Suaraindonesiaku,com.Makassar – aksi yang berlangsung di depan kejati sulsel mengakibatkan kemacetan. tentunya aksi ini masih yang serupa yang di lakukan oleh kelompok aktivis yang tergabung dalam gmp elit.
mafia tanah terus di hembuskan dalam oransinya, dalam kasus penimbunan laut yang di lakukan oleh owner PT.PHINISI SEA SIDE HOTEL & PT PHINISI SARANA PROPERTI (WILLIANTO TANTA) mereka memaksa kejati sulsel untuk memproses willianto tanta yang di anggap memonopoli jual beli lahan.
mereka kembali mempertegas bahwa kejati sulsel tidak boleh menutup mata dalam kasus ini. kami akan terus mengawal sampai terang menderang ucap ketua gmp elit.
dia juga menegaskan kepada pihak kejati sulsel untuk menangkap willianto tanta.
mereka menganggap hal ini tidak boleh di diamkan karna menyangkut ekosistem laut dan pelanggaran terhadap negara. kami akan terus mengawal sampai ada titik terang dalam kasus ini. maraknya mafia di kota makassar sehingga berdampak pada penimbunan laut yang menjadi sasaran mereka.
kami juga melihat adanya keterlibatan pengusaha besar willianto tanta yang menyeret namanya pada bisnis ini. kami berharap kepada kejati sulsel secara transparan mengawal kasus ini.
gmp elit rencananya melakukan aksi besar-besaran di kejati sul-sul untuk mengawal kasus ini. karna ketika dibiarkan maka akan semkin menjadi2 bisa saja pulau2 di makassar akan hilang dan kawasan yang lainnya akan berdampak abrasi yang cukup besar.
gmp elit terus mendukung langkah APH dalam mengawal kasus ini. apalagi ini menjadi atensi khusus presiden untuk menjaga kelestarian alam dari mafia-mafia tanah. saya selaku ketua GMP elit akan terus mengawal perkembangan kasus ini. Ujar Pahlevi







