Suaraindonesiaku.com, Takalar, 14 Februari 2026 — Badan Eksekutif Himpunan Mahasiswa Biologi (BE Himbio) FMIPA Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di Lingkungan Paria Laut, Kecamatan Takalar Lama, Kelurahan Mapakasunggu, Kabupaten Takalar, pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap wilayah yang terdampak abrasi.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya dosen Biologi, mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Hasanuddin maupun mahasiswa dari luar universitas yang mendaftar sebagai relawan (volunteer), masyarakat setempat, Kepala Lingkungan Paria Laut, serta perwakilan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Maros dan Takalar

Acara diawali dengan penyerahan simbolis 1.000 bibit mangrove dari pihak Balai Riset kepada Ketua Umum BE Himbio FMIPA Unhas, Irwansyah. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama melakukan penanaman mangrove di pesisir Pantai Paria Laut, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih di sekitar wilayah pesisir.
Ketua Umum BE Himbio FMIPA Unhas, Irwansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan pesisir yang terdampak abrasi.
“Penanaman mangrove ini merupakan wujud komitmen BE Himbio FMIPA Unhas dalam menjaga dan memulihkan ekosistem pesisir, khususnya di wilayah yang terdampak abrasi. Melalui program kerja ini, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk memahami bahwa mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi garis pantai, mencegah abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” ujarnya.
Secara terpisah, perwakilan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Maros dan Takalar menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam mendukung program rehabilitasi pesisir. Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan pesisir di Kabupaten Takalar.

Melalui aksi “Himbio Green Coast” ini, BE Himbio FMIPA Unhas berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi gerakan kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, khususnya di wilayah Paria Laut yang rentan terhadap abrasi.







