Suara Indonesiaku

Calon Rektor UIT Dr. Patawari : “Kondisi Yayasan Sedang Tidak Baik-Baik saja. Kampus Kita Juga Dalam Keadaan Carut-Marut

IMG-20251110-WA0223

Suaraindonesiaku,com.Makassar – Sosok akademisi dan organisator ulung, Assoc. Prof. Dr. Patawari, S.HI., M.H., resmi menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT). Setelah lebih dari 17 tahun mengabdi di kampus tersebut, Dr. Patawari menegaskan bahwa langkahnya kali ini bukan semata dorongan ambisi pribadi, melainkan bentuk kepedulian terhadap kondisi UIT yang kini tengah menghadapi berbagai tantangan serius.

“Saya sudah dua kali dicalonkan menjadi rektor, saat periode Ibu Maryam dan Pak Raman. Tapi waktu itu saya mundur. Saya lebih memilih mendorong teman-teman. Saya senang kalau teman-teman saya yang jadi rektor,” ujarnya kepada media, dikutip dari beritasatu.com, Selasa (04/11/2025).

Namun, lanjut Dr. Patawari, situasi UIT saat ini membuatnya merasa terpanggil untuk turun tangan langsung. Ia menilai, beragam persoalan internal kampus mulai dari tata kelola yayasan, kondisi sumber daya manusia (SDM), hingga kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan memerlukan penanganan serius dari figur yang memahami akar masalah dan memiliki jaringan luas untuk mencari solusi.

“Kondisi yayasan sedang tidak baik-baik saja. Kampus kita juga dalam keadaan carut-marut. Persoalan SDM, kesejahteraan, dan lainnya harus diurai,” tegasnya.

Berbekal pengalaman panjang di dunia akademik dan organisasi, Dr. Patawari meyakini dirinya memiliki kapasitas dan jejaring yang kuat untuk membawa perubahan di UIT. Ia menyebutkan, relasi dan dukungan yang dimilikinya tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Papua, Kalimantan, hingga Jakarta, yang siap bersinergi dalam memperkuat posisi UIT di tingkat nasional.

“Saya tidak menjamin perubahan besar akan langsung terjadi. Tapi saya yakin bisa memulai perubahan kecil yang berarti untuk memperbaiki UIT,” ujarnya penuh keyakinan.

Menepis anggapan bahwa pencalonannya adalah bentuk perlawanan terhadap kepemimpinan sebelumnya, Dr. Patawari menegaskan bahwa langkahnya murni demi kepentingan institusi, bukan kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Sambut Hangat Kunjungan Danlantamal VI Makassar yang Baru, Danny : Selamat Datang Komandan

“Saya tidak pernah melawan orang. Saya hanya ingin melawan keadaan yang buruk, memperbaiki yang kurang baik. Saya tidak tega melihat rumah saya sendiri dalam keadaan terpuruk,” tuturnya dengan nada haru.

Dengan visi perubahan, transparansi, dan kesejahteraan sivitas akademika, Dr. Patawari tampil sebagai sosok calon rektor yang berkomitmen mengembalikan marwah dan kejayaan Universitas Indonesia Timur sebagai kampus unggulan di kawasan timur Indonesia.

BACA BERITA LAINNYA