Danny Pomanto Serahkan Paket Sembako dan Umroh Ke Jamaah Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menyerahkan sejumlah paket sembako kepada petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di 15 kecamatan. Penyerahan paket sembako ini dilakukan usai kegiatan Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah (GMSSB) yang merupakan agenda rutin Pemkot Makassar. Danny mengatakan penyerahan paket sembako ini bukan pertama kali tapi sudah menjadi hal yang rutin dilakukan. Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih Danny Pomanto atas kinerja petugas kebersihan dalam menjaga kebersihan Kota Makassar. “Alhamdulillah hari ini kita bagikan sembako kepada petugas kebersihan di 15 kecamatan. Ini bentuk apresiasi kita kepada petugas kebersihan yang menjadi garda terdepan membuat kota Makassar bersih dan nyaman. Tanpa mereka kota pasti kewalahan,” ucapnya, di Anjungan City Of Makassar, Minggu (22/09/2024). Danny menyebutkan petugas kebersihan sangat penting dan berjasa bagi Pemkot Makassar. Pekerjaan petugas kebersihan ini paling mulia dan derajat para petugas kebersihan ini lebih tinggi, kerena menurut Danny, tidak semua orang mampu mengerjakan itu. “Saya mengakui pekerjaan di kebersihan paling mulia, derajat bapak ibu lebih tinggi karena kita bekerja di tempat yang tidak semua orang mampu mengerjakan itu. Dengan bantuan ini semoga dapat membantu bapak ibu sekalian,” ungkapnya. Selain penyerahan paket sembako Danny Pomanto juga memberikan 2 paket umroh kepada dua orang jemaah (1 perempuan 1 laki-laki) shalat subuh berjamaah diumumkan lewat nomor undian yang telah dibagikan sebelumnya. “Pagi ini mendung dan sejuk semoga menjadi pertanda baik bagi masyarakat kota Makassar. Selamat yang mendapat undian hadiah umroh semoga berkah dan doakan kota Makassar selalu mendapat perlindungan dari Allah Swt,” harap Danny. (*)
Indira Yusuf Ismail Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Kader Dapur Sehat Perangi Stunting di Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menegaskan pentingnya kolaborasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting dalam mengatasi masalah stunting di Kota Makassar. Hal itu disampaikan Indira pada sambutannya di acara penyerahan honorium kader Pendamping Dapur Sehat Atasi Stunting di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Sabtu (21/09/2024). Indira mengapresiasi kehadiran kader penyuluh yang telah berkomitmen untuk mengurangi angka stunting, yang saat ini mencapai 25,6% berdasarkan data terbaru. “Meskipun ada 1.000 anak stunting yang akan kita intervensi lewat program inj, tugas kita tidak berhenti di sini. Kita juga perlu mencegah tidak ada lagi ibu hamil yang melahirkan anak dalam kondisi stunting,” tegasnya. Dalam acara ini, Indira menyoroti peran vital kader penyuluh dalam memastikan asupan gizi yang tepat bagi anak-anak dan ibu hamil. “Kita harus mendidik masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat sejak dini,” tambahnya. Ia juga menekankan perlunya perhatian terhadap program dapur gizi yang berkualitas, pemenuhan standar dapur gizi, penyajian dan makanan, yang akan berkontribusi signifikan dalam upaya ini. Kepala Dinas Pengendalian Kependudukan dan KB Kota Makassar, Syafruddin, dapur gizi ini merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Makassar yang diselenggarakan dalam rangka percepatan penurunan stunting. “Kita ketahui bahwa di tahun 2023 kita mendapat prevelensi stunting yang mengejutkan bahwa dari 18,4% ada peningkatan menjadi 25,6% terjadi peningkatan sekitar 7,2%,” urainya. Syafruddin merincikan intervensi program ini akan berdampak pada 49 lokus dari kampung KB yg berada di seluruh wilayah kecamatan. Jumlah total anak balita sekitar 1000 anak. Termasuk 22 orang anak keluarga beresiko stunting di setiap lokus. Dalam kegiatan ini juga terdapat pemberian makanan tambahan (PMT) selama 30 hari. Serta susu dan vitamin kepada anak stunting. Pada kesempatan ini, Syafruddin mengapresiasi keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat dan organisasi remaja, yang berkolaborasi bersama-sama untuk mencapai target pengurangan stunting. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, baik Indira maupun Syafruddin optimis bahwa langkah-langkah ini akan membawa perubahan positif bagi generasi mendatang. “Semoga apa yang kita lakukan di intervensi ini mendapatkan hasil maksimal. Dan anak-anak kita tidak terdapat stunting lagi pada pengukuran SSGI nanti,” harapnya.(*)
Danny Pomanto Maulid Bareng Pengurus dan Jemaah Masjid Al-Markaz

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama pengurus dan jemaah Masjid Al-Markaz Al-Islami memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 21 September 2024. Selain itu, Danny Pomanto sapaan akrabnya juga menjanjikan anggaran Rp1 miliar untuk masjid Al-Markaz pada tahun depan. “Insyaallah tahun depan kita bisa menyelesaikan janji saya Rp1 miliar untuk Al-Markaz,” kata Danny Pomanto saat memberikan sambutannya pada sela-sela acara di Masjid Al-Markaz, sore tadi. Wali kota Makassar dua periode ini menjelaskan alasan menyiapkan anggaran tersebut. Bahwa Pemkot Makassar memiliki kewajiban besar atas Al-Markaz. Hal itu lantaran Al-Markaz membantu program Pemkot Makassar yakni Perkuatan Keimanan Umat. Dengan berbagai program keislaman di Al-Markaz, kata dia, benar-benar menjadi markas pendidikan dan dakwah umat Islam sebagai nama masjidnya. Apalagi, di dalamnya diperkuat oleh alim ulama, cerdik-cendikia, dan masjid menjadi basisnya maka insyaallah kota ini berjalan dengan baik. “Juga dengan program Pemkot Makassar Jagai Anakta’ apalagi menjaga anaknya di masjid maka insyaallah sama dengan menjaga kota ini,” ucapnya. Pasalnya kondisi dunia hari ini tidak baik-baik saja dengan banyaknya erosi akhlak yang tidak terkendali. Maka, lanjut dia, dengan maulid ini diharapkan kian memperkuat generasi muda menjalankan ajaran Rasulullah Saw. “Tentunya jika praktek dalam rumah tangga, cara bermuamalah, cara mendidik mengikuti Rasulullah Saw maka insyaallah kota ini terjaga,” harapnya. Diketahui, peringatan maulid di Masjid Al-Markaz kali ini mengangkat tema Maulid Nabi Memperkuat Peradaban Berbasis Masjid. ***
Pj Sekda Kota Makassar Hadiri Langsung Pemaparan Calon Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional

Suaraindonesiaku.com, JAKARTA, — Setelah menjadi juara lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi Sulawesi Selatan, kini Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala Kota Makassar terpilih untuk bersaing pada lomba desa dan kelurahan tingkat nasional. Saat ini sudah masuk pada tahapan pemaparan calon juara dihadapan tim penilai pusat yang dibagi dari beberapa zona wilayah. Untuk Kota Makassar sendiri masuk pada zona wilayah tiga dan bersaing dengan kalimantan timur dan kalimantan utara. Tahapan ini dihadiri langsung oleh Pj Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, Asisten IIi Kota Makassar, Mario Said, Camat Manggala, Andi Eldi Indra Malka, Lurah Manggala, Arwinah Aminuddin dan Plh Kadis PMD Sulsel, A. M. Akbar di Gedung C Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Jakarta Selatan, Jumat (20/09/2024). Firman mengungkapkan kehadirannya ini untuk mensupport Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala karena telah terpilih pada lomba desa dan kelurahan tingkat nasional. Bahkan ia pun ikut meyakinkan tim penilai terkait inovasi dan capaian yang sudah dilakukan oleh Kelurahan Manggala. “Jadi alhamdulillah hari ini kota Makassar mengikuti pemaparan calon juara tingkat nasional. Dimana kami harus memaparkan kembali keunggulan kelurahan Manggala ini dihadapan tim penilai. Insya Allah apabila mendapatkan kesempatan kita bisa mendapat juara 1 tingkat nasional,” ucapnya. Kata Firman, pemaparan calon juara ini untuk menentukan juara satu, dua dan tiga. Dihadapan tim penilai, Firman ikut menambahkan ada beberapa inovasi penting yang dimiliki Kelurahan Manggala seperti seperti Lorong Wisata, UMKM Lorong, Sekolah Lansia, Sabtu Bersih, Posko Mappatabe. “Lorong di Kota Makassar itu seperti sel di dalam tubuh manusia. Apabila selnya baik maka baiklah kotanya. Dan saat ini sudah terbentuk 2000an lorong wisata yang tersebar di 15 kecamatan,” ungkapnya. Selain itu, ada program memilah Sampah Menabung Emas, Webgis Sigap Banjir, Zero Sampah Liar, dan Lorong Wisata Uddani. Firman pun optimis melalui pemaparan yang dilakukan langsung Lurah Manggala, Arwinah Aminuddin Kelurahan Manggala bisa menyabet juara lomba desa dan kelurahan tingkat nasional. “Rendahnya angka stunting di kelurahan Manggala dan memiliki Taman Kantor menjadi salah satu penilaian penting. Pemanfaatan dana desa dan keterlibatan masyarakat. Makanya tadi kami paparkan dihadapan tim penilai,” kata Firman. Karenanya itu, Firman berpendapat bahwa seluruh indikator sudah terpenuhi. Indikator tersebut yakni seperti aspek pemerintahan, kinerja, inisiatif dan kreativitas pemberdayaan masyarakat, teknologi informasi atau e-government, serta pelestarian adat dan budaya. Pada kesempatan ini pula, Firman juga berkomitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan hal-hal yang menyangkut kepentingan masyarakat di Kelurahan Manggala. “Tadi juga kami mendapatkan beberapa masukan dari tim penilai dalam hal misalnya bagaimana keaktifan masyarakat di kelurahan manggala dalam hal pelayanan yang tersedia. Itu masukan yang berarti bagi kami dan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kedepan agar semakin baik lagi,” pungkasnya. Sementara, Lurah Manggala, Arwinah Aminuddin menambahkan penentuan juara dilakukan hari ini setelah sidang pleno. “Menurut jadwal insya Allah setelah pleno sebentar malam. Doakan Kelurahan Manggala kota Makassar raih juara 1,” pintanya. (*)
Satpol PP dan Damkarmat Makassar Latih Satlinmas Tangani Kebakaran Tabung Gas

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, — Satpol PP Makassar jalin kolaborasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkarmat) Kota Makassar dalam edukasi Pemadaman Api Awal pada Tabung Gas kepada Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) Satpol PP. Pada kegiatan tersebut dipimpin oleh Plt Satpol PP yang juga Kepala Damkarmat Makassar, Hasanuddin, dan turut didampingi Kabid Linmas Satpol PP Winardi. Kegiatan berlangsung di Taman Patung Gajah sekitar Anjungan City Of Makassar pada Kamis (19/09/2024) sore. Dalam edukasi tersebut, personel Damkarmat melakukan edukasi dan praktek dalam upaya penanggulangan kebakaran pada tabung gas, para personel Satlinmas Satpol PP pun berkesempatan mempraktikkan langsung. Hasanuddin mengatakan kegiatan ini terlaksana atas inisiasi Satpol PP Kota Makassar untuk mengedukasi anggota Satlinmas untuk sigap saat terjadi kebakaran akibat tabung gas. “Untuk giat ini, terdiri dari teori dan praktik kesigapan saat terjadi kebakaran api dari tabung gas dengan tujuan untuk membekali personel Satlinmas Satpol PP akan keterampilan dasar dalam penanggulangan kebakaran.” Tambahnya, Satlinmas Satpol PP Makassar diberi materi terkait dasar penanggulangan dan pencegahan kebakaran. Sementara kegiatan praktik lapangan yang diberikan berupa identifikasi potensi bahaya serta upaya pencegahan terjadinya kebakaran. Ia mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pelatihan jika terjadi situasi kebakaran pada tabung gas. “Kegiatan ini sangat penting dilakukan karena kebakaran merupakan ancaman yang serius. Artinya jika terjadi hal yang tidak diinginkan jangan panik dan lakukan ilmu yang sudah kami berikan,” jelasnya. Ia juga berharap ilmu yang didapat pada kesempatan ini, dapat diteruskan kepada masyarakat luas. Di sisi lain, kegiatan ini juga diadakan untuk menjalin silahturahmi antar personel pelayanan masyarakat yakni Satpol PP dan Damkatmat.
Ketua Dekranasda Makassar Sebut Inovasi UMKM Kunci Hadapi Pasar Internasional

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Ketua Dekranasda Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, kembali memperkuat komitmennya untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar global. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan “Inovasi dan Peluang UMKM Kuliner dan Fashion Lokal Beradaptasi dengan Tren Global” yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Makassar, di Balai Kota Makassar, Kamis (19/8/2024) Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 300 pelaku UMKM yang berfokus pada sektor kuliner dan fashion, yang siap mempelajari strategi inovasi baru. Dalam sambutannya, Indira menyoroti pentingnya peran Dinas Koperasi dalam membina dan mengembangkan UMKM di Makassar. Dia menekankan bahwa pelatihan semacam ini sangat relevan untuk memastikan UMKM terus maju dan beradaptasi dengan perubahan tren. Menurut Indira, inovasi menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi UMKM agar lebih kompetitif di pasar internasional. “Kita berkumpul di sini, Dinas koperasi tentunya selalu berusaha bagaimana bisa membina dan mengembangkan semua UMKM yang ada di kota Makassar,” ujar Indira. Indira juga menyoroti sektor kuliner yang telah menjadi identitas kuat Makassar sebagai kota dengan makanan lezat. Dia menyebut bahwa branding kota ini sebagai kota makan enak sudah cukup kuat, namun tetap ada ruang bagi inovasi kuliner agar lebih menonjol di tingkat global. Selain itu, dia menekankan pentingnya relevansi dari pelatihan ini untuk memberikan dampak yang nyata bagi para pelaku UMKM. “Khusus untuk bidang kuliner, Makassar sudah terkenal dengan semua makanannya. Tidak ada yang tidak enak. Kita banyak kuliner luar biasa. Coto, Konro Pallubasa, Sop Sodara, Sate, dan sebagainya, dan semua itu luar biasa. Tetapi sekarang juga begitu banyak inovasi-inovasi di bidang kuliner,” katanya. Selain sektor kuliner, Indira juga memberikan perhatian khusus pada sektor fashion. Dirinya menegaskan bahwa fashion lokal harus terus dikembangkan dengan sentuhan kearifan lokal agar mampu bersaing dengan tren global. Batik Lontara, salah satu produk kebanggaan Makassar, perlu diangkat lebih tinggi melalui inovasi desain dan klasifikasi yang tepat. “Khusus untuk bidang fashion, kita mengembangkan fashion Makassar dengan kearifan lokal. Makassar sudah punya Batik Lontara, tapi saya kira mesti ada pengembangan dulu khusus untuk Batik Lontara,” jelas Indira. Indira juga menyinggung pentingnya Inkubator Center yang dimiliki oleh Dinas Koperasi Makassar. Menurutnya, Inkubator Center ini merupakan fasilitas luar biasa yang bisa membantu UMKM belajar dan mengembangkan potensi mereka. “Inkubator center itu sangat luar biasa. Saya tentunya sangat berterima kasih kepada Dinas Koperasi bahwa kita punya tempat di mana sebenarnya semua bisa belajar di situ, bisa dapat ilmu di situ,” kata Indira. Menutup sambutannya, Indira mengajak semua pelaku UMKM untuk terus menggali inovasi agar siap menghadapi tren global. Dia memiliki visi untuk menjadikan Makassar sebagai pusat fashion lokal yang memiliki karakter unik dan tidak hanya mengikuti tren global secara pasif. Indira berharap sektor fashion Makassar dapat bersaing di panggung internasional dengan kekuatan identitas lokal. “Kita belajar di sini supaya ada inovasi sendiri supaya kita nanti siap bikin Makassar Fashion Week, kita tidak ikut-ikutan tapi kita punya karakter sendiri,” tutupnya.
Dipandu Host Cilik, Indira Yusuf Ismail Bahas Stunting di Podcast SD Unggulan BTN Pemda

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, terus aktif dalam menyuarakan pentingnya kesehatan masyarakat, terutama terkait pencegahan stunting. Kali ini, Indira tampil sebagai narasumber dalam Podguma (Podcast SD Unggulan BTN Pemda), sebuah podcast yang diselenggarakan oleh sekolah tersebut. Yang menarik, podcast ini dipandu oleh dua host cilik, Nina, siswi kelas 6, dan Maycan, siswi kelas 4, yang dengan cekatan menggali informasi dari Indira. Dalam podcast tersebut, Indira memberikan penjelasan detail tentang bahaya stunting dan bagaimana upaya pencegahan bisa dilakukan dari hal-hal sederhana di rumah. Salah satu yang ditekankannya adalah pentingnya mencuci tangan secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas. Indira menjelaskan bahwa kebersihan tangan sangat berperan dalam mencegah berbagai penyakit yang bisa memengaruhi gizi dan tumbuh kembang anak, sehingga dapat menjadi langkah pencegahan stunting yang efektif. “Stunting bukan hanya masalah kurang gizi, tetapi juga berkaitan dengan kebersihan. Dengan mencuci tangan secara rutin, kita bisa mencegah anak-anak terpapar infeksi yang dapat memperburuk kondisi gizi mereka. Jadi, menjaga kebersihan sejak dini adalah kunci untuk mencegah stunting,” jelas Indira. Meski topik yang dibahas tergolong berat, Nina dan Maycan sebagai host mampu memandu sesi dengan baik. Dengan gaya komunikatif mereka, kedua siswi ini tidak hanya mengajukan pertanyaan yang relevan, tetapi juga membuat suasana wawancara menjadi hangat dan menarik. Keterampilan mereka dalam memandu acara ini mendapat apresiasi dari Indira yang tampak kagum dengan kemampuan dua siswa SD tersebut. “Saya sangat bangga melihat Nina dan Maycan. Mereka tidak hanya percaya diri tetapi juga sangat peka terhadap topik penting seperti stunting. Ini menunjukkan bahwa pendidikan di sini sudah membentuk generasi muda yang cerdas dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial,” ungkap Indira. Indira juga menambahkan bahwa keterlibatan siswa-siswi seperti Nina dan Maycan dalam kegiatan seperti podcast ini adalah salah satu bentuk edukasi yang inovatif. Kata dia, melibatkan anak-anak dalam diskusi terkait kesehatan bukan hanya memberikan pemahaman kepada mereka, tetapi juga memberi contoh kepada anak-anak lain bahwa mereka bisa berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting. “Keterlibatan anak-anak dalam podcast ini sangat luar biasa. Ini adalah cara yang kreatif dan efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama ke sesama anak-anak. Saya berharap anak-anak lain di Makassar juga bisa terinspirasi untuk terus belajar, berbagi, dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya.
Cegah Stunting Sejak Dini, Bunda PAUD Kota Makassar Tekankan Pentingnya Cuci Tangan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, kembali menegaskan pentingnya membiasakan anak-anak untuk hidup bersih dan sehat sejak dini. Hal ini disampaikan dalam kegiatan cuci tangan ramah lingkungan untuk mencegah stunting yang digelar di SD Unggulan BTN Pemda, Kamis (19/8/2024). Acara ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan mencuci tangan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting pada anak-anak. Indira menekankan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus diajarkan sejak dini. Menurutnya, PHBS perlu menjadi kebiasaan yang diterapkan secara disiplin, dimulai dari lingkungan sekolah. “Kalau sekarang cuci tangan cegah stunting, itu hubungannya belajar hidup bersih PHBS, dan itu memang harus diajarkan di usia dini. Kita bisa mulai dari TK SD dan seterusnya,” kata Indira. Dalam kesempatan itu, Indira juga menyinggung pentingnya menjaga konsistensi dalam mengajarkan perilaku cuci tangan. Dia mencontohkan situasi saat pandemi di mana tempat cuci tangan tersedia, namun kesadaran untuk menggunakannya masih belum maksimal. “Kebiasaan ini mestinya kita terapkan, harus istiqamah. Kita pernah melewati pandemi 2 tahun. Waktu pandemi kita sediakan tempat cuci tangan, tapi masih ada yang terlihat tidak disiplin,” tambahnya. Indira menegaskan bahwa PHBS harus terus diajarkan di sekolah, bukan hanya sebagai rutinitas seremonial belaka. Melatih disiplin anak sejak dini untuk mencuci tangan sebelum masuk kelas akan membawa dampak positif dalam jangka panjang. “Di sekolah harus terus diajarkan PHBS. Misal ketika anak-anak masuk halaman sekolah atau sebelum masuk kelas, langsung cuci tangan. Harusnya begitu karena kita pernah lewati masa pandemi. Harus dilatih dan disiplin,” ucap Indira. Lebih lanjut, Indira menekankan bahwa kebiasaan hidup bersih harus menjadi bagian dari keseharian anak-anak. Jika anak-anak terlatih untuk hidup bersih dan sehat, hal ini akan terbawa hingga mereka tumbuh dewasa, menjadikannya suatu kebiasaan alami yang mencegah stunting. “Ini adalah perilaku yang harus jadi kebiasaan yang wajib. Kalau anak-anak terlatih hidup bersih dan sehat itu akan jadi hal biasa karena jadi kebiasaan kita semua,” jelasnya. Indira juga menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kedisiplinan anak-anak untuk terus menerapkan PHBS, khususnya mencuci tangan. Dirinya optimis, dengan pembiasaan ini, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat dan generasi yang dilahirkan selanjutnya bisa bebas dari stunting. “Insyallah dia akan tumbuh jadi anak sehat yang bebas stunting,” pungkas Indira.
Peringatan HKG ke 52, Pj Sekda Terima Apresiasi Langsung dari Ketua TP PKK Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Pj Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menerima piagam apresiasi dari PKK Kota Makassar. Apresiasi ini diberikan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail dalam kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kota Makassar, di Upperhils Convention, Rabu (18/09/2024). Pemberian apresiasi ini dikarenakan keseriusan dan dukungan penuh Firman Pagarra terhadap 10 program pokok PKK Kota Makassar. 10 program pokok PKK yakni penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang. Perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan ketrampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian Lingkungan Hidup dan perencanaan sehat. “Alhamdulillah pada peringatan HKG PKK ini kami mendapat apresiasi langsung dari ketua PKK Kota Makassar bu Indira Yusuf Ismail karena telah mendukung penuh 10 progam pokok pkk. Dukungan ini kami berikan karena dimana 10 program tersebut sejalan dengan visi misi Wali Kota Makassar yang semuanya untuk kebaikan masyarakat,” ucap Firman. Firman mengatakan gerakan PKK merupakan gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang pengelolaannya dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat. Melalui sinergi dengan pemerintah, PKK dapat mendukung program-program pemerintah hingga ke tingkat keluarga, meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan perempuan. Dengan keterlibatan peran TP PKK, Firman menyebutkan program-program pemerintah dapat lebih terpadu dan efektif serta tepat sasaran melalui Kader PKK yang memiliki peran strategis dalam mendukung program kerja pemerintah. Termasuk dalam 10 tugas pokok pkk. Momentum Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-52 Tahun 2024 ini, diharapkan menjadi titik tolak untuk lebih semangat dalam mengembangkan daya kreasi dan kreatifitas pemberdayaan keluarga dalam arti luas. Sehingga, peringatan ini bukan semata-mata merupakan kegiatan rutin tahunan saja namun lebih kepada evaluasi dan apresiasi dari apa yang telah dikerjakan selama satu tahun berjalan. “Semoga semangat ibu-ibu PKK ini bisa terus menggelora sehingga bisa menjadi contoh untuk terus meningkatkan kapasitasnya dalam menyukseskan 10 program pokok pkk. Sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” harap Firman. Tidak hanya mendapat apresiasi, Firman juga mendampingi langsung Indira Yusuf Ismail dalam pemberian penghargaan dan apresiasi terhadap kader-kader PKK yang berprestasi. Karena pada peringatan HKG PKK ke 52 ini bertabur bantuan dan penghargaan. (*)
Indira Yusuf Ismail Khidmat Ikuti Tausiah Maulid Nabi di Masjid Manaratul Musyafir Mariso

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, turut serta dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Manaratul Musyafir, Kelurahan Lette, Kecamatan Maroso, Selasa malam, (17/09/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat setempat yang datang untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan penuh rasa syukur dan kekhidmatan. Indira hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyemarakkan perayaan Maulid sekaligus mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Erwin Baharuddin, Lc. Dalam kesempatan tersebut, Indira juga memberikan arahan kepada jamaah yang hadir. Ia menekankan pentingnya Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh lapisan masyarakat muslim. Indira menyampaikan rasa syukurnya berkesempatan berkumpul dengan jamaah. Ia mendorong mereka agat memaknai perayaan Maulid Nabi lebih dari sekadar seremonial. Namun, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi warga untuk saling berinteraksi dan mempererat hubungan sosial dalam semangat kebersamaan. Serta momen untuk bersuka cita, mempererat silaturahmi, dan mengekspresikan rasa syukur. “Kegiatan seperti ini, kita mengikuti Maulid bukan seremonial saja. Tapi tentu kita juga hadir untuk bersuka cita, bersilaturah, dan berbahagia,” katanya. Lebih lanjut, Maulid Nabi sebagai momentum mereflekasi, mengenang dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang sempurna, yang seharusnya menjadi contoh bagi semua umat muslim. “Maulid ini juga mengingatkan kita bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok kesempurnaan dengan akhlaknya yang menjadi sauri tauladan bagi kita semua,” tambahnya. Indira berharap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat memotivasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas akhlak dan memperkuat keimanan umat muslim masyarakat Kota Makassar.(*)