Suara Indonesiaku

Kembali Dilantik Jadi Anggota DPRD Makassar, Muchlis Misbah: Lanjutkan Pengabdian kepada Masyarakat

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Muchlis Misbah adalah salah satu sosok yang telah berhasil membuktikan dirinya layak memegang amanah setelah resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kota Makassar periode 2024-2029, Senin (9/9/2024). Setelah sukses menjabat pada periode sebelumnya, Muchlis Misbah kembali diamanahkan oleh masyarakat menjadi penyambung lidah rakyat di Parlemen Makassar. Ini menandai periode kedua baginya untuk terus melanjutkan pengabdian dalam mengawal setiap aspirasi dan kepentingan rakyat. “Periode kedua di lima tahun kedepan, kami terus melanjutkan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tagline saya dari awal lanjutkan pengabdian,” ujar Muchlis Misbah kepada awak media usai dilantik. Memasuki periode kedua ini, Muchlis Misbah tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga tanggung jawab yang semakin besar. Berbagai tantangan menanti, terutama dalam hal memperbaiki infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta memperkuat ekonomi masyarakat. “Sebenarnya kebutuhan mendasar masyarakat itu adalah kesejahteraan, kesehatan, sosialnya dan infrastruktur, nah itu yang harus dikawal dengan baik,” tegasnya. Sebagai informasi, ia adalah politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), lahir dan besar di sebuah daerah jauh dari hiruk pikuk polusi kotamadya. Muchlis Misbah lahir di Pinrang, 12 November 1970. Muchlis Misbah terpilih menjadi anggota DPRD Makassar periode 2019-2024 dari Partai Hanura. Pada periode ini, ia juga berhasil meraup sebanyak 8.125 suara mengunci 1 kursi untuk Hanura di Dapil 1 Makassar (Rappocini, Makassar, Ujung Pandang). Di luar tugasnya sebagai legislator DPRD Makassar, Muchlis Misbah juga tercatat aktif sebagai dewan pembina Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Kota Makassar. Tidak hanya itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Makassar, dan penasehat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Makassar. Kemudian ia juga merupakan jebolan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Muchlis Misbah sudah sejak lama terjun ke dunia politik. Bagi Muchlis Misbah yang dikenal dengan “Anak Rakyat” ini, ikut dalam gelanggang kontestasi politik tak hanya bersosialisasi untuk kepentingan elektoral. Lebih dari itu, dirinya tergerak untuk memberikan pendidikan politik pengabdian. Melakukan gerakan open mindset untuk membuka cakrawala berpikir bagi masyarakat Kota Makassar lewat kerja-kerja sosialnya. (*)

50 Anggota DPRD Makassar Dilantik, Danny Tekankan Kepentingan Publik dan Sukseskan Pilkada

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Makassar terpilih periode 2024-2029 telah resmi dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah jabatan 50 anggota DPRD Makassar di Gedung DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (9/9/2024). Dalam pelantikan itu, Supratman dari Fraksi NasDem ditetapkan menjadi ketua sementara DPRD Makassar, sedangkan Andi Suharmika dari Fraksi Golkar menjadi wakil ketua sementara. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan para Anggota DPRD tersebut. Dalam sambutannya, Danny Pomanto mengajak seluruh anggota DPRD yang baru agar senantiasa membangun kemitraan dan sinergi dengan Pemkot Makassar. Selain itu, Danny juga mengajak para legislator baru ini menyukseskan Pilkada Serentak 2024. “Tentu yang harus digarisbawahi adalah kepentingan publik utama di atas kepentingan pribadi dan golongan,” kata Danny Pomanto saat memberikan sambutannya dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Jabatan Anggota DPRD Masa Jabatan 2024-2029 di Kantor DPRD, Senin, 9 September 2024. Ia menuturkan dalam kedudukan DPRD sebagai mitra kepala daerah sudah menjadi hal mutlak agar terjalin kesinambungan juga check and balance dalam menjalankan pemeritahan daerah. Dalam kesempatan tersebut, wali kota dua periode ini mengapresiasi hasil pemilu 2024 yang berjalan lancar beberapa waktu lalu. Itu, kata dia, berkat dukungan seluruh pihak terkhusus penyelenggara, Pemda, KPU, pihak keamanan dan seluruh elemen masyarakat. “Kita patut berbangga nilai demokrasi Indonesia berjalan tertib dan lancar saat pemilu. Serta partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak konstitusionalnya,” ucapnya. DPRD Makassar juga senantiasa sukses melaksanakan peran pilkada, pengawasan, pada masa tahapan hingga pelantikan. Ia ingin hal itu juga dilanjutkan pada Pilkada serentak November mendatang. “Suksesnya Pemilu 2024 bukan penyelenggaraan saja tetapi bersama DPRD dalam hal ini memberikan dukungan, kebijakan, personel yang mengawasi jalannya pilkada,” ujarnya. Momentum ini, lanjut Danny, juga diharapkan meningkatkan kerja sama sama yang efektif, membangun Indonesia dari daerah demi mewujudkan Indonesia mandiri. Dan diharapkan membantu fungsi legislasi dengan anggaran efektif dan efisien demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Akhir kata, wali kota berlatar belakang pendidikan arsitektur ini, juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan DPRD yang lama yakni Rudianto Lallo dan seluruh anggota DPRD lainnya. Yang mana terus berjalan bersama-sama saat masa sulit dan biasa saja. Apalagi ketika pandemi. “Tidak mudah memutuskan anggaran saat covid. Pak RL pemimpinan yang luar biasa, kombinasi terbaik yang saling mengisi,” kenangnya.

Supratman dan Andi Suharmika Jadi Pimpinan Sementara DPRD Makassar

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Makassar periode 2024/2029 resmi dilantik hari ini, Senin (9/9/2024). Pengucapan sumpah dan janji jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Makassar Hendri Tobing. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Makassar Dahyal membacakan SK Gubernur terkait pelantikan dan pemberhentian anggota dewan. Selain itu, Dahyal juga membacakan pengumuman Pimpinan Sementara DPRD Kota Makassar periode 2024-2029. Keputusan itu tertuang dalam surat dengan Nomor: 1189/DPRD/170/XXIX/2024. “Tentang pimpinan sementara DPRD Kota Makassar berdasarkan Pasal 165 Ayat 1 dan 3 UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 64 Peraturan DPRD Kota Makassar 2018 tentang Tata Tertib,” kata Dahyal. Masing-masing pimpinan sementara tersebut adalah Supratman (Nasdem) dan Andi Suharmika (Golkar) masing-masing sebagai Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar. Pengangkatan keduanya dilakukan berdasarkan surat rekomendasi dari masing-masing pimpinan partai. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin, mengembang amanah ini, demi kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” tegas Supratman usai menerima palu pimpinan DPRD Makassar dari Rudianto Lallo.

Indira Ucapkan Selamat kepada Anggota DPRD Makassar yang Baru Dilantik

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, turut menghadiri Rapat Paripurna Pengumuman DPRD Kota Makassar dalam rangka Pengucapan Sumpah atau Janji Anggota DPRD Kota Makassar untuk masa jabatan 2024-2029. Usai pelantikan Indira Yusuf Ismail ucapkan selamat kepada anggota DPRD Kota Makassar yang baru di lantik. Acara tersebut di gelar di Gedung DPRD Kota Makassar, Senin, (9/09/2024). Indira hadir dan menyaksikan pelantikan anggota DPRD yang akan menjalankan Pengucapan sumpah janji Anggota DPRD di pimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Makassar. Di lanjutkan dengan penyerahan palu sidang secara simbolik kepada Pimpinan pelanjut estafet kepengurusan DPRD Kota Makassar, Supratman. Acara pelantikan ini juga di hadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk anggota Forkopimda Kota Makassar, Ketua Komisi VIII DPR RI, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Wali Kota Makassar, mantan Wali dan Wakil Kota Makassar, Ketua KPU hingga para Ketua Partai. Indira mengucapkan selamat kepada seluruh anggota DPRD Kota Makassar periode 2024-2029. Istri wali Kota Makassar Danny Pomanto ini, pun mengungkapkan harapan yang mendalam bagi para anggota DPRD yang baru di lantik. Indira berharap, para anggota DPRD yang baru dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan komitmen untuk kemajuan Kota Makassar. “PKK sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Makassar pun siap untuk berkolaborasi dalam berbagai program yang memajukan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang pemberdayaan keluarga dan pemberdayaan perempuan,” Kata Indira. Indira juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan PKK dalam mewujudkan berbagai inisiatif sosial dan pembangunan. Indira menggaris bawahi, kolaborasi yang kuat antara DPRD dan PKK akan sangat berpengaruh dalam mencapai tujuan bersama. Yakni menciptakan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Makassar. Dengan di lantiknya anggota DPRD yang baru, Indira berharap agar seluruh pihak pengurus periode ini dapat membawa kemajuan dan perubahan positif bagi Kota Makassar. (*)

Komitmen Terhadap Zakat, Danny Pomanto Lantik 32 Orang UPZ Perusda Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto melantik 32 orang Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tergabung dalam Perusahaan Milik Daerah (Perusda) di Anjungan Pantai Losari, Minggu (8/09/2024). Pelantikan ini dilaksanakan usai menggelar Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah (GMSSB) bersama jajaran OPD, Forkopimda Kota Makassar, Pihak Baznas Kota Makassar dan masyarakat umum. Danny Pomanto sapaan akrab orang nomor satu di Kota Makassar ini mengatakan pembentukan UPZ ini dalam rangka mewujudkan gemar zakat di Kota Makassar. “Hari ini kita melantik UPZ yang tergabung dalam Perusda kota Makassar yakni dari PD Parkir, PD Pasar dan PD Terminal. Hal ini menjadi komitmen Pemkot Makassar untuk terus berzakat,” ucap Danny. Ini salah satu Kebijakan pemerintah dalam menggerakkan ASN dan BUMD untuk berzakat dan berinfak di Baznas. Danny yang juga duta zakat nasional ini mengungkapkan hadirnya UPZ ini yakni bertujuan untuk mengoptimalkan tata kelola zakat dalam melayani pembayaran zakat dari muzakki (pemberi zakat) dan mendistribusikan zakat kepada mustahiq (penerima zakat), sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Danny mengatakan potensi zakat di Kota Makassar ini bisa mencapai Rp1,4 Triliun. Olehnya itu, ia berharap kerja-kerja dari UPZ yang telah dilantik dapat membantu menemukan potensi-potensi zakat yang belum terjamaah. Dibantu dengan RT/RW yang sebelumnya juga telah dilantik menjadi amil perseorangan. “Kalau potensi zakat ini bisa tersentuh Insya Allah masyarakat kota Makassar dapat lebih sejahtera dan penyaluran zakat bisa merata,” ungkapnya. Danny juga menambahkan zakat ini menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam perkuatan keimanan umat yang juga merupakan visi misi Danny Pomanto. “Saya berharap zakat ini menjadi penopang dan penolong agar kita masyarakat kota Makassar tidak mudah terpecah belah antar ummat. Dan Kota kita selalu mendapat perlindungan dari Allah,” harapnya. (*)

Pemkot Makassar Berikan Bonus Tambahan dan Apresiasi kepada Pemenang MTQ XXXIII Tingkat Provinsi Sulsel

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Pemerintah Kota Makassar kembali memberikan bonus puluhan juta sebagai bentuk apresiasi kepada pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Apresiasi ini diberikan langsung Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto kepada tiga pemenang MTQ. Berlangsung setelah perhelatan sholat subuh berjemaah di Anjungan Pantai Losari pada Minggu, (8/9/2024). Ketiga pemenang ini bukan hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga telah menjuarai MTQ Lorong (Romg). MTQ Rong merupakan upaya dari Pemerintah Kota Makassar untuk menjaring bakat-bakat muda dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat Lorong. Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, menyampaikan apresiasinya kepada para pemenang MTQ. Ia mengatakan kemenangan ini dapat memperkuat keimanan ummat kota Makassar. “Kami akan terus mendukung dan memberi ruang kepada generasi muda yang ingin berprestasi dalam bidang apapun termasuk bidang keagamaan terlebih dapat memperkuat keimanan ummat di Kota Makassar,” ujarnya. Danny juga menekankan pentingnya MTQ Lorong (Rong) sebagai sarana pengembangan keagamaan di tingkat lorong. “Ini adalah salah satu bukti suksesnya MTQ Rong, semoga semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan melalui MTQ Rong,” jelasnya Danny mengatakan bonus yang diberikan ini bukan hanya sekadar materi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi para peserta. “Dengan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan para pemenang MTQ tidak hanya menjadi teladan dalam bidang keagamaan, tetapi juga dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk berprestasi,” jelasnya. Diketahui penerima penghargaan diantaranya, Muh. Alam Mubarak, yang berhasil meraih juara 1 pada cabang Tilawah Putra. Ia menerima bonus dengan total Rp 42.500.000. Nur Fahmi sebagai juara 2 pada kategori hafalan 30 juz putri, menerima bonus sebesar Rp 32.500.000 dan Muh. Raihan Maram, yang berhasil meraih juara 3 dalam kategori tafsir Bahasa Indonesia putra, juga mendapatkan bonus sebesar Rp 27.500.000. Bonus ini terdiri dari hadiah MTQ tingkat provinsi, MTQ Lorong (Rong), dan uang saku sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan prestasinya.

Danny Pomanto Berbagi Ilmu Peduli Lingkungan dan Transformasi Digital Bersama GP Ansor Sulsel

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berbagi ilmu pengetahuan dan metode mengenai kepedulian terhadap lingkungan dan transformasi digital di Kota Makassar. Danny Pomanto sapaan akrabnya mengungkapkan perubahan iklim yang terjadi di dunia membuat Pemkot Makassar mendukung upaya dekarbonisasi atau low carbon. Sebaliknya, meningkatkan oksigenasi di Kota Makassar. “Bagaimana mengatasi hal ini? Tentu dengan dekarbonisasi dan oksigenasi. Kita harus bertekad kota ini jadi zero atau low carbon,” kata Danny saat menjadi narasumber pada Diklat Terpadu Lanjutan Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulsel; Makassar, Gowa, Takalar di Balai Diklat Keagamaan Jl Sultan Alauddin, Sabtu, 7 September 2024. Makanya, kata dia, salah satu upaya Pemkot Makassar ialah menjaga eksistensi mangrove terutama di Lantebung. “Kalau pohon membantu dekarbonisasi tetapi kurang menghasilkan oksigen sementara coral sebaliknya. Tetapi mangrove keduanya. Jadi itulah Pemkot Makassar menjaga dan melestarikan mangrove di Lantebung,” katanya. Danny mengungkapkan, kerusakan alam terjadi akibat banyaknya bencana. Seperti bencana populasi, alam hingga hidrometeorologi. Saat ini jumlah populasi makin besar sementara daya tampung hanya 6 miliar manusia. Kondisi itu menyebabkan terjadinya konflik ruang, pangan dam sebagainya. Tidak berhenti di situ, lanjut Danny, bencana tersebut menimbulkan bencana lain, yakni bencana alam hingga menghasilkan perubahan iklim akibat tingginya emisi karbon. “Itulah gambaran dunia sekarang ini,” tekan Danny. Danny juga menjelaskan bahwa konsep Sombere’ dan Smart City mengimplementasikan dekarbonisasi di Kota Makassar. Alhasil, wali kota berlatar pendidikan arsitektur ini diundang berbicara di Singapura dalam World Cities Summit di hadapan ribuan delegasi berbagai negara. Acara yang mengangkat tema Aktivasi Pemuda Dalam Pengembangan dan Transformasi Digital Champaign ini, ujar Danny berkolerasi dengan digitalisasi Pemkot Makassar dalam konsep Sombere’ dan Smart City. “Intinya transformasi digital bukan sekedar aplikasi tetapi harus menjawab persoalan, jadi solusi hidup, efisiensikan hidup. Itulah namanya digitalisasi,” ucapnya. Digitalisasi juga mesti membantu dekarbonisasi atau mengurangi emisi karbon. Itulah kenapa sebagai contoh, Danny memadukan digitalisasi dengan mobil listrik yang low carbon. Sekira ada 47 mobil listrik yang digunakan di program Home Care Dottorota’ Upaya itu sebagai langkah efektivitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terutama mereka yang berada di bawah garis kemiskinan. “Makanya digitalisasi yang benar ialah menjadi solusi banyak problem. Diterima masyarakat, bermanfaat, berdayaguna bukan hanya jadi aplikasi atau qr code,” terangnya. Di akhir acara, wali kota Makassar dua periode ini mengaku sebuah kehormatan bisa berdiri di depan para kader GP Ansor. Dia bilang, para kader tersebut mampu membantu dan bersinergi dengan Pemkot Makassar dalam mewujudkan visi-misinya. “Saya merasakan aura militansi yang luar biasa. Inilah yang dibutuhkan negara kita saat ini,” ungkapnya. ***

Gladi Bersih Pelantikan 50 Anggota DPRD Makassar Terpilih Dipandu Sekwan

Suaraindonesiaku.com, Makassar – DPRD Kota Makassar menggelar gladi bersih pelantikan anggota terpilih periode 2024-2029, Sabtu (7/9/2024). Sekretaris DPRD Makassar, H Dahyal memandu proses kegiatan gladi yang juga dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Makassar. “Alhamdulillah, persiapan pelantikan sudah 90 persen. Gladi ini dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Makassar, yang sangat antusias mengikuti proses bersama anggota DPRD terpilih dan tim pelaksana,” kata Dahyal. Agar pelantikan pada Senin (9/9/2024) berjalan lancar, DPRD Makassar juga menggelar rapat lanjutan dengan petugas lapangan dari berbagai instansi seperti Damkar, BPBD, RS Daya, Dishub, Kepolisian, dan Kodim sore ini. “Sebentar sore ini akan rapat lagi semua petugas lapangan baik itu dari Damkar, BPBD, RS Daya untuk kesehatan, Dishub, Kepolisian dan Kodim,” ungkapnya. Dahyal menegaskan semua pihak terkait akan bekerja sama untuk memastikan kelancaran acara pelantikan. Dalam gladi bersih yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, pengambilan sumpah dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Makassar, Hendri Tobing. (*)

Ketua TP PKK Kota Makassar Beri Dukungan Moril kepada Istri Almarhum Camat Ujung Pandang

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Suasana duka makin menyelimuti kediaman almarhum Camat Ujung Pandang, Syahrial Syamsuri, saat keluarga, kerabat, dan rekan-rekan berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir pada upacara pelepasan jenazah, di rumah duka Jalan Bontonompo, Kecamatan Tamalate, Jumat (6/9/2024). Di antara mereka, hadir Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang memimpin upacara pelepasan jenazah, Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, sejumlah Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Makassar, hingga jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar. Pada kesempatan itu, Indira Yusuf Ismail tampak memberikan perhatian khusus kepada istri almarhum, Andi Khadijah Fira Artilia J. Rifai. Dalam momen yang penuh haru tersebut, Indira terlihat berusaha menenangkan istri almarhum yang tampak sangat terpukul atas kepergian suaminya. Indira merangkul sang istri erat, sambil memberikan kata-kata penghiburan dan dukungan moril. Meskipun suasana sangat berat, kehadiran Indira memberikan secercah kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Sebagai seorang pemimpin TP PKK yang juga sering berinteraksi langsung dengan Ketua TP PKK kecamatan, Indira memahami betul betapa besar kehilangan yang dirasakan oleh istri almarhum. Tak hanya sekadar rekan kerja, hubungan mereka sudah seperti keluarga yang saling mendukung dalam setiap langkah, baik dalam menjalankan tugas organisasi maupun dalam menghadapi cobaan hidup. “Saya tahu ini bukan masa yang mudah, tapi yakinlah bahwa almarhum telah menjalankan tugasnya dengan baik dan dengan sepenuh hati. Kami semua turut berduka dan akan selalu mendukung keluarga,” ujar Indira. Sesaat sebelum pelepasan jenazah, Indira tetap berada di sisi keluarga, memastikan bahwa istri almarhum mendapatkan dukungan yang ia butuhkan. “Di momen seperti ini, dukungan emosional adalah bagian penting dalam menghadapi duka yang mendalam, dan di saat-saat seperti ini, kekuatan dan kebersamaan menjadi hal yang sangat berharga,” pungkas Indira.

Rapat Paripurna Terakhir DPRD Makassar Periode 2019-2024 Sahkan Empat Ranperda

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Masa tugas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar periode 2019-2024 segera berakhir. Anggota dewan terpilih periode 2024-2029 akan dilantik 9 September, mendatang. Di akhir masa jabatannya, DPRD bersama Pemkot Makassar mengesahkan 4 Rencangan Peraturan Daerah (Ranperda) melalui Rapat Paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPDR Makassar, Jumat (6/9/2024) malam. Yakni, Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2024-2043, Ranperda Pengelolaan Limbah B3, Ranperda Pendirian Perusahaan Umum Daerah Terminal Makassar Metro, serta Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Berinvestasi. Penetapan empat Ranperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang mewakili pemerintah kota dan Ketua DPRD Kota Makassar Rusdianto Lallo. Pengesahan empat Ranperda ini menjadi moment paripurna terakhir anggota DPRD Kota Makassar periode 2019-2024. Sebanyak 37 Perda telah disahkan dan disetujui bersama dengan Pemkot Makassar selama lima tahun. Rapat Paripurna ini juga menjadi momentum perpisahan bagi seluruh anggota dewan yang diketuai Rusdianto Lallo bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan seluruh jajaran pemerintah kota. Lima tahun bersama membangun Kota Makassar bukanlah waktu yang singkat. Kolaborasi yang dibangun oleh keduanya membuat Kota Makassar terus tumbuh dan berkembang pesat. Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang selama ini ditunjukkan oleh seluruh anggota dewan di dalam membangun Makassar, begitu banyak kritik dan saran yang diberikan untuk Makassar dua kali tambah baik. “Makassar hari ini sangat disegani di nasional dan sangat diperhitungkan di dunia, itu dikarenakan pemerintahan yang berjalan dengan sangat baik. Pemerintahan itu adalah pemerintah kota dan DPRD Makassar,” kata Danny Pomanto di hadapan seluruh anggota dewan. Kepada anggota dewan yang mengakhiri masa jabatannya, Danny Pomanto juga mengucapkan terima kasih. “Tentunya ini bukanlah akhir dari sebuah hidup. Tapi justru awal bagi kehidupan yang baru,” ucap Danny Pomanto memberikan salam perpisahan. Sementara bagi anggota dewan yang masih diberi amanah, baik di tingkat kota, provinsi, maupun di tingkat DPR-RI merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab yang cukup besar untuk kembali memberi pengabdian yang dua kali tambah baik. “Tentunya ini adalah amanah yang sangat berat karena mengulangi sesuatu apalagi yang dua kali tambah itu juga tidak mudah. Maka izinkan saya menyampaikan kepada teman-teman yang masih duduk selamat menunaikan sebuah amanah yang baru,” tuturnya. Diketahui, Ranperda RTRW telah mengakomodir berbagai perubahan regulasi, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah. Yang mana dalam penyusunannya, dilakukan secara berjenjang dan komplementer sesuai hirarki tata ruang agar tidak terjadi tumpang tindih antara kewenangan pemerintah pusat, provinsi dan kota. Sementara Ranperda Pengelolaan Limbah B3 bertujuan untuk mendapatkan pedoman tata laksana soal teknis pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun yang dihasilkan oleh kegiatan usaha di Kota Makassar. Tata laksana teknis ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang diharapkan dapat mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup melalui pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang diakibatkan Limbah B3. Begitu pun pembentukan Ranperda Perumda Terminal Makassar Metro, yang jika ditetapkan menjadi perda maka ruang untuk melakukan inovasi dalam menjawab tantangan sesuai kebutuhan daerah dapat tercapai. Sehingga nantinya dapat menopang pencapaian pembangunan daerah dan pemenuhan pelayanan publik yang semakin bertambah baik nantinya. Sedangkan Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Berinvestasi meningkatkan minat berinvestasi bagi para pelaku usaha di Kota Makassar yang berdampak pada meningkatnya perekonomian Kota Makassar melalui pembukaan lapangan kerja baru, kemitraan usaha bagi UKM dan lainnya. Juga dalam rangka mewujudkan Makassar Kota Dunia dibutuhkan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan investor melalui suistainable investment atau investasi berkelanjutan. “Keempat Ranperda yang akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) nantinya membutuhkan komitmen dan integritas kita dalam setiap tahap pembetukannya,” tutup Danny Pomanto.