Suara Indonesiaku

Logo dan Tema Resmi Milad Ke 61 Tahun KOKAM Pemuda Muhammadiyah

Suaraindonesiaku.com, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Pemuda Muhammadiyah (KOKAM) dalam hitungan kalender Masehi pada 2026 ini menginjak usia yang ke-61 tahun. Untuk itu, BPO KOKAM Nasional Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah merilis Logo Resmi Milad ke-61 Kokam, dengan Tema “Kokam Tangguh Menjaga Persatuan, Membangun Peradaban Bangsa” Logo Milad ke-61 KOKAM ini dapat digunakan untuk membuat spanduk, banner, twibon, dan lainnya untuk mensyiarkan Milad. Logo Milad ke-61 KOKAM dapat didownload disini: https://drive.google.com/drive/folders/1-DOmNcED-Gtm2uIQswxcYB5SfEw9myAi

Nurkanaah Ajak Guru Terus Kembangkan Kompetensi Lewat Workshop Pendidikan

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengajak para guru terus mengembangkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Hal itu disampaikan Nurkanaah saat menghadiri Workshop Pendidikan yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal bersama Komisi X DPR RI di Ballroom Al-Ghoni Hotel Grand Sidny, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Ahad (27/9/2026). Workshop tersebut diikuti 100 guru dari perwakilan setiap kecamatan se-Kabupaten Sidrap. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Muslimin Bando, Widya Prada Ahli Utama Direktorat Sekolah Dasar Abdul Halim Muharram, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sirajuddin, Kepala Dinas Porapar Muhammad Aries Yasin, Wakil Rektor UMS Rappang M. Rais Rahmat Razak, serta undangan lainnya. Anggota DPR RI Muslimin Bando saat membuka acara menekankan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi para pendidik. Ia berharap para guru memanfaatkan workshop tersebut untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Sementara itu, Nurkanaah yang juga menjabat Ketua PGRI Kabupaten Sidrap menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan workshop tersebut. Ia berharap guru yang mengikuti workshop dapat membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan-rekan pendidik lainnya yang belum mendapat kesempatan mengikuti pelatihan serupa. “Saya sangat berharap teman-teman yang diundang hari ini dapat mewakili teman-teman kita yang belum mendapat kesempatan mengikuti pelatihan seperti ini,” ujarnya. Menurutnya, pengembangan kompetensi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan sekaligus mendorong guru terus mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya. Workshop dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber, yakni Wakil Rektor UMS Rappang M. Rais Rahmat Razak, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, serta perwakilan Kementerian Pendidikan. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian cenderamata kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan materi yang disampaikan.

Bupati Syaharuddin Diskusi dengan Warga Batu, Kupas Pertanian dan Potensi Perkebunan

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, berdiskusi langsung dengan kelompok tani dan masyarakat Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, di Kantor Kecamatan Pitu Riase, Jumat malam (25/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi petani, khususnya dalam pelaksanaan musim tanam tahun ini. Syaharuddin memberikan kesempatan kepada para petani untuk menyampaikan kendala, kebutuhan, dan kondisi yang mereka hadapi di lapangan. Masukan tersebut, menurutnya, penting menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk perbaikan musim tanam berikutnya. “Silakan disampaikan apa yang menjadi kendala di lapangan. Semua persoalan yang dihadapi petani harus kita ketahui bersama, sehingga bisa menjadi bahan evaluasi untuk musim tanam berikutnya,” ujar Syaharuddin. Ia menegaskan, pembangunan sektor pertanian membutuhkan dukungan dan kekompakan seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah kecamatan dan kelurahan, hingga perangkat daerah terkait. “Semua harus bekerja kompak. Kalau kita bersama-sama, persoalan yang ada di lapangan bisa kita carikan solusinya,” tegasnya. Selain tanaman pangan, Syaharuddin juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor perkebunan di Kelurahan Batu. Ia meminta masyarakat konsisten mengelola dan mengembangkan tanaman perkebunan agar menjadi sumber pendapatan berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan perkebunan perlu direncanakan dan dilakukan secara konsisten, bukan secara sporadis, sehingga mampu memberikan hasil ekonomi bagi masyarakat. “Perkebunan juga harus kita dorong. Jangan hanya menanam, tetapi harus konsisten dalam mengelolanya. Pemerintah akan melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sehingga sektor ini bisa terus berkembang,” jelasnya. Syaharuddin mengatakan, pertemuan khusus bersama masyarakat Kelurahan Batu tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Rapat ini khusus untuk Kelurahan Batu, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kita ingin mendorong pertanian, perkebunan, serta tumbuhnya pendapatan masyarakat,” ungkapnya. Ia berharap, komunikasi dan koordinasi yang intensif dapat membantu mengembangkan potensi Kelurahan Batu secara optimal. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong sektor pertanian dan perkebunan menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh keakraban. Para petani menyampaikan berbagai aspirasi dan kendala di lapangan, sementara jajaran perangkat daerah terkait mencermati kebutuhan masyarakat sebagai bahan tindak lanjut. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pendapatan Daerah Muhammad Rohady Ramadhan, Camat Pitu Riase Andi Mukti Ali, Kabid Perkebunan dan Hortikultura Dinas TPHPKP Gasali Tayyib, Kabid Tanaman Pangan Dinas TPHPKP Arif Gunawan Sukardi, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas TPHPKP Anju Saleh, Kapolsek, Danramil, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), Ketua KTNA Pitu Riase, serta undangan lainnya

Achmad Daeng Se’re Koordinasikan Penanganan 6 ABK KM Sapora Berlian 08 di Darwin

Suaraindonesiaku.com, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Achmad Daeng Se’re, menyampaikan perkembangan terkait kondisi enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Sapora Berlian 08 yang saat ini berada dalam detensi di Darwin, Australia, (25/09/2026) Achmad Daeng Se’re mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Atase Darat Republik Indonesia Kolonel Inf Leo Sugandi, B.A., MMDS. di Australia dan Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin untuk memperoleh informasi mengenai kondisi keenam ABK serta perkembangan proses penanganannya. “Berdasarkan informasi yang kami terima, keenam ABK dalam kondisi baik dan mendapatkan perlakuan yang baik selama berada di detensi,” ujar Achmad Daeng Se’re. Ia juga menyampaikan bahwa Konsulat RI di Darwin telah melakukan akses dan pendampingan konsuler kepada keenam ABK. Kunjungan tersebut dilakukan pada 14 September 2026 untuk memastikan kondisi mereka serta memberikan pendampingan konsuler. Selain itu, KRI Darwin telah menyiapkan dokumen perjalanan bagi keenam ABK, yang selanjutnya telah diambil oleh Australian Border Force (ABF). Saat ini, keenam ABK masih menunggu proses lebih lanjut untuk pemulangan ke Indonesia. “Kami terus berkoordinasi dengan Atase Darat RI di Australia dan Konsulat RI di Darwin untuk memantau perkembangan kondisi mereka dan proses pemulangannya. Yang terpenting, keenam ABK ini mendapatkan pendampingan dan perlindungan konsuler dari perwakilan Republik Indonesia,” kata dia. Achmad Daeng Se’re berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sehingga keenam ABK tersebut dapat segera kembali ke Indonesia dan berkumpul dengan keluarga. “Kami akan terus memantau perkembangan ini dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Semoga keenam saudara kita dapat segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” tutupnya.

Panen di Sawah Tadah Hujan Bulo Wattang, Bupati Syaharuddin: Ada Sumur Bor, Petani Tetap Produktif

Suaraindonesia.com, Sidrap — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri panen padi di Desa Bulo Wattang, Kecamatan Panca Rijang, Rabu (23/9/2026). Panen tersebut berlangsung di areal persawahan tadah hujan kawasan pegunungan. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar 0,23 hektare dengan hasil ubinan mencapai 7–8 ton per hektare. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa keterbatasan irigasi tidak menjadi hambatan bagi petani untuk tetap melakukan panen. Menurutnya, keberadaan sumur bor dan jaringan listrik yang telah masuk ke areal persawahan turut mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut. “Walaupun sawah kita merupakan sawah tadah hujan, kita masih bisa panen karena sudah ada sumur bor dan listrik yang masuk ke sawah,” ujar Syaharuddin. Ia juga menyampaikan hasil panen yang diperoleh petani. Satu karung gabah menghasilkan sekitar 149 kilogram dengan harga jual mencapai Rp7.600 per kilogram. Panen ini menjadi salah satu gambaran bahwa pemanfaatan sumber air alternatif melalui sumur bor dapat membantu petani di wilayah persawahan tadah hujan, khususnya pada kawasan pegunungan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Camat Panca Rijang Faradilla Bakri, serta para kepala desa se-Kecamatan Panca Rijang.

Pemkab Sidrap Serahkan Rancangan APBD Perubahan 2026, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Suaraindonesiaku.com, Sidrap –Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 kepada DPRD dalam rapat paripurna di Ruang Paripurna Kantor DPRD, Selasa (22/9/2026). Penyerahan tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan APBD Perubahan 2026, dengan kebijakan anggaran diarahkan untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Takyuddin Masse dan dihadiri Bupati Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, serta perwakilan Forkopimda dan jajaran pejabat Pemerintah Daerah. Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menjelaskan, penyampaian Rancangan APBD Perubahan TA 2026 merupakan bagian penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya untuk menyesuaikan program dan kegiatan pembangunan dengan kondisi serta kebutuhan daerah. Bupati berharap pembahasan Rancangan APBD Perubahan dapat berjalan secara konstruktif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, sehingga setiap kebijakan anggaran yang ditetapkan benar-benar diarahkan untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Bupati. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD penting untuk memastikan setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama dan sinergi yang telah terjalin dalam menjalankan berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan daerah. Rapat tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan Rancangan APBD Perubahan TA 2026 antara pemerintah daerah dan DPRD.

GTRA Sidrap Bahas Pemanfaatan Tanah Terlantar untuk Kesejahteraan Masyarakat

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Sidenreng Rappang membahas strategi pemanfaatan tanah terlantar agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan. Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat integrasi penataan aset dan penataan akses di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3, Kompleks SKPD Sidrap, Selasa (22/9/2026). Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Sidrap, Amir, menyampaikan penataan aset melalui pemanfaatan tanah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. “Terutama masyarakat miskin ekstrem sesuai dengan lokasi dan kebutuhan mereka,” tutur Amir. Pemanfaatan tanah tersebut, sambungnya, diharapkan membuka akses masyarakat terhadap lahan produktif. Salah satunya melalui kegiatan pertanian, seperti penanaman jagung maupun pengelolaan lahan persawahan. “Tanah yang selama ini tidak dimanfaatkan dapat kita manfaatkan untuk masyarakat, misalnya untuk kegiatan pertanian seperti menanam jagung atau mengelola sawah, sehingga dapat menambah penghasilan dan pendapatan masyarakat,” ujar Amir. Ia menambahkan, pemanfaatan tanah terlantar perlu disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing wilayah agar memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat. Integrasi penataan aset dan penataan akses melalui GTRA diharapkan tidak hanya memberikan akses terhadap tanah, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi sesuai potensi wilayah masing-masing. Rapat tersebut dihadiri Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pejabat terkait, serta para kepala desa terkait. Melalui sinergi lintas sektor tersebut, penataan aset dan akses diharapkan berjalan secara terpadu dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan akses terhadap lahan produktif

Sidrap Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan. Jumat (18/9/2026), daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo sukses meraih Kabupaten Terbaik III Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sulawesi di Hotel Claro Makassar. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menerima penghargaan didampingi Wabup Nurkanaah, serta Sekda Andi Rahmat Saleh. Tampak hadir para kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah pejabat Pemkab Sidrap terkait. Penghargaan diberikan atas keberhasilan Pemkab Sidrap dalam mengelola sampah secara inovatif, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan lingkungan yang asri dan berkelanjutan di wilayah Sidrap. Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tersebut, Pemkab Sidrap juga mendapat bantuan pemerintah senilai Rp1 miliar. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sidrap atas penghargaan tersebut. “Atas nama pemerintah daerah dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para camat, kepala desa, lurah, penyuluh, petugas kebersihan, kader lingkungan, pelajar, organisasi masyarakat, dan seluruh warga yang bersama-sama menjalankan Program SIDRAP BERSIH setiap Jumat. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas kerja gotong royong masyarakat dalam membersihkan lingkungan, memilah sampah, dan menjaga lingkungan tetap asri. “Karena kerja gotong royong ta’ setiap Jumat inilah, kerja ikhlas ta’ membersihkan lingkungan, memilah sampah, dan menjaga kampung ta’ tetap asri, sehingga pemerintah pusat melalui Mendagri dan Kementerian Lingkungan Hidup melihat dan memberikan apresiasi ini kepada kita,” katanya. Syaharuddin menegaskan, Program SIDRAP BERSIH akan terus dilanjutkan. Ia berharap kebersihan dapat menjadi budaya di tengah masyarakat, bukan sekadar program pemerintah. “Program SIDRAP BERSIH akan terus kita lanjutkan. Kita akan jadikan kebersihan sebagai budaya, bukan hanya sebagai program,” tegasnya. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga penghargaan tersebut dengan terus mempertahankan kebersihan, keasrian, dan kenyamanan lingkungan untuk generasi mendatang. Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 diikuti seluruh pemerintah daerah se-Regional Sulawesi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah daerah dalam tata kelola dan pelayanan.

Pemkab Sidrap Ikuti Rakor Pertumbuhan Ekonomi Regional Sulawesi, Target Nasional 8 Persen Jadi Fokus

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pertumbuhan Ekonomi Regional Sulawesi yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (18/9/2026). Pemkab Sidrap diwakili Wakil Bupati Nurkanaah bersama Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andi Patahangi, serta sejumlah pejabat terkait. Rakor tersebut diikuti para pimpinan pemerintah daerah se-Sulawesi. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto hadir sebagai salah satu pemateri, bersama Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry B. Harmadi dan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam. Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah mendapat arahan mengenai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Wamendagri Bima Arya menekankan pentingnya pemerintah daerah mengembangkan ekosistem ekonomi dari hulu hingga hilir. Pemerintah daerah juga didorong mengidentifikasi potensi dan tantangan masing-masing wilayah sebagai dasar penyusunan strategi pertumbuhan ekonomi. Selain itu, rakor membahas pentingnya penguatan sektor unggulan daerah, kemandirian fiskal, serta penganggaran yang adaptif terhadap berbagai risiko dan tantangan. Bagi Pemkab Sidrap, forum tersebut menjadi ruang untuk mengikuti perkembangan kebijakan dan strategi pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah lainnya di Sulawesi. Rakor Pertumbuhan Ekonomi Regional Sulawesi merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar di Makassar

Sukseskan 1 Juta Guru Mahir Koding dan AI, Nurkanaah Hadiri Launching PGRI Power di Makassar

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, menghadiri pembukaan Launching PGRI Power dan Training of Trainer (ToT) Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI). Kegiatan tersebut digelar Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan di BBGTK Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Adiyaksa, Kota Makassar, Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat Pengurus Besar (PB) PGRI Nomor 372/Um/PB/XXIII/2026 tertanggal 11 Mei 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI)-Program PGRI Power. Pelaksanaannya juga mengacu pada hasil Rapat Pleno Diperluas bersama Pengurus Provinsi dan Pengurus PGRI Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang digelar secara daring pada 26 Agustus 2026. Kehadiran Nurkanaah menjadi bagian dari dukungan PGRI Sidrap terhadap peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam penguasaan teknologi koding dan kecerdasan artifisial. Penguatan kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di bidang pendidikan.