Suara Indonesiaku

Puluhan Siswa di Sebatik Tengah Diduga Keracunan Menu MBG

Suaraindonesiaku.com, Nunukan — 82 siswa di Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan menjadi korban keracunan massal usai mengonsumsi hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG), para siswa dan siswi yang diduga terus berdatangan ke Puskesmas Aji Kuning dengan keluhan sesak napas, mual, pusing, hingga sakit perut pad Selasa (30/09/2025). Sebagian dari mereka adalah siswa dan siswi dari beberapa sekolah yang ada di kacamatan sebatik tengah yang menerima menu MBG diantaranya SDN 04 Sei Limau, SDN 05 Sei Loudres, MI Darul Furqon Tapal Batas dan PAUD Ar Rahman, Sei Limau SPPG di Kecamatan Sebatik Tengah mengakomodir 13 sekolah mulai dari PAUD/TK, SD/MI, dan SMP. Tidak hanya untuk siswa, balita, ibu hamil dan menyusui juga masuk sasaran SPPG di Kecamatan Sebatik Tengah yang wilayahnya terbagi empat desa, yakni Desa Aji Kuning, Desa Bukit Harapan, Desa Maspul dan Desa Sungai Limau, untuk MBG di Kecamatan Sebatik Tengah, disiapkan oleh Yayasan Bina Pendidikan Yatim, dengan penanggung jawab Eka Riskayadi, beralamat di Jalan H B Rahim, RT 8, Desa Sei Pancang. SPPG ini menyediakan 992 menu untuk PAUD dan SD di Sebatik Tengah. Kasus ini menimbulkan keresahan para orang tua. Mereka menilai program MBG seharusnya dihentikan karena membahayakan anak-anak, Amir paman Muhammad Zulfadli di SDN 004 Sebatik Tengah alamat RT 3 sungai limau,salah satu korban,mengaku ponakan mengalami sakit perut dan muntah muntah hingga membutuhkan perawatan“Kalau makanannya seperti ini,bisa membahayakan anak-anak,” ujarnya. terdapat puluhan anak yang keracunan menu MBG dan dibawa ke sejumlah Puskesmas di Kecamatan Sebatik Tengah sampai Puskesmas di Kecamatan Sebatik Timur. Dari hasil pendataan Total pasien yang mendaftar di Puskesmas Aji Kuning 81 orang : Dirujuk : 28 orang 22 ke Rumah Sakit Pratama, 6 ke Puskesmas S,Nyamuk 53 pasien pulang(dinyatakan sembuh) Data di RS Pratama : 35 orang 5 pasien pulang (dinyatakan sembuh) 4 rawat inap 26 observasi Data Puskesmas S Nyamuk : 16 orang : 7 orang pulang ( dinyatakan sembuh ) 9 orang observasi : 1. Muh. Rafif 6 Th 2. Muh. Fatonah 9 Th 3. Muh. Aisamuddin 8 Th 4. Fitri Novianti 9 Th 5. Muh. Zulkifli 7 Th 6. Putri Lasmini 2 Th (makan sisa MBG kakaknya) 7. Nurul Salsabila 7 Th 8. Fenti 6 Th 9. M Nasmi 10 th 5 unit ambulance yang siap siaga mengantar pasien di antaranya 2 ambulance dari puskesmas Sungai Nyamuk, 1 ambulance dari puskesmas Sebatik Utara, 2 dari puskesmas Aji Kuning, bolak balik mengantar pasien yang terlihat dari pantauan awak media PLT Direktur RSUD Nunukan dr. Andi Bau Tune Mangkau, Sp.B saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan kami turut prihatin dengan adanya kejadian pada masyarakat terutamanya pada adik adik kita yang terdampak, boleh di kata ada sesuatu yang terjadi tapi itu masih kami follow up kedepannya sebab kita tidak bisa menyalahkan satu hal sebelum ada hasilnya, tetapi pada prinsip penanganannya kami dari pihak kesehatan itu siap sedia untuk menangani permasalahan ini, pada saat ini keadaannya tertangani dengan baik dari beberapa tempat yang kami kunjungi dari puskesmas maupun rumah sakit Pratama sementara masih dalam keadaan terkontrol semua pasien pasien dapat penanganan dengan baik “Saya kira untuk ke depannya mudah-mudahan tidak berlanjut lagi dan tidak ada lagi kejadian yang akan datang, insyaallah kami dari dinas kesehatan”, Jelasnya “insya Allah akan tetap terus mengawal, kami akan follow up tentang bagaimana kejadian ini tidak terjadi lagi, kami selidiki puncak permasalahnya dan kejadiannya dan akan kami periksa permasalahannya, harapannya kepada masyarakat tidak terlalu ketakutan dengan adanya kejadian dari program pemerintah dengan kejadian ini mudah-mudahan hal ini tidak terulang lagi” tutupnya, (Moh. Fadlan)

Bupati Sinjai Serahkan Bantuan Stimulus dan Dokumen Kependudukan Baru Korban Kebakaran

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap korban dan warga terdampak musibah kebakaran di Lengkonge, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Orang nomor satu di Kabupaten Sinjai, ini menyambangi langsung lokasi kejadian untuk memberikan dukungan moral dan bantuan stimulus kepada para korban dan warga terdampak, Selasa (30/9/2025) sore. Kedatangan Bupati Ratnawati, didampingi sejumlah Kepala OPD terkait, Camat Sinjai Utara Agus Salam, serta Lurah Lappa A. Rifai. “Saya datang atas nama pribadi. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban yang dirasakan oleh keluarga terdampak,” ujar Ratnawati saat menyerahkan bantuan secara langsung. Bupati Ratnawati, menegaskan bahwa bantuan logistik dari pemerintah juga telah disalurkan pasca kejadian, melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Kalau bantuan dari pemerintah sudah diserahkan juga. Bantuan stimulus tadi itu bentuk perhatian tambahan saja, bukan hanya kepada korban secara langsung tapi juga warga yang terdampak disekitarnya,” tambahnya. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Sinjai, itu tak hanya membawa bantuan secara pribadi, tetapi juga memastikan pemulihan administrasi warga berjalan cepat. Ia menyerahkan langsung dokumen kependudukan yang sebelumnya hangus dilalap api, seperti E-KTP, akta kelahiran, dan Kartu Keluarga (KK). Menurutnya, ini adalah langkah cepat pemerintah untuk memastikan identitas dan hak-hak warga tetap terjaga pasca musibah. “Jadi kita hadirkan layanan cepat, sehingga mereka (Korban kebakaran Read) kembali punya legalitas kependudukan sehingga hak-haknya terjaga. Kemarin kejadian kebakaran, Alhamdulillah hari ini sudah diperbaharui dan kami antarkan langsung,” pungkasnya. Kehadiran Bupati Ratnawati di tengah warga terdampak menjadi simbol kepemimpinan yang hadir secara nyata, bukan hanya di ruang rapat, tetapi di titik-titik krisis. Musibah kebakaran yang terjadi Senin, (29/9/2025) kemarin, menghanguskan sejumlah rumah warga di Lengkonge. Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan lanjutan dan pemulihan pasca-bencana berjalan optimal.

Pemkab Sinjai Gelar Rapat Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah, di Gedung Command Center Rujab Bupati Sinjai, Selasa (30/9/2025). Rapat dipimpin langsung Kepala Bappeda Haerani Dahlan didampingi Kepala Bidang Infrastruktur dan Ekonomi Munawir. Rapat ini dilakukan menyusul adanya instruksi Kemendagri terkait percepatan pembentukan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TPPED), yang tugasnya memantau, mengawal, dan melaporkan realisasi sembilan langkah konkret yang telah ditetapkan Kemendagri. Pembentukan TPPED tersebut untuk mendukung pencapaian nilai pertumbuhan ekonomi Nasional yang ditargetkan sebesar 8 persen sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2025-2029. “Jadi sesuai arahan Kemendagri Pemerintah Daerah diwajibkan membentuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah,” ungkap Kepala Bappeda Haerani Dahlan. Dalam rapat ini juga dibahas beberapa hal penting, termasuk panduan penginputan indikator pertumbuhan ekonomi melalui laman website kendaliekonomi.kemendagri.go.id. Dari informasi yang dihimpun, ada sembilan langkah konkret yang mesti dijalankan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, meliputi percepatan realisasi APBD dan PMA/PMDN, realisasi proyek infrastruktur pemerintah, pengendalian harga bahan pokok, Pencegahan ekspor dan impor ilegal, Perluasan kesempatan kerja, peningkatan produktivitas, industri manufaktur sesuai potensi lokal, serta mempermudah perizinan berusaha. Lewat rapat ini, Pemkab berharap sinergi lintas perangkat daerah agar tugas tersebut berjalan optimal.

Tunjukkan Kepedulian, Bupati Ratnawati Kunjungi Korban Kebakaran di Kelurahan Lappa

Suaraindonesia.com, SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif mengunjungi langsung korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, pada Senin (29/9/2025) sore. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya. Peristiwa kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga tersebut, menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah keluarga harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka. Dalam kunjungannya, Bupati Ratnawati menyampaikan rasa empati dan duka mendalam atas musibah yang dialami oleh warga. “Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral,” Ujarnya didampingi Camat Sinjai Utara, Agus Salam dan Lurah Lappa, Andi Arifai Azis. Selain itu, Ia juga mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. “Kita harus meningkatkan kewaspadaan bersama. Pastikan instalasi listrik aman, matikan kompor setelah digunakan, dan jangan membakar sampah sembarangan,” tegasnya. Sebelumnya, Pemkab Sinjai dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) juga telah menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan tersebut berupa kasur, selimut, tenda, makanan siap saji, peralatan dapor, lauk paut siap saji, Family ket, makanan anak dan beberapa bantuan lainnya. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pra korban kebakaran. Baik korban maupun masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Bupati dan merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan. Diberitakan sebelumnya, empat unit rumah panggung semi permanen milik warga di Kelurahan Lappa terbakar.  Musibah tersebut terjadi Senin (29/09) sekitar pukul 10.10 Wita Dari empat unit rumah nelayan yang terbakar tersebut, 3 diantaranya ludes atau rata dengan tanah dan 1 rumah lainnya hanya terbakar pada bagian dapur dan satu kamar.

Bupati Sinjai Lakukan Peninjauan Sarana dan Prasarana di Pulau Larea-rea

Suaraindonesia.com, SINJAI – Pulau Larea-rea, surga tersembunyi di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, menjadi destinasi pilihan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dalam memanfaatkan libur akhir pekan, Sabtu (27/09/2025). Kunjungan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan agenda kerja yang disinergikan dengan upaya peninjauan dan revitalisasi objek wisata unggulan daerah. ​ ​Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai, Tamzil Binawan beserta jajarannya, Bupati Ratnawati menjejakkan kaki di pulau yang dikenal dengan kejernihan air dan hamparan pasir putihnya. Keindahan alam Larea-rea benar-benar memukaunya. ​Pulau Larea-rea memang memiliki daya tarik tersendiri. Selain keindahan daratan yang ideal untuk spot foto, perairan di sekitarnya menawarkan ekosistem bawah laut yang kaya. Terumbu karang menjadi rumah bagi beragam jenis biota laut, menjadikannya lokasi favorit bagi wisatawan yang gemar snorkeling. ​ ​Lebih dari sekadar berlibur, kedatangan Bupati bertujuan untuk meninjau kondisi objek wisata secara menyeluruh. Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk memberikan dorongan revitalisasi dan mengembangkan potensi pariwisata daerah secara berkelanjutan. ​Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Bupati yang didampingi oleh asisten, staf ahli, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mencermati kondisi sarana dan prasarana yang ada di Pulau Larea-rea. Peninjauan infrastruktur ini untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan serta mendukung pengembangan pariwisata yang lebih modern dan terkelola. ​Besar harapan, kunjungan langsung Bupati ini menjadi momentum percepatan pembangunan dan pengelolaan Pulau Larea-rea, sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Sinjai

Dihadiri Kadis Ketahanan Pangan, Polres Sinjai Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III

Suaraindonesia.com, SINJAI – Polres Sinjai melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Dusun Mattiro Deceng, Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Sabtu (27/09/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung program swasembada pangan 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sinjai yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Andi Himawan Saleh, bersama unsur Forkopimda, Forkopincam, tokoh masyarakat, Kepala Desa Duampanuae, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Selain panen secara simbolis, para peserta juga mengikuti Zoom Meeting nasional yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan. Kegiatan ini turut dihadiri Menko Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang terhubung secara virtual dengan seluruh Polda hingga Polres jajaran. Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia juga mengapresiasi kerja keras petani serta kolaborasi lintas sektor yang membuat panen raya kali ini berjalan sukses. “Panen jagung kuartal III ini menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara petani dan pemerintah dalam menjaga stabilitas produksi pangan, serta mendukung program swasembada jagung nasional yang dicanangkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Pemkab Sinjai Matangkan Persiapan Festival Budaya Pesisir Marimpa Salo

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar rapat untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Budaya Pesisir Marimpa Salo yang telah ditetapkan sebagai Calendar Of Event Provinsi Sulawesi Selatan. Rapat persiapan dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jumat (26/9/2025). ​ Festival yang berpusat pada pesta adat tahunan Marimpa Salo atau tradisi menghalau ikan di sungai ini, direncanakan akan digelar pada Jumat, 10 Oktober 2025, dengan Pemerintah Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, sebagai tuan rumah pelaksana tahun ini. Marimpa Salo sendiri adalah tradisi tahunan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat pesisir atas panen hasil laut dan hasil tani yang melimpah. Tradisi ini dilaksanakan secara bergiliran oleh masyarakat di muara Sungai Apareng, yakni antara Desa Sanjai (Kecamatan Sinjai Timur) dan Desa Bua (Kecamatan Tellu Limpoe). ​Dalam arahannya, Bupati Ratnawati menekankan perlunya sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sinjai demi menjamin suksesnya penyelenggaraan festival budaya tersebut. ​Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Sinjai, Tamsil Binawan, membenarkan jadwal penyelenggaraan dan menjelaskan bahwa tradisi Marimpa Salo kali ini dipusatkan di Desa Bua Kecamatan Tellulimpoe. ​ “Insya Allah pesta adat Marimpa Salo akan dilaksanakan tanggal 10 Oktober 2025, di mana kegiatan ini akan dipusatkan di Desa Bua Kecamatan Tellulimpoe, dan akan ada kegiatan lain yang rencana akan dilaksanakan mulai di awal bulan,” terang Tamzil Binawan. ​Menurut Kadisparbud Sinjai, Festival Budaya Pesisir ini tidak hanya menampilkan acara inti Marimpa Salo, berbagai kegiatan menarik juga akan diselenggarakan untuk memeriahkan festival dan menarik kunjungan wisatawan. ​ “Selain acara inti yakni Marimpa Salo atau menghalau ikan di sungai, juga ada kegiatan lainnya seperti lomba domino, olahraga, dan senam bersama. Selain itu kita akan laksanakan lomba layang-layang, lomba kuliner, dan lomba perahu hias,” jelasnya. ​Lebih lanjut, Kadisparbud mengungkapkan bahwa panitia berencana mengundang pihak Kementerian Pariwisata untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Upaya ini dilakukan sebagai langkah serius untuk memasukkan Marimpa Salo ke dalam kalender event bergengsi Kharisma Nusantara yang akan meningkatkan popularitas dan dampak pariwisata daerah.

Bupati Sinjai Serahkan Bantuan Keuangan Kepada 9 Parpol dan Hibah FKUB

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif menyerahkan bantuan keuangan kepada Partai Politik senilai Rp660.200.100 serta hibah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sinjai tahun 2025 sebesar Rp40.200.000. Penyerahan berlangsung di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Kamis (25/9/2025), disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Andi Irwansyahrani Yusuf, Asisten Perekonomian A. Ilham Abubakar, Kepala Badan Kesbangpol serta beberapa pihak terkait lainnya. Diketahui ada 9 Parpol yang menerima bantuan keuangan ini, seluruhnya adalah partai yang mendapatkan kursi di DPRD periode 2024-2029. “Adapun parpol yang menerima bantuan keuangan diantaranya Partai Nasdem, Gerindra, Golkar, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), dan juga FKUB Sinjai,” ungkap Kepala Badan Kesbangpol Muh. Akbar Juhamran dalam laporannya. Sementara Bupati Sinjai dalam sambutannya, menyampaikan bantuan ini seyogyanya digunakan untuk pendidikan politik dan operasional Sekretariat Parpol. “Bantuan ini peruntukannya untuk pendidikan politik. Sehingga kami harapkan dapat meningkatkan partisipasi politik dan inisiasi masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ungkapnya. Tak hanya itu, Bupati juga mengapresiasi kehadiran Parpol dan FKUB hari ini yang dinilainya menjadi bentuk penguatan dalam mendukung pembangunan daerah di bawah kepemimpinannya bersama Wabup Andi Mahyanto Mazda. “Kehadiran Parpol hari ini memperkuat bahwa jalannya roda pemerintahan dibutuhkan penguatan disektor politik dan sektor lainnya. Sinergitas dan kolaborasi seyogyanya lahir dari banyak elemen termasuk FKUB guna memastikan keamanan, ketertiban dan kedamaian di tengah masyarakat,” tambah Bupati Sinjai. Turut hadir Perwakilan Kantor Kemenag Sinjai, Perwakilan FKUB Sinjai H.Roslan, perwakilan parpol, dan beberapa pihak lainnya. Sebagai informasi, pemberian dan penyaluran bantuan keuangan kepada Parpol dan hibah kepada FKUB merupakan amanah konstitusi yang diatur pada UU Nomor 2 tahun 2011 dan Permendagri 78 tahun 2020 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 36 tahun 2018 tentang tata cara perhitungan, penganggaran dalam APBD, dan tertib administrasi pengajuan, penyaluran dan laporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan partai politik.

KONI Sinjai dan Dispora Temui Bupati Ratnawati Arif, Bahas Kesiapan Porprov Sulsel ke XVIII

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bahas kesiapan Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan (Porprov) ke XVIII yang akan diselenggarakan pada 2026 mendatang, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sinjai dan jajaran melakukan audiensi dengan Bupati Sinjai, Rabu (25/9/3025) pagi. Audiensi pengurus KONI yang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Hasir Achmad ini, disambut baik oleh Bupati Dra. Hj. Ratnawati Arif, di Rumah Jabatannya yang terletak di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara. Ketua KONI Sinjai Iptu Rahman menyampaikan audiensi ini penting dilakukan mengingat Sinjai akan ikut berpartipasi dalam ajang olahraga bergengsi tersebut, yang menunjuk Wajo-Bone sebagai tuan rumah bersama. “Audiensi ini terkait Porprov di Wajo dan Bone kedepannya, termasuk juga kita bahas kesiapan anggarannya,” ungkapnya. Audiensi ini menuai respon positif dari orang nomor satu di Sinjai ini. “Alhamdulillah respon Bupati tadi sangat baik apalagi pada saat kita kasi perbandingan anggaran pelaksanaan Porprov sebelumnya. Karena beliau memang orang keuangan jadi lebih paham,” tambah Ketua KONI. Diketahui Porprov Sulsel akan diselenggarakan sekira Oktober 2026 mendatang. Dalam event olahraga empat tahunan tersebut akan mempertandingkan puluhan cabang olahraga yang diikuti perwakilan 24 Kabupaten/ Kota. Sejauh ini, kesiapan Sinjai sendiri dinilai terus dimatangkan dari segala aspek, terbukti lewat keterlibatan para Atlet dalam ajang Pra Porprov 2025

Bupati Sinjai Terima Audiensi Panrita Literasi Institute, Dorong Sinergi Literasi Daerah

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima audiensi dari Panrita Literasi Institute sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Sinjai. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati dalam suasana penuh semangat kolaboratif, Senin (23/9/2025). Ketua Panrita Literasi Institute, Mirfayani Mirsal, mengatakan audiens ini untuk menyampaikan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, termasuk Launching Panrita Literasi Institute. Selain itu, sejumlah rencana program yang akan segera diluncurkan, diantaranya Sinjai Menulis Bersama Bunda Literasi, peluncuran Podcast dan Konseling Literasi, serta inisiatif Perempuan Panrita_yang fokus pada isu-isu perempuan dan anak. Dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional, Panrita Literasi Institute juga berencana menggelar pameran buku sebagai bentuk apresiasi terhadap karya dan semangat literasi masyarakat Sinjai. “Kami berharap seluruh kegiatan ini dapat berjalan dengan sinergi, dukungan dan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Sinjai,” ujar Mirfayani. Sementara itu, Bupati Hj. Ratnawati Arif menyambut baik kehadiran Panrita Literasi Institute dan menyampaikan apresiasinya atas komitmen lembaga tersebut dalam mendorong budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Orang nomor satu di Kabupaten Sinjai, ini menegaskan bahwa program kerja Panrita Literasi sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pembangunan sumber daya manusia. “Gerakan literasi adalah fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang cerdas dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Sinjai siap mendukung dan bersinergi dalam pelaksanaan program-program literasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati Ratnawati. Audiensi ini menjadi langkah awal dari kolaborasi antara Panrita Literasi Institute dan Pemkab Sinjai dalam mewujudkan ekosistem literasi yang kuat, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan