Suaraindonesiaku,com.MAKASSAR — SMP Negeri 38 Makassar terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah PADULI (Penghubung Sekolah Dengan Orang Tua/Wali Siswa), sebuah aplikasi yang dirancang untuk memperkuat komunikasi, pemantauan, serta sinergi antara sekolah dengan orang tua atau wali siswa.
Inovasi PADULI lahir dari kebutuhan akan pola komunikasi yang lebih efektif antara sekolah dan keluarga. Dalam proses pendidikan, berbagai persoalan dapat muncul, mulai dari menurunnya motivasi belajar, kedisiplinan, perkembangan akademik, hingga persoalan perilaku dan interaksi siswa di lingkungan sekolah.

Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan orang tua secara aktif. Namun, keterbatasan komunikasi antara sekolah dan orang tua sering kali membuat informasi mengenai perkembangan siswa tidak dapat diterima secara cepat dan menyeluruh. PADULI hadir sebagai salah satu solusi untuk menjembatani kondisi tersebut melalui pemanfaatan teknologi digital.
Mempermudah Orang Tua Memantau Perkembangan Anak
Melalui aplikasi PADULI, orang tua atau wali siswa dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan anak selama berada di lingkungan sekolah. Sistem ini antara lain memberikan kemudahan dalam mengakses informasi kehadiran, rekapitulasi nilai, serta berbagai informasi terkait aktivitas dan perkembangan siswa.
Sebelum adanya PADULI, pencatatan kehadiran siswa masih dilakukan secara manual dan informasi mengenai kehadiran maupun perkembangan siswa belum dapat diakses orang tua secara langsung melalui sistem daring. Apabila terdapat persoalan yang membutuhkan keterlibatan orang tua, penyampaian informasi juga lebih banyak dilakukan melalui pemanggilan secara langsung ke sekolah.
Setelah PADULI diterapkan, proses penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan terintegrasi. Orang tua dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa harus selalu datang ke sekolah, sementara pihak sekolah memiliki sistem pencatatan dan penyampaian informasi yang lebih terstruktur.
Implementasi Dilakukan Secara Bertahap
Dalam pelaksanaannya, SMPN 38 Makassar melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada orang tua siswa agar dapat memahami serta menggunakan aplikasi tersebut.
Tahapan implementasi dilakukan melalui pembentukan grup orang tua siswa yang terintegrasi dengan aplikasi. Sekolah juga melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara bertahap, yaitu Gelombang 1 bagi orang tua siswa kelas VII dan Gelombang 2 bagi orang tua siswa kelas VIII dan IX.
Langkah tersebut dilakukan agar penggunaan PADULI dapat dipahami secara merata oleh orang tua dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung proses pendidikan anak.

Memberikan Manfaat bagi Siswa, Guru dan Orang Tua
Penerapan PADULI memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Bagi siswa, aplikasi ini dapat menjadi sarana pengingat untuk meningkatkan kedisiplinan, kehadiran, serta capaian akademik.
Bagi guru, data yang tersimpan dalam sistem dapat menjadi bahan evaluasi dalam memantau perkembangan siswa. Sementara bagi orang tua atau wali, PADULI memberikan akses informasi yang lebih cepat mengenai kondisi dan perkembangan anak selama berada di sekolah.
Dengan demikian, komunikasi yang sebelumnya berlangsung secara konvensional dapat berkembang menjadi komunikasi yang lebih cepat, terintegrasi, dan responsif.
Mendukung Keamanan dan Kualitas Pendidikan
Selain aspek akademik, PADULI juga dikembangkan sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan perhatian terhadap persoalan sosial dan perilaku siswa. Komunikasi yang lebih cepat antara sekolah dan orang tua diharapkan dapat membantu mendeteksi serta merespons berbagai persoalan yang dialami siswa sejak dini.
Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif melalui keterlibatan bersama antara siswa, guru, sekolah, dan keluarga.
Dengan status implementasi yang telah berjalan, PADULI diharapkan tidak hanya menjadi aplikasi penyampaian informasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kolaborasi yang lebih kuat antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan siswa SMPN 38 Makassar.
Melalui inovasi digital tersebut, SMPN 38 Makassar menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat diarahkan bukan hanya untuk meningkatkan efektivitas administrasi pendidikan, tetapi juga untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara sekolah dan keluarga demi menciptakan generasi yang disiplin, berprestasi, dan memiliki lingkungan pendidikan yang aman serta suportif.







