Suaraindonesiaku,com.Gerakan Mahasiswa Pemuda Elang Timur Indonesia (GMP Elit) kembali melayangkan desakan keras kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan agar bersikap transparan dan akuntabel dalam menangani dugaan kasus reklamasi laut di belakang Trans Studio Mall Makassar.
Desakan ini muncul sebagai bentuk kekecewaan mendalam dari pihak pelapor terhadap lambannya proses penanganan perkara. GMP Elit menilai, sejak laporan resmi diajukan pada 23 Januari 2026, belum ada perkembangan signifikan yang disampaikan secara terbuka kepada publik maupun pelapor.
Berdasarkan keterangan terakhir dari pihak Kejati Sul-Sel, proses penanganan perkara masih berada pada tahap penyelidikan guna mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Namun, pernyataan tersebut dinilai belum mencerminkan adanya progres yang jelas dan terukur.
Ketua GMP Elit menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi situasi ini.
Mereka berkomitmen untuk terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas, termasuk dengan merencanakan aksi demonstrasi dalam waktu dekat sebagai bentuk tekanan moral terhadap aparat penegak hukum.
Selain itu, GMP Elit juga menyoroti minimnya komunikasi dari pihak Kejati Sul-Sel kepada pelapor terkait perkembangan kasus. Hal ini dinilai sebagai bentuk ketidakterbukaan yang berpotensi mencederai prinsip akuntabilitas dalam penegakan hukum.
Dengan demikian, GMP Elit menegaskan bahwa pengawalan terhadap kasus ini akan terus dilakukan secara konsisten hingga ada kejelasan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan.







