Suara Indonesiaku

Klinik Utama Syamsinar Maros Raih Penghargaan Nasional BPJS Kesehatan atas Komitmen Transformasi Digital Layanan

IMG-20260204-WA0004

Suaraindonesiaku.com, Maros – Klinik Utama Syamsinar Maros kembali menorehkan prestasi membanggakan di awal tahun 2026. Fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) ini menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan Pusat atas komitmennya dalam implementasi Integrasi Sistem Antrian Online, Integrasi Sistem Klaim, dan Implementasi E-SEP (Finger Print & Frista).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur IT BPJS Kesehatan Republik Indonesia, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., CPM-A, CCGO, CCCO, QRGP, CSEP, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Maros, Nurbaya Basmar, kepada Klinik Utama Syamsinar Maros.

Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas keseriusan Klinik Syamsinar dalam menjalankan berbagai inisiatif transformasi digital untuk mempermudah, mempercepat, dan meningkatkan kualitas layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Transformasi Digital: Dari Antrian Online hingga E-SEP

Implementasi Integrasi Sistem Antrian Online, Sistem Klaim, dan E-SEP (Finger Print & Frista) merupakan rangkaian transformasi digital di rumah sakit dan FKRTL yang dicanangkan BPJS Kesehatan untuk mempercepat dan mempermudah layanan bagi peserta JKN.

Melalui sistem ini, beberapa hal penting dapat dilakukan secara lebih efisien, antara lain:

Pendaftaran Online

Peserta tidak perlu lagi menunggu lama di loket pendaftaran. Antrian dapat diambil secara online sehingga alur kedatangan pasien menjadi lebih teratur dan waktu tunggu di fasilitas kesehatan berkurang.

Integrasi Sistem Klaim

Proses klaim pelayanan ke BPJS Kesehatan menjadi lebih otomatis, terdokumentasi, dan transparan. Hal ini membantu fasilitas kesehatan mempercepat proses administrasi serta meminimalkan risiko kesalahan data.

Implementasi E-SEP (Finger Print & Frista)

Verifikasi peserta dilakukan dengan teknologi sidik jari (finger print) maupun pengenalan wajah (FRISTA). Selain memperkuat aspek keamanan dan keabsahan data peserta, teknologi ini juga mempercepat proses verifikasi sehingga pasien dapat segera mendapatkan pelayanan medis tanpa berbelit-belit.

Baca Juga :  Indira Yusuf Ismail Jenguk Penderita Lumpuh Layu dan Hidrosefalus di Banta-bantaeng

FKRTL Pertama di Maros yang Berkomitmen Sejak 2024

Direktur Klinik Utama Syamsinar Maros, dr. Muh Aditya Manulusi, FISQua, AIFO-K, CHSE, menjelaskan bahwa penghargaan ini tidak datang secara instan. Sejak tahun 2024, Klinik Syamsinar telah berkomitmen menjadi FKRTL pertama di Kabupaten Maros yang menerapkan integrasi sistem antrian online, sistem klaim, dan E-SEP secara bertahap dan konsisten.

“Sejak 2024 Klinik Syamsinar berkomitmen menjadi FKRTL pertama di Kab. Maros yang menerapkan sistem ini. Alhamdulillah dengan kerjasama seluruh tim mulai dari pendaftaran pasien, pemeriksaan pasien, penunjang, dan layanan farmasi, akhirnya di 2026 kami mendapat penghargaan langsung dari Direktur IT BPJS Kesehatan,” tutur dr. Muh Aditya.

Ia menambahkan bahwa implementasi sistem ini bukan sekadar mengikuti tren digital, tetapi benar-benar diarahkan untuk memudahkan pasien dan menguatkan tata kelola klinik. Dengan sistem yang terintegrasi, data pasien tercatat lebih rapi, alur layanan lebih jelas, dan koordinasi dengan BPJS Kesehatan menjadi lebih efektif.

Penghargaan untuk Seluruh Tim, Bukan Prestasi Individu

Dalam kesempatan yang sama, dr. Muh Aditya menegaskan bahwa penghargaan ini bukan milik pribadi, tetapi milik semua pihak yang terlibat dalam ekosistem pelayanan Klinik Syamsinar.

“Penghargaan ini bukan penghargaan pribadi, namun penghargaan seluruh tim, baik itu secara internal maupun eksternal dari BPJS Kesehatan Kab. Maros dan Dinas Kesehatan Kabupaten Maros,” ujarnya.

“Kami akan terus berbenah, berusaha menjadi yang pertama menjalankan komitmen-komitmen dengan BPJS Kesehatan untuk pelayanan kesehatan masyarakat Maros yang lebih baik lagi.”

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada BPJS Kesehatan Kabupaten Maros dan Dinas Kesehatan Kabupaten Maros yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam peningkatan mutu pelayanan dan penguatan sistem rujukan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Perayaan HUT Kota Makassar Ke-417 Bertabur Penghargaan

Komitmen Berkelanjutan untuk Masyarakat Maros

Penghargaan dari BPJS Kesehatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh tenaga kesehatan dan non-kesehatan di Klinik Utama Syamsinar Maros untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Ke depan, Klinik Syamsinar berencana untuk:

Mengoptimalkan pemanfaatan antrian online agar semakin banyak pasien yang merasakan manfaatnya.

Menjaga keandalan sistem klaim yang transparan dan akuntabel.

Memperluas edukasi kepada pasien mengenai penggunaan E-SEP (finger print & FRISTA) agar proses pelayanan semakin cepat dan nyaman.

Terus berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan untuk pengembangan inovasi layanan lainnya.

Dengan capaian ini, Klinik Utama Syamsinar Maros menegaskan posisinya sebagai klinik rujukan yang adaptif terhadap teknologi, berkomitmen pada mutu, dan berorientasi pada pelayanan yang aman, cepat, dan humanis bagi masyarakat Maros dan sekitarnya.

BACA BERITA LAINNYA