonomi di Sinjai,” ujar Lukman. Selain pembangunan Pelabuhan Pasimarannu, investor ini juga akan merencanakan untuk membangun Kawasan Industri di Kabupaten Sinjai. Dengan adanya kerja sama ini, Pemkab Sinjai optimistis pembangunan infrastruktur tersebut akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas, memperkuat sektor perdagangan, serta membuka peluang investasi baru di Sinjai. Seperti diketahui, dalam ajang SSIF ini, Kabupaten Sinjai juga terlibat dalam pameran bertajuk “one and one meeting” terkait dengan proyek strategis rencana investasi. Kegiatan ini diikuti oleh 10 kabupaten, salah satunya Sinjai. (Humas Kominfo)