Suara Indonesiaku

Integritas Pemerintahan Sinjai di Zona Kuning, Pemkab Tegaskan Komitmen Antikorupsi

SINJAI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024, yang menilai tingkat risiko korupsi dan upaya pencegahan korupsi di seluruh instansi pemerintah. Berdasarkan hasil survei tersebut, Kabupaten Sinjai masuk dalam kategori zona kuning dengan nilai 77,34 persen. Kategori zona kuning menunjukkan bahwa tingkat integritas di Kabupaten Sinjai berada pada level menengah, di mana masih terdapat sejumlah area yang perlu diperkuat untuk menurunkan potensi terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan pemerintahan. Survei SPI dilakukan secara independen oleh KPK. Penilaian ini mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, pengendalian gratifikasi, pengadaan barang dan jasa, serta kualitas pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sinjai menyambut hasil survei ini dengan komitmen untuk terus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan publik. “Peningkatan transparansi, penguatan sistem pengawasan internal, serta optimalisasi peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah akan menjadi fokus utama dalam menindaklanjuti hasil SPI 2024,” ujar Kepala Inspektorat Sinjai, Andi Adhea Syamsuri. Ditegaskan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah dalam memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan korupsi di seluruh OPD. Selain Sinjai, Kabupaten/ Kota lainnya yang masuk dalam daftar zona kuning yakni Luwu Timur, Luwu, Toraja Utara, Soppeng dan Maros. Dengan capaian 77,34 persen, Sinjai masih memiliki ruang perbaikan agar ke depan dapat naik ke zona hijau, menandakan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, transparan, dan berintegritas. Sebagai informasi, SPI dibagi dalam tiga kategori yakni zona hijau menandakan tingkat integritas tinggi, zona kuning menunjukkan integritas sedang dan zona merah menggambarkan risiko korupsi yang masih tinggi. Sementara itu, untuk Monitoring Center For Prevention (MCP) KPK,  Sinjai masuk dalam daftar zona hijau dengan nilai 86.33 persen.

Dihadiri Bupati, Ahmad Fauzan Guntur Resmi Dilantik Jadi Ketua PMI Sinjai

SINJAI – Ahmad Fauzan Guntur resmi dilantik sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sinjai. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Jumat (17/10/2025). Pelantikan ini menjadi awal kepemimpinan baru PMI Sinjai dalam memperkuat kiprah kemanusiaan di Bumi Panrita Kitta’. Dalam sambutannya, Fauzan menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mengabdi melalui organisasi kemanusiaan tertua di Indonesia tersebut. “Saya merasa terpanggil untuk memimpin PMI karena orientasinya murni pada kemanusiaan. Ini bukan sekadar amanah, tapi juga panggilan hati,” ujarnya. Ia menegaskan akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai dan seluruh pemangku kepentingan agar program PMI ke depan lebih relevan dan berdampak bagi masyarakat. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkab dan berbagai pihak agar setiap kegiatan PMI benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tambahnya. Fauzan yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulsel ini juga mengajak seluruh pengurus dan relawan untuk berperan aktif dalam merancang program yang berbasis kebutuhan warga. “PMI adalah rumah kita bersama. Keberhasilannya adalah hasil kerja kolektif,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus baru PMI Sinjai. Ia berharap organisasi ini menjadikan tujuh prinsip dasar PMI sebagai ruh dalam setiap langkah pengabdian. Ratnawati juga menekankan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, serta peningkatan kualitas layanan transfusi darah. “Pemkab Sinjai siap mendukung program PMI. Setetes darah sangat berarti bagi keselamatan sesama,” ungkapnya. Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan, turut memberikan pesan agar pengurus baru mampu menyusun program yang nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Menjadi bagian dari PMI adalah bentuk pengabdian kemanusiaan. Siapa pun yang terlibat harus siap hadir kapan pun dibutuhkan, baik dalam kondisi bencana maupun nonbencana,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, turut dikukuhkan Dewan Kehormatan PMI Sinjai yang diketuai Andi Jefrianto Asapa. Acara pelantikan dihadiri Forkopimda, pejabat lingkup Pemkab Sinjai, pengurus PMI kecamatan, Korps Sukarela (KSR), serta Palang Merah Remaja (PMR).

Pemkab Sinjai Gelar Persiapan Evaluasi SAKIP 2025 dan Sosialisasikan Aplikasi e-AKIP Berbasis AI

SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai secara serius menggelar persiapan jelang evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) tahun 2025, dirangkaikan dengan sosialisasi mendalam mengenai implementasi aplikasi inovatif e-AKIP Sinjai berbasis Artificial Intelligence (AI). Acara yang berlangsung di Gedung Command Center ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, pada hari Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting di lingkungan Pemkab Sinjai, meliputi Para Asisten Bupati, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tim evaluasi SAKIP, tim kerja peningkatan kualitas layanan aplikasi e-AKIP, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertanggung jawab dalam bidang program dan pelaporan di masing-masing unit kerja. Sosialisasi berfokus pada Aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (e-AKIP) Sinjai yang kini telah diintegrasikan dengan teknologi AI. Inovasi ini dirancang khusus untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas kinerja seluruh ASN serta OPD di lingkungan Pemkab Sinjai. Kepala Bagian Organisasi, Andi Sompa, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut diselenggarakan dalam rangka persiapan evaluasi SAKIP 2025 sekaligus sosialisasi mendalam mengenai implementasi e-AKIP Sinjai. ​”Pengembangan Aplikasi e-AKIP Sinjai ini merupakan tindak lanjut dari tiga rekomendasi yang tertuang dalam Laporan Hasil Evaluasi (LHE) SAKIP Kabupaten Sinjai tahun 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),” ujar Andi Sompa. Andi Sompa menegaskan, dengan pemanfaatan teknologi AI, Pemkab Sinjai menargetkan peningkatan signifikan nilai SAKIP Kabupaten Sinjai pada tahun 2025. Nilai SAKIP Kabupaten Sinjai tahun sebelumnya tercatat di angka 68,52. Pemanfaatan e-AKIP berbasis AI ini diharapkan membawa dampak positif pada beberapa indikator penilaian Kemenpan RB lainnya, antara lain, Nilai Tema Digitalisasi Reformasi Birokrasi (RB), Nilai Indeks RB Kabupaten Sinjai dan Nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). “Dampak positif dari reformasi birokrasi melalui digitalisasi sudah mulai terlihat. Kabupaten Sinjai pada tahun ini telah berhasil meraih Indeks RB tertinggi untuk wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku, dengan nilai A (80,17). Selain itu, nilai kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik juga telah mencapai angka 92,12,” ungkap Andi Sompa. Andi Sompa juga menginformasikan bahwa pelaksanaan Evaluasi SAKIP 2025 untuk Kabupaten Sinjai akan digelar secara daring (via zoom) pada tanggal 21 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Sekda Andi Jefrianto Asapa menekankan pentingnya komitmen dari seluruh OPD dalam menerapkan e-AKIP demi tercapainya predikat SAKIP yang optimal. ​”Evaluasi SAKIP adalah cerminan dari keberhasilan kita dalam menggunakan anggaran secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembangunan. Dengan e-AKIP, kita memastikan data kinerja valid dan proses pelaporan terstruktur,” tegas Sekda. Andi Jefrianto Asapa juga menegaskan bahwa pengembangan e-AKIP berbasis AI ini merupakan komitmen serius Pemkab Sinjai dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada hasil nyata. ​”Aplikasi e-AKIP Sinjai berbasis AI ini bukan sekadar digitalisasi formulir. Ini adalah terobosan yang akan mengubah cara kita bekerja, dari manual menjadi otomatis dan cerdas,” tutupnya.  

Dipimpin Wakil Bupati, Pemkab Sinjai Tertibkan Bangunan Liar di Area Pasar Sentral

Suaraindonesia.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali menertibkan bangunan liar milik pedagang yang berdiri di area Pasar Sentral Sinjai bagian atas, Rabu (15/10/2025). Penertiban ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, dan melibatkan tim gabungan dari sejumlah instansi. Diantaranya Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM, Dinas PUPR, serta DLHK. Turut serta pula aparat dari Kecamatan Sinjai Utara, Kelurahan Bongki, Polres, Kodim, dan Kejaksaan. Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Para pedagang yang terkena penertiban diarahkan untuk direlokasi ke dalam area Pasar Sentral agar aktivitas jual beli tetap berjalan lancar. Selain penertiban, petugas gabungan juga melakukan pemangkasan pohon di area Pasar Sentral. Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata kawasan pasar agar lebih rapi dan nyaman. “Sesuai dengan Perda penertiban, ada beberapa pohon yang harus ditebang karena membahayakan pengunjung maupun pedagang. Penertiban ini dilakukan demi kenyamanan bersama dan akan berkelanjutan,” ujarnya. Ia menambahkan, Pemkab Sinjai juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan melalui Gerakan Sinjai Bersih “Tante Lisa” (Tangan Terampil Lihat Sampah Ambil). “Ini perlu terus digelorakan agar menjadi perhatian kita semua. Kami sudah melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang karena bangunan mereka berada di area yang bukan peruntukannya, melainkan lahan parkir,” jelasnya. Dengan penertiban ini, Andi Mahyanto berharap penataan Pasar Sentral Sinjai dapat berjalan lebih baik, sehingga lingkungan pasar menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh pengunjung dan pedagang.

Workshop Implementasi BLUD Kesehatan Sinjai Resmi Ditutup, Sekda Tekankan Integritas dan Keadilan Layanan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Rangkaian kegiatan Workshop Implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Bidang Kesehatan Kabupaten Sinjai telah resmi berakhir. Penutupan workshop yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai ini dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (15/10/2025). Workshop ini fokus pada peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan dan tata kelola layanan fasilitas kesehatan daerah melalui skema BLUD. Dalam sambutannya, Sekda Andi Jefrianto Asapa memberikan penekanan penting mengenai faktor-faktor kunci di balik keberhasilan BLUD. Menurutnya, keberhasilan implementasi BLUD tidak hanya bergantung pada regulasi dan sistem, melainkan sangat ditentukan oleh komitmen, integritas, dan profesionalisme dari seluruh pihak pengelola. ​“Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai berkomitmen penuh. Ke depan, kami akan terus mendukung penguatan BLUD melalui pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas SDM, serta integrasi kinerja BLUD dengan perencanaan pembangunan daerah,” tegasnya. Sekda Sinjai mengingatkan peserta workshop bahwa BLUD di sektor kesehatan tidak boleh berorientasi pada profit, melainkan harus berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa tujuan utama BLUD bukan mencari keuntungan, melainkan memastikan ketersediaan dan kualitas pelayanan yang cepat, tepat, dan berkeadilan kepada publik. ​“Mari kita terus menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik, integritas, dan profesionalitas dalam bekerja, dengan orientasi pada kepuasan masyarakat. Kebutuhan publik harus menjadi fokus utama dalam setiap langkah yang kita lakukan,” pesannya. Pada kesempatan tersebut, Andi Jefrianto Asapa juga membawakan materi dengan mengenai “Monitoring, Evaluasi, dan Kinerja BLUD”. Materi ini penting untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan dana dan layanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan yang telah berstatus BLUD. Penutupan workshop ini diharapkan menjadi bekal bagi seluruh pihak terkait untuk segera mengimplementasikan tata kelola BLUD yang efektif, transparan, dan berintegritas demi peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Sinjai

Dinas Koperasi Sinjai Gandeng BPVP Bantaeng Tingkatkan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa

Suaraindonesia.com, SINJAI – Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng melaksanakan Pelatihan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, A. Jefrianto Asapa, Selasa (14/10/2025)  di Aula Serba Guna, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sinjai. Kegiatan yang akan berlangsung selama 4 hari itu diikuti 80 orang peserta atau para ketua pengurus koperasi desa merah putih. Sekda Sinjai, Andi Jefrianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong lahirnya koperasi-koperasi baru yang kuat dan profesional, terutama di tingkat desa dan kelurahan. “Melalui kerja sama dengan BPVP Bantaeng, diharapkan peserta pelatihan dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan yang akan menjadi bekal dalam mengelola koperasi dengan lebih efektif,” ungkapnya. Selain itu, Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan terbuka terhadap hal-hal baru yang disampaikan oleh para narasumber dan instruktur. “Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri dan kelembagaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan, sehingga koperasi yang dikelola benar-benar menjadi pilar ekonomi masyarakat dan berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan anggota,” imbuhnya. Pada kesempatan itu, Andi Jefrianto menjelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan, dan menjadi wadah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan, “Untuk itu melalui koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, masyarakat dapat membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, gotong royong, dan kebersamaan,” tambahnya.

Bupati Sinjai Buka Workshop Implementasi BLUD Lingkup Dinas Kesehatan Tahun 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR — Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, secara resmi membuka Workshop Implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Senin (13/10/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 13-15 Oktober 2025 diikuti oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai beserta jajaran, para Kepala Puskesmas, Direktur Rumah Sakit Pratama Bulupacing, pejabat struktural, serta pejabat pengelola BLUD dari seluruh unit pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai. Dalam sambutannya, Bupati Sinjai menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan workshop ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan di bidang kesehatan melalui penerapan sistem BLUD. “Implementasi BLUD merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemandirian pengelolaan keuangan pada fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan sistem ini, puskesmas diharapkan dapat lebih fleksibel dalam meningkatkan kualitas layanan yang bermutu yang harus terkendali dengan kendali mutu kepada masyarakat,” ujar Bupati Sinjai. Bupati juga berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan memahami mekanisme penerapan BLUD sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga proses implementasinya di Kabupaten Sinjai dapat berjalan optimal. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Dinas Kesehatan dalam penerapan tata kelola keuangan berbasis BLUD. “Melalui workshop ini, kami ingin mendorong seluruh puskesmas di Kabupaten Sinjai agar mampu meningkatkan pemahaman aparatur dan pengelola unit layanan secara menyeluruh terhadap konsep regulasi dan mekanisme pengelolaan BLUD sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan profesional,” jelas dr. Emmy. Kegiatan dengan peserta sebanyak 140 orang ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait diantaranya BKAD yang memberikan materi mengenai kebijakan dan teknis penyusunan dokumen BLUD, mekanisme pengelolaan keuangan, serta sistem pelaporan kinerja. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan seluruh unit pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai dapat mengoptimalkan pengelolaan keuangan berbasis kinerja, sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif dan berdaya saing.

Pengurus Masjid Al Muttahidah Sinjai Gelar Peringatan Maulid, Hadirkan Muballig dari Sidrap

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Ratusan umat Muslim memadati halaman Masjid Al-Muttahidah Tokinjong, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar penuh khidmat dan semarak, Sabtu (11/10/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dr. Sam Ratulangi ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Sinjai Utara, Agus Salam, Lurah Balangnipa, Abdi Wirawan, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Ketua Pengurus Masjid Al-Muttahidah, Musaddaq, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini menghadirkan muballigh dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yaitu Ustadz Sudarman Da’uleng, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Azhar Talawe. “Maulid Nabi tahun ini kita hadirkan Ustadz Sudarman Da’uleng untuk memberikan hikmah maulid. Beliau dikenal sebagai salah satu ulama yang aktif berdakwah dan membina santri di Sidrap,” ujar Musaddaq. Dengan mengusung tema “Internalisasi Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Empati dan Toleransi dalam Kehidupan Sosial,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Camat Sinjai Utara, Agus Salam, menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Al-Muttahidah yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut. “Peringatan Maulid Nabi seperti ini sangat penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai akhlak Rasulullah di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga mempererat ukhuwah dan menumbuhkan rasa empati serta toleransi antar sesama,” tutur Agus Salam. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap masjid sebagai wujud syiar Islam dan penguatan karakter umat di Kabupaten Sinjai.

Nama Sekda Sinjai Dicatut, Masyarakat Diimbau Waspada Modus Penipuan Digital

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Masyarakat Kabupaten Sinjai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya modus penipuan yang mencatut nama Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa. Pelaku menggunakan aplikasi pesan dan panggilan untuk menghubungi warga dan mengaku sebagai Sekda dengan tujuan untuk menipu. ​Modus operandi yang digunakan pelaku adalah menghubungi warga melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp dan Messenger, kemudian mengatasnamakan diri sebagai Andi Jefrianto Asapa. Menanggapi hal ini, Sekda Andi Jefrianto Asapa secara tegas membantah keterlibatan dirinya dan menyatakan bahwa nomor yang digunakan oleh pelaku bukan miliknya. Ia meminta masyarakat untuk tidak menggubris pesan atau panggilan dari nomor tersebut, apalagi jika disertai permintaan uang, data pribadi, atau informasi sensitif lainnya. “Mohon untuk tidak melayani jika ada permintaan karena ada yang gunakan WhatsApp dan messenger atas nama saya,” ujar Andi Jefrianto, pada Sabtu (11/10/2025). Pencatutan nama pejabat daerah seperti ini bukanlah kali pertama terjadi di Sinjai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai bersama aparat keamanan kini tengah menelusuri pelaku tindak kejahatan siber ini. Pemkab Sinjai juga mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi langsung ke instansi resmi jika menerima pesan yang mengatasnamakan pejabat publik. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membalas atau melayani pesan dari nomor tidak dikenal yang mencurigakan. Sekda Andi Jefrianto Asapa turut mengajak warga untuk proaktif dalam menjaga keamanan informasi. “Tolong laporkan ke pihak berwenang atau kantor pemerintah terdekat. Edukasi keluarga dan lingkungan sekitar tentang modus penipuan digital ini,” harapnya. Pemerintah berharap masyarakat tidak mudah percaya dan tetap kritis terhadap segala bentuk komunikasi digital yang mencurigakan. Keamanan informasi dan kewaspadaan publik menjadi kunci utama dalam mencegah tindak kejahatan siber yang semakin canggih dan merugikan.

Wujudkan UMKM ‘Naik Kelas’, Bupati Ratnawati Buka Pelatihan Local Digital Hero di Sinjai

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, secara resmi membuka kegiatan Local Digital Hero Sahabat UMKM Kabupaten Sinjai Tahun 2025 pada hari Jumat (10/10/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati. Acara ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja,  PT Pelindo 4 Makassar, dan Lembaga Pelatihan El Matra untuk mendorong digitalisasi serta meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, H. Ramlan Hamid, dalam laporannya menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital. Tujuannya adalah memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing di era yang serba terkoneksi ini. ​Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati  menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Pelindo 4 Makassar dan Lembaga Pelatihan El Matra atas inisiatif dan kepeduliannya dalam membantu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Sinjai. Ia juga berterima kasih kepada Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai yang telah menjadi mitra aktif dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. ​Bupati menegaskan kesadaran bersama bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan nasional. Data menunjukkan, Kabupaten Sinjai memiliki total 44.989 UMKM, ​Meskipun jumlah UMKM sangat besar, Bupati Ratnawati  menyoroti tantangan besar di era digital, yaitu keterbatasan pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan usahanya. ​”Kita tidak bisa menutup mata bahwa di era digital seperti sekarang, pelaku UMKM dihadapkan pada tantangan besar perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi yang cepat, serta persaingan pasar yang semakin luas dan terbuka,” ujar Bupati. ​Oleh karena itu, kegiatan Local Digital Hero ini dinilai memiliki arti yang sangat penting sebagai upaya nyata untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital. Perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi UMKM untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional. Pelatihan dan pendampingan ini menjadi kunci agar para Sahabat UMKM di Sinjai mampu mengoptimalkan teknologi digital secara maksimal. ​Melalui kegiatan ini, Bupati berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital, mulai dari pemasaran produk melalui media sosial, pengelolaan toko daring, hingga penggunaan aplikasi keuangan digital. ​”Dengan begitu, UMKM kita dapat naik kelas dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional bahkan nasional,” harapnya. ​​Menutup sambutannya, Bupati Sinjai berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Ia berharap para peserta dapat menjadi “pahlawan digital lokal” yang mampu menginspirasi serta menularkan semangat perubahan di lingkungan sekitar mereka, sehingga manfaat digitalisasi dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku UMKM di Kabupaten Sinjai. Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta para Kepala Bagian Setdakab Sinjai. (