Pjs Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Fasilitasi dan Distribusi Logistik Pilkada 2024

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Fasilitasi dan Pengamanan Distribusi Logistik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Rakor tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Makassar, Ketua Bawaslu Kota Makassar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, serta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta para camat dan lurah. Rakor ini berlangsung di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, pada Jumat, (22/11/2024). Dalam arahannya, Andi Arwin Azis menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam memastikan distribusi logistik pemilu berjalan lancar, aman, dan tepat waktu. “Rakor ini bertujuan memastikan seluruh tahapan distribusi logistik terlaksana dengan baik. Kolaborasi antara KPU, Bawaslu, Forkopimda, serta jajaran pemerintah kota menjadi kunci utama,” ujar Arwin. Pada kesempatan ini, Ketua KPU Kota Makassar, Muhammad Yasir Arafat dalam laporannya menyampaikan kesiapan penyelenggaraan Pilkada serentak, yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024. “Kami telah melaksanakan persiapan dan penyelenggaraan sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024, tahapan dan jadwal pilkada telah direncanakan secara matang,” jelasnya Ia mengungkapkan saat ini Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) telah menyiapkan gudang logistik di masing-masing kecamatannya. “Gudang ini disiapkan untuk memastikan seluruh kebutuhan logistik pemilu dapat dikelola dan didistribusikan dengan baik ke setiap TPS di wilayah kecamatan tersebut,” jelasnya. Lebih lanjut, Ia menjelaskan alur distribusi logistik dimulai dari Gudang KPU Kota Makassar di Jalan Borong. Dari sana, logistik akan didistribusikan ke gudang setiap kecamatan. “Pendistribusian dari gudang pusat ke gudang setiap kecamatan melalui kendaraan pihak ketiga yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia,” jelasnya. Lanjutnya, distribusi awal akan dimulai pada 23 November 2024 untuk lima kecamatan dengan DPT terbesar, yakni Biringkanaya, Tamalate, Rappocini, Panakukang, dan Makassar. “Distribusi ke wilayah kepulauan di Kecamatan Sangkarrang dijadwalkan pada 24 November 2024. Logistik akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Paotere sebelum melanjutkan pendistribusian ke kecamatan lain pada hari yang sama,” tambahnya. Ia juga menyebutkan penguncian kotak suara untuk lima kecamatan pertama telah selesai dilakukan. Proses ini dilakukan secara cermat untuk memastikan kesesuaian seluruh item logistik. Dalam rapat tersebut, Andi Arwin Azis menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kelancaran Pilkada. “Kami akan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan armada pemadam kebakaran di setiap gudang kecamatan, serta Satpol PP Kota Makassar siap membantu pengamanan selama proses pemilu berlangsung,” jelasnya. Ia juga berkomitmen memprioritaskan pengamanan distribusi logistik di wilayah kepulauan. “Tidak hanya memastikan ketepatan waktu, tetapi juga keamanan distribusi di kepulauan menjadi perhatian utama kami, mengingat cuaca saat ini kurang pasti,” tambahnya. Untuk itu, Ia mengajak semua pihak untuk mengawal keamanan dan kelancaran Pilkada 2024. “Koordinasi dan kolaborasi menjadi kata kunci. Mari bersama-sama menjaga semangat demokrasi ini tetap berjalan baik,” katanya. Melalui Rakor ini, diharapkan terjalin dukungan penuh dari berbagai pihak diharapkan mampu menjaga integritas dan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi ini.
RSP Unhas Menyelenggarakan Pembimbingan Akreditasi Institusi Penyelenggara Pelatihan

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RSP Unhas) menggelar kegiatan Pembimbingan Akreditasi Institusi Penyelenggara Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis, 20 – 21 November 2024. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan institusi dalam memenuhi standar akreditasi. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. dr. Andi Indahwaty Sidin, MHSM, selaku Direktur Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, dan SDM RSP Unhas. Dalam sambutannya, Prof. Andi Indahwaty menyampaikan pentingnya proses pembimbingan ini agar RS Unhas dapat memenuhi seluruh standar yang ditetapkan pada buku pedoman akreditasi institusi dan dapat mengajukan pelaksanaan survey akreditasi institusi penyelenggara pelatihan dengan target A pada Kemenkes RI pada Tahun ini. “Pembimbingan ini adalah langkah strategis bagi RSP Unhas untuk terus meningkatkan kapasitas dalam menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas sesuai standar mutu dari Kemenkes RI dan tentunya relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan,” ungkapnya. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yang ditugaskan oleh Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan yakni Ibu Liliek Dias Kuswandari, SKM, M.Pd, dan R.R Kuswardhani, SH., MAP. Keduanya merupakan asesor akreditasi institusi pelatihan yang berpengalaman dalam memberikan bimbingan dan evaluasi kepada institusi pelatihan. Peserta kegiatan meliputi: a. Tim Pengendali Mutu Internal, b. Tim Penjaminan Mutu Internal, c. Tim Pengendali Pelatihan, dan d. Tim Task Force Akreditasi Institusi Penyelenggara Pelatihan. Pembimbingan ini mencakup dua komponen utama, yaitu: 1. Komponen Administrasi, Manajemen, dan Penunjang Pelatihan: mencakup pengelolaan dokumen, standar operasional prosedur (SOP), serta fasilitas pendukung. 2. Komponen Pelayanan Pelatihan: meliputi penyusunan kurikulum berbasis kompetensi, evaluasi pelatihan, serta optimalisasi proses pembelajaran. Harapan dan Komitmen Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis, 21 November 2024 ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas RSP Unhas sebagai institusi penyelenggara pelatihan yang berstandar nasional dan internasional. Dengan adanya pembimbingan ini, RSP Unhas terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi rumah sakit pendidikan terdepan yang dapat menyelenggarakan pelatihan terakreditasi bagi tenaga Kesehatan di seluruh Indonesia khususnya pada Kawasan Indonesia Timur. Hal ini merupakan pengejawantahan misi RSP Unhas untuk menghasilkan tenaga Kesehatan yang profesional
Hari Terakhir Andi Arwin Azis sebagai Pjs Wali Kota Makassar Ditutup dengan Penuh Kebersamaan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Andi Arwin Azis mengakhiri tugasnya selama dua bulan sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar dengan mengadakan senam pagi bersama dan apel dengan jajaran Pemerintah Kota Makassar di halaman Balaikota pada Jumat, (22/11/2024). Ratusan pegawai hadir ikut senam bersama dan mendengar sambutan terakhir Andi Arwin Azis sebagai memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang telah memberikan banyak kontribusi selama 2 bulan masa jabatannya. Dalam sambutannya, Andi Arwin mengatakan kegiatan ini adalah wujud rasa syukur dan simbol kebersamaan dalam momentum perpisahannya. “Saya ingin mengakhiri pengabdian saya seperti saat saya memulainya, yaitu dengan penuh rasa kebersamaan,” ungkapnya. Lebih lanjut, Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, tidak hanya di level pimpinan, tetapi juga hingga tingkat pelaksana. “Kita adalah keluarga besar Pemerintah Kota Makassar. Jagalah semangat kekeluargaan ini dan hindari menabur kebencian dalam bekerja,” katanya. Andi Arwin juga mengapresiasi kinerja jajaran Pemerintah Kota Makassar yang telah mendukung berbagai inisiatif selama masa jabatannya yakni program “Sabtu Bersih” sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. “Gerakan kecil ini mungkin dianggap sepele, tetapi dampaknya sangat dirasakan masyarakat, terutama dalam mengurangi genangan air di beberapa wilayah,” tuturnya. Ia juga mengaku legah dengan adanya laporan masyarakat bahwa wilayahnya tidak lagi tergenang atau banjir, setelah dilakukan pembersihan drainase melalui program Sabtu Bersih. “Saya mendapatkan laporan di beberapa lokasi wilayah di Kota Makassar bahwa sejak hadirnya diisi pembersihan saluran drenase, yang dulunya hujan turun beberapa menit saja itu sudah terjadi genangan atau banjir,” katanya. Menurutnya, kegiatan Sabtu Bersih dan Senam Bersama yang dicanangkannya, merupakan upaya untuk menguatkan kebersamaan di tengah hiruk pikuk jelang Pilkada. “Kegiatan olahraga hari ini, saya sengaja laksanakan tujuannya membangun kebersamaan kita semua di tengah hiruk pikuk Pilkada saat ini. Di antara semua yang hadir ini tidak sama pilihannya, saya percaya membangun kebersamaan di tengah perbedaan ini sangat penting,” ujarnya. Mengakhiri pidatonya, dengan penuh haru Andi Arwin menyampaikan permohonan maaf dengan penuh kerendahan hati kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar. “Saya dan keluarga memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Jika ada hal baik yang telah saya lakukan, kiranya dapat diteruskan. Sebaliknya, kekurangan yang ada mohon dimaafkan,” ujarnya. Ia berharap semangat kebersamaan yang telah dibangun dapat terus dipertahankan oleh jajaran Pemkot Makassar bersama pemimpin ke depannya. Diketahui, masa jabatan Andi Arwin Azis sebagai Pjs Wali Kota Makassar resmi berakhir pada 23 November 2024. Selama dua bulan masa tugasnya, ia menggantikan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, yang sedang cuti untuk mengikuti Pilkada 2024.
Kiai Sudirman Jatuhkan Dukungan ke INIMI DIA di Pilkada 27 November Mendatang

Suaraindonesiku.com, MAKASSAR – Ulama kharismatik Muhammadiyah Makassar, Kiai Sudirman menjatuhkan dukungan ke pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Danny Pomanto-Azhar Arsyad dan pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar, Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi A. Uskara di Pilkada Serentak 27 November mendatang. Dukungan ini disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar itu dalam acara Pengajian dan Deklarasi Dukungan GARDA 1912 di kediaman Danny Pomanto, Jalan Amirullah, Kamis (21/11/2024). GARDA 1912 ini merupakan jaringan pimpinan, warga dan simpatisan Muhammadiyah yang terbentuk untuk mendukung pasangan INIMI DIA di Pilkada Serentak 2024. “Setelah sekian lama saya pelajari dan pertimbangkan dengan seksama, saya bismillah untuk menjatuhkan dukungan ke Bapak Danny-Azhar dan Ibu Indira-Ilham di Pilkada nanti,” kata Kiai Sudirman. Founder Lembaga Tajdidul Iman menegaskan pilihannya ini berdasarkan pertimbangan yang matang dengan melihat visi misi, komitmen dan prestasi serta pengalaman Danny Pomanto dalam memimpin Kota Makassar. Ia menyebut, selama 10 tahun memimpin Kota Makassar, Danny menunjukkan ideologi dan komitmen yang besar terhadap pengembangan umat. “Saya akhirnya memilih sebagai pemilih ideologis, tidak ikut-ikutan. Karena Pak Danny ini sudah teruji selama dua periode. Kebaikan yang ada sekarang tidak boleh berhenti di Makassar. Harus dilanjutkan dan diperluas di tingkat Sulsel,” jelas Kiai Sudirman. Ia pun mengimbau agar masyarakat dan umat Islam pada khususnya untuk menggunakan hak pilih mereka dengan memilih pemimpin yang berkomitmen menghadirkan kebaikan untuk semua. Menurut Kiai Sudirman, berpolitik itu bisa jadi ibadah, asal disalurkan dengan benar. “Jangan alergi dengan politik. Tidak boleh kita memisahkan Islam dengan politik. Berpandangan bahwa kita para ulama ini hanya perlu mengurus umat saja adalah pandangan yang keliru. Sebab, dakwah ini juga akan berkembang jika mendapatkan dukungan pemerintah,” kata Kiai Sudirman. Calon Gubernur Sulsel nomor urut 1, Danny Pomanto mengaku bersyukur atas dukungan Kiai Sudirman dan jaringan warga Muhammadiyah ini. Menurut dia, dukungan Muhammadiyah selama ini sangat penting dalam perjalanan kepemimpinannya di Kota Makassar. “Saya perlu sampaikan bahwa Muhammadiyah memang andalan saya selama ini. Makanya saya bersyukur dukungan ini hadir untuk memantapkan kemenangan kita di 27 November mendatang,” katanya. Danny mengajak agar warga Muhammadiyah dan Aisyiyah tidak salah memilih pemimpin di Pilkada nanti. Sebab, Pilkada harus dimaknai sebagai momentum merubah nasib masyarakat, umat, dan bangsa. Syaratnya, dengan mencoblos pasangan INIMI DIA di bilik suara. “Percuma kita berpilkada kalau tidak mengubah nasib kita. Makanya, jangan salah coblos. Kalau salah coblos, kita bakal merugi. Salah coblos, kita bisa-bisa mundur lagi,” tuturnya. Deklarasi dukungan GARDA 1912 ini sendiri dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar Ramli Haba, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar Kiai Mujahid Abd. Djabbar, pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Makassar, sejumlah Pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah se-Kota Makassar, dan simpatisan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Makassar.(*)
Bapenda Makassar Hadiri Rapat Harmonisasi Produk Hukum Daerah di KemenkumHAM Sulsel

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar (Bapenda) turut serta dalam Rapat Pengharmonisasian, Pembulatan dan Pemantapan Konsepsi Rancangan Peraturan Daerah yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Senin (18/11/2024). Kegiatan ini menjadi forum penting untuk membahas dan menyelaraskan berbagai rancangan peraturan daerah yang tengah disusun oleh Pemerintah Kota Makassar. Kepala Bidang Koordinasi, Pengawasan dan Perencanaan Bapenda Makassar, Andi Reza Nugraha, hadir dalam rapat tersebut mewakili instansinya. “Kehadiran Bapenda Makassar dalam forum ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam memastikan setiap peraturan daerah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan di Kota Makassar,” ucap Reza, sapaan akrabnya.
Bapenda Makassar Gelar Sosialisasi PKB dan BBNKB

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar kegiatan Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah, khususnya Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) digelar di Ruang Sipakatau Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (15/11/2024). Kegiatan ini mengusung semangat peningkatan kepatuhan pajak guna mendukung pembangunan daerah. Mengupas peran penting pajak. Menghadirkan tiga narasumber berpengalaman Dharmayani Mansyur, Kepala Bidang Pendapatan Asli Daerah Sulsel, yang mengulas dampak opsen terhadap pendapatan daerah. Amin Toha, Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel, membahas peran hukum dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Harryman, Kepala Bapenda Makassar, yang mengupas perubahan regulasi dari Perda Nomor 2 Tahun 2018 menjadi Perda Nomor 1 Tahun 2024. Dipandu Iswady, Sekretaris BPKAD Kota Makassar, para narasumber menyampaikan materi dengan fokus pada peran strategis lalu lintas dalam mendorong kepatuhan wajib pajak. Dampak keuangan opsen terhadap hubungan pemerintah provinsi dan kota. Serta regulasi terbaru yang menjadi landasan hukum opsen pajak di Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan pajak di Kota Makassar.
PDUI Sulsel Perkuat Program Sekolah Sehat, Gelar TOT bagi Guru UKS

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR– Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sulawesi Selatan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) bagi 40 guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah-sekolah dasar melalui para guru yang berperan sebagai pendidik dan penggerak di lingkungan sekolah. Kegiatan yang diadakan di kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Jalan Topaz, Panakukang, Makassar ini bekerja sama dengan Lifebuoy. Para peserta menerima materi langsung dari dokter ahli dalam bidang kesehatan masyarakat, yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran guru dan siswa akan pentingnya PHBS dalam mencegah penyebaran penyakit menular di kalangan anak-anak. Ketua Panitia, dr. Elvira Dpdk, menjelaskan bahwa program ini akan menjadikan Kota Makassar sebagai pilot project untuk program sekolah sehat di Indonesia. “Para guru sekolah dasar di Makassar ini menjadi proyek percontohan dalam upaya menciptakan sekolah sehat bersama siswanya,” ujar dr. Elvira di Gedung Graha IDI Makassar, Jumat (15/11/2025). Menurut dr. Elvira, siswa sekolah dasar termasuk kelompok yang rentan terhadap penyakit menular. “Kami ingin memberikan pemahaman kepada guru UKS tentang bahaya penyakit menular pada anak-anak SD, yang rentan terhadap infeksi dan penyebaran penyakit. Oleh karena itu, edukasi tentang pentingnya PHBS, termasuk cuci tangan pakai sabun, sangatlah penting,” jelasnya. Selain edukasi, para guru juga akan didampingi selama 21 hari untuk memastikan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah. Selama masa pendampingan ini, mereka akan dibekali dengan peralatan yang mendukung kebersihan, termasuk sabun untuk mencuci tangan. “Kami tahu bahaya dari penyakit menular seperti flu, ISPA, cacar, hingga diare. Maka dari itu, kami memberikan edukasi dan pendampingan selama 21 hari agar PHBS benar-benar diterapkan,” tambah dr. Elvira. PDUI Sulsel juga akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan program ini. “Monitoring akan dilakukan selama 21 hari, dan kegiatan ini akan berkelanjutan. Program ini akan berlanjut ke kota-kota lain di Indonesia, dengan Jakarta sebagai kota terakhir,” ungkapnya. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PDUI, dr. Taufan Ikhsan Tuarita, MH, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Iqbal Najamuddin, SE, Kepala Cabang Disdik Wilayah 1 Makassar-Maros, Asqar SE.MM, dan Sekretaris Umum PDUI Sulawesi Selatan, dr. Muh Aditya Manulusi. Program ToT ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bersih, yang diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dan meluas ke seluruh wilayah Indonesia.
Pemkot Makassar dan DPRD Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, melalui Pj Sekretaris Daerah Irwan Adnan, menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD Tahun Anggaran 2025. Kesepakatan ini tercapai dalam Rapat Paripurna Keenam Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2024-2025 di DPRD Kota Makassar, yang berlangsung di Kantor DPRD Makassar pada Selasa, 12 November 2024. Dokumen kesepakatan ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Makassar Supratman dan Irwan Adnan, menandai komitmen bersama antara DPRD dan Pemkot Makassar dalam penyusunan anggaran yang akan menjadi pedoman pembangunan kota di tahun mendatang. Sebelum penandatanganan, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD, Ray Suryadi Arsyad, menyampaikan ada sekitar 40-an catatan yang diserahkan kepada Pemkot untuk ditindaklanjuti. Catatan tersebut mencakup berbagai isu strategis, seperti alokasi anggaran, peningkatan fasilitas pelayanan publik, solusi air bersih, dan rehabilitasi infrastruktur di lingkup OPD Kota Makassar. Menanggapi hal itu, Irwan Adnan menyebut catatan itu menjadi atensi Pemkot Makassar. “Alhamdulillah, kita telah melewati satu tahapan untuk melaksanakan rancangan APBD 2025. Semoga kesepakatan KUA-PPAS 2025 ini bisa mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat Makassar,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa berbagai masukan dari DPRD akan menjadi perhatian khusus dalam proses perencanaan APBD 2025, mengingat masukan tersebut mewakili aspirasi masyarakat. Kesepakatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemkot Makassar dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. ***
HMI Hukum UMI Geruduk Kantor Pertamina Region VII dan Polda Sulsel Desak Bongkar Mafia BBM Subsidi di Sulsel

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Himpunan Mahasiswa Islam Komisarat Hukum Universitas Muslim Indonesia (HMI Hukum UMI) menggelar aksi unjuk rasa menyikapi kasus mafia BBM di Sulawesi Selatan. Aksi tersebut berlangsung di depan kantor PT. Pertamina Wilayah VII dan Mapolda Sulawesi Selatan pada Senin siang (11/11/2024). Aksi unjuk rasa bersama masyarakat tersebut untuk mengawal aduan masyarakat yang terdampak dan diresahkan oleh kelangkaan solar subsidi. Aksi mereka dengan menggunakan mobil tronton sebagai mimbar aksi dan petaka juga tampak membakar jerigen diatas dan ban bekas sebagai simbol pemberantasan mafia BBM Solar. Sebelum mendapat respon dan audiensi langsung dengan perwakilan PT Pertamina Region VII, peserta aksi terlihat sempat bersitegang dengan aparat pengamanan saat peserta aksi membakar ban bekas. “Setelah peserta aksi melakukan pembakaran ban bekas akhirnya diterima oleh Pak Romi Baktiar (Humas Pertamina) dan Pak Suteja (Manager Penyalur BBM ke SPBU). Kami telah menyampaikan tuntutan dan secara bersama akan terus melakukan optimalisasi melalui monitoring secara rutin di semua SPBU di Sulawesi Selatan terkhusus zona yang dianggap rawan penyalahgunaan”, Ungkap Ketua Bidang PTKP HMI Hukum UMI, Zaidin. Setelah perwakilan massa aksi menyampaikan tuntutan di hadapan pihak PT Pertamina Region VII Makassar, Peserta aksi bergegas bergeser ke Mapolda Sulawesi Selatan untuk titik aksi keduanya. Sambil berorasi bergantian di atas mobil komando, peserta aksi memberikan kritikan dan tuntutan agar Kapolda Sulsel segera menindak tegak dan memproses hukum para pelaku penyalahgunaan BBM subsidi yang selama ini mengakibatkan kelangkaan BBM Subsidi jenis Solar yang terjadi di SPBU yang ada di Sulawesi Selatan. Iptu Harianto dari Direktorat Keiminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan yang menemui peserta aksi menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa HMI Hukum UMI yang telah melakukan pengawalan terkait fenomena kelangkaan BBM Subsidi yang ada di Sulawesi Selatan. “Terima kasih adik-adik mahasiswa atas pengawalannya. Tentunya kami akan tindak secara tegas apabila menemukan mafia BBM ilegal yang ada di Sulawesi Selatan”, Ujar Iptu Harianto di hadapan para peserta aksi, Senin (11/11/2024). Sementara itu, Ketua Umum HMI Hukum UMI, Syarif mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan pelaporan secara resmi terkait para pelaku penyalahgunaan BBM subsidi di Sulawesi Selatan. “Setelah kami menerima aduan dari masyarakat dan melakukan investigasi berbasis data dan fakta terkait genomenas kelangkaan BBM Subsidi tersebut. Kami telah mengantongi nama oknum dan daftar perusahaan mana yang diduga terlibat dalam bisnis BBM ilegal yang harus diusut tuntas dan tidak tebang pilih siapapun itu”, Tegas Syarif. “Bisnis BBM ilegal ini harus diatensi dan diusut tuntas. Kami juga mendesak segera dibentuk Satgas yang melibatkan seluruh lapisan Aparat Penegak Hukum (APH), mahasiswa dan masyarkat sipil sebagai upaya mewujudkan transparansi dalam pemberantasan praktek mafia BBM di Sulsel”, Tutup Syarif.
Jelang Debat Kedua Pilwalkot Makassar, Ilham Fauzi Hanya Fokus Pendalaman Visi Misi

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Calon Wakil Walikota Makassar nomor urut 3, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, mengaku tidak melakukan persiapan khusus menjelang debat kandidat kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 13 November 2024, besok. Menurutnya, persiapan yang dilakukan hanya berfokus pada pemantapan visi dan misi yang telah dirancang bersama Indira Yusuf Ismail (Calon Wali Kota Makassar). Dengan pendekatan ini, Ilham berharap bisa menyampaikan pesan yang lebih jelas kepada masyarakat Kota Makassar. Ilham Fauzi yang akrab disapa Daeng Tayang, ini menyatakan bahwa bagi dirinya, debat kandidat adalah kesempatan untuk menunjukkan komitmen serta program yang akan dijalankan jika pasangan calon (paslon) Indira-Ilham (INIMI) terpilih memimpin Makassar. Oleh karena itu, ia merasa tidak perlu melakukan persiapan khusus yang berlebihan. “Kami tidak ada persiapan khusus dalam hal strategi atau teknis. Yang utama bagi kami adalah memperdalam visi dan misi, sehingga masyarakat bisa memahami arah kebijakan yang kami usung,” ujar Ilham, Selasa (12/11/2024). Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa pemantapan visi dan misi menjadi prioritas agar setiap jawaban yang disampaikan dalam debat dapat mencerminkan nilai-nilai yang akan ia bawa. Bagi pemuda berusia 26 tahun ini, pemahaman mendalam terhadap visi misi akan membuatnya lebih percaya diri dan tenang saat debat berlangsung. “Kami ingin agar apa yang kami sampaikan betul-betul tulus dan mencerminkan kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat Makassar,” tambahnya. Dalam setiap kesempatan, Ilham dan timnya selalu berupaya menyelaraskan program-program yang akan diusung dengan kebutuhan serta aspirasi warga Makassar. Melalui debat ini, ia berharap masyarakat bisa melihat kesungguhan serta komitmen mereka dalam mewujudkan program keberlanjutan dan pengembangan yang lebih baik lagi. Debat kandidat kedua ini juga disebut Ilham sebagai salah satu cara untuk menguji seberapa baik calon pemimpin memahami masalah dan tantangan di Makassar. Dengan demikian, ia berpendapat bahwa visi dan misi yang solid lebih penting dibandingkan persiapan teknis yang terlalu rumit. “Masyarakat butuh pemimpin yang paham akan kebutuhan mereka, bukan sekadar retorika,” kata kandidat pilkada serentak paling muda se-Indonesia ini. Selain itu, Ilham juga mengungkapkan bahwa ia sangat mengandalkan dukungan dari timnya yang sudah memiliki pemahaman mendalam terkait isu-isu lokal. Mereka selalu berdiskusi secara intensif agar program-program yang ditawarkan dapat relevan dan tepat sasaran. “Dukungan tim yang solid sangat penting bagi saya. Kami selalu berdiskusi agar setiap langkah kami tetap sejalan dengan visi utama,” ungkapnya. Menjelang debat, Ilham juga tetap melakukan pertemuan dengan komunitas-komunitas lokal untuk menyerap masukan dan saran langsung dari masyarakat. Menurutnya, cara ini efektif dalam memastikan bahwa setiap program yang diusung benar-benar berbasis kebutuhan warga. “Saya merasa sangat terbantu dengan masukan langsung dari masyarakat. Mereka adalah sumber inspirasi kami,” pungkasnya. Dengan tidak adanya persiapan khusus, Ilham berharap dapat tampil secara natural dan mengalir dalam debat kandidat kedua ini. Ia optimis bahwa pemahaman yang mendalam terhadap visi dan misi akan menjadi kekuatan utama yang membedakannya dari kandidat lain. “Kami percaya bahwa ketulusan dan kepedulian akan terlihat dengan sendirinya. Kami ingin membawa perubahan yang nyata dan berkelanjutan untuk Makassar,” tutup pemuda lulusan Universitas Indonesia ini.(*)