Dinas Lingkungan Hidup Makassar Gelar Forum SKPD 2025, Fokus Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar Forum SKPD Tahun 2025 dengan tema Mewujudkan Kota Berkelanjutan melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan. Kegiatan secara langsung dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan. Dalam sambutannya mewakili Wali Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan agenda ini merupakan bagian dari perencanaan pembangunan yang dimulai dari Musrenbang Kecamatan beberapa waktu lalu dan akan bermuara pada Musrenbang Nasional. “Tema ini sangat strategis, dan kami berharap semua pihak, termasuk SKPD dan NGO, bisa berkolaborasi dalam mendukung kebijakan pengelolaan lingkungan,” katanya pada sela-sela acara di Karebosi Premier Hotel, Selasa, 4 Februari 2025. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan kecamatan dalam mendukung proyek strategis nasional terkait pengelolaan sampah dan lingkungan. “Diharapkan kegiatan ini menghasilkan dokumen perencanaan yang terukur, memperhatikan pemerataan, keadilan, dan kesinambungan pembangunan,” harapnya. Sementara itu, Sekretaris DLH Makassar, Ferdy Muchtar, mengungkapkan beberapa hal penting, seperti penanganan sampah di perkotaan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya mendukung dan menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan. Meski begitu pengelolaan sampah di bawah seperti di tingkat kecamatan tetap menjadi tantangan dan lokus utamanya. “Tugas DLH berfokus pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Saat ini ada ratusan TPA yang mendapat peringatan pusat, sehingga ini menjadi perhatian kami,” ujarnya. Ferdy menekankan pentingnya solusi pemilahan sampah berbasis rumah tangga, yakni memilah sampah sejak dari sumbernya. Di samping, dirinya juga mengapresiasi peran NGO yang telah memanfaatkan sampah organik sebagai bagian dari ekonomi sirkular. “Kami ingin mendiskusikan lebih lanjut dalam forum ini agar bisa merumuskan program yang tepat untuk tahun 2025,” tambahnya. ***
Pj Sekda Makassar Buka Forum Perangkat Daerah Dinas Kesehatan, Dorong Kesehatan Inklusif

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah Dinas Kesehatan Kota Makassar di Hotel Arthama pada Selasa, (4/2/2025). Forum ini mengusung tema “Kesehatan untuk Semua, Menuju Indonesia Emas”, sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Irwan menekankan kesehatan merupakan hak dasar setiap individu dan menjadi faktor kunci dalam mencapai kesejahteraan masyarakat dan merebut Indonesia emas 2045. “Kita harus memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang inklusif yang berkualitas. Hal ini penting untuk mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera menuju Indonesia Emas,” ujarnya. Lebih lanjut, Irwan menyoroti Forum Perangkat Daerah ini menjadi wadah strategis dalam merancang kebijakan dan program kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, Ia meminta seluruh stakeholder untuk berkolaborasi dalam menyusun program yang berorientasi pada kesehatan masyarakat yang inklusif. “Melalui forum ini, diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatannya serta berkontribusi dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana koordinasi dan perencanaan strategis bagi sektor kesehatan di Kota Makassar. “Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan perencanaan yang matang, kita bisa meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Makassar,” katanya. Ia mengatakan diskusi dalam forum ini mencakup berbagai isu kesehatan, seperti peningkatan layanan fasilitas kesehatan, pemerataan tenaga medis, serta strategi menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.
Pj Sekda Makassar Buka Forum Perangkat Daerah Dinas Kebudayaan, Bahas Pemajuan Budaya Berkelanjutan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah Dinas Kebudayaan Kota Makassar di Hotel Arthama pada Selasa (4/2/2025). Forum ini mengusung tema ‘Pemajuan Kebudayaan yang Berkelanjutan: Menghubungkan Tradisi dan Inovasi untuk Masa Depan Kota Makassar’. Dalam sambutannya, Irwan menekankn pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi dan inovasi dalam membangun masa depan Kota Makassar. “Kebudayaan warisan harus dijaga karena sumber inspirasi untuk menciptakan solusi inovatif. Dengan menghubungkan nilai-nilai kearifan lokal dengan teknologi dan kreativitas, Makassar dapat menjadi kota yang memajukan identitas budayanya,” ujarnya. Untuk itu, Irwan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam memastikan pemajuan kebudayaan berjalan secara berkelanjutan. “Oleh karena itu, kebijakan kebudayaan harus bersifat berkelanjutan dengan tetap mengedepankan inovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya. Lebih lanjut, Irwan menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah sinkronisasi program pada Dinas Kebudayaan yang akan dilanjutkan dalam Rencana Kerja “Forum dihadiri oleh perangkat daerah, pelaku budaya dan sektor pariwisata. Untuk itu, pentingnya membahas kebijakan dan program kebudayaan. Sehingga, kegiatan prioritas dapat dimasukkan dalam rencana kerja tahunan,” ujarnya. Irwan berharap melalui forum ini dapat menghasilkan program berdasarkan kebutuhan masyarakat dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan lokal. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfida Attas, mengatakan pemajuan kebudayaan harus dilakukan secara inklusif dengan melibatkan berbagai pihak. “Keberlanjutan budaya tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya,” ujarnya. Untuk itu, Andi Herfida berharap bahwa melalui forum ini, berbagai gagasan dan strategi yang dihasilkan dapat diterapkan dalam program kerja Dinas Kebudayaan.
Buka Forum Perangkat Daerah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Muh. Yasir Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, membuka Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, berlangsung di Hotel Karebosi Premier pada Senin (3/2/2025). Dalam sambutannya, Yasir menyampaikn forum ini menjadi langkah konkret dalam menyusun strategi membangun ketangguhan keluarga yang lebih inklusif. “Tujuan forum ini untuk merumuskan langkah-langkah dalam membangun ketangguhan keluarga yang lebih inklusif. Dengan adanya forum ini, kita berharap dapat menciptakan strategi yang melibatkan semua pihak untuk saling bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi setiap keluarga,” jelasnya. Lebih lanjut, ia mengatakan hasil dari rekomendasi ini disalaraskan dengan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) juga sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga. “Kita ingin memastikan rumusan yang dihasilkan dalam forum ini tidak sia-sia. Semua yang dibahas harus memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat dan dapat diwujudkan dalam program kerja terutama program Bangga Kencana,” tambahnya. Di akhir sambutannya, Yasir kembali mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti forum ini dengan sungguh-sungguh. Ia berharap setiap peserta dapat berkontribusi dalam menyusun rekomendasi yang akan menjadi dasar bagi kebijakan untuk program-program DPPKB. “Kita harus memastikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan kebijakan yang benar-benar bisa dijalankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. Sementara itu, Plt DPPKB Kota Makassar, Akhmad Namsum, turut menyampaikan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menyusun kebijakan yang mendukung pembangunan keluarga dan kesejahteraan masyarakat. “Dengan adanya forum ini, diharapkan dapat terwujud sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang tangguh dan sejahtera,” ujarnya.
Buka Forum Perangkat Daerah Dinas Kominfo Makassar, Muh. Yasir Tekankan Pentingnya Optimalisasi Infrastruktur Digital

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Makassar, Andi Muhammad Yasir, membuka Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar di Hotel Aston, Senin (3/2/2025). Acara ini mengusung tema “Optimalisasi Infrastruktur Digital untuk Pelayanan Publik yang Inovatif” sebagai upaya mendorong transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan publik. Dalam sambutannya, Yasir menyampaikan era digital telah membawa perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemkot Makassar berkomitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur digital. “Kita semua menyadari bahwa masyarakat saat ini menginginkan layanan yang transparansi dan akuntabilitas. Maka dari itu, forum ini menjadi momentum strategis dalam upaya optimalisasi infrastruktur pelayanan publik yang lebih inovatif,” ujarnya. Kendati demikian, Yasir mengatakan di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Pemkot telah melakukan berbagai inovasi dalam pengembangan infrastruktur digital. “Beberapa inovasi yang telah diterapkan di antaranya War Room, pembangunan Mal Pelayanan Publik, pemasangan CCTV lorong, serta digitalisasi sistem administrasi pemerintahan untuk pelayanan publik yang lebih efektif,” jelasnya. Yasir berharap peserta forum dapat mengikuti diskusi dengan serius sehingga menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan infrastruktur digital ke depan. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismawaty Nur, mengatakan forum ini menjadi ajang bagi berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam mewujudkan sistem digital yang lebih baik. Menurutnya, dengan optimalisasi infrastruktur digital, Makassar mengukuhkan diri sebagai Smart City yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. “Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang membangun ekosistem layanan yang terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat,” kata Ismawaty. Di akhir acara, dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil forum perangkat daerah Diskominfo Kota Makassar. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Plt Kadis Kominfo Kota Makassar, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Bappeda, unsur perangkat daerah, serta masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam mewujudkan sistem digital yang lebih baik.(*)
Dinas Koperasi dan UKM Makassar Gelar Forum Perangkat Daerah Wujudkan Koperasi dan UMKM Inovatif Berbasis Digital dan Berkelanjutan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah bertema Mewujudkan Koperasi dan UMKM yang Inovatif, Berdaya Saing, Mandiri, Berbasis Digital, dan Berkelanjutan di Hotel Aston, Senin, 3 Februari 2025. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Makassar, Fathur Rahim. Dalam sambutannya, Fathur menegaskan pentingnya forum ini dalam mendukung visi-misi Kota Makassar. Menurutnya, koperasi dan UMKM memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi kota, sejalan dengan arahan pemerintah pusat. “Kegiatan ini sangat penting karena berkaitan erat dengan peningkatan UMKM di Kota Makassar. Apalagi, pertumbuhan ekonomi Makassar terakhir sudah mencapai 5 persen,” ujarnya. Fathur menekankan bahwa koperasi harus menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Di samping itu, ia juga mengapresiasi inovasi-inovasi yang lahir dari Makassar dan berkontribusi hingga ke tingkat nasional, terutama melalui Inkubator Center yang terus berkembang. “Jika koperasi kita sehat dan berkembang, itu menjadi jaminan bagi peningkatan ekonomi daerah. Forum ini diharapkan bisa menghasilkan kebijakan yang relevan dengan tantangan zaman,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Muh Rheza, menegaskan fokus utama pemerintah adalah memastikan koperasi tetap sehat dan mendorong digitalisasi koperasi juga UMKM. “Kita ingin koperasi yang sudah ada tetap sehat, sekaligus mendorong digitalisasi karena ini tuntutan zaman. Dengan adanya Inkubator Center, kita harapkan kualitas UMKM semakin meningkat,” jelasnya pada sela-sela wawancara, siang tadi. Ia menambahkan bahwa pada tahun lalu, lebih dari 3.000 UMKM telah masuk dalam program pra-inkubasi. Dan dalam RPJMD lima tahun terakhir mencapai 3.000-an lebih. Jumlah ini terus bertambah dan diharapkan semakin banyak UMKM yang berkembang serta mampu bersaing di era digital. ***
Indira Yusuf Ismail Temani Danny Pomanto Rayakan Ultah Ke-61 dengan Sederhana bersama Sahabat

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar sekaligus istri Wali Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menemani suami tercinta, Danny Pomanto, menyambut hari kelahirannya yang kini menginjak usia 61 tahun. Perayaan ulang tahun Danny yang digelar tepat pukul 01.00 WITA di Hall Amirullah, Kamis (30/01/2025), dihadiri oleh ratusan sahabat, kerabat, OPD Pemkot Makat hingga para loyalis Pilkada kemarin. Acara yang berlangsung sederhana namun hangat ini dipenuhi dengan suasana kebersamaan. Hari spesial Danny Pomanto dirayakan dengan sederhana tanpa dekorasi mewah, diawali dengan berdoa bersama, potong kue, dan menyantap hidangan bersama. Indira, yang sangat mendukung suami tercinta, hadir bersama putri sulung dan menantunya, berbagi kebahagiaan dalam momen spesial tersebut. Momen penuh kebahagiaan ini semakin terasa hangat dengan kehadiran teman-teman dekat yang selalu mendukung perjalanan hidup dan karier politik Danny Pomanto. Terutama di tengah dinamika politik yang saat ini tengah bergulir. Indira Yusuf Ismail, dalam kesempatan itu, memberikan doa tulus untuk suaminya. Sebagai seseorang tumbuh disisi Danny Pomanto, ia hanya berharap sang suami selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kekuatan dalam setiap rintangan yang dihadapi. “Teruslah menjadi inspirasi bagi banyak orang dan semoga segala kebaikan yang ia berikan bisa kembali dengan berlipat ganda,” ujar Indira. Tidak hanya doa, Indira juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh seluruh sahabat-sahabat yang hadir di Hall Amirullah meski badai hujan terus turun sejak sore hari. “Terima kasih atas semua dukungan dalam setiap langkah dan harapan-harapan baik untuk masa depan bapak Danny Pomanto,” ujarnya.(*)
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Makassar Perkuat Komitmen Mitigasi Kebakaran

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Ketua umum Asosiasi Pemadam Kebakaran Republik Indonesia (APKARI), juga Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Hasanuddin, menegaskan komitmennya untuk memperkuat langkah pencegahan dan mitigasi kebakaran. Hal ini menindaklanjuti arahan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri. Hasanuddin menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan serta para pemilik gedung tinggi di Makassar. Hal itu, lanjut dia, untuk memastikan kesiapan sistem pencegahan kebakaran di setiap bangunan. “Tim siap berkoordinasi dengan PHRI Sulsel dan pemilik gedung-gedung tinggi yang tersebar di Kota Makassar,” kata Hasanuddin, Rabu, 29 Januari 2025. Ia yang juga Ketua Umum DPP Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) ini menuturkan inspeksi oleh tenaga ahli, seperti inspektur kebakaran pula sangat diperlukan. Langkah tersebut sebagai upaya memastikan alat pemadam kebakaran, pompa hydrant, dan sistem proteksi lainnya berfungsi dengan baik. Dia juga mendorong pergerakan instansi pemadam dan penyelamatan di tiap kabupaten kota baik yang telah mandiri maupun masih ikut bergabung dengan instansi lainnya. Inspeksi oleh tenaga ahli seperti inspektur kebakaran adalah salah satu hal penting yang ada di dalam suatu gedung. Dalam hal ini ornamen berupa alat proteksi kebakaran, baik itu aktif, pasif dan Managemen Kebakaran dan Keselamatan Gedung (MKKG) dipastikan mumpuni dari segi fungsi. Di samping itu, dia menekankan adanya porsi dalam penganggaran tiap tahunnya untuk pengembangan SDM. Yang mana bertujuan untuk program pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan relawan kebakaran, penguatan kelembagaan, pengoptimalan anggaran, serta peningkatan sistem deteksi dini dan hydrant, terutama di kawasan padat penduduk. “Zaman sekarang menuntut pengelolaan risiko kebakaran dengan pendekatan yang profesional dan transparan. Kita perlu kerja sama semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman,” tutup Hasanuddin. Sebagaimana diketahui Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA, turut menyoroti pentingnya tindakan pencegahan kebakaran. Kasus kebakaran seperti di Glodok Plaza yang baru-baru ini terjadi menunjukkan minimnya sistem proteksi pada bangunan, sehingga berisiko tinggi menimbulkan korban jiwa. “Kita harus belajar dari kejadian-kejadian seperti ini. Sistem pencegahan kebakaran di gedung-gedung harus ada dan benar-benar berfungsi,” tegasnya. Makanya, dia meminta seluruh petugas pemadam kebakaran di daerah melakukan inspeksi ke tempat-tempat berisiko tinggi terhadap bahaya kebakaran. Safrizal juga mendorong pemerintah daerah untuk segera menyusun Indeks Ketahanan Kebakaran (Fire Resilience Index) sebagai alat untuk menilai risiko dan kapasitas dalam menghadapi potensi kebakaran. Lantaran pencegahan dan mitigasi kebakaran harus menjadi prioritas utama, terutama di wilayah perkotaan yang padat penduduk dan memiliki aktivitas ekonomi tinggi. ***
Plh Sekda Yasir Tekankan Partisipasi dan Dampak Positif bagi Masyarakat di Pembukaan Musrenbang Kecamatan Tamalate

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tamalate pada Jumat, 24 Januari 2025. Dalam sambutannya, Yasir menekankan pentingnya partisipasi masyarakat yang berkelanjutan dalam proses pembangunan. Musrenbang, menurutnya, merupakan salah satu implementasi dari amanah Undang-Undang tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat seharusnya tidak hanya terjadi pada forum Musrenbang semata. “Keliru jika kita menganggap partisipasi masyarakat hanya ada di Musrenbang. Musrenbang adalah puncak dari aspirasi masyarakat. Filosofinya, partisipasi itu harus tumbuh setiap hari dan di setiap wilayah,” tegas Yasir di Hotel Horison, pagi tadi. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Musrenbang di tingkat kecamatan bertujuan menetapkan lima prioritas pembangunan yang akan diverifikasi dan dibahas lebih lanjut oleh perwakilan kecamatan dalam Musrenbang tingkat Kota Makassar. Dalam Musrenbang ini, dia juga mengingatkan pentingnya visi jangka panjang Pemkot Makassar, yakni “Makassar Maju Berkelanjutan Menuju Kota Dunia yang Sombere dan Smart” untuk periode 2025-2045. Menurutnya, visi tersebut harus diwujudkan melalui program-program yang memberikan dampak luas dan positif bagi masyarakat. “Visi ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dengan implementasi nyata. Setiap program yang direncanakan harus memberikan efek langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyinggung pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana kelurahan, yang harus digunakan secara akuntabel dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. “Dana kelurahan adalah amanah yang harus dikelola dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi. Di era ini, semua kegiatan harus memberikan manfaat dan tanggung jawab yang jelas kepada masyarakat,” tambah Yasir. Yasir pula mengapresiasi upaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar yang terus memperbaiki sistem Musrenbang, khususnya dalam pengalokasian pagu anggaran agar lebih efektif. Ia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta mendukung pencapaian visi besar Makassar sebagai kota yang maju, sombere, dan berdaya saing global. ***
Plh Sekda Kota Makassar Buka Musrenbang Kecamatan Mariso, Harapkan Program yang Berdampak Nyata

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Muh. Yasir, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Mariso untuk Tahun Anggaran 2025 di Travellers Hotel Pinisi, Kamis (23/01/2025). Dalam sambutannya, Yasir menegaskan pentingnya Musrenbang tingkat kecamatan sebagai langkah strategis dalam menyusun rencana pembangunan Kota Makassar. “Musrenbang ini merupakan forum aspirasi khususnya Kecamatan Mariso, yang nantinya akan diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025,” ujarnya. Yasir menyebutkan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam setiap proses Musrenbang. “Musrenbang adalah langkah awal pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi,” jelasnya. Untuk itu, Yasir berharap hasil Musrenbang ini mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat serta memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. “Saya berharap program-program yang dihasilkan dari Musrenbang ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkesinambungan,” tambahnya. Sementara itu, Camat Mariso, Aswin Kartapati Harun, berharap agar hasil dari musyawarah ini dapat maksimal dirasakan oleh masyarakat, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. “Kami sangat mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam Musrenbang ini. Semoga hasilnya dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di Kecamatan Mariso,” kata Aswin. Musrenbang ini diisi dengan diskusi interaktif antara peserta musyawarah. Berbagai usulan terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi menjadi fokus utama pembahasan.