Memasuki Usia 2 Dekade, Alumni Teknik Unhas Angkatan 2005 Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Memasuki usia 20 Tahun atau 2 Dekade, Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 2005 menggelar Bakti Sosial Ramadhan ke Panti Asuhan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 10 Maret 2025. Bakti Sosial ini merupakan agenda kegiatan menjelang perayaan Anniversary 2 Dekade Alumni Teknik Unhas Angkatan 2005 yang dijadwalkan bakal digelar pada 6 April 2025 di Hotel Claro Makassar. Dalam kegiatan baksos tersebut, alumni Angkatan 05 Teknik Unhas menyalurkan bantuan paket sembako dan uang tunai kepada Panti Asuhan LKSA Jabal Rahmah yang berlokasi di Jl. Hertasning, Makassar. Adapun paket Sembako yang disalurkan berupa, Beras, Telur, Minyak Goreng, Gula Pasir, Sirup ABC, Susu, Teh, dan Air botol mineral. Ketua Panitia 2 Dekade Teknik Unhas 2005, Rimba Arif menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap alumni Teknik Unhas angkatan 05 yang turut berkontribusi untuk kesuksesan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sukses terlaksana berkat kontribusi waktu, tenaga, pikiran dan donasi para alumni angkatan 2005 Teknik Unhaa. Semoga kegiatan kita hari ini bernilai ibadah. Amin Ya Rabbal Alamin,” ucap Rimba, alumnus Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unhas Angkatan 2005. Sementara itu, Ketua Panitia Bakti Sosial Ramadhan 2 Dekade 05 Teknik Unhas, Arif menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Panti Asuhan LKSA Jabal Rahmah yang berkenan menerima bantuan dari Alumni 05 Teknik Unhas. “Terima kasih kepada Panti Asuhan LKSA Jabal Rahmah yang sudah berkenan berbagi keceriaan ramadhan bersama kami. Semoga bantuan yang tak seberapa ini bisa bermanfaat dan sedikit membantu kebutuhan adik-adik panti,” ungkap Arif, Alumnus Jurusan Geologi Fakultas Teknik Unhas Angkatan 2005. “Juga terima kasih sebesarnya-besarnya kepada segenap alumni 2005 Teknik Unhas yang turut berpartisipasi di kegiatan ini. Tetap solid semuanya!” pungkasnya.
Melinda Aksa Resmi Dilantik Jadi Ketua TP PKK Kota Makassar Masa Bakti 2025-2030

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Melinda Aksa resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, Selasa (11/03/2025). Pelantikan dan pengukuhan tersebut dilakukan secara serentak untuk Ketua TP PKK Kota/Kabupaten dari seluruh Provinsi Sulsel, di Baruga Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Acara ini sekaligus melantik dan mengukuhkan Melinda Aksa dan 21 Ketua TP PKK lainnya sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Makassar. Serta sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Forum Anak Kota Makassar. Acara Pelantikan dan pengukuhan disaksikan langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, serta Kepala Daerah se-Sulsel. Usai pelantikan dan pengukuhan, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina, memberikan arahan tentang pentingnya peran serta seluruh Ketua TP PKK dalam mendukung berbagai program pemerintah pusat. Naoemi menambahkan, bahwa sejumlah jabatan yang baru saja mereka emban sangat penting dalam mendukung pemberdayaan perempuan, potensi kerajinan dan UMKM daerah masing-masing, kesehatan ibu dan anak, serta pendidikan anak usia dini. Ia juga menambahkan pentingnya koordinasi antara TP PKK Provinsi dan TP PKK Kota/Kabupaten dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan oleh pemerintah pusat. Naoemi berharap Melinda dan seluruh jajaran TP PKK Makassar dapat terus mengembangkan program-program inovatif yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. “Sebagai Ketua TP PKK, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memajukan dan menumbuhkan wilayah kita masing-masing,” Kata Naoemi. Pada kesempatan yang sama, Melinda menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan menggaris bawahi arahan Ketua TP PKK Provinsi tersebut, sebagai catatan dalam menyusun program yang tegak lurus dengan provinsi dan pusat. Melinda menekankan bahwa TP PKK Makassar dan Dekranasda akan mengembangkan program-program yang mendukung pemberdayaan keluarga dan perempuan, guna menciptakan keluarga yang cerdas, berdaya saing, dan mandiri. Disisi lain, sebagai Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Forum Anak, Melinda menekankan tanggung jawab tersebut merupakan upaya dalam mendukung tumbuh kembang anak. Ia menuturkan meskipun masing-masing memiliki fokus yang berbeda, keempatnya saling berkesinambungan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan, literasi, dan kesejahteraan anak. “Kami bertekad untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak dan perempuan di Makassar, agar mereka bisa menjadi motor penggerak pembangunan yang lebih baik di masa depan,” harapnya.(*)
Wakil Wali Kota Makassar, Safari Ramadan: Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan Umat di Bulan Penuh Mulia

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR– Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melaksanakan Safari Ramadan dan salat Tarawih berjemaah di Masjid Ta’mirul Muslimin, Jalan Gunung Lompobattang, Makassar, Senin (10/03/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Makassar dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Dirut RSUD Daya Rusmayani Madjid, Kabag Protokol Setda Kota Makassar Muh Zuhur Dg. Ranca, Lurah Pisang Selatan Sudirman Syam, serta unsur Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Pisang Selatan, Pelda Ismail dan Bripka Eko Teguh. Salat Tarawih dipimpin oleh Ustaz Agussalim Syam, yang juga menyampaikan ceramah bertema keutamaan bulan Ramadan serta pentingnya memperkuat ukhuah islamiah di tengah masyarakat. Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa Safari Ramadan adalah momen penting bagi pemerintah untuk semakin dekat dengan masyarakat. “Safari Ramadan ini adalah kesempatan untuk mempererat ukhuah, berbagi kebersamaan, menjaga toleransi dan mendekatkan pemerintah dengan masyarakat dalam suasana penuh kemuliaan,” ujarnya Aliyah Mustika Ilham juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham juga menyerahkan bantuan hibah senilai 25 juta rupiah. Safari Ramadan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat serta mendorong semangat kebersamaan dalam membangun Kota Makassar yang lebih Mulia, religius dan harmonis.(*)
Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Kehormatan Konjen AS, Bahas Peluang Kerja Sama

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal (Konjen) Amerika Serikat untuk Indonesia Christopher Green, di Balai Kota Makassar, Senin (10/3/2025). Pertemuan ini membahas berbagai peluang kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Amerika Serikat, terutama dalam bidang pendidikan, ketenagakerjaan, serta pengembangan ekspor produk lokal ke pasar internasional. Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Makassar dan Amerika Serikat dapat diperkuat, terutama di sektor pendidikan. “Kami ingin kerjasama diperkuat di bidang pendidikan, seperti dengan adanya beasiswa kuliah di Amerika Serikat atau adanya program pertukaran pelajar,” jelasnya. Selain bidang pendidikan, Munafri juga menyoroti pentingnya kerja sama di sektor ketenagakerjaan. Ia berharap dapat menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan di Amerika Serikat bagi tenaga kerja asal Makassar. “Amerika Serikat merupakan negara dengan berbagai sektor industri maju, dan ini bisa menjadi peluang bagi tenaga kerja asal Makassar untuk berkembang,” ujarnya. Munafri juga menyinggung potensi ekspor dari Makassar ke Amerika Serikat yang hingga saat ini masih belum berkembang. Ia berharap adanya dorongan dan dampingan para pelaku UMKM agar mampu menembus pasar ekspor ke Amerika Serikat. “Kami harap produk kerajinan UMKM dari Kota Makassar benar-benar bisa diekspor langsung ke Amerika Serikat. Para pelaku UMKM ini butuh pendampingan standarisasi internasional produknya agar bisa masuk ke pasar ekspor,” tambahnya. Lebih lanjut, Munafri mengatakan salah satu sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk diekspor adalah perikanan, terutama udang. Ia menyebut selama ini hasil perikanan Makassar, khususnya udang, lebih banyak diekspor ke Jepang, sementara pasar Amerika Serikat masih belum tergarap secara maksimal. “Makassar memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, terutama udang. Saat ini, ekspor lebih banyak ke Jepang, sementara peluang ke Amerika Serikat masih terbuka lebar. Kami berharap ada kerja sama lebih lanjut untuk memperluas pasar ekspor ini,” jelasnya. Sementara itu, Konjen Amerika Serikat, Christopher Green, menyambut baik usulan kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mendukung upaya Makassar dalam meningkatkan sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan perdagangan internasional. “Kami melihat potensi besar di Makassar, baik dalam sektor pendidikan maupun perdagangan. Amerika Serikat selalu terbuka untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan,” katanya. Untuk itu, ia mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kerja sama ini. “Kami akan berupaya menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut, baik dalam bentuk beasiswa, pelatihan tenaga kerja, maupun pendampingan bagi UMKM agar bisa memenuhi standar ekspor ke Amerika Serikat,” tandasnya.(*)
Melinda Aksa Ikuti Gladi Pelantikan Serentak Bersama 21 Ketua TP PKK Se-Sulsel

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Melinda Aksa menghadiri gladi pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK dan TP Posyandu yang dilaksanakan serentak untuk seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan. Acara yang diikuti oleh 22 Ketua TP PKK dari kabupaten/kota se-Sulsel ini berlangsung di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (10/03/2025). Mereka dijadwalkan akan dilantik secara resmi pada Selasa (11/03/2025) oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina Sudirman. Rangkaian acara dimulai dengan gladi formasi pelantikan para Ketua TP PKK dan TP Posyandu masa bakti 2025-2030. Selanjutnya, dilaksanakan penandatanganan naskah pelantikan yang dihadiri seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota bersama Ketua TP PKK Provinsi Sulsel. Melinda Aksa, yang menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar, menjadi yang pertama dipanggil untuk menandatangani naskah tersebut. Proses penandatanganan ini juga melibatkan seluruh Ketua TP PKK dari kabupaten/kota secara bergantian. Acara dilanjutkan dengan penyematan pin Ketua TP Posyandu yang diwakili secara simbolis oleh Ketua TP Posyandu Makassar dan Ketua TP Kepulauan Selayar. Pelantikan serentak ini sekaligus mengukuhkan mereka sebagai Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Forum Anak. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dijadwalkan hadir untuk mengukuhkan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina Sudirman, sebagai Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Forum Anak Sulsel. Setelah itu, acara akan dilanjutkan dengan pelantikan serentak Ketua Dekranasda dan pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi, serta Bunda Forum Anak di 22 kabupaten/kota untuk masa bakti 2025-2030.(*)
Pererat Sinergi, Munafri Arifuddin Buka Puasa Bersama Forkopimda, dan Ormas Keagamaan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) keagamaan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (10/3/2025). Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi dalam mewujudkan kota yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan. “Buka puasa bersama ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mempererat sinergi dalam mewujudkan Kota Makassar yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan,” ujarnya. Munafri juga menyampaikan selama bulan Ramadan, Pemkot Makassar menggelar Safari Ramadan setiap hari. “Kegiatan ini dimulai dari salat Subuh berjemaah, buka puasa bersama, hingga salat Tarawih di berbagai masjid di Kota Makassar. Safari Ramadan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan Pemkot Makassar sangat percaya pada pentingnya kemitraan dengan seluruh Ormas keagamaan. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan Ormas dapat menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan kota yang berkah dan baik. “Kami sangat percaya jika Pemkot dapat bermitra dengan baik bersama semua ormas, sehingga cita-cita mewujudkan sebuah kota yang penuh kemuliaan dan keberkahan dapat terwujud,” tambahnya. Untuk itu, Munafri pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak amal ibadah dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. “Mari kita tingkatkan ibadah di bulan suci ini. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan menjadi bekal bagi kita semua,” ungkapnya.(*)
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Buka Puasa Bersama ASITA dan AirAsia di Kapal Phinisi

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan maskapai penerbangan AirAsia. Acara ini berlangsung di atas kapal Phinisi Makessing, yang berlabuh di Anjungan Pantai Losari, Senin (10/03/2025). Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ASITA dalam mempromosikan wisata Phinisi sebagai salah satu ikon pariwisata unggulan di Kota Makassar, yang dikenal sebagai Kota Daeng. “Kami sangat mengapresiasi ASITA yang terus berupaya memperkenalkan wisata Phinisi sebagai daya tarik di Makassar. Ini sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam mengembangkan sektor pariwisata,” ujarnya. Aliyah Mustika Ilham juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Makassar tidak akan menjadi penghalang dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk AirAsia. “Kolaborasi tentu dapat dilakukan dengan sinergi yang baik, kita bisa menghadirkan inovasi untuk mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” tambahnya. Di akhir acara, Aliyah Mustika Ilham mengucapkan selamat berbuka puasa kepada seluruh tamu yang hadir sambil menikmati suasana khas Pantai Losari. “Selamat berbuka puasa, selamat berlayar, selamat berlabuh, dan semoga kebersamaan ini semakin mempererat silaturahmi kita semua,” tutupnya. Acara buka puasa bersama ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara ASITA, AirAsia, dan Pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan sektor pariwisata dan memperkenalkan lebih banyak destinasi unggulan di Sulawesi Selatan.
Wali Kota Makassar dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi untuk Penguatan Ekonomi Daerah

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia (BI) dalam mengembangkan berbagai program strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dibahas dalam kunjungan Munafri ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (10/3/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda. Dalam pertemuan ini, Rizki menekankan pentingnya promosi transaksi non-tunai dengan pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna meningkatkan efisiensi transaksi ekonomi. Menurutnya, perluasan penggunaan QRIS dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Kami terus mendorong pemanfaatan QRIS sebagai metode pembayaran yang lebih praktis, aman, dan efisien bagi UMKM. Dengan ekosistem digital yang semakin kuat, kita berharap pertumbuhan ekonomi daerah dapat semakin meningkat,” ujar Rizki. Selain itu, Rizki juga membahas pentingnya sosialisasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal (pinjol) dan judi online (judol) yang semakin marak di masyarakat. Ia menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkuat untuk melindungi masyarakat dari risiko ekonomi digital yang tidak sehat. “Kami membutuhkan sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Makassar untuk memperluas sosialisasi mengenai literasi keuangan, termasuk bahaya pinjol dan judol yang dapat berdampak buruk terhadap kondisi keuangan masyarakat,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Munafri Arifuddin menyatakan komitmen Pemkot Makassar dalam mendukung program-program yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. “Kami sangat mendukung upaya BI dalam memperluas penggunaan transaksi digital dan meningkatkan literasi keuangan di masyarakat. Sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik bagi warga Makassar agar lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka,” ujar Munafri. Selain itu, Munafri juga menekankan pentingnya sinergi dalam mengendalikan inflasi di Kota Makassar. Menurutnya, kolaborasi dengan BI dapat membantu pemerintah dalam menerapkan kebijakan yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi dengan BI sangat penting agar kebijakan yang diterapkan dapat berjalan efektif,” tambahnya. Munafri berharap melalui pertemuan ini menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih erat antara BI dan Pemkot Makassar dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat.(*)
Hadiri Yatim Fest Ramadan, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dinobatkan Sebagai Bunda Yatim

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Yatim Fest Ramadan yang diselenggarakan oleh Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar. Acara ini berlangsung di Four Points by Sheraton Hotel, Senin (10/03/2025) dan dihadiri oleh 1.000 anak yatim. Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan rasa bahagianya bisa berada di tengah-tengah anak-anak yatim. Ia juga mengapresiasi penyelenggara yang telah mengadakan acara ini dengan penuh ketulusan. “Sebagai seseorang yang juga pernah merasakan menjadi anak yatim, saya selalu ingin dekat dengan anak-anak panti asuhan. InsyaAllah, tanggal 16 Maret nanti, kami akan kembali mengundang anak-anak untuk berkumpul dalam rangka Nuzulul Quran, buka puasa, serta berbagi kebahagiaan bersama, yang digelar oleh Pemerintah Kota Makassar,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Sebagai bentuk apresiasi, Aliyah Mustika Ilham bersama Ilham Arief Sirajuddin memberikan tanda kasih kepada 31 anak hafiz Al-Qur’an yang telah menyelesaikan hafalan mereka. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lain untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham juga dinobatkan sebagai Bunda Yatim sebagai bentuk penghormatan atas kepeduliannya terhadap anak-anak yatim. Ia secara simbolis menyematkan selempang kepada seorang hafiz yang telah menghafal 15 juz Al-Qur’an. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar, H. Ardi Yansyah, menyampaikan bahwa acara ini merupakan program tahunan yang telah memasuki tahun ke tujuh. Tahun ini, yayasan menargetkan untuk memberikan santunan kepada 3.500 anak yatim, hafiz Al-Qur’an, serta anak-anak kurang mampu. Selain di Kota Makassar, telah dilakukan roadshow di 15 kabupaten se Sulawesi Selatan, sehingga telah diberikan santunan kepada 3.500 anak yatim. “Kami ingin meringankan beban anak yatim agar mereka tidak merasa sendiri, memiliki lingkungan yang peduli, serta mendapatkan kebahagiaan di bulan Ramadan ini. Terima kasih kepada para donatur, pengurus, dan panitia yang telah bekerja keras untuk acara ini. Semoga semua usaha kita dibalas dengan pahala berlipat ganda,” ujar Ardi Yansyah. “Semoga kegiatan ini terus membawa manfaat bagi anak-anak yatim dan semakin mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan pembacaan doa, serta dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ilham Arief Sirajuddin, Wali Kota Makassar periode 2004-2014. Hadir pula, mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Kepala Bagian Kesra Makassar, Mohammad Syarief. Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, drg Ita Isdiana Anwar, serta Asisten III Pemkot Makassar, Andi Irwan Bangsawan.(*)
PHRI Sulsel Temui Wali Kota Makassar, Bahas Dampak Efisiensi Anggaran pada Industri Perhotelan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan menemui Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk membahas dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap industri perhotelan. Audiensi berlangsung di Balai Kota Makassar, Senin, (10/03/2025). Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, menyatakan bahwa pengurangan anggaran kegiatan pemerintahan di hotel berdampak signifikan pada pendapatan sektor perhotelan dan berisiko memicu pengurangan tenaga kerja. “Kami melihat adanya penurunan jumlah kegiatan yang diselenggarakan di hotel akibat efisiensi anggaran. Ini tentu berdampak pada pendapatan hotel dan bisa berujung pada pengurangan karyawan,” ujarnya. Ia menambahkan diperlukan strategi promosi yang lebih agresif, seperti cell promotion untuk menarik lebih banyak pelanggan dan menghidupkan kembali industri perhotelan di Makassar. Untuk itu, Ia mengusulkan agar event, seminar, diskusi industri, dan pameran bisnis lebih sering diadakan di Makassar. “Misalnya, seminar tentang industri kopi atau rumput laut bisa digelar di Makassar. Ini bisa menjadi alternatif bagi kegiatan pemerintah yang saat ini sedang mengalami pengurangan,” jelasnya. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa Pemkot Makassar memahami dampak yang dirasakan industri perhotelan akibat efisiensi anggaran. “Kami paham bahwa usaha juga harus tetap berjalan, sehingga kita perlu mencari cara agar baik pemerintah maupun sektor swasta dapat berpikir lebih kreatif dalam menyiasati kondisi ini,” ujarnya. Untuk membantu sektor ini, Munafri mengatakan Pemkot Makassar akan meningkatkan cell promotion pada industri ini. Salah satunya dengan intensitas event guna mendorong sektor pariwisata. “Industri properti juga tetap harus berjalan, sehingga kita perlu mengoptimalkan cell promotion berbagai event. Baik itu kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas maupun kelompok masyarakat yang memiliki jaringan nasional,” ujarnya. Lebih lanjut, Munafri mengatakan bahwa Pemkot akan memaksimalkan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan pelaku bisnis ke Makassar. “Kami akan berkoordinasi dengan teman-teman di Dinas Pariwisata agar dapat lebih aktif cell promotion. Namun, yang terpenting adalah memastikan bahwa event-event yang masuk ke Makassar dapat memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan dan usaha lainnya di kota ini,” jelasnya. Selain itu, ia memastikan bahwa proses perizinan akan dipermudah agar penyelenggara acara dan pelaku industri tidak terbebani. “Kami akan menyederhanakan proses perizinan agar lebih mudah dan cepat, sehingga hotel dan sektor pendukung lainnya tetap dapat berkembang,” imbuhnya.(*)