Suara Indonesiaku

Pengangkatan Tim Asistensi BGN Sulsel Jadi Sorotan Publik

berita_11_1793341893_8542

Suaraindonesiaku.com, Pengangkatan Abdul Jalal Bohari, Ketua Poros Milenial pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024, sebagai Tim Asistensi Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Selatan mulai menarik perhatian publik.

Penunjukan tersebut membuka ruang diskusi mengenai transparansi, profesionalisme, dan standar kompetensi dalam pengisian posisi strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan program nasional.

Publik tentu berhak mengetahui apa dasar pertimbangan pengangkatan tersebut. Apakah penugasan ini didasarkan pada kompetensi, pengalaman di bidang yang relevan, kapasitas manajerial, atau pertimbangan lainnya?

Latar belakang Abdul Jalal Bohari dalam gerakan politik kepemudaan bersama Poros Milenial pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 juga menjadi bagian dari perhatian publik.

Namun, rekam jejak politik seseorang tidak serta-merta menjadi persoalan. Hal yang lebih penting adalah memastikan bahwa setiap penugasan dalam lembaga negara dilaksanakan berdasarkan kompetensi, profesionalisme, dan prinsip akuntabilitas.

BGN sebagai lembaga yang mengemban agenda strategis pemenuhan gizi masyarakat memiliki tanggung jawab besar. Karena itu, setiap posisi yang dibentuk maupun diisi harus memiliki kejelasan fungsi, kewenangan, dan indikator kinerja.

Masyarakat Sulawesi Selatan, pada jumat (20/10/2026),layak mendapatkan penjelasan terbuka mengenai mekanisme pengangkatan, tugas, serta kontribusi konkret Tim Asistensi BGN

Sebab, kepercayaan publik terhadap program nasional tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran dan luasnya program, tetapi juga oleh transparansi dan kualitas orang-orang yang diberi amanah.

Baca Juga :  Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Makassar Capai Cakupan Perlindungan Jamsostek 50,50%

BACA BERITA LAINNYA