Plh Sekda Makassar Buka Musrenbang Kecamatan Tamalanrea: Fokus Program Prioritas dan Partisipasi Masyarakat

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Muhammad Yasir membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tamalanrea untuk Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Maxone pada Selasa, 21 Januari 2025. Dalam sambutannya, Plh Sekda menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menjadi dasar dalam menyusun rencana pembangunan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Musrenbang ini bertujuan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan di tingkat kelurahan agar dapat terakomodasi di tingkat kecamatan. Selain itu, ini adalah media interaktif untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka,” kata Yasir, pagi tadi. Musrenbang Kecamatan Tamalanrea kali ini akan menetapkan prioritas pembangunan yang akan diverifikasi dan dibawa ke tingkat kota dalam Musrenbang Kota Makassar pada Maret mendatang. Yasir juga mengingatkan pentingnya memahami visi Kota Makassar ke depan, yakni “Makassar Kota Dunia, Maju- Berkelanjutan, Sombere dan Smart City untuk Semua,” yang menjadi landasan perencanaan pembangunan hingga 20 tahun ke depan. Ia menegaskan bahwa dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disusun setiap tahun harus mencerminkan pembangunan yang efektif, akuntabel, dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Seperti mengelola dana kelurahan dengan akuntabilitas tinggi dan transparansi, sesuai dengan Perwali Nomor 8 Tahun 2020. Ini, lanjut dia, merupakan hal penting agar tidak ada temuan dari aparat penegak hukum, sekaligus memastikan anggaran tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Yasir yang juga menjabat Asisten 1 Setda Kota Makassar ini pula mengapresiasi perbaikan sistem Musrenbang oleh Bappeda Makassar, yang kini lebih berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan transparansi. Usulan-usulan yang diajukan dalam Musrenbang akan terus dipantau agar pelaksanaannya sesuai harapan. “Zaman sekarang adalah zaman transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, saya berharap program prioritas yang dirumuskan di Musrenbang ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata, terutama di tahun yang penuh tantangan ini,” tambahnya. Acara Musrenbang Kecamatan Tamalanrea resmi dimulai dengan pembukaan dan ucapan Bismillahirrahmanirrahim oleh Plh Sekda. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan partisipasi serta kesejahteraan masyarakat. ***
Melayat ke Rumah Duka Almarhum Alwi Hamu, Danny Beri Dukungan Moril dan Kenang Kebersamaannya

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail melayat ke rumah duka Founder Fajar Grup Almarhum, H. Alwi Hamu, di Jalan Kapt. Pierre Tendean Makassar, Senin (10/01/2024). Disambut oleh anak-anak dan kerabat Almarhum, kehadiran Danny Pomanto ini untuk memberikan dukungan moril pada keluarga yang terlihat begitu terpukul. Tak hanya itu, Danny pun langsung memohon maaf kepada keluarga karena baru melayat ke kediaman almarhum. “Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena baru hadir dan tidak sempat mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya,” ucap Danny. “Waktu dapat kabarnya beliau meninggal saya baru saja tiba dan mendarat di Jakarta. Saya pun langsung bergegas mencari info dan ke rumah duka beliau yang ada di Jakarta tapi sementara perjalanan saya dapat info kembali kalau jenazah almarhum sudah di bandara dan akan segera dipulangkan ke Makassar,” sambungnya. Danny yang turut merasakan kehilangan tokoh pers Sulsel itu, sebelumnya sudah mengeluarkan rilis resmi ke semua media terkait ucapan duka dan gambaran sosok Almarhum Alwi Hamu yang juga menjadi panutan dan guru bagi orang nomor satu di Makassar tersebut. “Terasa sekali kehilangan beliay. Banyak kenangan dengan sosok beliau yang sangat ramah dan selalu tersenyum. Saya tidak pernah melihat beliau marah. Bahkan selalu memberikan motivasi ke saya. Satu kalimatnya yang saya ingat yaitu good news is the best news,” kenang Danny. Karenanya, Dia pun berharap agar keluarga almarhum agar tetap tabah dan ikhlas menerima ujian dari Allah. “Insya Allah beliau husnul khotimah,” tutup Danny. Diketahui, Sosok tokoh Sulawesi Selatan sekaligus Pendiri Fajar Group, Alwi Hamu meninggal dunia pada usia 80 tahun, Sabtu 18 Januari 2025 di Jakarta. (*)
Plh Sekda Makassar Buka Musrenbang Kecamatan Wajo Tahun Anggaran 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Wajo untuk Tahun Anggaran 2025 di Hotel Karebosi pada Senin, (20/01/2025). Dalam sambutannya, Yasir menjelaskan tujuan utama dari Musrenbang tingkat kecamatan ini adalah untuk menggali dan menyelaraskan usulan rencana kegiatan pembangunan di tingkat kelurahan, yang kemudian menjadi prioritas di wilayah Kecamatan Wajo. “Penyelarasan usulan hasil Musrenbang kecamatan menjadi bahan awal untuk Rancangan Awal RKPD. Selanjutnya, dokumen ini akan dibahas bersama Kepala Perangkat Daerah dan para pemangku kepentingan dalam Forum Konsultasi Publik,” ujar Yasir yang juga menjabat Asisten I Setda Kota Makassar. Yasir menekankan forum Musrenbang bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan menjadi momentum pembangunan Kota Makassar. “Ruh dari Musrenbang adalah menghasilkan usulan-usulan yang menjadi perhatian seluruh SKPD Pemerintah Kota Makassar. Ini adalah komitmen kita membangun kota,” katanya. Untuk itu, Ia berharap Musrenbang ini menjadi media interaktif bagi seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Wajo untuk mewujudkan pembangunan Kota Makassar yang lebih baik dan berkelanjutan. “Saya berharap musyawarah ini dapat menghasilkan kesepakatan yang dapat diaksikan demi kemajuan bersama. Insya Allah, dengan semangat kebersamaan, Kota Makassar dapat terus maju dan menjadi kebanggaan kita semua,” pungkasnya. Beberapa isu yang menjadi perhatian dalam Musrenbang kali ini meliputi peningkatan infrastruktur, pengelolaan sampah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan layanan kesehatan dan pendidikan. Usulan-usulan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan program kerja perangkat daerah terkait.
Pj Sekda Makassar Hadiri Rapat Banggar DPRD Bahas Perencanaan Belanja Barang dan Jasa

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, menghadiri rapat koordinasi bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar yang digelar di Ruangan Rapat Banggar pada Jumat, (17/1/2025). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, turut hadir Tim Anggatan Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Makassar dan anggota Banggar DPRD Kota Makassar. Agenda rapat ini fokus pada koordinasi dan konsultasi terkait perencanaan pengadaan barang dan jasa dalam program Pemerintah Kota Makassar untuk tahun anggaran 2025. Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, dalam pembukaannya menekankan pentingnya sinergitas antara Banggar DPRD dengan Pemkot Makassar. Ia menyampaikan tujuan rapat ini adalah memberikan peringatan kepada TAPD agar lebih bijak dan teliti dalam belanja anggaran. “Kami ingin memastikan bahwa belanja pemerintah dilakukan sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Ini untuk menghindari adanya kendalan ke depannya dan memastikan program-program pemerintah berjalan optimal,” ujarnya. Sementara itu, Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, yang juga menjabat sebagai Ketua TAPD Kota Makassar, menyampaikan apresiasinya atas pengawasan yang diberikan oleh Banggar DPRD. Menurutnya, rapat ini memberikan banyak pencerahan terkait pelaksanaan program di awal tahun anggaran. “Saya kira apa yang dilakukan hari ini sangat memberikan arahan, terutama dalam hal kehati-hatian. Kami pada dasarnya sangat berterima kasih atas masukan dan pengawasan yang diberikan oleh Banggar DPRD,” ujarnya. Untuk itu, Irwan mengatakan TAPD Pemkot Makassar akan segera melakukan rapat koordinasi untuk mencermati lebih lanjut masukan-masukan dari Banggar. “Dalam waktu dekat, kami akan lebih mencermati apa yang menjadi perhatian sesuai aturan. Semua itu akan segera kami laporkan kembali kepada Banggar,” tambahnya. Menurutnya, rapat ini merupakan langkah strategis untuk mencegah potensi kendala sekaligus memastikan terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
TP PKK Kabupaten Jeneponto Studi Tiru Pelajari Pilot Project Posyandu Era Baru TP PKK Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar menerima kunjungan Studi Tiru dari TP PKK Kabupaten Jeneponto di Kantor PKK Kota Makassar, Jalan Balaikota, Jumat (17/01/2025). Rombongan Studi Tiru ini dipimpin langsung oleh PJ Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Andi Fatimah Tenrilala, yang datang bersama 30 anggotanya. Mereka disambut hangat oleh pengurus TP PKK Kota Makassar di lobi kantor. Andi Fatimah menjelaskan kunjungan ini sebagai langkah penting bagi TP PKK Kabupaten Jeneponto untuk mengadopsi inovasi-inovasi terbaik yang ada di Kota Makassar, demi kesejahteraan masyarakat di daerahnya. “Kegiatan ini kami lakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kesehatan keluarga di Jeneponto. Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa dari TP PKK Makassar,” ujar Andi Fatimah. Para peserta studi tiru kemudian melanjutkan kegiatan sharing session di Auditorium Kantor TP PKK Makassar, Lantai 2. Sekretaris 1 TP PKK Kota Makassar, Iin Yusuf Madjid, memaparkan berbagai program unggulan yang telah berjalan di tahun 2024. Iin menjelaskan tentang program Sekretariat serta inisiatif-inisiatif strategis yang dijalankan oleh Pokja TP PKK Kota Makassar. “Seluruh muara dan Implementasi program Pokja Kami ada dalam di 45 Lorong PKK, yang ada di setiap Kecamatan,” jelasnya. Program Lorong PKK sendiri merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis Pemerintah Kota Makassar, yaitu Lorong Wisata, yang juga berfungsi sebagai wadah implementasi seluruh program dari berbagai SKPD. Selain itu, Sekretaris 2 TP PKK Kota Makassar, Bonita Latief, turut menjelaskan penerapan aplikasi Dasawisma yang mengedepankan digitalisasi dalam pendataan kelurahan, guna meningkatkan efisiensi dan akurasi data. Dalam kesempatan ini, Andi Fatimah sangat tertarik dengan program Rumah Gizi Pokja IV TP PKK Makassar yang telah sukses menjadi Pilot Project Posyandu Era Baru di Sulawesi Selatan. “Posyandu Era Baru di Makassar sangat menginspirasi kami. Kami berharap, melalui studi tiru ini, TP PKK Jeneponto bisa mempelajari cara mengelola dan menerapkan program serupa di Jeneponto,” ungkap Andi Fatimah. Lebih lanjut, Andi Fatimah menambahkan program Rumah Gizi yang menjadi contoh terbaik di Sulawesi Selatan inilah yang memotivasinya untuk melakukan kunjungan studi tiru. “Kami sangat berharap dapat membawa pulang ilmu dan inovasi dari sini, terutama mengenai tips dan trik yang dapat kami terapkan di Jeneponto,” harapnya. Setelah sesi berbagi pengalaman, rombongan studi tiru diajak untuk melihat langsung implementasi program Lorong PKK dan mengunjungi salah satu Rumah Gizi yang menjadi Pilot project Posyandu Era Baru di Kelurahan Pannampu.(*)
Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 Siap Digelar, Usung Tema Growth in Harmony and Prosperity

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Kota Makassar akan kembali diramaikan dengan perayaan festival Cap Go Meh melalui Jappa Jokka Cap Go Meh 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar ini akan berlangsung selama dua hari berturut-turut dengan berbagai inovasi baru dan rangkaian acara menarik. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan tetap akan dipusatkan di kawasan Pecinan, di Jalan Sulawesi, pada Sabtu hingga Minggu 8-9 Februari 2025 dengan mengusung tema Growth in Haarmony and Prosperity. Ketua PERMABUDHI Sulawesi Selatan, Yonggris Lao, mengungkapkan sejumlah rangkaian kegiatan dan perbedaan yang akan menjadi daya tarik pada perayaan tahunan ini. Pertama, kata Yonggris, adalah mengenai waktu pelaksanaan. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya dilaksanakan satu hari, kali ini tepat di penyelenggaraan ke-20 tahun, akan digelar selama dua hari berturut-turut. “Kali ini kita adakan dua hari berturut-turut. Kita memberi kesempatan kepada masyarakat bisa belanja, berkuliner, dan berinteraksi lebih lama,” ungkap Yonggris, yang ditemui usai mengikuti rapat koordinasi di Balai Kota Makassar, Jumat (10/10/25). Perayaan ini juga melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung ekonomi lokal. Yonggris menyebutkan bahwa UMKM yang akan turut serta mencapai 150 hingga 200 UMKM yang didominasi UMKM kuliner. Kegiatan karnaval yang menjadi kegiatan tahunan juga akan tetap dilaksanakan. Menampilkan barisan yang mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia pada umumnya dan Sulawesi Selatan pada khususnya. “Ada tiga kelompok barisan. Barisan pertama itu kita sebut dengan barisan NKRI, bawa lambang burung Garuda. Lalu ada marching band, dan pasukan bendera. Setelah itu ada barisan Bhinneka Tunggal Ika yang memakai pakaian adat. Akan tampil sekitar 100 orang dari Tionghoa peranakan. Setelah itu ada barisan prosesi Cap Go Meh. Barisan ritual yang arak-arakan dewa,” jelas Yonggris. Selain itu, ada pula berbagai rangkaian kegiatan yang baru dilaksanakan pada tahun ini, seperti Heritage Run, dan Kejuaraan Barongsai. Khusus untuk Heritage Run, acara ini mengusung konsep fun run dengan rute sepanjang lima kilometer. Rute yang dilalui peserta adalah kawasan Pecinan Kota Makassar. “Tujuannya adalah agar kawasan kota tua kita itu diperkenalkan. Daerah Pecinan, ada Masjid Arab dan lain-lain,” sebut Yonggris. Saat ini, pendaftaran sudah dibuka, dan antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang hampir memenuhi kuota. “Pendaftaran kita target 1.000 saja. Kalau tidak salah sudah sekitar 600 pendaftar. Ini bukan perlombaan siapa cepat tapi ini fun run, tidak dibatasi waktunya, yang penting masuk finish, semua dikasih medali,” ungkap Yonggris. Sementara itu, Kejuaraan Barongsai juga menjadi salah satu kegiatan unggulan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Yonggris menyebutkan, sebanyak 14 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan turut ambil bagian. “Mereka memperebutkan piala dengan hadiah total Rp20 juta. Akan dipertandingkan 4 kategori, yaitu lantai, kecepatan, halang rintang, lalu ada eksibisi tampil yang tonggak,” jelasnya. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai panggung hiburan, baik dari panggung utama maupun dari tenant-tenant sponsor. Kehadiran artis daerah turut menambah kemeriahan. “Sebenarnya panggung utama itu ada dua. Satu di utara, satu di selatan. Tetapi panggung kecil dari setiap tenant juga ada. Seperti misalnya dari Sosro, bank-bank, Yamaha. Artisnya ada Ridwan Sau,” pungkas Yonggris. Sementara itu, Pemerintah Kota Makassar juga mengambil bagian untuk menyukseskan acara ini dengan melibatkan sejumlah besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Di antaranya, Dinas Kesehatan yang akan menyiagakan ambulans dan paramedis, Dinas Perhubungan yang akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar area kegiatan, BPBD, Satpol-PP, hingga Dinas Pemadam Kebakaran juga akan menyiagakan personilnya. Selain itu, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) juga akan mengambil bagian pada beberapa item acara. Termasuk juga PD Parkir Makassar Raya yang akan mengatur perparkiran di kawasan acara.
TP PKK Kota Makassar Gelar Rapat Koordinasi 2024 Capaian Kinerja dan Refleksi Proker Mendatang

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – TP PKK Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Kerja Sekretaris Tahun 2024 di Auditorium Kantor TP PKK Kota Makassar pada Kamis (9/01/2025). Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan selama setahun terakhir, serta merefleksi pencapaian, kendala yang dihadapi, dan merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk program-program TP PKK mendatang. Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, hadir langsung untuk membuka dan memimpin Rakor tahunan ini. Acara ini diikuti oleh seluruh Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris TP PKK dari seluruh kecamatan se-Kota Makassar. Turut hadir, sejumlah jajaran SKPD yang terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Sosial. Dalam sambutannya, Indira mengingatkan pentingnya inovasi dan perbaikan berkelanjutan. Sehingga ia berpesan agar seluruh pengurus TP PKK Kota Makassar dan SKPD terkait terus melahirkan inovasi dalam menyempurnakan program yang telah dilaksanakan. “Program kerja tahun 2024 telah berjalan dengan sangat baik dan luar biasa. Melalui forum ini, mari kita refleksikan pencapaian yang telah diraih dan jadikan pengalaman tersebut sebagai modal untuk menyempurnakan program di periode selanjutnya,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut diuraikan berbagai keberhasilan dan pencapaian TP PKK Kota Makassar, serta kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dengan sukses selama tahun 2024. Selain evaluasi program, Rakor ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Laporan Keuangan Penggunaan Dana Hibah 2024 dari Ketua TP PKK Kota Makassar kepada pihak BPM dan BKPSDM Kota Makassar, sebagai bagian dari akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran. Dengan adanya Rakor ini, Indira berharap TP PKK Kota Makassar dapat terus memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan, agar mencapai hasil yang maksimal di periode selanjutnya.
SPBE Makassar 2024 Berpredikat “Sangat Baik”, Kadiskominfo: Bukti Komitmen Makassar Smart City

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Pemerintah Kota Makassar meraih nilai 4,02 dengan predikat “Sangat Baik” dalam Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024 berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB). Hasil evaluasi SPBE Pemkot Makassar menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, Pemerintah Kota Makassar memperoleh nilai 3,41 dengan predikat “Baik”. Lonjakan sebesar 0,61 poin ini menandai keberhasilan berbagai program inovasi dan transformasi digital yang telah dilaksanakan sepanjang tahun. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismawaty Nur, menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan visi Makassar sebagai kota “Sombere and Smart City.” Menurutnya, nilai 4,02 dengan predikat “Sangat Baik” menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam mengintegrasikan teknologi dan budaya lokal telah berjalan dengan baik. “Makassar tidak hanya mengejar modernisasi berbasis teknologi, tetapi juga tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Konsep ‘Sombere and Smart City’ adalah komitmen antara pelayanan yang ramah dan teknologi yang cerdas, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” jelasnya pada Senin, (6/01/2025). Ismawaty juga menambahkan bahwa hasil ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tantangan untuk terus berinovasi. “Predikat ini harus menjadi langkah awal untuk terus mendorong reformasi birokrasi berbasis elektronik di semua lini pemerintahan. Kami akan memperkuat infrastruktur teknologi dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan berbasis digital,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Dinas Kominfo Kota Makassar, Andi Zulkarnain, menjelaskan bahwa peningkatan nilai SPBE ini tak lepas dari implementasi sistem layanan yang terintegrasi di Kota Makassar. “Integrasi layanan pemerintahan merupakan salah satu kunci digitalisasi layanan pemerintahan di era saat ini. Hal ini kemudian memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan efektivitas akses ke seluruh layanan publik yang ada di Kota Makassar,” ujarnya. Menurutnya, capian ini juga berkat sinergitas lintas sektor OPD Pemkot Makassar dalam pengembangan SPBE. “Semua OPD telah berperan aktif, mulai dari pengembangan infrastruktur hingga peningkatan kualitas layanan digital. Kerja sama ini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan target bersama,” ujarnya.
Indira Yusuf Ismail Tutup Penataran Wasit Basket Lisensi C dan B2 Tingkat Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Ketua Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menutup kegiatan Penataran Wasit Lisensi C dan B2 tingkat Kota Makassar, Minggu (5 Januari 2025). Kegiatan yang digelar oleh Perbasi Kota Makassar bekerja sama dengan Sekolah Lentera Kasih ini berlangsung sejak 2 Desember 2024, digelar di Sekolah Lentera Kasih Kota Makassar. “Jumlah penataran wasit untuk untuk Licence C dan B2 berjumlah 11 orang, 6 orang Licence C diantaranya 1 perempuan dan 5 laki laki. Untuk licenci B2, mereka adalah 5 orang yang sudah mendapat rekomendasi dari beberapa club di Makassar,” urai Sudirman. Ketua Panitia, Sudarman, menjelaskan Penataran Wasit ini digelar setelah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Wasit cabang olahraga Basket yang profesional. Apalagi, Kata Sudirman, mengingat Penataran Wasit Basket terakhir kali dilakukan pada 2018. Sementara liga basket yang terus meningkat di Makassar sangat bergantung pada kualitas dan kuantitas wasit. “Terima kasih kepada Ketua Perbasi Kota Makassar karena sudah merespon baik harapan dan keinginan kami dengan penataran wasit kota makassar di tahun 2025,” ujarnya. Ketua Perbasi Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mengapresiasi kegiatan yang telah dijalankan hingga sukses tersebut. Indira mengucapkan terimakasih kepada seluruh Panitia Penataran Wasit dan Pengurus Perbasi Kota Makassar. “Semangat dari seluruh Pengurus Perbasi Kota Makassar tentu menjadi salah satu motivasi tetap terlaksananya hari ini,” ujar Indira. Pada kesempatan yang sama, Indira mendorong semangat Pengurus Perbasi Kota agar tidak sulut dalam upaya meningkatkan kualitas SDM dan kualitas sarana dan prasana cabor Basket Kota Makassar. Mengingat periode dirinya dalam memimpin Perbasi Kota Makassar akan segera berakhir di tahun ini. Indira menyampaikan harapannya agar pengembangan Infrastruktur Cabor Basket terus menjadi perhatian oleh Wali Kota Makassar terpilih. “Terimakasih kepada semua, tolong bantu pengembangan wasit kita. Tentunya wasit yang berkualitas akan memimpin pertandingan menjadi berkualitas,” tutup Indira.(*)
Danny Pomanto Gelar Muhasabah, Dzikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar mengadakan kegiatan muhasabah, Dzikir dan Doa Bersama menyambut tahun baru 2025 di Baruga Anging Mammiri, Rujab Wali kota Makassar, Selasa (31/12/2024). Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT sesaat akan pergantian tahun maka itu sebagai bentuk rasa syukur. Senantiasa terus berdoa dan terus beristighfar karena masih diberikan umur dan kesempatan menyambut tahun baru. “Tahun 2024 kita mengalami banyak bencana. Salah satunya banjir di beberapa wilayah. Tapi kita masih dlindungi karena pasca hujan berhenti, banjir itu pun juga surut. Seluruh dunia mengalami bencana banjir. Ini sebuah fenomena alam yang tidak bisa dihindari,” ucapnya. Danny juga mengajak seluruh masyarakat melakukan dzikir dan doa bersama, di seluruh tempat ibadah dan di rumah masing-masing. “Mari mempersatukan doa-doa kita. Mempersiapkan diri untuk tahun 2025. Sekaligus berdoa memperbaiki diri. Semoga tahun 2025 menjadi tahun terbaik bagi kita semua,” tuturnya. Pada kesempatan ini pula, Danny mengucapkan terimakasih kepada para Camat, Lurah dan OPD karena sampai hari ini masih ada beberapa yang tetap menjaga integritasnya serta loyal terhadap tanggungjawab yang diembannya. “Kita bersyukur kita masih diberi perlindungan dan satu pesan saya jadilah orang yang profesional, berbuat baiklah. Karena kebaikan akan mencari jalannya sendiri. Bekerjalah dengan baik,” pesan Danny. Sementara peringatan Malam Pergantian Tahun 2024 ke 2025 ditiadakan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Diganti dengan dzikir dan doa bersama. Sebelum dzikir dan doa bersama dimulai, Danny bersama jajaran lingkup Pemkot Makassar menggelar salat Magrib berjamaah dan mendengarkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. (*)