Wali Kota Makassar Dukung Visi Asta Cita, Siap Bersinergi dengan Pemprov Sulsel

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Hal tersebut disampaikan Munafri usai menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Gubernur Sulawesi Selatan dari Penjabat (Pj) Gubernur Prof. Fadjry Djufry kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (7/3/2025). Momentum ini menandai awal dari kepemimpinan baru di Sulawesi Selatan yang diharapkan membawa kemajuan di berbagai sektor, termasuk memperkuat sinergi antar wilayah. Munafri menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Pemprov Sulsel untuk mewujudkan program pembangunan. Menurutnya, komunikasi yang intens dan dukungan dari Gubernur akan menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Pak Gubernur sudah sering berkomunikasi dengan kita semua bahwa proses yang ada, yang diinginkan oleh Bapak Prabowo melalui Asta cita ini harus bisa landing sampai ke daerah,” ujar Munafri. Dia menilai, sebagai kepala daerah, Gubernur memiliki peran penting dalam mengoordinasikan seluruh kepala daerah di Sulsel. Dukungan dan arahan yang diberikan menjadi penguat dalam mempercepat pelaksanaan program di lapangan. “Nah, sebagai Gubernur tentu harus mampu mengkoordinir semua teman-teman yang ada di daerah. Gubernur selalu memberikan arahan yang jelas, yang sangat baik, untuk memberikan kita support,” lanjutnya. Munafri juga mengapresiasi keterbukaan Gubernur dalam membangun komunikasi dengan daerah. Sikap tersebut dinilainya sebagai langkah positif yang mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan. “Pak Gubernur itu sangat terbuka, membuka seluruh akses supaya apa yang menjadi hambatan-hambatan di daerah itu dikomunikasikan cepat dengan pihak provinsi. Ini menurut saya adalah sesuatu hal yang sangat positif ke depannya,” pungkasnya.
Wali Kota Makassar Dorong Peningkatan Pendidikan dan Kebersihan di Masjid Al Irshan Minasa Upa

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengikuti salat subuh berjemaah di Masjid Al Irshan, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Jumat (7/3/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian safari Ramadan Munafri sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama masyarakat di lingkungan tersebut. Dalam kesempatan itu, Munafri menyampaikan beberapa hal. Salah satunya, peran masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan masyarakat. “Masjid ini bukan hanya sebagai masjid tapi akan tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang insyallah akan mengajarkan anak-anak kita yang akan tumbuh menjadi generasi Qur’ani,” ujar Munafri. Munafri menekankan pentingnya kualitas tenaga pengajar dalam mendukung pendidikan di lingkungan masjid. Dia berharap, proses seleksi guru dilakukan dengan baik agar mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berkualitas. “Menyangkut masalah pendidikan, bahwa benar-benar gurunya diperhatikan dan diseleksi dengan baik, karena hanya dengan guru yang baiklah insyallah akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas,” katanya. Selain pendidikan, kebersihan juga menjadi perhatian Munafri dalam kesempatan tersebut. Dia menyebut, standar kebersihan di fasilitas umum, termasuk masjid, harus dijaga dengan baik. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti pentingnya kebersihan toilet di sekolah maupun tempat ibadah. “Tolong dijaga yang namanya kebersihan. Ini juga sesuai imbauan presiden Prabowo Subianto. Hari ini, hampir seluruh sekolah dasar negeri kita itu belum punya standar toilet kebersihan yang baik. Sehingga ini kita akan kembangkan menjadi sebuah gerakan,” jelasnya. Menurut Munafri, kebersihan toilet menjadi cerminan pengelolaan suatu tempat, termasuk masjid. Dia berharap, masjid-masjid di Makassar dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan sehingga memberikan kenyamanan bagi para jemaah. “Itu juga akan kita mulai di masjid bahwa standar kebersihan ini harus kita jaga karena kalau kita datang juga biasa bertamu ke sebuah tempat, kadang yang pertama kita lihat adalah bagaimana kebersihan di toilet. Kebersihan toilet inilah yang akan menggambarkan seperti apa tuan rumahnya, seperti apa pengurusnya,” tambahnya. Di akhir penyampaiannya, Munafri menyoroti pentingnya legalitas tempat ibadah. Dia mengingatkan pengurus masjid untuk memastikan legalitas tanah dan bangunan agar terhindar dari permasalahan hukum di kemudian hari. “Banyak masjid atau tempat ibadah di Makassar ini, sudah berdiri bertahun-tahun tapi tidak punya legalitas yang kuat. Jadi tolong jaga legalitas itu. Kita tidak ingin terjadi kejadian beberapa waktu lalu ada masjid yang diperjualbelikan, dituntut, dan lain sebagainya,” tegasnya. Dalam kesempatan itu, Munafri juga menyampaikan bahwa Bosowa Peduli memberikan bantuan kepada marbot dan pengurus masjid sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Makassar.
Safari Ramadan di Masjid Mubaraq, Munafri Arifuddin Ajak Warga Tingkatkan Ibadah dan Jaga Kondusivitas

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melaksanakan salat isya dan tarawih berjemaah di Masjid Mubaraq, Kecamatan Wajo, Kamis (6/3/2025). Kehadirannya menjadi bagian dari agenda safari Ramadan yang dilakukan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Masjid Mubaraq yang berlokasi di Jalan Butung ini merupakan salah satu masjid tertua di Makassar yang dibangun pada tahun 1835. Sejarah masjid ini sarat nilai toleransi, dengan tanah wakaf yang berasal dari warga lintas etnis, mulai dari Melayu, Melayu-Minangkabau, hingga Tionghoa. Dalam kesempatan itu, Munafri menyampaikan bahwa safari Ramadan menjadi agenda penting pemerintah kota untuk bertemu langsung dengan masyarakat di seluruh wilayah Makassar. Safari ini dibagi bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang juga menjalankan agenda serupa di lokasi berbeda. Melalui kegiatan ini, Munafri ingin melihat secara langsung perkembangan situasi di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan. “Saya dan Ibu Aliyah, berbagi agenda safari ramadan. Kami hadir dalam rangka bertatap muka dan melihat perkembangan situasi keadaan yang ada di seluruh wilayah kota Makassar secara bergiliran,” ujar Munafri. Bulan Ramadan, menurut Munafri, menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperbanyak interaksi sosial dan meningkatkan kualitas ibadah. Tradisi masyarakat Makassar yang aktif dalam berbagai kegiatan Ramadan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan. Dia mengajak warga untuk mengisi hari-hari Ramadan dengan aktivitas yang bermanfaat, terutama dalam memperbaiki hubungan sosial antarwarga. “Ini sangat penting karena di kegiatan ramadan inilah kita bisa berinteraksi lebih banyak dibanding hari biasa. Apalagi di Makassar ini sudah terkenal lebih dulu bahwa banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat di bulan ramadan,” katanya. Lebih jauh, Munafri mengajak masyarakat di Kecamatan Wajo untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat kebersamaan. Dia mengimbau warga agar tidak menyia-nyiakan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Ramadan disebutnya sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan menjaga keharmonisan di lingkungan sekitar. Dalam suasana bulan suci ini, Munafri juga mengingatkan pentingnya menjaga perdamaian dan kondusivitas antarwarga. Dia berharap Ramadan menjadi momen untuk saling memaafkan dan memperkuat rasa persaudaraan. Warga diajak untuk menjaga lingkungan dan keluarga, sehingga Makassar tetap aman dan damai menjelang perayaan Idulfitri. “Di dalam bulan suci Ramadan ini salah satu kesempatan untuk membuat harmonisasi di antara warga. Kalau selama ini saling bertengkar, sedikit lagi lebaran tidak ada salahnya saling memaafkan dan instrospeksi diri. Lebih jauh, mari kita jaga lingkungan jaga keluarga supaya kita bisa jadi manusia yang meraih kemenangan,” pesannya. Menutup sambutannya, Munafri berharap masyarakat Makassar dapat menjalani Ramadan dengan penuh ketakwaan. Dia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan mengisi Ramadan dengan kegiatan positif yang membawa manfaat bagi sesama. “Kita akan menuju Idulfitri. Kita sama-sama berharap kondusivitas Kota Makassar bisa kita jaga bersama. Jangan lagi kita isi dengan kegiatan yang tidak bermanfaat,” pungkasnya.
Wakil Wali Kota Makassar Safari Ramadan di Masjid Amirul Mu’minin

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melaksanakan salat Tarawih di Masjid Amirul Mu’minin dalam rangka Safari Ramadan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak umat Muslim untuk menjadikan bulan suci ini sebagai momentum meningkatkan keimanan dan mempererat kebersamaan. “Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan. Mari kita pererat tali silaturahmi agar momen ini membawa kedamaian dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya. Aliyah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan. Melalui program seperti pengajian lorong, tahfiz harian, serta pelatihan dan pembinaan bagi pekerja keagamaan, pemerintah berupaya memastikan nilai-nilai spiritual menjadi landasan dalam membangun karakter masyarakat. “Sinergitas antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan kota yang inklusif dan harmonis,” tambahnya. Masjid Amirul Mu’minin, yang menjadi salah satu ikon Kota Makassar, kini juga difungsikan sebagai rumah duka bagi warga yang mengalami keterbatasan tempat menerima tamu dalam jumlah besar. Ketua Masjid Amirul Mu’minin, Ilham Arief Sirajuddin, menjelaskan bahwa fasilitas ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang tinggal di hunian dengan keterbatasan ruang dan parkir. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Sulsel, Fadriati AS, serta beberapa Kepala OPD Lingkup Pemkot Makassar. Sementara itu, tausiah Ramadan disampaikan oleh Prof. Dr. KH Ruslan Wahab, Lc., M.A., yang memberikan pesan-pesan spiritual dalam menyambut bulan suci ini.
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Taqwa

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Taqwa, Kecamatan Wajo, saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara buka puasa bersama pada Kamis (06/03/2025). Saat Aliyah Mustika Ilham tiba, ia disambut dengan lantunan syair kemenangan dan tabuhan rebana, menciptakan nuansa Ramadan yang penuh semangat. Kehadirannya menambah semarak acara, mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dalam sambutannya, Aliyah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada panitia serta warga yang telah berperan dalam terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menjalankan ibadah puasa, tetapi juga tentang memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial. “Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan memperkuat tali silaturahmi. Saya berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya di bulan suci tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Acara ini semakin bermakna dengan tausiyah singkat dan doa bersama, yang semakin memperdalam makna spiritual Ramadan. Saat azan magrib berkumandang, Aliyah berbuka puasa bersama warga, menikmati hidangan sederhana yang penuh keberkahan. Tak hanya sekadar berbuka, momen ini menjadi ajang bagi Aliyah untuk berbincang langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta menguatkan rasa kebersamaan. Turut hadir dalam acara ini Asisten 1 Andi Muh Yasir, Asisten 3 Andi Irwan Bangsawan, Kepala Inspektorat Kota Makassar, Andi Asma Zulistia Ekayanti, Kepala Dinas Kearsipan, Aulia Arsyad, BKMT Kecamatan, Camat dan Lurah se Kecamatan Wajo, serta beberapa OPD lingkup Pemkot Makassar. Selepas berbuka puasa bersama, Aliyah Mustika Ilham juga melaksanakan salat magrib berjamaah.
Perkuat Layanan Kesehatan, Wakil Wali Kota Makassar Bahas Kolaborasi Strategis dengan BPJS Kesehatan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan audiensi dari BPJS Kesehatan Kota Makassar dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, di ruang rapat Wakil Wali Kota Makassar, Kamis (06/03/2025). Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, serta jajaran BPJS Kesehatan, termasuk Kepala BPJS Kesehatan Kota Makassar, Muhammad Aras. Dalam diskusi yang berlangsung, berbagai permasalahan yang sering dihadapi dalam pelayanan kesehatan dibahas secara mendalam. Fokus utama pertemuan ini adalah mencari solusi untuk memastikan pelayanan yang lebih baik dan merata bagi seluruh warga, sesuai dengan misi MULIA yang menekankan peningkatan kualitas layanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas adalah hak masyarakat yang harus dijamin. Tidak hanya sekadar memastikan keterjangkauan pembayaran iuran BPJS, tetapi juga memastikan mutu layanan yang diberikan di fasilitas kesehatan terus meningkat. Sebagai anggota legislatif Komisi IX DPR RI, selama 2 periode (2014-2024) yang membidangi kesehatan, Aliyah Mustika Ilham memiliki pemahaman mendalam terkait mekanisme dan tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan. Dengan pengalamannya, ia optimistis kolaborasi antara pemerintah kota dan BPJS Kesehatan akan menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi kendala layanan yang masih ada. “Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan BPJS Kesehatan, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Makassar dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih baik, lebih mudah diakses, dan berkualitas,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Harapannya, langkah ini akan membawa perubahan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan di Makassar, menciptakan standar layanan yang lebih baik, serta menjamin kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Wakil Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Persiapan Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Quran

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Pemerintah Kota Makassar kembali menggelar tradisi tahunan yang penuh makna di bulan suci Ramadan. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham memimpin rapat koordinasi (rakor) guna mematangkan persiapan acara buka puasa bersama anak-anak panti asuhan, yang akan dirangkaikan dengan peringatan malam Nuzulul Quran, Kamis (6/03/2025). Bertempat di ruang rapat Wakil Wali Kota, rakor ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, termasuk Asisten I Andi Muh Yasir, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Andi Bukti, Kepala Dinas Pariwisata Moh Roem, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ferdi, serta Kepala Dinas Sosial drg Ita Isdiana Anwar, Kabag Kesejahteraan Rakyat, M.Syarif, serta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih di bulan penuh berkah ini. “Kami ingin memastikan acara ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kita terhadap mereka yang berhak merasakan kebahagiaan Ramadan,” ujarnya. Selain mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan serta semangat berbagi. Dalam rakor tersebut, berbagai aspek teknis dibahas secara mendalam seperti jumlah anak panti yang akan diundang mencapai 3.300 anak panti dari 66 panti asuhan yang ada di Kota Makassar. Kegiatan ini rencananya akan digelar di Tribun Karebosi, pada tanggal 16 Maret 2025. Rapat teknis ini diharapkan menjadi langkah awal, memastikan acara berjalan tertib, aman, dan nyaman. Pemkot Makassar berharap momen sakral ini dapat menjadi ajang kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua TP PKK Makassar Borong Jajanan UMKM di Makassar Ramadan Fest 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri acara pembukaan Makassar Ramadan Fest (MRF) 2025 yang diselenggarakan di Taman Pakui Sayang, Jalan AP. Pettarani, Rabu (5/03/2025). Festival Ramadan ini diinisiasi oleh Ananaka Project, dengan Bank Papua sebagai sponsor utama, serta didukung oleh sejumlah instansi seperti GO-JEK, PLN, Bussan Auto Finance (BAF), dan MUFIN. Setelah pembukaan resmi MRF 2025, Melinda Aksa menanti waktu berbuka puasa bersama warga Makassar di Taman Pakui Sayang. Sambil menikmati suasana penuh kebersamaan, ia juga mengikuti kajian Islam yang disampaikan oleh Ustaz Iqbal Gunawan. Usai salat magrib, Melinda tidak hanya berbincang dengan pengunjung, tetapi juga menyempatkan diri untuk meninjau tenant UMKM yang berpartisipasi. Melinda melihat langsung berbagai produk kuliner yang disajikan oleh para pelaku UMKM. Ia didampingi Pimpinan Cabang Bank Papua Alexander Iwan, Ustaz Iqbal Gunawan, Ketua KNPI Kota Makassar Bung Baso Muhammad Ikram dan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar Muh Fauzan. Sebelumnya, Melinda bahkan memborong sejumlah jajanan saat waktu berbuka puasa, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap UMKM di bulan Ramadan ini. Melinda menyampaikan apresiasi tingginya terhadap penyelenggaraan MRF 2025, yang menghadirkan sebanyak 48 tenant UMKM kuliner dari total 56 tenant yang terlibat, dengan 8 di antaranya merupakan tenant non-kuliner. Ia mengingatkan betapa pentingnya dukungan terhadap UMKM, yang tidak hanya memberi kontribusi pada perekonomian lokal, tetapi juga menciptakan ikatan yang lebih kuat antarwarga di bulan penuh berkah ini. “Makassar Ramadan Fest ini bukan hanya tempat untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang yang luar biasa untuk membangun silaturahmi, mendukung UMKM, serta berbagi kebahagiaan dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah,” ujar Melinda. Di tempat yang sama, Kepala Cabang Bank Papua, Alexander Iwan, mengungkapkan bahwa MRF diselenggarakan untuk memeriahkan bulan Ramadan dengan menghadirkan beragam kuliner khas dari UMKM Makassar. Ia menambahkan, festival ini akan berlangsung mulai hari ini hingga 24 Maret 2025. Selain jajanan, setiap malam pengunjung juga dapat menikmati berbagai hiburan dan kompetisi yang melibatkan anak muda Makassar, seperti stand-up comedy, live music, live podcast, dan kultum. “Semoga Makassar Ramadan Fest dapat berlangsung lancar hingga 24 Maret nanti, memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak, terutama UMKM yang terlibat,” harap Alexander.(*)
Wakil Wali Kota Makassar Silaturahmi dan Salat Tarawih Bersama Jamaah Jami Al Muamalah

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melaksanakan salat Tarawih bersama jamaah Jami Al Muamalah di Masjid Besar Al-Muamalah, BTP Blok L, Rabu (5/3/2025). Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk bersinergi dengan masyarakat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi guna menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. “Mari pererat silaturahmi, bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, saatnya saling peduli dan berbagi,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Ia juga mengingatkan bahwa kemuliaan kota terwujud dari kemuliaan warganya. “Mulia masyarakatnya, mulia kotanya,” tambahnya. Acara ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Prof. Dr. H. Lebba, S.Ag., M.Si., yang menekankan pentingnya silaturahmi dalam kehidupan. “Kita hidup sementara, yang terpenting adalah akhirat. Maka, jagalah silaturahmi. Rajin-rajinlah mempererat silaturahmi di bulan Ramadan, insyaallah diberi panjang umur. Serta, salatlah agar selamat di dunia dan akhirat,” pesan Ustaz Lebba. Turut hadir dalam silaturahmi ini Ketua Yayasan Al Falaq, Dr dr Husain Umar, Ketua Umum Mesjid Besar Al Muamalah, Ir H Sukardi Haseng, Wali Kota Makassar periode 2004-2014, Ilham Arief Sirajuddin, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Fathur Rahim, serta Staf Ahli III Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Aryati Puspasari Abadi, dan beberapa Kepala OPD Lingkup Pemkot Makassar, Camat Tamalanrea, dan Lurah se Kecamatan Tamalanrea. Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus mempererat hubungan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Hangatnya Kebersamaan di Masjid Jabal Nur bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Masjid Jabal Nur Bontoa, Kelurahan Parangloe, saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara buka puasa bersama, Rabu (05/03/25). Acara ini bukan sekadar buka puasa, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat dalam nuansa Ramadan yang penuh berkah. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, tiba lebih dahulu di lokasi. Kehadirannya langsung disambut antusias oleh warga yang berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama. Aura kebersamaan begitu terasa, mencerminkan kedekatan yang telah terjalin antara pemimpin dan masyarakat. Tak lama berselang, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, atau yang akrab disapa Pak Appi, tiba di lokasi. Sambutan meriah kembali menggema, menandakan betapa masyarakat Makassar merasa dekat dengan pemimpinnya. Warga berdesakan untuk berjabat tangan dan mengabadikan momen bersama. Dalam kesempatan ini, Munafri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. “Kami ingin Ramadan ini menjadi momen mempererat silaturahmi, bersama masyarakat menjaga kerukunan antar warga, dengan dukungan dari seluruh stakholder, camat, lurah,” ujarnya. Selain Wali Kota dan Wakil Wali Kota, acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Makassar periode 2004–2014, Dr. H. Ilham Arief Sirajuddin, Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Adnan, serta sejumlah pejabat SKPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Ratusan warga yang hadir semakin menambah semaraknya acara ini. Tak berselang lama, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham berpamitan lebih dahulu untuk melanjutkan agenda lainnya. Buka puasa bersama ini bukan sekadar ajang makan bersama, tetapi simbol persatuan dan kepedulian yang semakin memperkuat hubungan antara pemimpin dan masyarakat Kota Makassar.