Suara Indonesiaku

PHRI Sulsel Temui Wali Kota Makassar, Bahas Dampak Efisiensi Anggaran pada Industri Perhotelan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan menemui Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk membahas dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap industri perhotelan. Audiensi berlangsung di Balai Kota Makassar, Senin, (10/03/2025). Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, menyatakan bahwa pengurangan anggaran kegiatan pemerintahan di hotel berdampak signifikan pada pendapatan sektor perhotelan dan berisiko memicu pengurangan tenaga kerja. “Kami melihat adanya penurunan jumlah kegiatan yang diselenggarakan di hotel akibat efisiensi anggaran. Ini tentu berdampak pada pendapatan hotel dan bisa berujung pada pengurangan karyawan,” ujarnya. Ia menambahkan diperlukan strategi promosi yang lebih agresif, seperti cell promotion untuk menarik lebih banyak pelanggan dan menghidupkan kembali industri perhotelan di Makassar. Untuk itu, Ia mengusulkan agar event, seminar, diskusi industri, dan pameran bisnis lebih sering diadakan di Makassar. “Misalnya, seminar tentang industri kopi atau rumput laut bisa digelar di Makassar. Ini bisa menjadi alternatif bagi kegiatan pemerintah yang saat ini sedang mengalami pengurangan,” jelasnya. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa Pemkot Makassar memahami dampak yang dirasakan industri perhotelan akibat efisiensi anggaran. “Kami paham bahwa usaha juga harus tetap berjalan, sehingga kita perlu mencari cara agar baik pemerintah maupun sektor swasta dapat berpikir lebih kreatif dalam menyiasati kondisi ini,” ujarnya. Untuk membantu sektor ini, Munafri mengatakan Pemkot Makassar akan meningkatkan cell promotion pada industri ini. Salah satunya dengan intensitas event guna mendorong sektor pariwisata. “Industri properti juga tetap harus berjalan, sehingga kita perlu mengoptimalkan cell promotion berbagai event. Baik itu kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas maupun kelompok masyarakat yang memiliki jaringan nasional,” ujarnya. Lebih lanjut, Munafri mengatakan bahwa Pemkot akan memaksimalkan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan pelaku bisnis ke Makassar. “Kami akan berkoordinasi dengan teman-teman di Dinas Pariwisata agar dapat lebih aktif cell promotion. Namun, yang terpenting adalah memastikan bahwa event-event yang masuk ke Makassar dapat memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan dan usaha lainnya di kota ini,” jelasnya. Selain itu, ia memastikan bahwa proses perizinan akan dipermudah agar penyelenggara acara dan pelaku industri tidak terbebani. “Kami akan menyederhanakan proses perizinan agar lebih mudah dan cepat, sehingga hotel dan sektor pendukung lainnya tetap dapat berkembang,” imbuhnya.(*)

Wali Kota Makassar Terima Kunjungan PSMTI Sulsel, Dukung Bakti Sosial Donor Darah Ramadan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan silaturahmi dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Sulawesi Selatan di Balai Kota Makassar, Senin (10/03/2025). Pada kesempatan ini, Ketua PSMTI Sulsel, Emmy Jita, menyampaikan kunjungan ini bermaksud menyampaikan undangan kepada Wali Kota Makassar untuk mendukung acara Bakti Sosial Donor Darah Ramadan yang akan digelar pada 15 dan 16 Maret mendatang. Ia mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional PSMTI yang dilaksanakan serentak di seluruh provinsi selama bulan Ramadan. “Hormat kami ingin mengundang Pak Wali Kota untuk hadir dalam kegiatan donor darah Ramadan. Ini adalah program tahunan dari PSMTI yang bertujuan membantu stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) selama bulan Ramadan,” ungkap Emmy. Ia menjelaskan kegiatan donor darah akan berlangsung di beberapa lokasi, yaitu pada 15 Maret di Gereja Petra dan Phinisi UNM, serta pada 16 Maret di Mtos dan Waterboom Mal Maros. “Acara ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung dari pagi hingga malam hari,” jelasnya. Ia mengatakan, di tahun ini PSMTI Sulsel menargetkan 600 hingga 700 pendonor. Menariknya, panitia menyediakan hadiah 5 kg beras bagi setiap pendonor. “Diharapkan, insentif ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini,” ujarnya. Munafri menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PSMTI dalam berbagai kegiatan sosial, terutama dalam mendukung program kemanusiaan seperti donor darah. “Kami sangat mengapresiasi upaya PSMTI yang selalu aktif dalam kegiatan sosial, termasuk donor darah Ramadan ini. Kegiatan ini tentunya sangat dibutuhkan oleh PMI serta masyarakat,” ujar Munafri. Munafri Arifuddin menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk menghadiri kegiatan donor darah ini. Ia juga mengajak masyarakat Makassar untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan ini. “Donor darah adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Saya berharap masyarakat Makassar dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” tambahnya. Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Kota Makassar, diharapkan kegiatan donor darah ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(*)

Hadiri Buka Puasa di Kediaman Satria Majid, Wakil Wali Kota Makassar Ajang Nostalgia

Suaraindonesiaku.com, Makassar, – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara buka puasa bersama di kediaman Satria Majid pada Minggu (9/03/2025). Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Makassar periode 2004-2014, Ilham Arief Sirajuddin, M Roem Ketua DPRD Sulsel 2008-2019, Ni’matullah ( Wakil Ketua DPRD Sulsel 2014-2019) dan Farouk M Betta (Ketua DPRD Makassar 2012-2019), serta Anggota DPRD Sulsel, Fadriaty. Buka puasa bersama ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus nostalgia bagi para kader Partai Demokrat. Dalam suasana penuh keakraban, mereka berbincang mengenai perkembangan politik serta membangun kembali semangat kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Das’ad Latif memberikan ceramah yang menginspirasi para hadirin. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuah islamiah serta nilai-nilai kejujuran dan keikhlasan dalam berpolitik dan kehidupan bermasyarakat. Wakil Wali Kota Makassar menyampaikan bahwa momentum Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antar sesama. “Kebersamaan seperti ini sangat berharga, terutama dalam bulan suci Ramadan. Selain berbagi kebahagiaan, kita juga menguatkan solidaritas di antara kita semua,” ujarnya.(*)

Wali Kota Makassar Resmikan Sekretariat Paraikatte Community di Kecamatan Tamalate

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meresmikan gedung sekretariat Paraikatte Community yang terletak di Jalan Dangko, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Minggu (9/3/2025). Peresmian ini menjadi momentum penting bagi komunitas Paraikatte dalam memperkuat eksistensinya sebagai organisasi yang berkontribusi bagi masyarakat. Selain peresmian, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh anggota komunitas serta masyarakat setempat. Tampak hadir di antaranya Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Andi Bukti Djufrie, Kepala Bappeda Zulkifly Nanda, Kepala Bagian Kesra Moh. Syarief, Camat Tamalate Emil Yudiyanto, serta Ketua Umum Paraikatte Community Syaiful Bakhri. Munafri menyampaikan bahwa undangan untuk menghadiri acara ini telah diterima sejak sebelum Ramadan, sehingga dirinya berusaha untuk meluangkan waktu agar bisa hadir langsung. “Undangan acara ini sudah dari sebelum bulan Ramadan sehingga kami berusaha menyempatkan diri untuk bisa hadir,” ujar Munafri dalam sambutannya. Dalam kesempatan itu, Munafri menekankan pentingnya legalitas organisasi agar setiap kegiatan yang dijalankan memiliki dasar pertanggungjawaban yang jelas. Dia juga mengingatkan bahwa struktur kepengurusan yang resmi dapat memberikan manfaat lebih besar bagi komunitas ke depannya. “Organisasi ini harus didaftarkan supaya segala macam kegiatannya menjadi kegiatan yang punya dasar pertanggungjawaban. Orang-orangnya, pengurusnya, harus terdaftar,” ungkapnya. Lebih jauh, Munafri menyampaikan bahwa momentum Ramadan sebaiknya dimanfaatkan dengan kegiatan positif yang tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Dia mengajak anggota komunitas untuk menjaga suasana yang kondusif selama bulan suci. “Marilah kita sama-sama mengisi Ramadan dengan kegiatan ibadah, kegiatan positif yang tidak mengganggu satu dengan yang lain sehingga kita bisa menjaga situasi kondusif di Kota Makassar,” katanya. Sebagai bagian dari organisasi kemasyarakatan, kata Munafri, Paraikatte Community juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. Munafri berharap komunitas ini dapat berperan aktif dalam menciptakan harmoni di tengah masyarakat. “Paraikatte sebagai salah satu ormas punya tugas dan tanggung jawab menjaga situasi kondusif ini di dalam komunitas,” tuturnya. Munafri juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai waktu untuk meningkatkan amal ibadah dan kebersamaan. Menurutnya, bulan suci ini merupakan kesempatan berharga untuk berbuat baik, sekaligus berharap agar di Ramadan berikutnya semua masih bisa berkumpul dalam suasana yang penuh keberkahan. “Hargai yang namanya bulan suci. Ini kesempatan kita menambah amal ibadah dan kita berharap Ramadan yang akan datang kita masih bisa terus bersama,” pungkasnya.

Munafri Arifuddin Sampaikan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pekerja Sosial saat Buka Puasa Bersama Warga Maccini

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama warga Kelurahan Maccini, Kecamatan Makassar, yang digelar di Masjid Mujahidin pada Sabtu (8/03/2025). Pada kesempatan tersebut, Munafri hadir bersama istrinya, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Imam Syekh Abdul Aziz dari Yaman. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Rudianto Lallo, Anggota DPRD Kota Makassar Muchlis A. Misbah, serta para SKPD Pemkot Makassar, Camat Makassar, Lurah Maccini, ibu-ibu Majelis Taklim, dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan pentingnya menjaga tali silaturahmi antar sesama, khususnya dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Sebab, pertemuan seperti ini menjadi kesempatan untuk berbicara mengenai beberapa program strategis Pemkot Makassar, terutama yang berkaitan pekerja sosial. Munafri mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan perhatian terhadap pekerja sosial di kota ini, termasuk pemandi jenazah, imam-imam rawatib dan marbot masjid Menurut Munafri, mereka memegang peran vital dalam kehidupan masyarakat, meskipun sering kali pekerjaan ini dianggap biasa. “Insyaallah kami akan support dan tingkatkan, memang beberapa pekerja-pekerja sosial yang ada di Kota Makassar ini butuh perhatian ekstra dari pemerintah,” kata Munafri. Munafri juga menghimbau masyarakat peduli dan bergotong royong dengan kebersihan mesjid, masyarakat harus saling bekerja sama dalam menjaga kebersihan dan estetika mesjid. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Munafri menuturkan terobosan Pemerintah Kota Makassar kedepannya akan mengadakan lomba kebersihan masjid di seluruh Makassar. Lomba ini akan menilai kebersihan masjid secara menyeluruh, termasuk tempat duduk dan toilet, yang diharapkan dapat menjadi standar kebersihan yang dapat diikuti oleh semua masjid di Kota Makassar. Lebih jauh, Munafri mengungkapkan bahwa kebersihan yang dimaksud ini tidak hanya akan fokus pada masjid, tetapi juga pada fasilitas publik lain, khususnya toilet di sekolah-sekolah. “Kita ingin ke depan, Makassar dikenal sebagai kota dengan toilet sekolah terbersih di Indonesia,” ungkapnya. Munafri berharap Makassar dapat menjadi contoh kota yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga memiliki kualitas sosial yang tinggi.(*)

Munafri Arifuddin Tinjau Lokasi Pembangunan Stadion, Luas Area Capai 5 Hektar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Rencana pembangunan stadion Kota Makassar di kawasan Untia mulai menunjukkan progres awal. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau langsung lokasi yang akan dijadikan stadion tersebut untuk memastikan berbagai aspek penting sebelum proses pembangunan dimulai. Munafri yang didampingi Direktur Jakarta Propertindo, Iwan Takwin, berujar bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah memastikan legalitas dan batas tanah agar proses pembangunan berjalan tanpa kendala. Setelah semua dokumen lengkap, rancangan awal stadion akan segera dibuat untuk menentukan bentuk dan perkiraan biaya pembangunan. “Langkah pertama yang akan kita lakukan adalah memastikan legalitas dan batas-batas tanah kita. Setelah semuanya fix, saya coba akan kirimkan ke Pak Iwan untuk coba dibuatkan drafting awal seperti apa bentuknya, lalu setelah itu kita akan mencoba menghitung berapa besaran biaya yang akan ada,” ujar Munafri, Sabtu (8/3/2025). Luas area stadion diperkirakan berkisar antara 300 hingga 500 meter persegi, dengan total kawasan, termasuk fasilitas pendukung seperti jogging track, mencapai sekitar 5 hektar. Kapasitas stadion pun dirancang untuk menampung hingga 20.000 penonton. “Kira-kira kalau untuk wilayah untuk area stadion kurang lebih sampai dengan 1 hektar. Untuk include dengan fasilitas pendukungnya, jogging track, dan lain-lain, 5 hektar mungkin. Kapasitasnya kita maksimalkan 15 ribu sampai 20 ribu,” ungkapnya. Terkait waktu pelaksanaan, Munafri menargetkan pekan depan sudah ada perkembangan dalam tahap perencanaan. Tim dari pertanahan, hukum, dan aset akan memastikan ukuran serta legalitas lahan sebelum data tersebut diserahkan kepada pihak terkait untuk dianalisis lebih lanjut. “Mungkin hari Senin saya akan perintahkan teman-teman di pertanahan untuk memastikan ukuran-ukuran dan batas-batas wilayah ini. Bagian hukum dan bagian aset untuk memastikan segala macam legalitasnya,” jelasnya. “Lalu data-data itu akan saya coba kirim ke Pak Iwan untuk diolah dan dianalisa, jadi pekan depan mungkin sudah bisa kita lihat ploting stadionnya karena arah stadion itu harus benar-benar mengikat, tidak bisa timur-barat, harus utara-selatan,” pungkas Munafri.

Munafri Arifuddin Tertibkan Kendaraan Dinas Seluruh OPD di Lapangan Karebosi

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin penertiban kendaraan dinas yang digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, di Lapangan Karebosi, Sabtu (8/03/2025). Pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya Pemkot Makassar memastikan penggunaan kendaraan dinas yang efisien dan sesuai aturan, serta menjaga aset milik negara. Munafri mengevaluasi randis Pemkot Makassar didampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Kepala Inspektorat Makassar Andi Asma Zulistia Ekayanti, dan Kepala BPKAD Kota Makassar, M Dakhlan. Munafri menekankan pentingnya penertiban randis tidak hanya untuk memeriksa kondisi kendaraan, tetapi juga untuk memastikan bahwa kendaraan dinas digunakan sesuai dengan peruntukannya sebagai alat operasional pemerintahan dan bukan untuk kepentingan pribadi. “Kendaraan ini dibeli dengan uang negara, jadi penggunaan kendaraan dinas harus sesuai dengan aturan yang ada,” ujar Wali Kota Makassar. Dalam pemeriksaan hari ini, yang mencakup delapan OPD pertama, Munafri mengungkapkan ditemukan beberapa kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Beberapa randis tercatat dimiliki oleh pejabat yang tidak berhak atau dipakai untuk kepentingan pribadi. Ia juga menyoroti adanya kendaraan dinas yang platnya tidak sesuai dengan aturan. “Di beberapa OPD kendaraan dinas ini sudah mulai tercampur antara yang seharusnya hanya digunakan oleh satu orang, namun ada yang memiliki lebih dari satu mobil dinas. Sejumlah kendaraan terlihat menggunakan plat hitam padahal seharusnya menggunakan plat merah,” tegas Wali Kota. Munafri juga mengungkapkan, bahwa di antara randis, ada yang sudah digunakan sejak lama, bahkan dari era pejabat sebelumnya, yang terus dipakai tanpa pengembalian. Hal ini, menurutnya, tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan aset negara yang seharusnya efisien. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pengelolaan kendaraan dinas, Munafri mengungkapkan rencana Pemkot Makassar untuk memperkenalkan sistem sewa kendaraan dinas. Dengan sistem sewa ini, diharapkan Pemkot Makassar dapat menghindari beban belanja modal yang besar dan memberikan keleluasaan kepada pihak vendor untuk mengelola kendaraan secara lebih efisien. “Kita kedepannya kita akan mencoba sistem sewa ya, jadi sudah ada pihak vendor yang akan menarik sendiri setelah sewanya itu selesai dan kita juga kalau sewakan enggak berat,” jelas Munafri. Selain itu, Munafri berencana memberikan identitas kendaraan kepada setiap OPD seperti menempelkan stiker kendaraan dinas pada setiap mobil agar mudah untuk dikenali dan dipastikan kejelasan pemilikan serta penggunaannya. “Hari ini benar-benar bukan cuman pemeriksaan tapi inspeksi dan supervisi, supaya kita bisa melihat kendaraan-kendaraan yang ada ini baik roda empat maupun roda dua dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKAD Kota Makassar, M Dakhlan menambahkan, penertiban randis hari ini merupakan hari pertama untuk 8 OPD. Penertiban randis baik roda empat maupun roda dua akan terus berlanjut hingga seluruh randis Pemkot Makassar terdata dengan baik. “Ini penertiban pertama, sebanyak delapan dinas, kita akan lanjut sampai semua randis dinas selesai ditertibkan. Kami akan memastikan semua kendaraan dinas terdata dengan baik, dan tidak ada yang terselip atau disalah gunakan,” jelasnya.(*)

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin-Chairul Tanjung Resmikan Pembangunan Masjid Agung TSM

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,– Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri acara pemasangan Tiang Pancang Pertama pada pembangunan Masjid Agung Trans Studio Mall (TSM), Sabtu (8/03/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Founder dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung dan istrinya, Anita Chairul Tanjung. Wakil Wali Kota Makassar Aliya Mustika Ilham turut hadir dalam acara ini. Mereka berempat meresmikan langkah awal pembangunan Mesjid Agung TSM dengan menekan bel sirine secara acara simbolis, diikuti dengan pemasangan tiang pancang pertama Masjid Agung TSM. Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Chairul Tanjung dan seluruh pihak CT. Corp atas dedikasinya dalam membangun fasilitas publik yang bermanfaat untuk masyarakat Makassar. Menurutnya, pembangunan Masjid Agung TSM ini lebih dari sekadar tempat ibadah, melainkan akan menjadi destinasi pariwisata baru yang memperkaya daya tarik Kota Makassar. “Keberadaan masjid ini akan menambah ikon baru di Makassar, bukan hanya bagi masyarakat kita, tetapi juga bagi para wisatawan yang datang ke kota ini,” kata Munafri. Munafri menilai, Masjid Agung TSM yang dirancang megah dan elegan ini akan menjadi salah satu pusat spiritual, serta menjadi ikon pariwisata baru Kota Makassar. Di ketahui, Masjid Agung TSM ini dirancang mengadopsi gaya arsitektur mesjid di Uzbekistan. Dengan kubah emas dan dominasi bangunan berwarna putih menjadikannya ikon arsitektur yang menawan. Mesjid Agung itu nantinya akan berdiri tiga lantai dengan kapasitas 3.000 jamaah dan akan terletak tepat di depan pintu utama Lobby Barat TSM. Munafri menilai, pemasangan tiang pancang pertama ini menjadi langkah awal yang penuh harapan. Masjid ini tidak hanya diharapkan menjadi tempat ibadah yang nyaman, tetapi juga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar Makassar. Munafri pun menegaskan dukungan penuh Pemkot Makassar untuk kelancaran pembangunan Masjid Agung yang diharapkan dapat menjadi ikon baru pariwisata Makassar. “Pasti Pemkot akan mensupport dengan baik pembangunan masjid ini. Jadi tolong disampaikan kepada kami jika ada hal-hal yang mungkin terkendala dalam proses pembangunannya,” pungkasnya. Chairul Tanjung, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa proyek pembangunan masjid ini adalah bagian dari komitmen CT Corp untuk memberikan manfaat luas kepada masyarakat. “Mall TSM ini telah menjadi tujuan utama dari masyarakat Makassar dan Sulsel bahkan Indonesia timur pada umumnya, tentu memerlukan fasilitas tempat ibadah yang baik oleh karenanya dengan niat yang baik pula kami membangun masjid agung ini,” katanya. Chairul Tanjung berharap bahwa meskipun Masjid Agung TSM bukan yang terbesar di Makassar, masjid ini akan menjadi yang terindah dan memiliki daya tarik pariwisata luar biasa. “Tentu masjid ini bukan masjid yang terbesar di Makassar, tapi Insya Allah masjid ini akan jadi masjid yang terindah di Makassar, sehingga masjid ini nanti bisa menjadi destinasi masyarakat di Sulawesi Selatan,” harapnya.(*)

Pemkot Makassar Bakal Tinjau Lokasi Pembangunan Stadion Baru

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal meninjau lokasi pembangunan stadion baru untuk mendukung perkembangan sepak bola di Kota Daeng. Rencana ini diungkapkan Munafri saat menghadiri laga PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya di Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (7/3/2025). Menurutnya, stadion yang lebih representatif dibutuhkan agar PSM bisa bermain di kandang sendiri tanpa harus berpindah kota. “Insyallah kami akan melihat apa aset yang dimiliki Pemkot. Kita akan lihat, dan dalam satu dua hari ini saya akan ke sana (Untia) melihat,” kata Munafri. Munafri menyebut lokasi di kawasan Untia menjadi salah satu opsi yang tengah dikaji. Pemkot Makassar juga membuka peluang bagi investor yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan stadion tersebut. “Ada beberapa yang sudah bicara. Besok ada yang mau datang. Ini perwakilan lokalnya setelah itu mereka memberikan report ke investornya,” ungkap Munafri. Dengan adanya stadion baru, diharapkan fasilitas bagi tim dan suporter bisa lebih baik, sekaligus mendukung prestasi PSM Makassar di masa mendatang. Proses peninjauan lokasi dan penjajakan kerja sama dengan investor diharapkan segera rampung agar pembangunan stadion bisa segera direalisasikan.

Wali Kota Makassar Saksikan Langsung Laga PSM Makassar vs Persebaya di Parepare

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – PSM Makassar harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat, (7/3/2025). Hasil ini menjadi pukulan bagi tim berjuluk Juku Eja yang tampil di hadapan pendukung sendiri. Persebaya berhasil mencetak gol tunggal di babak kedua dan membuat PSM gagal meraih poin penuh. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turut menyaksikan pertandingan tersebut memberikan analisis terkait penampilan PSM. Menurutnya, salah satu faktor kekalahan PSM adalah lemahnya transisi permainan di babak kedua. “Kalau saya melihat pertandingan malam hari ini, memang di babak kedua PSM kurang pakem dalam transisinya, akhirnya Persebaya mampu menguasai jalannya pertandingan babak kedua. Jadi (hasil akhir) 1-0,” ungkap Munafri. Selain transisi, ex-CEO PSM ini juga menilai para pemain PSM bermain terlalu terburu-buru. Hal ini diduga karena antusiasme bermain di kandang setelah sekian lama, sehingga tim kesulitan mengontrol ritme permainan. “Kedua, saya lihat, anak-anak (PSM) main sedikit terlalu terburu-buru, mungkin karena baru dapat lagi atmosfer main di kandang, jadi begitulah,” kata Munafri. Di pertandingan kali ini, Munafri Arifuddin hadir langsung memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu. Munafri bertolak dari Kota Makassar menuju Parepare bersama rombongan sekitar pukul 16.30 WITA. Dalam perjalanan, dia didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar Irwan Adnan, serta sejumlah pimpinan OPD, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Moh. Roem dan Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Mario Said.