Suara Indonesiaku

Sekjen APPI Nilai Narasi Hoaks Cederai Akal Sehat Publik

IMG-20260210-WA0019

Suaraindonesiaku,com.Makassar – Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI) mengecam keras beredarnya video bermuatan hoaks yang secara sengaja membangun narasi menyesatkan terkait kebijakan dan kinerja Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Video tersebut dinilai sebagai bentuk manipulasi opini publik yang sarat fitnah, provokasi, dan ujaran kebencian.

Sekretaris Jenderal APPI, Sardi, menegaskan bahwa upaya penggiringan opini melalui informasi bohong adalah tindakan tidak bertanggung jawab yang mencederai akal sehat publik dan merusak iklim demokrasi di Kota Makassar.

“Video itu bukan kritik, melainkan propaganda bohong. Fakta di lapangan jelas menunjukkan Wali Kota Makassar bekerja secara nyata, terukur, dan konsisten. Hoaks tidak akan pernah mampu menutupi kerja dan keberanian seorang pemimpin,” tegas Sardi.

Menurut Sardi, kebijakan penertiban fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang selama ini digunakan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) harus dibaca secara utuh sebagai langkah penataan kota, bukan penggusuran rakyat kecil seperti yang sengaja dipelintir dalam narasi hoaks.

Lapak-lapak liar yang menutup trotoar, badan jalan, dan ruang publik dibongkar untuk mengembalikan hak warga secara kolektif. Penataan ini merupakan bagian integral dari agenda besar Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan, ketertiban, keselamatan, serta keberlanjutan lingkungan kota.

“Ini bukan kebijakan populis, tapi kebijakan berani. Dari sekian banyak Wali Kota Makassar, pemerintahan hari ini berani mengambil risiko politik demi menata kota secara serius. Itu fakta yang tidak bisa dibantah,” lanjut Sardi.

Ormas APPI menilai, framing yang menyebut penataan sebagai bentuk penggusuran adalah bentuk penyesatan publik yang disengaja. Penataan kota adalah prasyarat mutlak bagi Makassar yang tertib, layak huni, dan berdaya saing.

Tak hanya itu, kerja nyata Pemerintah Kota Makassar juga tercermin dalam progres pembangunan stadion yang terus berjalan dan menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek tersebut merupakan investasi strategis jangka panjang untuk pembinaan olahraga, ruang ekspresi generasi muda, serta penguatan identitas kota.

Baca Juga :  Pilwalkot Makassar: Soal Wakil, Golkar Serahkan ke Appi

“Progres stadion adalah bukti fisik yang kasat mata. Pemerintah kota bekerja, bukan beretorika. Menyerang kinerja Wali Kota dengan video hoaks adalah tindakan tidak jujur dan tidak beretika,” tegasnya.

Ormas APPI mengimbau masyarakat Kota Makassar agar tidak menjadi korban manipulasi informasi dan tidak ikut menyebarkan konten bohong yang diproduksi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Lebih jauh, Ormas APPI secara terbuka dan tegas meminta kepada oknum maupun kelompok yang memproduksi serta menyebarkan video hoaks agar segera menghentikan praktik fitnah dan ujaran kebencian.

“Jika ingin mengkritik, gunakan data dan fakta, bukan kebohongan. Hentikan penyebaran hoaks sebelum berhadapan dengan konsekuensi hukum dan kecaman publik,” pungkas Sardi.

BACA BERITA LAINNYA