Desa Saotengnga dan Kelurahan Biringere Jalani Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Sulsel

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Tim Verifikasi Lapangan Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 mulai melakukan penilaian di Kabupaten Sinjai, Jumat (25/07/2025). Dua wilayah yang mewakili Sinjai dalam ajang ini adalah Desa Saotengnga di Kecamatan Sinjai Tengah, dan Kelurahan Biringere di Kecamatan Sinjai Utara. Kedatangan tim penilai yang diketuai A. M. Akbar disambut secara adat dengan Tari Padduppa di Kantor Desa Saotengnga. Turut hadir dalam penyambutan, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, didampingi Camat Sinjai Tengah Syahrul Paesa dan Kepala Desa Saotengnga, Mappima Noma. Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati menyampaikan rasa bangga atas keikutsertaan dua wilayah tersebut yang dinilai telah melalui proses pembinaan dan evaluasi secara berjenjang di tingkat kabupaten. “Tahun ini, kami sangat bangga karena Kabupaten Sinjai diwakili oleh dua wilayah inspiratif yang telah siap dan layak untuk mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional Regional III,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Desa Saotengnga menonjol dalam inovasi ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Beberapa program unggulan desa ini antara lain Kios Pangan, Lumbung Pangan Desa, Rumah Pakan Ternak, Rumah Pangan Lestari, serta optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui Kebun DAWIS. Inovasi tersebut didukung alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan yang dijalankan secara kolaboratif dan transparan. Sementara itu, Kelurahan Biringere dinilai berhasil menjadi model kelurahan tangguh melalui pemberdayaan masyarakat, urban farming, edukasi gizi keluarga, serta keterlibatan aktif kader PKK, kelompok wanita tani, dan pemuda lintas sektor. “Kami percaya, dari desa dan kelurahan yang kuat akan lahir ketahanan nasional yang kokoh. Sinjai menyatakan kesiapan penuh untuk membawa nama baik Sulawesi Selatan di ajang nasional dengan semangat inovatif, kolaboratif, partisipatif, dan berkelanjutan,” kata Bupati. Dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak, mulai dari Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, kecamatan, hingga BUMN/BUMD yang telah mendukung proses pembinaan desa dan kelurahan tersebut. Bupati juga berharap tim penilai tidak hanya melakukan penilaian, tetapi juga memberikan bimbingan serta arahan untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan ke depan. Sementara itu, Ketua Tim Penilai A. M. Akbar dalam sambutannya menekankan pentingnya posisi strategis desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. “Desa dan kelurahan sebagai unit pemerintahan terdekat dengan masyarakat memegang peran penting dalam mewujudkan Asta Cita. Kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menjadikan mereka lebih tangguh dan berdaya,” tegasnya. Penilaian ini turut dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, Ketua TP PKK Sinjai Rozalina A. Mahyanto, pejabat utama Pemkab Sinjai, pimpinan instansi vertikal dan BUMN/BUMD, Forkopimcam, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Sinjai Tengah, serta tokoh masyarakat setempat. Sesuai jadwal, penilaian dilaksanakan selama satu hari penuh. Kegiatan dimulai pagi hingga siang hari di Desa Saotengnga, dan dilanjutkan siang hingga sore di Kelurahan Biringere. Selama proses penilaian, tim akan mengunjungi puluhan lokus yang mencakup bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan
Musorkab KONI Sinjai Digelar, Bupati Ratnawati Dorong Prestasi Olahraga

SINJAI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sinjai menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di Aula Kantor KONI Sinjai, Kamis (24/07/2025). Kegiatan ini diikuti puluhan pengurus KONI serta pengurus cabang olahraga (pengcab) di bawah naungan KONI Sinjai. Musorkab menjadi forum penting untuk menentukan arah kebijakan olahraga di Sinjai, termasuk memilih pengurus KONI Kabupaten Sinjai untuk periode 2025-2029. Acara pembukaan Musorkab turut dihadiri langsung oleh Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif dan Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda. Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Sinjai. Turut hadir pula Dandim 1424 Sinjai Letkol Arm. Arif Hartanto, perwakilan DPRD, Polres, Kejaksaan Negeri, serta perwakilan KONI Provinsi Sulawesi Selatan. Ketua KONI Sinjai, Suhardiman yang menjabat sejak 2017 hingga 2025, menyampaikan refleksi atas kepemimpinannya selama dua periode. Dirinya mengungkapkan sejumlah capaian membanggakan, termasuk konsistensi Sinjai yang selalu masuk 10 besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Terakhir, di Porprov Sulsel Tahun 2022, Sinjai berhasil meraih prestasi gemilang dengan menduduki peringkat ketiga. “Alhamdulillah, selama kami memimpin sejak 2017, Sinjai tidak pernah keluar dari 10 besar di Porprov. Bahkan, pada Porprov 2022 lalu, kita berhasil meraih peringkat ketiga se-Sulawesi Selatan,” ujar Suhardiman. Ia menambahkan, selama masa kepemimpinannya, KONI Sinjai juga berhasil mencetak atlet-atlet yang berprestasi hingga ke tingkat nasional serta pernah menjadi tuan rumah Porprov. Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif saat membuka forum Musorkab menekankan pentingnya pengurus KONI ke depan untuk menghadirkan prestasi nyata bagi daerah. “Kami berharap KONI Sinjai ke depan semakin solid dan mampu menghadirkan prestasi-prestasi yang membanggakan,” ujar Bupati. Orang nomor satu di Sinjai ini juga mengajak seluruh pihak yang terlibat di bidang olahraga untuk terus bersinergi membina atlet sejak dini, serta menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pada kesempatan ini, Bupati Sinjai juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pelaku olahraga, baik atlet, pelatih, maupun pengurus yang telah berkontribusi besar dalam mengangkat nama Sinjai di berbagai ajang olahraga, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Wujudkan Pemerintahan Bersih, Bupati Sinjai Sambut Baik Hasil Pemeriksaan Inspektorat Provinsi Sulsel

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, didampingi Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa menerima kunjungan resmi Tim Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan dalam agenda exit meeting pemeriksaan umum dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sinjai ini menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap akuntabilitas dan transparansi, Kamis (24/7/2025). Tim Pengendali Teknis dari Inspektorat Provinsi Sulsel, Syarifuddin Kitta, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian akhir dari rangkaian proses audit dan pengawasan yang telah dilakukan oleh Inspektorat Provinsi terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Sinjai. “Pertemuan ini merupakan pertemuan akhir dari pemeriksaan pendahuluan yang telah dilakukan Tim Inspektorat Provinsi Sulsel sejak entry meeting pada tanggal 16 Juli 2025,” terang Syarifuddin Kitta. Menanggapi hasil pemeriksaan tersebut, Bupati Ratnawati menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas masukan yang telah diberikan. “Kami menyambut baik hasil pemeriksaan dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Ini adalah bagian penting dari upaya kita bersama untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Bupati Ratnawati. Lebih lanjut, Bupati Sinjai menegaskan komitmen penuhnya untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang disampaikan oleh Inspektorat Sulsel demi perbaikan di masa mendatang. “Setiap temuan dan rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi kami. Tujuannya adalah untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik dan melayani masyarakat secara optimal,” imbuhnya. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini penting dalam upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel, demi kemajuan Kabupaten Sinjai dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
27 Tahun PKB: Dari Akar Tradisi Menuju Pelukan Semua Anak Negeri

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Waktu terasa begitu cepat berlalu, demikian ungkapan yang selalu terucap di setiap momentum saat kesadaran diri berpadu dengan laju waktu dan kehaendak alam. Rasanya baru beberapa tahun lalu partai ini di deklarasikan, sebagai salah satu partai yang lahir penanda perubahan era dari orde baru ke era reformasi. Partai Kebangkitan Bangsa kini memasuki Usia ke 27, banyak harapan dan asa pada harlah ini. Salah satunya adalah menjadi momentum bagi kemajuan peradaban dan menjadikan PKB sebagai rumah bersama untuk semua ummat dan golongan. Sebuah asa yang tulus bagi kemajuan partai dan kebaikan umat Didirikan oleh kaum Nahdilyan yang identik dengan santri dan Islam abangan. Partai ini merupakan pengejawantahan dari sebuah cita cita reformasi yang menginginkan Kaum santri turut andil dan memberikan konstribusi yang besar dalam perwujudan cita dan amanat reformasi. Seiring berjalan waktu, dari pemilu ke pemilu, awal yang tak dipungkiri adalah saat PKB lebih tertutup dan hanya menjadi daya salur politik Kaum Nahdilyan. Namun seiring perjalanan waktu, di era keterbukaan dan semakin insklusifnya zaman, perlahan PKB menjelma menjadi rumah yang ramah dan penuh keterbukaan bagi semua kalangan. Tak terkecuali di barisan aktivis kampus, dengan berbagai latar belakang organisasi, dengan penuh kesadaran akan sebuah visi dan misi umat yang mencerahkan, mereka kemudian memilih menjadikan PKB sebagai rumah politiknya. Dominasi aktivis NU dan jajarannya muali dari IPNU, PMII, GP Ansor, Fatayat NU, dan hingga saat ini telah lintas aktivis dari berbagai elemen eksternal NU, sebutlah KAHMI dengan HMI nya, hingga Muhammadiyah dengan IRM, IMM dan Pemuda Muhammadiyah nya, mulai masuk dan mengisi struktur di PKB, yang kemudian berkontribusi hingga terpilih sebagai Pejabat daerah dengan menjadi Kepala Daerah dan Anggota DPR & DPRD. Keberadaan sosok Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar sebagai figur sentral yang berlatar belakang santri, dan aktivis modern, menjadi daya tarik tersendiri bagi aktivis diluar struktur NU untuk turut membersamai dan membesarkan PKB. Ruang yang diberikan PKB untuk berperan dalam kemajuan organisasi dan turut andil dalam proses pembangunan daerah dan bangsa menjadi magnet bagi semua kalangan. Di usia ke-27, kita berharap PKB bukan sekadar partai semata, melainkan suluh peradaban yang menjembatani nilai santri dan semangat zaman. Bersama Gus Muhaimin, semoga PKB tetap menjadi ruang tumbuh dan ruang temu bagi semua anak bangsa yang merindukan Indonesia yang adil, sejahtera, dan bermartabat. Selamat Hari Lahir PKB ke 27 Abdul Malik Zain (Kader PKB Kab. Sinjai)
Zainal A. Hasnur, M.Si : 27 Tahun PKB, Menjaga Tradisi dan Merawat Perjuangan Umat

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Momentum Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ke-27 menjadi refleksi perjalanan panjang Partai dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan merawat nilai-nilai kebangsaan. Zainal A. Hasnur, M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Sinjai sekaligus Sekretaris DPC PKB Sinjai, menyampaikan bahwa usia 27 tahun bukan hanya angka, tetapi simbol konsistensi PKB dalam menjaga tradisi, mengawal demokrasi, serta memperjuangkan kesejahteraan umat. “PKB lahir dari rahim perjuangan Nahdlatul Ulama, dan selama 27 tahun ini, kami berikhtiar untuk terus hadir sebagai jembatan harapan rakyat. Khususnya di Kabupaten Sinjai, kami tetap komitmen menyuarakan aspirasi masyarakat melalui kerja nyata di parlemen,” ujar Zainal. Ia juga menegaskan bahwa PKB akan terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak pendidikan, keadilan sosial, serta penguatan peran pesantren dan nilai-nilai keislaman moderat. “Harlah ini bukan hanya seremoni, tapi momentum untuk mempertegas arah perjuangan kami ke depan,” tambahnya. Zainal mengajak seluruh kader dan simpatisan PKB di Sinjai untuk memperkuat barisan, menjaga semangat kebersamaan, dan terus bergerak demi Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berkeadaban.
Bupati Sinjai Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Rakor ini diikuti dari Gedung Command Center, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, pada Selasa (22/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ratnawati didampingi oleh Dandim 1424 Sinjai Letkol Arm. Arif Hartanto, Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, Asisten II Andi Ilham Abubakar, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rakor yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pertemuan penting ini turut dihadiri oleh kepala daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh kabupaten/kota se-Indonesia, serta perwakilan instansi terkait lainnya. Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kondisi inflasi daerah pada minggu ketiga bulan Juli, serta langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah daerah. “Pemerintah daerah harus menjaga stabilitas harga serta terus memonitor pertumbuhan ekonomi di wilayahnya masing-masing. Upaya ini sangat penting agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak menurun,” ujar Tito. Selain isu inflasi, Mendagri juga menyoroti pentingnya Program 3 Juta Rumah sebagai agenda prioritas nasional. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan terjangkau. “Program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga soal memberikan kepastian hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program ini,” tambah Tito. Rapat koordinasi ini juga secara khusus membahas capaian serta langkah percepatan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Program tersebut memiliki tujuan mulia untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia. Pemerintah pusat sangat berharap peran aktif pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi program yang menjadi salah satu prioritas nasional ini. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai menyatakan dukungan penuh terhadap program dimaksud dan siap mengambil peran aktif dalam upaya penyediaan hunian yang layak bagi masyarakatnya. Bupati Sinjai menilai bahwa Rakor ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi serta tantangan ketersediaan hunian yang layak. “Alhamdulillah, situasi inflasi di Kabupaten Sinjai masih terkendali. Ketersediaan pasokan di pasar aman, dan kami terus memantau secara berkala. Ini merupakan hasil sinergi antarinstansi dan peran aktif semua pihak,” ungkap Bupati seusai mengikuti Rakor. Bupati Ratnawati juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah daerah berkewajiban menjaga daya beli masyarakat dan memastikan setiap warga memiliki akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk tempat tinggal yang layak. Rakor ini menjadi wadah konsolidasi kebijakan untuk itu,” tambahnya. Dengan keikutsertaan aktif dalam Rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam upaya menstabilkan ekonomi daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkab Sinjai dalam mendukung program-program nasional demi kesejahteraan warganya.
Pemkab Sinjai Matangkan Strategi IGA 2025 Lewat Sosialisasi Virtual

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Sinjai, Alamsyah Bahar membuka sosialisasi penguatan Indeks Inovasi Daerah (IGA) Tahun 2025. Sosialisasi yang digelar oleh (Balitbangda) secara daring melalui Zoom meeting ini diikuti para inovator dan admin IGA dari berbagai OPD se-Kabupaten Sinjai, Selasa (22/07/2025). Dalam sambutannya, Alamsyah menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaporan dan pengumpulan eviden inovasi pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini kata dia merupakan bagian dari komitmen Kabupaten Sinjai untuk meningkatkan status dari ‘Inovatif’ menjadi predikat ‘Sangat Inovatif’ dalam penilaian IGA oleh Kementerian Dalam Negeri. “Saya mengajak seluruh admin IGA dan inovator OPD untuk bersinergi dalam mendokumentasikan seluruh bentuk Inovasi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, maupun inovasi sosial lainnya yang telah dilakukan,” tegasnya. Sementara itu, narasumber dari Balitbangda Sulsell, Dermayana memaparkan strategi dan mekanisme penguatan IGA 2025 Termasuk tata cara penginputan data melalui Aplikasi Innovate Kemendagri serta indikator-indikator kunci yang menjadi fokus penilaian tahun ini. Kegiatan ini diikuti secara aktif oleh para inovator dan admin IGA dengan total partisipasi mencapai 78 peserta yang tergabung dalam Zoom Meeting. Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kendala teknis maupun substansi dalam proses penginputan dan dokumentasi eviden inovasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD di Kabupaten Sinjai dapat semakin optimal dalam melaporkan dan mengelola inovasi daerah. Upaya bersama ini sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Sinjai dalam ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 sebagai daerah yang adaptif, progresif, dan berbasis bukti.
Dukung Kemandirian Ekonomi Desa, Bupati Sinjai Hadiri Peluncuran Nasional Koperasi Merah Putih Secara Virtual

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pada Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78, Senin, 21 Juli 2025, Pemerintah Republik Indonesia secara resmi meluncurkan 80 ribu Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih secara serentak di seluruh penjuru tanah air. Acara peluncuran akbar ini dipusatkan di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan diikuti secara virtual oleh berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sinjai. Di Kabupaten Sinjai, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turut serta dalam momen bersejarah ini dari Ruang Pola Kantor Bupati. Peluncuran ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi dan kemandirian desa melalui penguatan kelembagaan koperasi, yang diharapkan menjadi pilar utama pembangunan berbasis kerakyatan. Dalam pidatonya saat meluncurkan Koperasi Merah Putih, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa konsep koperasi dirancang khusus untuk memberdayakan mereka yang lemah dan rentan. “Konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang rentan. Yang kuat biasanya lebih memilih membentuk perusahaan. Tapi koperasi adalah alat perjuangan ekonomi bagi rakyat,” ujar Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa koperasi seringkali tidak disukai oleh para kapitalis karena dianggap sebagai sarana untuk mencapai kedaulatan ekonomi rakyat. “Kemerdekaan sejati bukan hanya soal lagu kebangsaan. Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi,” tegas Presiden. Menanggapi arahan Presiden, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyatakan dukungan penuhnya terhadap penguatan kelembagaan koperasi di wilayahnya. Ia berharap keberadaan Koperasi Merah Putih ini dapat secara signifikan memperkuat ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. “Dengan hadirnya koperasi Merah Putih, kami berharap pemerintah daerah dapat memperkuat kelembagaannya, agar koperasi semakin maju dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” ungkap Bupati Ratnawati. Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sinjai telah menunjukkan komitmen nyata dalam pembentukan koperasi di tingkat akar rumput. Hingga saat ini, total 67 koperasi desa dan 13 koperasi kelurahan telah terbentuk di Kabupaten Sinjai. “Dari koperasi inilah kita berharap adanya penguatan ekonomi masyarakat. Untuk itu, kami mengajak seluruh pelaku dan pengurus koperasi berkomitmen mewujudkan koperasi yang sehat,” tambahnya Lebih lanjut, Bupati Ratnawati menekankan pentingnya pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara profesional, akuntabel, dan transparan agar koperasi dapat tumbuh sehat, dipercaya oleh anggota dan masyarakat luas, serta memberikan manfaat maksimal. Pemerintah Kabupaten Sinjai berkomitmen penuh untuk terus memberikan dukungan melalui pendampingan, pelatihan, dan fasilitasi kemitraan. Salah satu upaya konkret adalah menjajaki kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng untuk melaksanakan pelatihan bagi seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sinjai. Home Berita Dukung Kemandirian Ekonomi Desa, Bupati Sinjai Hadiri Peluncuran Nasional Koperasi Merah Putih… Berita Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Dukung Kemandirian Ekonomi Desa, Bupati Sinjai Hadiri Peluncuran Nasional Koperasi Merah Putih Secara Virtual By hidayat bahar – 21 July 2025 0 37 SINJAI – Pada Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78, Senin, 21 Juli 2025, Pemerintah Republik Indonesia secara resmi meluncurkan 80 ribu Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih secara serentak di seluruh penjuru tanah air. Acara peluncuran akbar ini dipusatkan di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan diikuti secara virtual oleh berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sinjai. Di Kabupaten Sinjai, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turut serta dalam momen bersejarah ini dari Ruang Pola Kantor Bupati. Peluncuran ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi dan kemandirian desa melalui penguatan kelembagaan koperasi, yang diharapkan menjadi pilar utama pembangunan berbasis kerakyatan. Dalam pidatonya saat meluncurkan Koperasi Merah Putih, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa konsep koperasi dirancang khusus untuk memberdayakan mereka yang lemah dan rentan. “Konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang rentan. Yang kuat biasanya lebih memilih membentuk perusahaan. Tapi koperasi adalah alat perjuangan ekonomi bagi rakyat,” ujar Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa koperasi seringkali tidak disukai oleh para kapitalis karena dianggap sebagai sarana untuk mencapai kedaulatan ekonomi rakyat. “Kemerdekaan sejati bukan hanya soal lagu kebangsaan. Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi,” tegas Presiden. Menanggapi arahan Presiden, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyatakan dukungan penuhnya terhadap penguatan kelembagaan koperasi di wilayahnya. Ia berharap keberadaan Koperasi Merah Putih ini dapat secara signifikan memperkuat ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. “Dengan hadirnya koperasi Merah Putih, kami berharap pemerintah daerah dapat memperkuat kelembagaannya, agar koperasi semakin maju dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” ungkap Bupati Ratnawati. Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sinjai telah menunjukkan komitmen nyata dalam pembentukan koperasi di tingkat akar rumput. Hingga saat ini, total 67 koperasi desa dan 13 koperasi kelurahan telah terbentuk di Kabupaten Sinjai. “Dari koperasi inilah kita berharap adanya penguatan ekonomi masyarakat. Untuk itu, kami mengajak seluruh pelaku dan pengurus koperasi berkomitmen mewujudkan koperasi yang sehat,” tambahnya Lebih lanjut, Bupati Ratnawati menekankan pentingnya pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara profesional, akuntabel, dan transparan agar koperasi dapat tumbuh sehat, dipercaya oleh anggota dan masyarakat luas, serta memberikan manfaat maksimal. Pemerintah Kabupaten Sinjai berkomitmen penuh untuk terus memberikan dukungan melalui pendampingan, pelatihan, dan fasilitasi kemitraan. Salah satu upaya konkret adalah menjajaki kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng untuk melaksanakan pelatihan bagi seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sinjai. “Komitmen dan dukungan ini telah kita upayakan dengan menjajaki kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng untuk melaksanakan pelatihan bagi segenap pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sinjai. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama kegiatan ini dapat terlaksana,” pungkas Bupati. Peluncuran Koperasi Merah Putih ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat, menandai dimulainya era baru koperasi sebagai pilar pembangunan berbasis kerakyatan di Indonesia. Acara peluncuran di Kabupaten Sinjai ini turut dihadiri oleh Jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Asisten, para Staf Ahli Setdakab, Camat, Lurah, Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya
Respon Cepat Dinkes Sinjai Kunjungi Baharuddin, Warga Desa Terasa yang Sempat Viral

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai dan jajaran Puskesmas Tengalembang mengunjungi rumah Baharuddin, warga Dusun Laha-Laha, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Minggu, (20/7/2025) kemarin. Kunjungan ke rumah Baharuddin yang sempat viral karena harus ditandu sejauh lebih dari satu kilometer akibat akses jalan yang rusak dan tak bisa dilalui kendaraan itu sebagai bentuk kepedulian nyata dan respon cepat pemerintah daerah dalam hal ini Dinkes Sinjai. Kepala Dinkes Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik yang dimintai keterangan membenarkan kunjungan yang dilakukan kerumah Baharuddin. “Alhamdulillah kemarin kita sudah turun bersama Kepala Puskesmas Tengalembang, Penanggung Jawab Wilayah Dusun, dan petugas kesehatan program home care/home visit, langsung mengunjungi rumah pasien atau warga yang sempat viral beberapa hari lalu lalu,” ungkapnya. Kunjungan ini kata dia, juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang secara khusus meminta agar kondisi kesehatan Baharuddin segera ditangani dan mendapat perhatian serius. “Jadi kita sudah turun dan melakukan pemeriksaan lanjutan sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada keluarga pasien. Sesuai instruksi Ibu Bupati, kami turun langsung untuk memastikan pasien tertangani dengan baik. Petugas Puskesmas juga telah kami tugaskan untuk rutin memantau kesehatannya melalui program home care/home visit,” terang dr. Emmy. Sebelumnya, pasien ini tetap terpantau dan mendapat pelayanan oleh Penanggung Jawab Dusun. Namun, berdasarkan penilaian dari PJ Dusun, pasien harus dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut. “Jadi pasien ini sebelumnya tetap terpantau dan mendapat pelayanan oleh Penanggung Jawab Dusun, tetapi atas penilaian dari PJ Dusun pasien ini harus dibawah ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan,” bebernya. Dalam kunjungan tersebut, petugas kesehatan juga menyampaikan bahwa program home care ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Sinjai dalam menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan merata, terutama bagi warga di daerah terpencil yang sulit dijangkau kendaraan. Sebelumnya, video Baharuddin yang ditandu menggunakan bambu dan sarung oleh warga menyebar luas di media sosial. Peristiwa itu menyentuh hati banyak orang.
Grand Final Pemilihan Ana’ Dara dan Ana’ Burane 2025, Pemkab Harap Jadi Promotor Pariwisata yang Cakap

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemilihan Ana’ Dara dan Ana’ Burane Duta Wisata Kabupaten Sinjai tahun 2025, memasuk babak Grand Final, Sabtu (19/7/2025) malam. Malam penobatan duta wisata ini berlangsung di Auditorium Andi Azikin, Kecamatan Sinjai Utara dan dibuka Bupati Sinjai yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM A. Mandasini Saleh. Disampaikan Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Bidang Promosi Pariwisata A. Dewi Anggraeni bahwa Grand Final ini merupakan rangkaian akhir dari Pilduwis tahun ini. “Ini adalah tahapan terakhir pemilihan Ana’ Dara dan Ana’ Burane yang sebelumnya telah melalui sejumlah rangkaian seperti technical meeting, talk show, tes tertulis, tes wawancara, tour wisata serta malam bakat,” ungkap Dewi. Yang terpilih pada malam ini, diharapkan dapat menjadi promotor pariwisata Sinjai, yang mengedepankan bukan hanya penampilan fisik yang menarik, namun memiliki kecakapan dan intelektual tinggi di bidang pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan. Tak hanya itu, Andi Mandasini yang mewakili Bupati Sinjai juga menitipkan harapan lain, agar Pilduwis ini menjadi ruang aktivitas positif bagi generasi muda Sinjai dalam menunjukkan bakat dan kreativitasnya. “Pemilihan duta wisata ini sebenarnya bukan hanya melihat kecantikan dan kegantengan semata, namun sejatinya peserta harus memiliki kecerdasan, jiwa sosial, berbakat, dan memiliki wawasan luas tentang kepariwisataan,” ungkap Andi Mandasini saat membacakan sambutan Bupati. “Saya berharap pilduwis ini menjadi ruang bakat dan peluang untuk memperkenalkan seluruh potensi Sinjai yang ada di 9 kecamatan,” tambah Andi Mandasini. Perlu diketahui, duta wisata adalah sosok yang dikenal mempunyai tanggung jawab besar dalam memperkenalkan potensi daerah, salah satu mitra strategis pemerintah yang dinilai berperan penting dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Enam belas orang finalis diketahui lolos mengikuti grand final ini. Turut hadir dalam kegiatan ini para Staf Ahli Bupati, Ketua TP-PKK Rozalina A. Mahyanto dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tamzil Binawan. Berikut adalah para pemenang Duta Wisata Sinjai 2025: Kategori Ana Dara: Indriyani Puspitasari (Sinjai Barat) Suci Indah Sari (Sinjai Timur) Maharani (Sinjai Borong) Kategori Ana Burane: Muh. Fikri (Sinjai Selatan) Sandi (Sinjai Selatan) A. Azzam Tanribali (Sinjai Selatan) Para peserta lain juga mendapatkan penghargaan The Best, diantaranya The Best Favorit, The Best Intelegensi, The Best Photogenic, The Best Talent, serta The Best Social Media.