Temui Pjs Wali Kota Makassar, BAZNAS Makassar akan Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Ketua BAZNAS Kota Makassar H.M Ashar Tamanggong, temui Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, di ruang rapat Wali Kota, Jumat (18/10/2024). Dalam pertemuan, Azhar Tamanggong menyampaikan terkait akan diserahkannya bantuan biaya pendidikan serta bantuan dana bagi UMKM, yang juga merupakan rangkaian dari Maulid Nabi Muhammad SAW, di hari Minggu, (20/10/2024). “Kami akan menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada pelajar SD, SMP, SMA hingga Mahasiswa. Selain itu diserahkan pula bantuan usaha bagi penggiat UMKM,” ungkap Azhar Tamanggong. Menerima kunjungan dari BAZNAS Kota Makassar disambut hangat oleh Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, dan menyampaikan apresiasi atas kinerja Baznas selama ini. “Tentunya kita dukung dan apresiasi, karena program ini menyentuh dan membantu masyarakat,” ujarnya Andi Arwin pun menyampaikan agar apa yang dilakukan akan terus berkelanjutan, memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat. “Patut dipahami peran pemerintah dan lembaga non pemerintah, ketika mampu berkolaborasi untuk berkontribusi bagi masyarakat,” lanjutnya. Adapun rincian bantuan biaya pendidikan yang akan diserahkan sebesar 1 juta rupiah untuk SD, 1,250 juta rupiah untuk SMP, 1,500 juta rupiah untuk SMA dan 2 juta rupiah untuk mahasiswa, dengan total biaya pendidikan lebih dari 600 juta rupiah yang ditujukan bagi lebih dari 300 anak didik. Adapun bantuan modal UMKM, akan diberikan kepada 15 penggiat UMKM, dimana besaran modal yang diberikan disesuaikan dengan hasil assesment tim BAZNAS di lapangan. “Bantuan biaya pendidikan dan modal UMKM bukan pertama kalinya dilakukan, dan akan terus berkelanjutan,” ungkap Azhar.
Bersama Pejabat Kantor Wilayah Perbendaharaan Negara, Pjs Arwin Dorong Serapan APBN-APBD Makassar 2024

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis mendorong seluruh perangkat daerah Kota Makassar agar mempercepat serapan APBN dan APBD 2024. Bersama Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulsel, Supendi, Arwin berharap kendala yang dialami timnya dapat menemukan solusi. “Pertemuan ini merupakan langkah strategis yang kita lakukan terutama kehadiran kepala kantor wilayah yang berinisiatif membersamai kita dalam rangka serapan APBD dan APBN,” kata Arwin pada sela-sela Rakor Bersama Tim DJPb Sulsel Dalam Rangka Capaian Progres Kinerja APBN dan APBD Makassar, di Balai Kota, Kamis, 17 Oktober 2024. Arwin menuturkan bahwa dirinya yakin dan percaya banyak kendala yang dialami OPD dalam serapan anggaran tersebut. Olehnya, dia mengarahkan agar masing-masing mengemukakan pertanyaannya agar dapat berdiskusi dengan kepala DJPb sehingga menemukan jalan keluarnya. “Silakan teman-teman memanfaatkan momentum ini, menyampaikan kendala kepada tim DJPb sehingga senantiasa mendapatkan solusi yang teman-teman butuhkan,” ucapnya. Meski begitu, Arwin juga tetap menginstruksikan agar setiap perangkat daerah mengedepankan unsur kehati-hatian dalam realisasi anggaran. Yang mana jika sama sekali tak bisa direalisasikan maka tidak boleh pula dipaksakan. “Tentu butuh dorongan agar percepatan tetapi tidak juga mengabaikan ketentuan yang mengatur. Apabila tidak bisa dilakukan maka tidak bisa dipaksakan,” tuturnya. Dia mengharapkan acara tersebut dapat bermanfaat bagi semua OPD Kota Makassar sehingga mampu menyelesaikan persoalan serapan di lingkup kerja masing-masing. ***
Pjs Arwin Azis Buka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis membuka secara resmi High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar 2024. “Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim High Level Meeting TP2DD saya buka secara resmi,” kata Arwin Azis pada sela-sela acara di Hotel Mercure, Kamis, 17 Oktober 2024. Arwin mengungkapkan penghargaan dan apresiasi atas seluruh tim TP2DD yang hadir dan menyukseskan acara tersebut. Dia katakan meeting ini sangat strategis lantaran mendorong percepatan perluasan digitalisasi daerah dan menjadi kota terbaik dalam TP2DD. Sekaligus, lanjut Arwin, ini pula merupakan tantangan dalam percepatan digitalisasi dan elektronifikasi tersebut. Dalam sambutannya, Arwin memberi arahan perlu adanya optimalisasi pada beberapa indikator. Seperti, transaksi non tunai pada pendapatan terutama retribusi. “Untuk TP2DD tentu mendorong semua belanja dan pendapatan dipastikan non tunai sehingga nilai TP2DD Makassar meningkat,” ujar Arwin. Ia juga menginstruksikan agar TP2DD bersama semua perangkat daerah senantiasa memasifkan gerakan ini di masing-masing OPD. Termasuk pada meeting itu, Arwin yang juga Kasatpol PP Sulsel ini mengarahkan agar hasil rapat menunjukkan rencana aksi nyata peningkatan TP2DD. Dengan begitu diharapkan Pemkot Makassar mendapat peringkat pertama TP2DD pada 2025. “Diharapkan seluruh perangkat daerah konsisten melaksanakan rencana aksinya. Dukungan itu insyaallah membuat kita menjadi level terbaik secara nasional tahun depan,” ucap Arwin. Dia juga berterimakasih kepada Bank Sulselbar yang telah konsisten bersinergi dengan Pemkot Makassar untuk penerapan digitalisasi daerah ini. Apalagi dengan melihat potensi penerimaan pendapatan dari pajak dan retribusi maka diharapkan dapat memotivasi setiap SKPD untuk mempercepat digitalisasi dan elektronifikasi keuangan daerah tersebut. ***
HUT 355 Sulsel, Pjs Wali Kota Makassar Meriahkan Fashion Show

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis hadiri opening ceremony Hari Ulang Tahun (HUT) ke 355 Sulawesi Selatan yang digelar di Anjungan Pantai Losari, Rabu malam, (16/10/2024). Andi Arwin Azis hadir bersama Pjs Ketua TP PKK Kota Makassar, Andi Tenri Anna, dengan menggunakan sutra bermotif kotak berwarna abu-abu. Bersama jajaran Forkopimda Sulawesi Selaran, Andi Arwin turut andil memeriahkan fashion show. HUT ke 355 Sulsel mengangkat tema Sulsel Rumah Kita untuk Semua, dengan tujuan memperkuat persatuan, terutama di tengah suhu politik yang memanas menjelang Pilkada. Andi Arwin menyampaikan harapan di HUT Sulsel dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi, kabupaten/kota mendukung Sulawesi Selatan. “Kita berharap moment ini meningkatkan kolaborasi sinergitas, dukung Sulawesi Selatan diberbagai bidang. Seperti ekonomi, dan bidang lainnya,” ujarnya. Menurut Andi Arwin, kehadiran kabupaten/kota dapat menopang keberadaan Sulawesi Selatan, saling dukung yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan. Selain fashion show, HUT Sulsel juga diisi dengan kegiatan lain seperti pameran UMKM, donor darah, senam bersama, dan berbagai rangkaian kegiatan lainnya.(*)
Lorong PKK Mangasa Disasar sebagai Pilot Ptoject Kampung PKK Binaan Provinsi Sulsel

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Lorong PKK di Kelurahan Mangasa, Kota Makassar, disasar untuk ditunjuk sebagai pilot project Kampung PKK Binaan oleh Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini terungkap saat kunjungan Pj. Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Ninuk Triyanti Zudan, Rabu (16/4/2024), yang diterima langsung oleh Pjs. Ketua TP PKK Kota Makassar, Andi Tenri Anna. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan di Lorong PKK Mangasa. Andi Tenri Anna mendampingi Ninuk Triyanti meninjau berbagai program unggulan. Selain itu, Ninuk Triyanti juga memantau Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), salah satu program utama PKK yang berfokus pada peningkatan ekonomi keluarga melalui usaha kecil warga setempat. UP2K di Lorong Mangasa ini menjadi salah satu model pemberdayaan yang berhasil diterapkan di lingkungan perkotaan. Kunjungan berlanjut ke Galeri Pelangi, yang menampilkan berbagai produk kreatif hasil karya warga, seperti kerajinan tangan dan produk rumah tangga. Galeri ini menjadi bukti nyata bahwa program ekonomi kreatif yang digalakkan TP PKK mampu menggerakkan roda perekonomian di tingkat masyarakat. Selain bidang ekonomi, kunjungan ini juga mencakup pemantauan layanan Posyandu, yang rutin memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak bagi warga sekitar. Pelayanan Posyandu ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Lorong PKK Mangasa. Dalam kesempatan tersebut, Ninuk Triyanti memberikan apresiasi terhadap program-program TP PKK Kota Makassar. “Apresiasi Program TP PKK kota Makassar yang sudah mempunyai 45 lorong PKK sejak tahun 2022. Saya sangat terkesan dengan upaya TP PKK Kota Makassar dalam mengintegrasikan program-program pemberdayaan ekonomi dan kesehatan. Lorong PKK Mangasa ini merupakan contoh nyata keberhasilan kolaborasi berbagai pihak, dan saya yakin, dengan pembinaan lebih lanjut, kampung ini akan menjadi model percontohan bagi daerah lainnya di Sulawesi Selatan,” ungkap Ninuk. Dalam kunjungan ini, Ninuk Triyanti menyempatkan untuk panen cabe dan sayuran di Kebun Hatinya PKK. Menanggapi kunjungan tersebut, Andi Tenri Anna menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Ibu Pj. Ketua TP PKK Sulawesi Selatan. Penunjukan Lorong PKK Mangasa sebagai Kampung PKK Binaan Provinsi Sulawesi Selatan menjadi motivasi bagi kami untuk terus melaksanakan program-program pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andi Tenri. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK Kota Makassar akan terus berkomitmen dalam mendukung 10 program Pokok PKK, terutama di bidang ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Dengan rencana penunjukan ini, Lorong PKK Mangasa diharapkan bisa menjadi percontohan Kampung PKK yang sukses memberdayakan masyarakat secara menyeluruh di tingkat provinsi.
Launching dan Bimtek Aplikasi SRIKANDI, Pjs Wali Kota Makassar Tekankan Optimalisasi Penggunaan TTE

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis membuka Launching dan Bimtek Aplikasi SRIKANDI, yang digelar di Hotel Aston, Rabu (16/10/2024). SRIKANDI merupakan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi. SRIKANDI merupakan aplikasi yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Dengan target pengguna yaitu seluruh Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. Dalam sambutannya, Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin tekankan optimalisasi penggunaan TTE. Dimana setelah launching hari ini, maka seluruh perangkat daerah lingkup Pemkot Makassar untuk menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE). “Mulai hari ini TTE diberlakukan di lingkup Pemkot Makassar, dan sebagai Pjs Wali Kota tidak lagi menerima surat dokumen yang ditandatangani secara manual. Untuk aktivasi dapat menghubungi Dinas Kominfo dan juga Dinas Kearsipan,” ujarnya. Aplikasi SRIKANDI merupakan instrumen pengelolaan arsip dinamis yang dinilai sebagai bentuk peningkatan kualitas dalam bidang kearsipan. “Setiap informasi berbasis analog dan digital, akan dapat terekam dengan baik, sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa,” lanjutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Aulia Arsyad, menyampaikan tentang penerapan aplikasi SRIKANDI yang belum maksimal oleh beberapa OPD. Adapun rekapitulasi status tanda tangan elektronik OPD dan UKPD lingkup sekretariat Pemkot Makassar yakni Status TTE Aktif 45 OPD/UKPD, Belum aktivasi 6 OPD/UKPD, Expired 3 OPD/UKPD, dan belum ada TTE sebanyak 12 OPD/UKPD. “Bagi yang belum mempunyai dan belum mengaktivasi TTE diharapkan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo sebagai leading sektornya,” lanjutnya. Adapun penggunaan aplikasi SRIKANDI yang telah dilakukan di lingkup Pemkot Makassar yakni surat masuk sebanyak 6.884, surat keluar 6.764, disposisi sebanyak 284 surat, dengan total aktivasi 13.932 surat. Sedangkan OPD dengan pengguna terbesar aplikasi SRIKANDI yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kearsipan, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan, Dinas Perpustakaan, Kelurahan Manggala dan Kelurahan La’latang. Launching dan Bimtek Aplikasi SRIKANDI juga dihadiri oleh Direktur Kearsipan Daerah 1 Arsip Nasional Republik Indonesia, Drs Hilman Rosmana, M.Hum., yang bergabung melalui zoom, dan menyampaikan manfaat yang dapat diperoleh dari pengaplikasian SRIKANDI. “SRIKANDI akan berpengaruh terhadap indeks tata kelola daerah, indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) daerah dan hasil pengawasan kearsipan,” ungkapnya.(*)
Pjs Wali Kota Arwin Azis Harap Gerakan Pangan Murah Stabilkan Harga dan Kendalikan Inflasi di Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis mengharapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di Kota Makassar mampu mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok. “Kami Pemkot Makassar turut berpartisipasi menghadirkan Gelar Pangan Murah yang kami tempatkan di Kecamatan Tamalate,” kata Arwin saat menghadiri GPM Serentak Dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan sebagai Upaya Pengendalian Inflasi dan Rangkaian Hari Jadi Sulsel ke-355, di BTN Tabaria, Selasa, 15 Oktober 2024. Arwin menyebut kegiatan hari ini dilakukan secara terintegrasi dengan 24 Kabupaten kota yang mana Pemprov Sulsel menginisiasi pagelaran pangan murah dalam rangka HUT Sulsel ke 355 sekaligus dirangkaikan Hari Pangan Sedunia. “Kita harap ini juga merespon kebutuhan masyarakat. Apalagi harga bahan pokok saat ini kadang tidak stabil di pasar sehingga dengan intervensi ini diharapkan mampu menstabilkan harga,” kata Arwin. Dia mengaku sudah menginstruksikan Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Perdagangan, Kadis Koperasi untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Agar melibatkan seluruh BUMN, lembaga pemerintah, dan pelaku usaha pangan lainnya. Hal itu diharapkan mereka ikut ambil bagian dalam menghadirkan bahan pokok yang terjangkau dengan harga yang ditawarkan sesuai dengan distributor. “Itu yang kami dorong agar tidak bergantung APBD,” ucapnya. Saat ini posisi inflasi Makassar di bulan September lalu berada pada angka 1,54 persen. Angka itu turun dibanding Agustus yakni 1,64 persen. Dengan begitu Pemkot Makassar menjadi yang terendah dari rata-rata nasional dan provinsi. “Ini patut disyukuri bahwa kerja-kerja pemerintah, instansi lembaga dan non pemerintah semuanya bergerak melakukan intervensi di pasar, menjamin ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, sehingga daya beli masyarakat semakin baik dan inflasi stabil,” tutupnya. *********
Pjs. Wali Kota Makassar Buka Rapat Koordinasi TPPS, Tekan Stunting

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Pjs. Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Senin (14/10). Dalam sambutannya, Andi Arwin menekankan pentingnya tindakan nyata terhadap data stunting yang ada, bukan hanya melihat angka-angka tanpa melakukan intervensi di lapangan. “Jangan sampai data stunting hanya dilihat saja tanpa ditindaklanjuti. Camat sebagai ujung tombak wilayah harus aktif mencatat dan mengelola data serta kreatif dalam membangun kolaborasi untuk mendorong perangkat daerah menghadirkan solusi penurunan angka stunting,” tegas Andi Arwin Azis. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam memastikan upaya pencegahan dan penanganan stunting berjalan efektif. “Keberhasilan kita diukur dari kemampuan kita untuk mengajak semua pihak terlibat dalam upaya penurunan angka stunting. Pak Kadis dan tim TPPS saya apresiasi, dan saya harap kita bisa membangun kolaborasi yang kuat menghadapi tingginya angka stunting,” ujar Andi Arwin. Ia juga meminta staf ahli dan kepala OPD untuk lebih fokus dalam menjalankan tugas masing-masing dan mengkoordinasikan upaya penurunan stunting di wilayahnya. “Setiap hari kita pantau progres kinerja perangkat daerah, terutama program-program yang berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, Andi Arwin juga menyinggung program “Gemar Makan Telur” yang sudah digalakkan oleh pemerintah provinsi. Ia berharap program serupa bisa lebih masif di tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. “Harusnya kita di wilayah kelurahan dan kecamatan yang lebih gencar, karena mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” jelasnya. Selain itu, ia meminta agar angka stunting di setiap kelurahan dan kecamatan dipantau secara berkala setiap bulan, untuk melihat efektivitas program yang sudah dijalankan. “Kita harus melihat data setiap bulannya, apakah ada penurunan. Ini penting agar kita bisa memastikan program yang kita lakukan berdampak nyata,” pungkas Andi Arwin.
Apel Pagi, Pjs Wali Kota Bahas Gerakan Sabtu Bersih, Optimalisasi APBD Hingga Netralitas ASN

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, pimpin apel pagi di halaman kantor Balaikota, Senin (14/10/2024). Dalam kesempatan tersebut Andi Arwin tekankan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran aparatur Pemkot Makassar, “Apresiasi atas dukungan seluruh OPD atas program Gerakan Sabtu Bersih, yang perkembangannya terus membaik. Namun kedepan butuh peningkatan kolaborasi,” ujarnya. Andi Arwin meminta agar seluruh camat, lurah, RT/RW mengambil peran untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. “Yang terlihat di lapangan dominan masih aparatur pemerintah, partisipasi masyarakat masih kurang. Diminta kepemimpinan, strong leadership dari camat, lurah, RT/RW untuk tingkatkan partisipasi warganya,” ujarnya. Selain itu, Andi Arwin juga menyampaikan tentang program Gerakan Sabtu Bersih yang terintegrasi secara simultan dengan penilaian Adipura. “Raih Adipura menjadi salah satu target selama dua bulan kedepan, dan akan mengundang Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel, untuk asistensi, pendampingan dan beri arahan, sehingga hal yang dilakukan tepat sasaran,” lanjutnya. Untuk itu seluruh yang masuk dalam lokus penilaian, diharapkan partisipasi aktif dari seluruh perangkat daerah dan Perumda terkait. “Salah satu lokus yakni pasar, pasar Toddopuli dan pasar Sambung Jawa, diharapkan intervensi dari Perumda Pasar turut berpartisipasi hadirkan kebersihan. Begitu pula dengan Perumda Terminal, dalam penanganan lapak yang terdapat di Terminal,” ujarnya. Hal berikutnya, Andi Arwin menyampaikan apresiasi atas partisipasi jajaran pemerintah dan masyarakat kota Makassar sukseskan Jalan Sehat yang menjadi rangkaian HUT Provinsi Sulsel ke 355, dan berhasil pecahkan rekor MURI dengan peserta terdaftar online sebanyak 535.500 peserta. “Tak lama lagi HUT Kota Makassar, segera persiapkan rencana kegiatan, meriah namun sederhana, pastikan kegiatan yang lebih menyentuh masyarakat, kurangi seremonial,” ungkapnya. Hal lain yang juga disampaikan dalam apel pagi ini, terkait Inflasi yang stabil, namun daya beli masyarakat turun, dikarenakan intervensi kita terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat masih rendah. Untuk itu, Andi Arwin meminta penyerapan APBD ditingkatkan, dan digunakan untuk menstimulasi kebutuhan masyarakat. Selain itu, Andi Arwin juga mengingatkan kembali agar seluruh ASN dapat berlaku netral menghadapi Pilkada Kota Makassar. Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis juga meminta asisten dan staf ahli untuk lebih fokus mengkoordinir OPD sesuai jalur koordinasinya. Selepas apel pagi, Pjs Wali Kota Makassar melanjutkan pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Sipakatau, dan meminta asisten dan staff ahli melanjutkan sesuai dengan wilayah koordinasinya masing masing.
Pjs Wali Kota Arwin Azis Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Kepala UPTD PPA Makassar Muslimin Hasbullah

Suaraindonesiaku.com, GOWA,- Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis memimpin langsung Upacara Pelepasan Jenazah Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Makassar, Muslimin Hasbullah di rumah duka, Minggu, 13 Oktober 2024. Arwin mendatangi kediaman almarhum di Jl Abd. Muthalib Dg. Narang, Pao-pao, sore tadi. Upacara dimulai sekitar pukul 15.30 Wita dan berlangsung dengan penuh haru dan khidmat. Arwin mengatakan atas nama Pemerintah Kota Makassar menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada almarhum yang telah mendedikasikan dirinya sepenuh hati. Memberikan kontribusi besar dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebaik-baiknya. “Jasa dan kinerja yang telah ditunjukkan almarhum begitu lekat di hati jajaran Pemkot Makassar. Beliau adalah pejuang yang konsisten terhadap kelompok rentan,” kata Arwin saat memberikan sambutannya. Dia menuturkan, Pemkot Makassar begitu mengapresiasi kinerja beliau yang bahkan masih sempat menyelesaikan tanggung jawabnya di kantor sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir. Arwin tak henti-hentinya berterimakasih kepada almarhum juga keluarga almarhum. Bahwa Pemkot Makassar merasakan kehilangan yang mendalam atas kepergian Mimin, sapaannya karibnya. Arwin yang juga Kasatpol PP Sulsel ini mengajak semua hadirin agar memaafkan perilaku keliru almarhum baik yang disengaja maupun tidak disengaja selama hidup. Hal ini semata-mata untuk memudahkan jalannya menghadap sang Ilahi. “Semoga dengan maaf teman-teman sekalian dapat melapangkan kuburnya, dimudahkan jalannya menuju Rabb-nya,” ajak Arwin. Sekira beberapa menit upacara berlangsung, jenazah pria kelahiran 1979 ini pun dibawa ke masjid terdekat untuk disalatkan lalu dikebumikan TPU Keluarga Pao-pao. Muslimin diketahui meninggal pada hari Minggu 13 Oktober, pukul 02.45 WITA, di RS Ibnu Sina karena sakit. Ia meninggalkan istri bernama Rostina Mansyur dan dua anaknya. ***