Pemkab Sinjai Sukses Tuntaskan Tahapan Pembentukan Kopdes Merah Putih

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai telah berhasil menuntaskan tahapan penting dalam pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh wilayahnya. Sebanyak 67 desa dan 13 kelurahan kini telah menyelesaikan Musyawarah Desa (Musdes) khusus, menandai langkah awal dalam mewujudkan koperasi berbasis desa dan kelurahan ini. Pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025. Instruksi ini mengamanatkan pembentukan koperasi di setiap desa dan kelurahan sebagai wadah untuk memberdayakan ekonomi masyarakat setempat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai, Yuhadi Samad, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proses Musdes. “Alhamdulillah, berkat kerja keras tim dan partisipasi aktif masyarakat, seluruh Musdes khusus di tingkat desa dan kelurahan telah selesai. Hari ini, fokus tim tertuju pada penuntasan tugas di Kecamatan Sinjai Timur yang meliputi 12 desa dan 1 kelurahan,” ungkap Yuhadi pada Kamis (8/5/2025). Yuhadi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai yang menargetkan penyelesaian pembentukan Kopdes Merah Putih sebelum tanggal 15 Mei mendatang. “Kami sangat optimis bahwa Kopdes Merah Putih akan menjadi wadah yang efektif dalam memberdayakan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga Sinjai,” imbuhnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai, H. Muh. Ramlan Hamid, menekankan pentingnya kesiapan administrasi bagi para pengurus koperasi yang telah terpilih melalui Musdes. Ia mengimbau agar seluruh dokumen persyaratan segera disiapkan untuk proses pembuatan akta pendirian di hadapan notaris. “Sebelum didaftarkan secara resmi, seluruh dokumen persyaratan akan melalui tahapan verifikasi oleh Dinas Koperasi. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan agar seluruh pengurus koperasi dapat segera menindaklanjuti hal ini,” tegas Ramlan. Dengan demikian, Pemkab Sinjai telah menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pembentukan koperasi berbasis desa dan kelurahan. Diharapkan, Kopdes Merah Putih dapat menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sinjai.
Bank Sulselbar Beri Mobil Ambulance ke Pemkab Sinjai

Suaraindonesiaku.com, Sinjai– Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Sinjai, Saiful Abdullah serahkan satu unit mobil Ambulance jenazah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai Penyerahan secara simbolis satu unit mobil ambulans jenazah dari PT Bank Sulselbar ini, terima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Selasa (6/5/2025) di Halaman Kantor Bupati Sinjai. “Bantuan ini merupakan kelanjutan dari penyerahan simbolis yang sebelumnya dilakukan saat peringatan Hari Jadi Sinjai (HJS),” Ujar Saiful Abdullah. Dikatakan, bantuan mobil jenazah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) diberikan atas dasar permintaan dari Pemkab Sinjai. Menurutnya Ini adalah wujud komitmen PT Bank Sulselbar dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah. Sementara itu, Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mengapresiasi kontribusi dan kepedulian Bank Sulselbar terhadap masyarakat Sinjai. Ia menyebut bantuan ini sebagai bentuk nyata sinergitas antara perbankan dan pemerintah daerah. Menurutnya, mobil jenazah ini akan sangat membantu pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Sinjai Utara. Rencananya, ambulans jenazah ini akan ditempatkan di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada keterbatasan armada yang tersedia di wilayah tersebut. “Hal ini juga berdasarkan permintaan dari Bupati Sinjai pada saat terpilih jadi Kepala Daerah dan mengajukan hal tersebut. Nantinya, masyarakat yang membutuhkan layanan ini bisa langsung menghubungi pengelola yang sudah tunjuk nantinya,” jelas Jefrianto. Kehadiran mobil ambulans jenazah ini diharapkan dapat memperkuat armada layanan kesehatan, khususnya dalam membantu proses pengantaran jenazah masyarakat dari fasilitas kesehatan ke tempat pemakaman, khususnya di Kecamatan Sinjai Utara Dalam penyerahan satu umit mobil jenazah tersebut, Sekda Sinjai ddampingi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Ilham Abubakar, serta Kabag Kesra Setdakab, Hj. Kamriah Yusuf.
Gelar Rapat Koordinasi, Ketua TP PKK Sinjai Dorong Kolaborasi dan Sinergitas Program PKK

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai Rozalina A. Mahyanto memimpin Rapat Koordinasi bersama pengurus TP PKK Kabupaten Sinjai di Aula Kantor PKK, Senin (05/5/2025). Rapat koordinasi ini dilaksanakan selain ajang perkenalan Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai juga untuk mengevaluasi program kerja PKK tahun 2024 dan rencana kerja PKK Kabupaten Sinjai di tahun 2025. Dalam arahannya Ketua TP PKK Sinjai menyampaikan kepada seluruh pengurus tingkat Kabupaten, untuk selalu bekerjasama dan berkolaborasi membantu program-program TP PKK Kabupaten. “Dimana kami mengharapkan agar para Ketua Pokja untuk segera turun ke masyarakat. Kami mengharapkan setiap pengurus menciptakan inovasi-inovasi dengan kondisi dan keadaan sesuai bidang masing-masing. Saat ini program awal yaitu penekanan terkait permasalahan stunting di Kabupaten Sinjai, diharapkan melalui program PKK dapat menurunkan angka stunting sesuai arahan dari ibu Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan,” jelasnya. Di kesempatan ini pula, Rozalina mengarahkan untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan pendampingan berjenjang untuk masyarakat. Terus menggerakkan kegiatan penurunan stunting, posyandu dan melakukan program ketahanan pangan keluarga dengan pemanfaatan pekarangan rumah tangga. Beliau juga mengharapkan kegiatan ini akan memotivasi kinerja pengurus PKK dalam membawa perubahan baik untuk kabupaten, dari segi ekonomi, kesehatan dan pemberdayaan keluarga. Hadir dalam kegiatan ini para pengurus TP PKK yang telah dilantik untuk masa bakti 2025-2030.
Lurah Biringere Dorong Harmoni Sosial, Kedepankan Pendekatan Humanis dan Responsif

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Kelurahan Biringere, salah satu wilayah padat penduduk di Kabupaten Sinjai yang berada di wilayah Kecamatan Sinjai Utara, terus menunjukkan geliat pembangunan sosial dan pelayanan publik yang adaptif. Di bawah kepemimpinan Lurah Andi Mudzil Djalil, Kelurahan Biringere mengedepankan pendekatan humanis dalam menghadapi kompleksitas wilayah yang dinamis. Dengan jumlah penduduk sekitar 10.218 jiwa yang tersebar di atas wilayah seluas 43 kilometer persegi, Biringere menjadi kawasan strategis dengan tingkat mobilitas tinggi. Keberagaman mata pencaharian, mulai dari pedagang kecil hingga ASN dan pelaku usaha mandiri, membuat Biringere kaya potensi, namun juga dihadapkan pada persoalan klasik seperti penataan ruang, konflik antar warga, dan pengelolaan lingkungan. “Biringere adalah wilayah yang hidup dan kompleks. Pendekatan yang kami ambil bukan hanya administratif, tapi berbasis dialog dan kehadiran langsung di lapangan,” ujar Andi Mudzil Djalil, Lurah Biringere dalam keterangan tertulisnya, Senin (05/05/2025). Beberapa masalah klasik seperti penyalahgunaan trotoar, drainase tersumbat, dan sengketa batas tanah antar tetangga menjadi perhatian utama. Alih-alih mengedepankan penegakan hukum secara kaku, Lurah Biringere memilih jalan musyawarah sebagai upaya menjaga harmoni sosial. Sejumlah kasus berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi terbuka yang melibatkan tokoh masyarakat dan pihak RT/RW. Di bidang pelayanan publik, Lurah Biringere juga dikenal responsif. Ia sering menangani langsung keluhan warga di lapangan, serta rutin berdialog dengan komunitas-komunitas lokal untuk menyerap aspirasi. Respons cepat dan keterlibatan langsung ini mendapatkan apresiasi dari banyak warga. “Saya percaya, kehadiran pemimpin di titik masalah lebih penting daripada formalitas. Bahkan suara warga yang kerap dianggap kecil justru sering membawa solusi besar,” tambahnya. Ke depan, Pemerintah Kelurahan Biringere menargetkan peningkatan kesadaran sosial warga, penataan lingkungan yang lebih tertib, serta penguatan partisipasi generasi muda. Program revitalisasi gotong royong, pelibatan komunitas pemuda, dan edukasi lingkungan menjadi bagian dari agenda prioritas tahun ini. “Dari lorong-lorong Biringere, kami ingin menumbuhkan harapan baru. Membangun kelurahan bukan sekadar infrastruktur, tapi membangun rasa percaya antar warga,” tutup Lurah Biringere.
Bupati Sinjai Sambut Baik Rekomendasi DPRD Dalam Agenda Penyampaian LKPJ 2024

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sinjai dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2024, berlangsung lancar, di Ruang Rapat Paripurna Dewan, Jumat (2/5/2025). Hadir langsung dalam agenda penting ini, Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif didampingi Wakil Bupati Sinjai A. Mahyanto Mazda. Kehadiran Bupati ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah dalam menegakkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Bupati menyambut baik setiap rekomendasi yang dibacakan Sekretaris DPRD Lukman Fattah, mulai dari belanja daerah hingga berbagai urusan yang diatur setiap OPD. Menurut Bupati, rekomendasi itu adalah bentuk masukan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih baik lagi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal. “Kami Pemerintah Daerah menyambut baik segala bentuk masukan, catatan yang diberikan anggota Dewan. Hal itu menjadi bahan evaluasi untuk kami lebih baik lagi dalam melayani masyarakat kedepannya,” ungkap Ratna. Bupati juga akan menindaklanjuti setiap rekomendasi tersebut bersama seluruh jajaran Pemda. “Kami akan melakukan perbaikan dan penyempurnaan program kerja sesuai dengan rekomendasi yang ada, demi mewujudkan Kabupaten Sinjai yang maju,” tambah Ratna. Penyampaian rekomendasi ini dipandang sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD yang konstruktif, dalam upaya mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman menyampaikan perumusan rekomendasi DPRD disajikan secara komprehensif dengan memperhatikan berbagai aspek dan dimensi. “Penyampaian rekomendasi ini merupakan mekanisme evaluasi penyelenggaraan pemerintahan oleh Pemda. Tolak ukur keberhasilan atau kegagalan menyelenggarakan pemerintahan sehingga menjadi tanggung jawab mutlak kita semua,” jelas A. Jusman. Dalam kesempatan yang sama ini juga dilakukan penandatangan berita acara penyerahan keputusan DPRD tentang rekomendasi terhadap LKPJ Bupati 2024 yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan keputusan beserta lampirannya dari Ketua DPRD kepada Bupati Sinjai. Turut hadir perwakilan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sinjai, Asisten dan Staf Ahli Bupati dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab serta tamu undangan lainnya
Peringatan Hari Buruh, Ini Harapan Anggota DPRD Kab. Sinjai

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Memperingati Hari Buruh tepat di 1 Mei 2025, banyak kalangan telah menanti hari peringatan ini terutama para pekerja/buruh dan tidak terkecuali juga para anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten sinjai, (1/05/2025) Salah satu Anggota DPRD kab. Sinjai Fraksi PAN, sekaligus pengurus BPPP dan Hipmi, Arifuddin,ST mengatakan kepada awak media, Tentunya bagaimana hak – hak buruh yg bersifat normatif harus di penuhi, pemerintah dan legislatif harus hadir didalamnya, perlu ada aturan ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh. “Tentunya bagaiman hak hak buruh yg bersifat normatif harus di penuhi. Kemudian tentunya pemerintah dan legislatif harus hadir didalamnya dimana menurut saya perlu ada aturan ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh kita”, kata Arif Ditempat Terpisah, anggota DPRD sekaligus wakil ketua komisi Fraksi PKB Zainal A. hasnur turut memberikan keterangan dan harapan dihari buruh ini Zainal menekankan pada 3 sektor buruh yakni perkebunan, nelayan, atau UMKM, Para pekebun dan buruh perkebunan di Sinjai dapat upah yang layak, alat kerja lebih modern, dan sekolah lapang untuk meningkatkan kualitas hasil bumi. Sinjai jaya karena kopi dan cengkeh. “Para pekebun dan buruh perkebunan di Sinjai dapat upah yang layak, alat kerja lebih modern, dan sekolah lapang untuk meningkatkan kualitas hasil bumi. Sinjai jaya karena kopi dan cengkeh”, terang zainal untuk nelayan, alat tangkap nelayan kecil makin terjangkau, harga ikan dan program lumbung pangan nelayan hadir di Sinjai. Jangan biarkan nelayan terus menjerit. Pelaku UMKM Sinjai harus dilindungi dari praktek monopoli, bisa ekspor hasil kerajinan, dan punya sentra usaha bersama. wirausaha kecil adalah tulang punggung ekonomi daerah “Disisi lain juga untuk nelayan alat tangkap nelayan kecil makin terjangkau, harga ikan dan program lumbung pangan nelayan hadir di Sinjai. Jangan biarkan nelayan terus menjerit “, lanjut Zainal “Semoga pelaku UMKM Sinjai makin dilindungi dari praktek monopoli, bisa ekspor hasil kerajinan, dan punya sentra usaha bersama. Jangan menyerah, wirausaha kecil adalah tulang punggung ekonomi daerah”, tutupnya
Bupati Sinjai Terima Penghargaan Capaian Kinerja Terbaik Indeks Reformasi Birokrasi

Suaraindonesiaku.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mencetak prestasi luar biasa dengan meraih capaian kinerja terbaik pada Indeks Reformasi Birokrasi (RB) General tertinggi di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, dengan capaian 79,99 poin. Atas dasar capaian tersebut, Pemkab Sinjai diganjar penghargaan yang diterima langsung Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif pada acara Rapat Koordinasi Kebijakan RB 2025-2029 dan Pengumuman Hasil Evaluasi Indeks RB Tahun 2024 di Holding Room Kementerian PAN-RB, Rabu (30/4/2025). Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab Sinjai dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan, sejalan dengan arahan Kementerian PAN-RB yang secara berkala melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan reformasi birokrasi di setiap instansi pemerintahan. Dalam keterangannya, Bupati Ratnawati Arif menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sinjai. “Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat Sinjai. Reformasi birokrasi bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus memperkuat berbagai aspek reformasi, seperti pelayanan publik yang lebih cepat dan akuntabel, pengelolaan anggaran yang transparan, serta peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN). “Kami berkomitmen untuk menjadikan reformasi birokrasi sebagai landasan pembangunan daerah yang berkelanjutan, demi menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tambahnya. Turut hadir mendampingi Bupati Ratnawati Arif, Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa yang juga ketua tim RB Kabupaten Sinjai serta Kepala Bagian Organisasi Setdakab Sinjai, Andi Sompa.
Andi Zulkifly Nanda Calon Sekda Makassar, Sosok Perencana Kota dan Pamong Berpengalaman

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Andi Zulkifly Nanda masuk tiga besar seleksi terbuka calon Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Makassar. Andi Zulkifly memiliki pengalaman mumpuni di dunia pemerintahan. Sosok berusia 44 tahun ini, ikut bersaing untuk menduduki kursi Sekda Makassar. Ia salah satu pamong muda berbakat yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Bahkan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar inj, paling muda diantara pelamar sekda lainnya. Andi Zulkifly lahir di Makassar, 30 Juni 1980. Ia memulai karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Makassar. Tahun 2005, suami legislator DPRD Provinsi Sulsel, Fatma Wahyuddin, sudah mulai menempati jabatan strategis, yakni sebagai Kasubag Keuangan dan Perlengkapan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tahun 2008, Zul, sapaan akrab Andi Zulkifly Nanda, diangkat menjadi lurah di sebuah pulau kecil, Kelurahan Lakkang. Dua tahun mengabdikan diri di Pulau Lakkang, Zul kembali ke kota menjadi Lurah Panaikang. Dari tahun ke tahun, posisi Zul di pemerintahan semakin progresif. Menjadi sekretaris camat kemudian dilantik menjadi Camat Ujung Pandang pada era kepemimpinan Wali Kota dan Waki Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Syamsu Rizal. Setelah menjadi camat, Zul mengemban amanah sebagai sekretaris di Dinas Pertanahan pada 2020, lalu dimutasi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada 2021. Zul kemudian dipromosi menjadi Kepala Dinas PMPTSP pada periode kedua Danny Pomanto. Terakhir, Zul dimutasi hingga menjabat Kepala Bappeda sampai sekarang (belum terhitung hasil jobfit). Diketahui, seleksi terbuka diikuti sepuluh orang yang diumumkan lolos tahap awal seleksi Sekda Makassar. Mereka adalah Irwan Bangsawan (Asisten III), Andi Zulkifli Nanda (Kepala Bappeda), Achmad Hendra Hakamuddin (Kepala Pelaksana BPBD), Akhmad Namsum (Kepala BKPSDMD). Selanjutnya, Andi Bukti Djufrie (Kepala Kesbangpol), Dahyal (Sekretaris Dewan DPRD), Irwan Rusfiady Adnan (Pj Sekda Makassar), Muhammad Fadli (Sekretaris Dinas Kebudayaan), Nuhammad Mario Said (Staf Ahli Bidang II), dan Zainal Ibrahim (Kepala Dinas Perhubungan). Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan, seleksi ini murni dilakukan secara terbuka, itu sudah sesuai prosedur dan berjalan profesional. “Kami serahkan sepenuhnya mekanisme lelang kepada panitia seleksi. apapun bentuknya mereka umumkan sepuluhnnama,” jelas Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin. Mantan Bos PSM ini, mengatakan, dalam proses seleksi ini berpedoman pada Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK), sehingga tidak ada pihak lain yang ikut campur pada seluruh tahapan proses lelang tersebut. Ia juga menegaskan, tidak ada intervensi dan kepentingan di dalamnya. Yang jelas siapapun yang ikut lelang sekda harus profesional, sesuai kemampuan, latar belakang masing-masing. “Mereka timsel (tim seleksi) sudah umumkan ada sepuluh yang sudah keluar, dan semuanya adalah internal Pemkot Makassar. Kami tegaskan tak ikut campur selama tahapan seleksi,” tegas Ketua DPD II Golkar Makassar ini. Berikut Profil Andi Zulkifly Nanda: – Nama: DR Andi Zulkifly Nanda S STP MS – Jabatan: Kepala Bappeda Kota Makassar – TLL: Makassar, 30 Juni 1980 Pendidikan – Sekolah Dasar (1992) – Sekolah Menengah Pertama (1995) – Sekolah Menengah Atas (1998) – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (2002) – S2 Magister Administrasi Pembangunan Unhas (2006) – S3 Administrasi Publik Unhas Riwayat Jabatan – Kasubag Keuangan dan Perlengkapan Satuan Polisi Pamong Praja (2005) – Lurah Lakkang (2008) – Lurah Panaikang (2010) – Sekretaris Kecamatan Wajo (2013) – Sekretaris Kecamatan Biringkanaya (2015) – Camat Ujung Pandang (2016) – Sekretaris Dinas Pertanahan (2020) – Sekretaris Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (2021) – Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (2022) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Makassar (2024-sekarang) Keluarga – Hj Fatma Wahyuddin ST MM (Istri) – A Rofi’i Zahran Zulkifly (Anak) – A Muh Asyam Zulkifly (Anak) – A Tenri Insyira Zulkifly (Anak) – A Muh Nanda (Ayah) – A Bulan Purnama (Ibu) (***)
Rizal: Perjuangan Buruh Harus di Dengar, Negara Wajib Hadir Melindungi

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, mantan aktivis mahasiswa asal Makassar, Rizal Asjahad Rahman menyatakan, dukungannya terhadap gerakan buruh di seluruh Indonesia. Dalam pernyataannya, ia mengajak seluruh buruh untuk terus memperjuangkan hak-haknya namun tetap menjaga kondisi yang aman dan damai. “Selamat berjuang untuk seluruh buruh Indonesia. Tetap semangat dalam menyampaikan aspirasi, dan jagalah ketertiban agar perjuangan ini menjadi simbol kekuatan dan kedewasaan buruh dalam memperjuangkan nasibnya,” ujar Rizal, Rabu, 30 April 2025. May Day diperingati sebagai hari lahir perjuangan buruh sedunia. Pada hari ini, jutaan buruh di berbagai penjuru dunia turun ke jalan menyuarakan tuntutan terhadap kesejahteraan dan keadilan di tempat kerja. Mereka tidak meminta lebih, hanya ingin hidup layak dari hasil kerja kerasnya demi keberlangsungan hidup keluarga mereka. Rizal menyoroti pentingnya peran perusahaan dalam memahami tuntutan buruh. “Tenaga dan pikiran buruh diperah untuk mencapai target produksi, tapi sayangnya kesejahteraan mereka kerap bukan prioritas utama,” ujarnya. Ia juga menyoroti maraknya praktik manipulasi anggaran dan data di lingkungan perusahaan, yang pada akhirnya justru merugikan buruh. Kondisi ini menurut Rizal seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. “Negara wajib hadir sebagai pelindung. Buruh adalah bagian dari kekuatan bangsa. Buruh sejahtera, negara berjaya,” tegasnya. Seruan Rizal ini disambut positif oleh banyak kalangan aktivis dan pekerja. Mereka berharap suara-suara seperti Rizal dapat memperkuat solidaritas antarburuh sekaligus mendorong perusahaan dan pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib pekerja. (**)
Kasus Penipuan Online di Sulsel, Tokoh Muda Makassar Apresiasi Langkah TNI dan Dukung Sinergi dengan Polri

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR –Tokoh Muda Makassar, Rizal Asjahad Rahman menanggapi dengan tenang polemik yang mencuat belakangan ini terkait penanganan kasus penipuan online oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Sulawesi Selatan. Ia menilai, keterlibatan TNI dalam membongkar kasus tersebut merupakan langkah tegas yang patut mendapat apresiasi tinggi. Menurut Rizal, yang akrab disapa Ichal dan dikenal sebagai mantan aktivis Makassar, tindakan TNI sudah sesuai prosedur di internalnya, mengingat kasus tersebut menyeret nama institusi TNI sebagai bagian dari modus penipuan. “TNI tidak akan bertindak gegabah kecuali ada indikasi serius yang menyentuh internal institusi mereka. Dalam hal ini, nama TNI dicatut oleh pelaku, sehingga respons cepat sangat diperlukan,” ujarnya. Langkah TNI yang kemudian menyerahkan para pelaku kepada pihak kepolisian juga dinilai tepat dan profesional. “Itu menunjukkan sinergi yang baik antar institusi. Proses hukum selanjutnya memang menjadi domain Kepolisian,” jelasnya. Ichal juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk mendukung dan memberikan kepercayaan penuh kepada dua institusi pelindung negara tersebut. Ia menekankan pentingnya dukungan publik terhadap sinergi TNI dan Polri demi menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat. “Saya menghimbau masyarakat untuk tetap mendukung TNI dan Polri dalam menjalankan tugas perlindungan terhadap rakyat dan negara, agar mereka terus bersinergi dan berkoordinasi demi keamanan bersama,” pungkasnya. (**)