Suara Indonesiaku

Karang Taruna Kecamatan Mariso Dampingi Keluarga Balita Miskin yang Berpulang di RSI.Faisal

IMG-20251115-WA0002

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Suasana duka menyelimuti lorong tunggu ICU/PICU Rumah Sakit Islam Faisal pada Kamis malam, ketika seorang balita bernama Hafiz, berusia sekitar dua tahun, menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 22.40 WITA. Tangis sang ibu pecah di tengah derasnya hujan, menggambarkan betapa berat beban hidup yang mereka tanggung.

Hafiz berasal dari keluarga yang hidup jauh di bawah garis kemiskinan, tanpa jaminan kesehatan dan fasilitas dasar yang memadai. Bahkan setelah berpulang, keluarga kecil ini masih dihadapkan pada persoalan biaya yang menyisakan luka. Biaya perawatan selama kurang lebih delapan jam yang mencapai sekitar Rp6 juta sempat menjadi beban tambahan, hingga pihak rumah sakit menahan KTP ibu sebagai jaminan.

Lebih memilukan lagi, sang ibu sempat berencana membawa pulang jenazah putranya dengan membonceng motor di tengah hujan deras pada malam Jumat. Hal itu terpaksa ia lakukan karena tidak memiliki dana untuk membayar ambulans sebesar Rp400 ribu. Sementara sang ayah, seorang buruh harian lepas, sedang merantau di Kalimantan demi mencari nafkah untuk keluarganya, dan tak kuasa menahan kesedihan mendalam ketika mendengar kabar kepergian putranya.

Ketua Karang Taruna Mariso Muhammad Irfan Rahman mendampingi orang tua almarhum Hafiz berkoordinasi dengan manajemen RSI Faisal.

Melihat kondisi tersebut, Karang Taruna Kecamatan Mariso di bawah kepemimpinan Muhammad Irfan Rahman, S.Pd, bergerak cepat memberikan pendampingan penuh kepada keluarga almarhum. Melalui komunikasi intens dan koordinasi yang baik antara Karang Taruna Kota Makassar dan pihak manajemen RSI Faisal, akhirnya seluruh biaya perawatan almarhum Hafiz resmi digratiskan.

Tak berhenti di situ, Karang Taruna Kecamatan Mariso juga menanggung seluruh biaya pemakaman, memastikan proses penghormatan terakhir bagi balita malang tersebut berjalan layak tanpa membebani keluarga.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sinjai Buka Turnamen Mini Soccer Antar SD, Diikuti 37 Tim

Ketua Karang Taruna Kecamatan Mariso, Muhammad Irfan Rahman, S.Pd, menyampaikan bahwa hadirnya Karang Taruna adalah untuk memastikan tidak ada warga yang menghadapi kesulitan seorang diri, terutama mereka yang berada dalam kondisi paling rentan.

“Kami berupaya menjadi garda terdepan ketika melihat warga yang benar-benar membutuhkan pertolongan. Ini bukan hanya tugas sosial, tapi panggilan kemanusiaan,” ujarnya.

Aksi cepat dan kepedulian Karang Taruna Kecamatan Mariso menjadi bukti nyata bahwa kehadiran organisasi sosial di tingkat kecamatan dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan berisiko tinggi.

BACA BERITA LAINNYA