Suara Indonesiaku

Ketua TP PKK Makassar Borong Jajanan UMKM di Makassar Ramadan Fest 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri acara pembukaan Makassar Ramadan Fest (MRF) 2025 yang diselenggarakan di Taman Pakui Sayang, Jalan AP. Pettarani, Rabu (5/03/2025). Festival Ramadan ini diinisiasi oleh Ananaka Project, dengan Bank Papua sebagai sponsor utama, serta didukung oleh sejumlah instansi seperti GO-JEK, PLN, Bussan Auto Finance (BAF), dan MUFIN. Setelah pembukaan resmi MRF 2025, Melinda Aksa menanti waktu berbuka puasa bersama warga Makassar di Taman Pakui Sayang. Sambil menikmati suasana penuh kebersamaan, ia juga mengikuti kajian Islam yang disampaikan oleh Ustaz Iqbal Gunawan. Usai salat magrib, Melinda tidak hanya berbincang dengan pengunjung, tetapi juga menyempatkan diri untuk meninjau tenant UMKM yang berpartisipasi. Melinda melihat langsung berbagai produk kuliner yang disajikan oleh para pelaku UMKM. Ia didampingi Pimpinan Cabang Bank Papua Alexander Iwan, Ustaz Iqbal Gunawan, Ketua KNPI Kota Makassar Bung Baso Muhammad Ikram dan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar Muh Fauzan. Sebelumnya, Melinda bahkan memborong sejumlah jajanan saat waktu berbuka puasa, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap UMKM di bulan Ramadan ini. Melinda menyampaikan apresiasi tingginya terhadap penyelenggaraan MRF 2025, yang menghadirkan sebanyak 48 tenant UMKM kuliner dari total 56 tenant yang terlibat, dengan 8 di antaranya merupakan tenant non-kuliner. Ia mengingatkan betapa pentingnya dukungan terhadap UMKM, yang tidak hanya memberi kontribusi pada perekonomian lokal, tetapi juga menciptakan ikatan yang lebih kuat antarwarga di bulan penuh berkah ini. “Makassar Ramadan Fest ini bukan hanya tempat untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang yang luar biasa untuk membangun silaturahmi, mendukung UMKM, serta berbagi kebahagiaan dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah,” ujar Melinda. Di tempat yang sama, Kepala Cabang Bank Papua, Alexander Iwan, mengungkapkan bahwa MRF diselenggarakan untuk memeriahkan bulan Ramadan dengan menghadirkan beragam kuliner khas dari UMKM Makassar. Ia menambahkan, festival ini akan berlangsung mulai hari ini hingga 24 Maret 2025. Selain jajanan, setiap malam pengunjung juga dapat menikmati berbagai hiburan dan kompetisi yang melibatkan anak muda Makassar, seperti stand-up comedy, live music, live podcast, dan kultum. “Semoga Makassar Ramadan Fest dapat berlangsung lancar hingga 24 Maret nanti, memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak, terutama UMKM yang terlibat,” harap Alexander.(*)

Wakil Wali Kota Makassar Silaturahmi dan Salat Tarawih Bersama Jamaah Jami Al Muamalah

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melaksanakan salat Tarawih bersama jamaah Jami Al Muamalah di Masjid Besar Al-Muamalah, BTP Blok L, Rabu (5/3/2025). Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk bersinergi dengan masyarakat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi guna menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. “Mari pererat silaturahmi, bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, saatnya saling peduli dan berbagi,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Ia juga mengingatkan bahwa kemuliaan kota terwujud dari kemuliaan warganya. “Mulia masyarakatnya, mulia kotanya,” tambahnya. Acara ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Prof. Dr. H. Lebba, S.Ag., M.Si., yang menekankan pentingnya silaturahmi dalam kehidupan. “Kita hidup sementara, yang terpenting adalah akhirat. Maka, jagalah silaturahmi. Rajin-rajinlah mempererat silaturahmi di bulan Ramadan, insyaallah diberi panjang umur. Serta, salatlah agar selamat di dunia dan akhirat,” pesan Ustaz Lebba. Turut hadir dalam silaturahmi ini Ketua Yayasan Al Falaq, Dr dr Husain Umar, Ketua Umum Mesjid Besar Al Muamalah, Ir H Sukardi Haseng, Wali Kota Makassar periode 2004-2014, Ilham Arief Sirajuddin, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Fathur Rahim, serta Staf Ahli III Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Aryati Puspasari Abadi, dan beberapa Kepala OPD Lingkup Pemkot Makassar, Camat Tamalanrea, dan Lurah se Kecamatan Tamalanrea. Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus mempererat hubungan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.

Hangatnya Kebersamaan di Masjid Jabal Nur bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Masjid Jabal Nur Bontoa, Kelurahan Parangloe, saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara buka puasa bersama, Rabu (05/03/25). Acara ini bukan sekadar buka puasa, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat dalam nuansa Ramadan yang penuh berkah. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, tiba lebih dahulu di lokasi. Kehadirannya langsung disambut antusias oleh warga yang berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama. Aura kebersamaan begitu terasa, mencerminkan kedekatan yang telah terjalin antara pemimpin dan masyarakat. Tak lama berselang, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, atau yang akrab disapa Pak Appi, tiba di lokasi. Sambutan meriah kembali menggema, menandakan betapa masyarakat Makassar merasa dekat dengan pemimpinnya. Warga berdesakan untuk berjabat tangan dan mengabadikan momen bersama. Dalam kesempatan ini, Munafri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. “Kami ingin Ramadan ini menjadi momen mempererat silaturahmi, bersama masyarakat menjaga kerukunan antar warga, dengan dukungan dari seluruh stakholder, camat, lurah,” ujarnya. Selain Wali Kota dan Wakil Wali Kota, acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Makassar periode 2004–2014, Dr. H. Ilham Arief Sirajuddin, Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Adnan, serta sejumlah pejabat SKPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Ratusan warga yang hadir semakin menambah semaraknya acara ini. Tak berselang lama, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham berpamitan lebih dahulu untuk melanjutkan agenda lainnya. Buka puasa bersama ini bukan sekadar ajang makan bersama, tetapi simbol persatuan dan kepedulian yang semakin memperkuat hubungan antara pemimpin dan masyarakat Kota Makassar.

PC IMM Makassar Timur Komitmen Tingkatkan Kesehatan Warga, Kolaborasi Bareng BPJS Kesehatan

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Makassar Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan warga kampung binaan mereka, Rabu (26/02/2025) Kegiatan ini dilaksanakan di kampung binaan PC IMM Makassar Timur yaitu kompleks eks kusta di RT 02/RW 02 Tamalanrea, sebagai upaya IMM untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Dalam acara tersebut, PC IMM Makassar Timur juga berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan. Kegiatan yang dilaksanan berupa sosialisasi tentang pentingnya program Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS Kesehatan menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang disediakan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa kegiatan PC IMM Makassar Timur untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang ada di kampung binaan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis yang telah dilakukan beberapa saat sebelumnya. Menurut Fadel Muhammad selaku Ketua Bidang Kesehatan, Sosial, dan Pemberdayaan Masyarakat PC IMM Makassar Timur, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kepedulian IMM terhadap masyarakat sekitar. “Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai mahasiswa untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat,” ungkapnya “Kolaborasi bersama BPJS Kesehatan ini sangat penting, sebagai bukti komitmen kami. Sebelumnya kami sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis pada warga kampung binaan kami, dan kali ini kami melanjutkan dengan kolaborasi bersama BPJS Kesehatan terkait jaminan kesehatan nasional untuk warga kampung binaan kami,” lanjutnya. BPJS Kesehatan turut memberikan edukasi kepada warga terkait manfaat dari menjadi peserta BPJS, siapa saja yang berhak menjadi penerima bantuan oleh pemerintah, serta bagaimana prosedur pendaftaran dan layanan kesehatan yang bisa diakses melalui program tersebut. Acara ini juga mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Beberapa di antaranya mengungkapkan bahwa ini pertanda BPJS peduli dengan masyarakat sehingga turun langsung ke masyarakat. “Untuk pendekatan ke masyarakat sudah bagus, artinya BPJS Kesehatan sudah siap turun langsung ke masyarakat untuk bisa langsung meberikan sosialisai terkait manfaat yg di dapat kalo ikut BPJS,” ujar Irwan, salah seorang warga yang hadir. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi organisasi mahasiswa lainnya untuk lebih peka terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, serta mendorong kolaborasi yang positif antara organisasi, pemerintah, dan lembaga terkait. PC IMM Makassar Timur berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan

Wali Kota Makassar Tekankan Kajian Detail dalam Mendorong Optimalisasi RDTR

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Makassar diharapkan menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan yang terencana dan berkelanjutan. RDTR dinilai memiliki peran penting dalam menentukan arah pengembangan wilayah, terutama sebagai dasar dalam menarik investasi. Hal ini disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai mendengarkan pemaparan materi Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar dari Dinas Penataan Ruang (Distaru), di Balai Kota Makassar, Rabu (5/3/2025). Munafri menekankan pentingnya memaksimalkan RDTR sebagai landasan investasi di Kota Makassar. Dia merujuk pada arahan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) yang meminta agar rancangan tersebut menjadi dasar yang jelas dalam menarik minat investor. “Jadi RDTR adalah persoalan penting, sesuai dengan arahan dari Menteri Agraria, supaya rancangan detail ini menjadi dasar untuk orang berinvestasi,” ujarnya. Lebih lanjut, Munafri menyoroti perlunya kajian mendalam sebelum implementasi RDTR. Dia mengingatkan bahwa penempatan kawasan dalam RDTR bersifat permanen dan tidak dapat diubah setelah berjalan. “Jadi menurut saya ini harus dimaksimalkan, tapi yang paling penting adalah kajian-kajian detailnya harus jalan supaya kita tidak salah tempat, karena kalau ini sudah jalan nggak bisa diubah lagi,” kata Munafri. Aspek lingkungan dan budaya juga menjadi perhatian dalam penyusunan RDTR. Dia menegaskan pentingnya mempertahankan jalur hijau serta memperhatikan potensi kawasan cagar budaya agar tidak sembarangan dibangun. “Kita harus memperhatikan yang namanya lingkungan, budaya, jangan nanti bilang bisa dibangun hotel, dibangun apa, ternyata itu cagar budaya,” tuturnya. Munafri berharap RDTR yang disusun dapat menjadi pedoman pembangunan yang terarah, tanpa menimbulkan kesan semrawut di masa depan. Dia menekankan agar pengembangan wilayah baru tetap sejalan dengan prinsip perencanaan yang baik. “Ini menurut saya perlu jadi perhatian kita supaya Makassar ini benar-benar dibangun dengan sebuah sistem perencanaan yang baik. Tidak tiba-tiba muncul gedung ini, hotel itu. Tidak boleh begitu, semrawut,” pungkasnya.

Wali Kota Makassar Panggil 9 Plt Kepala OPD, Bahas Laporan dan Percepatan Program Kerja

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memanggil sembilan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru ditunjuk untuk menggelar rapat koordinasi bersama di Balai Kota Makassar, Rabu (5/03/2025). Mereka yang dipanggil yakni Plt Kepala Dinas Pendidikan Andi Bukti Djufri, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Muh. Mario Said, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Andi Irwan Bangsawan, Plt Kepala Satpol PP Fathur Rahim. Kemudian Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) A. Muh. Yasir, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Aryati Puspasari Abady, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ferdy Mochtar, Plt Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Nur Kamarul Zaman, serta Plt Camat Ujung Pandang Armin Paera. Dalam rapat tersebut, Munafri meminta laporan terkini dari masing-masing Plt terkait kondisi internal OPD, program kerja yang telah berjalan, serta hambatan yang dihadapi. Setiap Plt juga diminta memberikan gambaran perencanaan program dalam jangka pendek yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Makassar. Dinas Pendidikan menjadi OPD pertama yang memberikan laporan. Plt Kepala Dinas Pendidikan, Andi Bukti Djufri, memaparkan sejumlah persoalan internal yang perlu segera diselesaikan, salah satunya adalah kekosongan di beberapa posisi jabatan struktural. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), A. Muh. Yasir, melaporkan progres revitalisasi Lapangan Karebosi. Munafri menekankan pentingnya percepatan pembangunan tersebut, mengingat Karebosi merupakan ruang publik yang sangat vital bagi masyarakat Makassar. “Pembangunan Karebosi wajib dilanjutkan. Tidak bisa tidak. Jangan jadi proyek mangkrak. Kita mau secepatnya ini jalan. Kita anggarkan dan selesaikan. Kita mau proyek ini kita jalankan sesuai aturan yang berlaku. Kasihan masyarakat bingung space public-nya di mana mau dipakai,” tegas Munafri. Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ferdy Mochtar, melaporkan bahwa saat ini pihaknya tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait retribusi sampah gratis untuk masyarakat tertentu. Penyusunan regulasi ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah. Sementara itu, Plt Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan, Nur Kamarul Zaman, juga melaporkan sejumlah kondisi Perusahaan Daerah (Perusda). Adapun Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Andi Irwan Bangsawan, melaporkan upaya penanganan stunting hingga persoalan yang dialami kader KB. “Ini yang perlu diperhatikan. Kita perlu membangun pola baru untuk memastikan persoalan yang ada di sana bisa diselesaikan,” jelas Munafri. Di tempat yang sama, laporan positif disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Aryati Puspasari Abady, yang menyebutkan bahwa indeks ketahanan pangan Makassar saat ini berada di peringkat pertama se-Sulawesi Selatan. Bahkan, indeks tersebut lebih tinggi dibandingkan indeks ketahanan pangan tingkat provinsi. Munafri menyambut baik capaian tersebut dan meminta Dinas Ketahanan Pangan agar memperkuat kolaborasi lintas OPD untuk mempertahankan prestasi ini. “Itu harus dijaga. Saya berharap Dinas Ketahanan Pangan bisa kolaborasi dengan Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan. Karena banyak yang bisa kita lakukan di situ,” pungkasnya. Melalui rapat koordinasi ini, Munafri ingin memastikan roda pemerintahan di Kota Makassar berjalan optimal di bawah kepemimpinannya.(*)

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Sidang Promosi Doktor Inspektur Daerah Kota Makassar di Unhas

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menghadiri sidang promosi doktor A. Asma Zulistia Ekayanti, yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Daerah Kota Makassar, pada Selasa (4/3/2025). Sidang berlangsung di Auditorium Prof. Dr. Basri Hasanuddin, MA, Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin (Unhas). Dalam sidang tersebut, A. Asma Zulistia Ekayanti mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Inovasi Model Auditor Untuk Mendeteksi Fraud (Studi pada Inspektorat Kota Makassar)”. Tim promotor dalam sidang ini terdiri atas Prof. Dr. Arifuddin, S.E., Ak., M.Si, CA, sebagai promotor utama, serta Prof. Dr. Mursalim Nohong, S.E., M.Si, sebagai ko-promotor. Sementara penguji eksternal adalah Dr. Dororthy Routy Haratua Pandjaltan, S.E., M.Si, serta tiga penguji internal yakni Prof. Dr. Abdul Rahman Kadir, S.E., M.Si, Prof. Dr. Muhammad Yunus Amar, S.E., M.T, dan Dr. Anas Iswanto Anwar, S.E., M.A. Sidang promosi doktor ini dihadiri pula oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, serta beberapa pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar. Penelitian ini berfokus pada pengembangan model inovatif dalam audit guna meningkatkan efektivitas deteksi kecurangan di lingkungan pemerintahan daerah. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian akademik yang diraih oleh Asma Zulistia. Menurutnya, kehadiran pejabat daerah yang memiliki kualifikasi akademik tinggi akan semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. “Dengan adanya inovasi model auditor ini, kami berharap kinerja pengawasan di lingkungan pemerintah daerah semakin baik dan dapat mencegah berbagai bentuk penyimpangan,” ujarnya. Gelar doktor ini diharapkan dapat semakin memperkuat perannya dalam membangun sistem pengawasan yang lebih baik di Kota Makassar, serta menjadi inspirasi bagi para pejabat daerah lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalisme mereka.

Direktur Utama RS Unhas Hadir Sebagai Narasumber FGD Pengelolaan RS Universitas Udayana

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) diundang menjadi Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Rumah Sakit Universitas Udayana (RS UNUD). FGD Pengelolaan RS UNUD tersebut berlangsung pada Senin, 3 Maret 2025, di Denpasar, Bali. Hadir sebagai Narasumber dari RS Unhas yakni Direktur Utama (Dirut) RS Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., Sp.M (K) Selain RS Unhas, pihak RS UNUD juga mengundang pihak RS Universitas Indonesia (UI) dan RS Universitas Sebelas Maret (UNS). Direktur Utama (Dirut) RS Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., Sp.M (K) mengungkapkan rasa syukurnya lantaran RS Unhas dipercaya menjadi Narasumber untuk FGD terkait pengelolaan RS UNUD. “Alhamdulillah RS Unhas bersama-sama dengan RS UI dan RS UNS diundang menjadi narasumber dalam FGD Pengelolaan RS UNUD, di Denpasar 3 Maret 2025,” ungkap Dirut RS Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., Sp.M (K). Adapun dari RS UI yang hadir sebagai narasumber di FGD tersebut, yakni Dr. dr. Astuti Giantini, SpPK (K), MPH selaku Dirut RS UI Periode 2020-2024. Sementara Narasumber dari RS UNS, yakni Prof.dr. Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, PhD, FISQua selaku Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS Periode 2020-2024. FGD Pengelolaan RS UNUD ini juga turut dihadiri oleh Rektor UNUD Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST, PhD beserta seluruh wakil rektor, Dekan FK Unud Prof. Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes beserta para wakil dekan, Dirut RS Unud Prof.Dr.dr. Dewa Putu Gede Purwa Samatra, SpN(K) beserta seluruh direksi RS Unud, Ketua Tim Pengkajian Pengelolaan RS UNUD Prof. Dr. dr. Anak Agung Wiradewi, SpPK(K), dan segenap civitas UNUD. Sebelumnya, RS Unhas sukses meraih Akreditasi A dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan Bidang Kesehatan. “Suratnya baru saja kami terima, ditandatangani langsung oleh Dirjen Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes,” kata Dirut RS Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., Sp.M (K), Kamis, 20 Februari 2025. Selain peningkatan akreditasi, tahun 2024 juga menjadi periode pertumbuhan bagi RS Unhas dengan diresmikannya empat layanan baru, yaitu Poli Obesitas, Okupasi Terapi, Alergi Imunologi Anak, dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Kunjungan pasien pun mengalami peningkatan dengan total 157.303 pasien, terdiri dari 138.011 pasien rawat jalan, 9.521 pasien rawat inap, dan 9.771 kunjungan IGD. Tingkat kepuasan pasien mencapai 83,54%, melampaui standar nasional sebesar 80%. Dari segi keuangan, pendapatan rumah sakit tahun 2024 mencapai Rp 145,8 miliar, dengan sumber terbesar berasal dari pasien BPJS, umum, korporasi, asuransi, serta diklat dan lainnya.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Paparkan Visi Misi Periode 2025-2030

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan visi dan misinya dalam memimpin Kota Makassar bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham dalam periode 2025-2030. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna Pengumuman Pidato Penyampaian Visi dan Misi Wali Kota Makassar Masa Jabatan 2025-2030, di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Makassar pada Senin (3/03/2025). Dalam pemaparannya, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan pembangunan berkelanjutan dan terintegrasi akan menjadi prioritas utama dalam lima tahun ke depan, terutama keselarasan antara program pembangunan Kota Makassar dengan nasional. “Dengan dilantiknya kami, pembangunan berkelanjutan dan terintegrasi bagi Kota Makassar menjadi perhatian utama. Kami ingin memastikan bahwa semua program pembangunan selaras dengan agenda besar pembangunan nasional,” ujarnya. Sebagai bagian dari rencana kepemimpinannya, Munafri memperkenalkan visi MULIA, yakni membawa Makassar menjadi kota yang Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan yang dijabarkan dalam empat pilar yakni ; 1. Pilar Unggul, menunjukkan komitmen MULIA untuk menjadikan Makassar sebagai Kota yang maju dalam beberapa aspek seperti pendidikan, ekonomi, infrastruktur dan layanan publik. Ini berarti MULIA berusaha menjadikan Kota Makassar terbaik dalam inovasi, efesiensi, dan kualitas hidup. 2. Pilar Inklusif, menggambarkan upaya MULIA untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat terlibat dan mendapatkan manfaat dari pembangunan kota Makassar dengan upaya penciptaan kesempatan yang setara bagi semua warga, mengurangi ketimpangan sosial dan mempromosikan partisipasi aktif dari berbagai kelompok dalam pengambilan keputusan dan perencanan kota. 3. Pilar Aman, menggambarkan MULIA berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk seluruh masyarakat yang mencakup penurunan tingkat kriminalitas, penguatan sistem keamanan serta peningkatan kualitas layanan darurat dan keselamatan publik. 4. Pilar Berkelanjutan, menunjukkan komitmen MULIA terhadap prinsip pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan dan penggunaan sumber daya secara efesien. Ini termasuk inisiatif untuk mengurangi dampak lingkungan, melestarikan sumber daya alam dan mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan. Menurut Munafri, visi ini mencerminkan tekad kepemimpinannya untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang berkembang pesat, namun tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat, keberagaman, keamanan, serta keberlanjutan lingkungan. Lebih lanjut, Munafri mengatakan visi MULIA kemudian dirumuskan ke dalam misi dengan mengurai upaya-upaya yang harus dilakukan sebagai Agenda Prioritas Pembangunan Daerah. Adapun 7 (tujuh) Misi yaitu: 1. Meningkatkan daya saing ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan khususnya masyarakat pesisir dan pulau. 2. Meningkatkan kualitas layanan dasar bidang pendidikan dan kesehatan secara merata. 3. Mewujudkan pembangunan infrastruktur dan tata ruang kota yang berkeadilan dan ramah lingkungan. 4. Mengembangkan pusat inovasi dan seni budaya serta pariwisata. 5. Mewujudkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdaya saing. 6. Meningkatkan akses pelayanan dan perlindungan perempuan, anak dan penyandang disabilitas serta pembangunan kepemudaan. 7. Menegakkan ketertiban umum dan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana. Lanjutnya, program unggulan untuk masyarakat dalam menjalankan misi tersebut, Munafri mengatakan menyiapkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Program-program tersebut dikenal sebagai 7 jalan pengabdian Mulia : 1. Gratis Seragam Sekolah; 2. Gratis Iuran Sampah; 3. Gratis Pemasangan Instalasi Air Bersih; 4. Pembangunan Stadion bertaraf Internasional; 5. MULIA Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial); 6. Makassar Super Apps; 7. Makassar Creative Hub di setiap Kecamatan. Munafri optimistis bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat, Makassar dapat mencapai visi MULIA yang lebih maju dan sejahtera. “Kini saatnya kita melangkah dengan penuh optimisme. Mari bersama kita wujudkan perubahan menuju Makassar yang lebih baik, lebih maju, dan lebih hebat dalam segala aspek kehidupan,” katanya.(*)

Sertijab Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin Terima Estafet Kepemimpinan dari Danny Pomanto

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Estafet kepemimpinan Kota Makassar resmi berganti. Munafri Arifuddin menerima memori jabatan dari Wali Kota Makassar masa jabatan 2021-2025, Moh Ramdhan Pomanto. Penyerahan memori jabatan itu dilakukan dalam prosesi serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Senin (3/03/2025). Prosesi sertijab berlangsung khidmat, disaksikan jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya. Danny Pomanto menyerahkan dokumen memori jabatan kepada Munafri yang menandai berakhirnya dua periode kepemimpinannya. Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama wakilnya, Aliyah Mustika Ilham, secara simbolis menerima memori jabatan yang menandai dimulainya masa kepemimpinan baru di Kota Makassar untuk periode 2025-2030. Usai prosesi sertijab, agenda dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar. Dalam kesempatan itu, Munafri Arifuddin menyampaikan visi dan misi MULIA yang akan menjadi pijakan pembangunan Kota Makassar selama lima tahun ke depan. Dalam momentum Rapat Paripurna itu juga Munafri menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada sosok Danny Pomanto, yang dinilai telah mendedikasikan diri sepenuhnya bagi kemajuan Kota Makassar. Dedikasi yang ditunjukkan tak hanya tercermin dari kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga dari tenaga, pikiran, dan waktu yang dicurahkan demi membawa Makassar bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Atas nama Pemerintah Kota Makassar menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto, Wali Kota Makassar Periode Tahun 2021-2025, yang telah berdedikasi, mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu dalam membangun Kota Makassar dalam kancah nasional dan internasional,” ujar Munafri. Munafri berharap, komitmen yang telah ditanamkan diharapkan menjadi estafet bagi masa pemerintahan selanjutnya, khususnya pada era kepemimpinan MULIA. “Tentunya apa yang dikerjakan selama kepemimpinan Bapak Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto akan menjadi tongkat estafet, catatan penting atas keberlanjutan pada masa pemerintahan MULIA. Semoga apa yang dikerjakan selama memimpin Kota Makassar menjadi amal jariyah bagi Bapak Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto beserta keluarga,” pungkasnya.(*)