Suara Indonesiaku

Indira Yusuf Ismail Tinjau Pelayanan Posyandu Lansia di Gereja Bukit Tamalanrea

Suaraindonesiaku.com, Makassar,  Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, melakukan kunjungan di Gereja Bukit Tamalanrea, (10/08/2024). Indira meninjau pelayanan Posyandu Lansia yang sedang berlangsung di halaman Gereja jemaat Toraja tersebut. Pelayanan Posyandu di Gereja Bukit Tamalanrea ini mencakup Kelurahan Tamalanrea Indah dan Kelurahan Tamalanrea Jaya. Juga terbuka untuk mahasiswa mengontrak di sekitar gereja. Indira bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nur Saidah, melihat langsung pelayanan kesehatan yang diberikan kepada para lansia. Ia juga meninjau proses administrasi posyandu dan menyapa semua petugas. Pada sambutannya, Indira menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah dan berkualitas terutama bagi lansia. Bagi Indira, pelayanan kesehatan untuk lansia harus menjadi prioritas, mengingat mereka adalah kelompok yang rentan dan membutuhkan perhatian khusus Untuk itu, lanjut Indira, keterlibatan Pemerintah Kota Makassar sangat penting. Serta Pokja IV PKK Kota Makassar, yang kesehatan program kesehatan tentunya akan mendukung kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat baik untuk kita semua dan tentunya pemerintah harus hadiri disini. Semoga dengan hadirnya fasilitas-fasilitias disini semakin membuat kita sehat dengan kompak, ” kata Indira. Sesuai harapan warga, Indira pun mengamini agar pelayanan bulanan untuk lansia di posyandu ini bisa terus berlanjut. Selain meninjau pelayanan kesehatan, Indira Yusuf Ismail juga berinteraksi langsung dengan para lansia, mendengarkan keluhan dan saran mereka terkait pelayanan kesehatan yang mereka terima. Indira berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan posyandu lansia serta semakin banyak lansia yang mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai dan berkualitas.(*)

Ketua TP PKK Makassar Tinjau dan Apresiasi Lorong Wisata Barcelona dan Situbal Sipakalebbi

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, melakukan kunjungan ke dua Lorong Wisata (Longwis) Kota Makassar, Sabtu, (10/08/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan dan potensi yang ada di Longwis Barcelona dan Situbal Sipakalebbi. Termasuk program yang digodok setiap Pokja TP PKK sebagai sinergitas terhadap Pemerintah Kota. Kunjungan pertama dilakukan di Longwis Barcelona yang terletak di Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala. Setelah itu, Indira melanjutkan kunjungannya ke Longwis Situbal Sipakalebbi di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini. Indira disambut hangat oleh warga dan melihat langsung berbagai inovasi yang telah dilakukan, termasuk pengembangan produk-produk UMKM dan Fasilitas Longwis. Seperti suasana lorong yang bisa jadi tempat bermain anak-anak, penghijauan lorong dengan tanaman, hingga sejumlah spot foto yang menarik. Indira juga mengapresiasi upaya warga dalam menjaga kebersihan dan keindahan lorong, serta berbagai inisiatif yang telah dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada sambutannya, Indira menyampaikan bahwa meskipun Longwis tersebut sudah cukup baik, masih diperlukan penataan dan penyempurnaan lebih lanjut. Ia menekankan pentingnya peningkatan UMKM dan kecerdasan anak-anak di lorong tersebut. “Longwisnya sudah bagus, namun perlu kita tata lebih baik lagi, tentu harus terus kita sempurnakan. UMKM-nya bisa ditingkatkan, serta anak-anak di lorong harus cerdas,” ujar Indira dengan semangat. Indira merincikan, bahwa setiap lorong tentu punya potensi berbeda. Sehingga pengembangan dalam upaya penyempurnaan lorong harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Namun demkian, di kedua Longwis ini, Indira menekankan bahwa Kota Makassar yang telah dikenal sebagai kota dengan ragam kuliner enak 24 jam, harus memanfaatkan potensi ini dengan mengadakan UMKM kuliner di setiap lorong-lorong wisata. Selain itu, Indira menekankan pentingnya kerja sama dan keinginan belajar untuk bisa bersatu mengantar Makassar menjadi kota terbaik. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Longwis masing-masing sebagai lorong andalan di setiap kecamatan. Indira juga berpesan agar setiap warga berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lorong, serta terus mengembangkan potensi yang ada untuk kemajuan bersama. “Dari situ, kita membentuk kebersamaan sehingga bisa saling kompak dalam menata kehidupan di lorong,” pungkas Indira. Indira berharap kunjungan ini dapat memotivasi warga untuk terus berinovasi dan berkreasi, sehingga Lorong Wisata dapat menjadi ikon dan ruang-ruang kegiatan ekonomi kreatif yang membanggakan bagi Kota Makassar.(*)

Anggota KIM Asal Sulteng dan Jogja Sebut War Room Makassar Layak Jadi Percontohan

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Anggota Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) asal Kabupaten Parigi Sulawesi Tengah (Sulteng) Nita mengaku kagum dengan fasilitas Command Center atau War Room Pemkot Makassar. Dia mengatakan War Room Kota Makassar menjadi contoh yang akan dibawa dan diterapkan kembali ke kotanya. Apalagi, kata dia, pihaknya berencana untuk membangun Command Center pada tahun depan. “Insyaallah kami tahun depan akan membangun command center jadi ini jadi rujukan lah,” kata Nita usai meninjau War Room di Lt 10, Gedung Balaikota, Sabtu, 10 Agustus 2024. Pun hal menarik lainnya, lanjut dia, ialah War Room ini dikelola oleh UPT yang mana selama ini diketahui dikelola oleh Diskominfo. “Ternyata ini bisa buat UPT, jadi bagus. Dari pengelolaan dan tenaganya bisa dibutuhkan lebih banyak lagi,” ujar pegawai Diskominfo Parigi ini. Tidak hanya Nita, rombongan lainnya juga mengatakan hal yang sama. Ialah KIM Darma Satya Nusantara (DSN) asal Jogjakarta. Salah satu anggotanya, Sastra mengatakan, timnya memiliki kesan yang begitu menarik setelah mengunjungi War Room Kota Makassar.. Sastra bilang, baginya ini benar-benar merupakan percontohan untuk kota lain. “Jika kondisi ini diterapkan ke masing-masing kota dengan anggaran cukup maka itu sangat membantu masyarakat. Baik itu terhadap tindakan kriminal dan lainnya,” kata Sastra. Ditambah lagi, dari informasi yang diterima banyak sekali informasi publik yang dapat dipantau. “Ini sangat keren dan semoga ilmu yang kami dapatkan dapat diterapkan di kota kami dan kota lainnya,” sanjungnya. Dia juga kagum lantaran ada ribuan cctv di lorong-lorong dan 250 cctv di jalan-jalan utama di Kota Makassar yang secara real time mengakses kondisi terkini di sana. Supervisor War Room Kota Makassar Andi Qadri mengatakan, pihaknya mengapresiasi kunjungan teman-teman KIM. Pada sela-sela menerima peserta KIM, dia menjelaskan bagaimana Command Center Kota Makassar ini terbentuk dan beroperasi. Bahwa awalnya dimulai pada 2015 dan terus berkembang hingga sekarang. Dahulu, hanya ada belasan CCTV di jalan-jalan protokol tetapi kini sudah mencapai 250 CCTV. Dari War Room, kata dia, semua kejadian di jalan maupun di lorong-lorong dapat diakses. Juga ini sangat membantu keamanan kota dari tindakan kriminal, kekerasan hingga pertolongan dan sebagainya. Pun memantau lalu lintas, seperti kecelakaan serta kejadian darurat lainnya. Informasi tersebut, terutama lalu lintas, cuaca selanjutnya disampaikan ke media sosial. Dia memaparkan bahwa kedepannya, semua lorong-lorong di Makassar akan dilengkapi CCTV. “Targetnya seluruh lorong akan dipasang CCTV,” ucapnya. Kunjungan Anggota KIM dari berbagai daerah ini merupakan rangkaian dari kegiatan Festival KIM 2024 yang mana Makassar sebagai tuan rumahnya. ***

Pertunjukan Musik To Riolo Meriahkan Festival KIM di Makassar

Suaraindonesiaku.com, Makassar,- Seni tradisional Sulawesi Selatan kembali mendapatkan panggung. Kali ini, pertunjukan musik To Riolo turut ambil bagian dalam Festival Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dinas Kebudayaan Kota Makassar menghadirkan musik To Riolo dari Sanggar Lentera Art sebagai salah satu item kegiatan pada acara yang dipusatkan di Anjungan City of Makassar – Pantai Losari ini, pada Sabtu (10/8/2024) sore. Sebanyak 7 pemusik To Riolo menyuguhkan musik instrumental diiringi 2 penyanyi yang melantunkan lagu-lagu daerah Makassar, seperi Anging Mammiri, Minasa Riboritta, Sulawesi Pa’rasanganta, dan Pakarena, Diketahui, musik To Riolo merupakan seni pertunjukan tradisional yang telah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Makassar, musik To Riolo dikenal sebagai hiburan istana yang sering ditampilkan untuk menghibur para tamu kerajaan. Dalam perjalanannya, kesenian ini telah berakulturasi dengan musik Eropa, terutama setelah masuknya pengaruh Belanda di Makassar. Seperti yang ditampilkan pada KIM Fest ini, alat musik tradisional seperti gendang dan rebana digabungkan dengan biola, ukulele, juga bass, yang menjadi unsur musik Barat dalam komposisi musik. Pertunjukan musik To Riolo pada Festival KIM ini diharapkan dapat menghidupkan kembali memori budaya masyarakat Makassar serta memperkenalkan kekayaan seni tradisional kepada generasi muda. “Penampilannya sangat bagus dan memukau. Di sini kita juga bisa lihat kalau ternyata alat musik tradisional itu bisa dipadukan dengan alat musik modern dan hasilnya luar biasa,” ujar Rahma, salah satu pengunjung yang hadir di Festival KIM. Festival KIM yang berlangsung di Makassar ini akan berlanjut hingga 11 Agustus 2024 dengan berbagai kegiatan menarik lainnya yang melibatkan berbagai komunitas informasi dari seluruh Indonesia. Tercatat, ada 9 provinsi yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yakni Sulawesi Selatan selatan, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Timur.

PJ Sekda Makassar Sambut Peserta KIM Fest 2024 dengan Sailing dan Dinner di Atas Phinisi

Suaraindonesiaku.com, Makassar – PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menjamu peserta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Fest 2024. Jamuan spesial di atas kapal phinisi diberikan kepada Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya, R Wijaya Kusumawardhana S.T MMIB, Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Kominfo RI, Bambang Dwi Anggono, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementrian Kominfo RI, Septriana Tangkary, Direktur Tata Kelola Komunikasi Publik Kominfo RI, Dr. Hasyim Gautama, Para Bupati dan Wali kota serta jajaran peserta KIM Fest 2024. Pesert KIM Fest 2024 terlihat sangat menikmati senja hingga santap malam di tengah laut menggunakan kapal kebanggaan Makassar yaitu Pinisi. Tak ketinggalan suguhan kuliner khas Makassar dan indahnya matahari terbenam atau sunset yang menjadi andalan Kota Makassar. “Selamat datang peserta KIM FEST 2024 selamat menikmati indahnya laut losari dan kuliner khas Kota Makassar sembari menyaksikan turunnya sunset,” sambut Firman. Kata Firman, Sailing dengan Pinisi merupakan wisata baru di Kota Makassar. Cara ini sekaligus sebagai upaya Pemkot Makassar dalam mempromosikan destinasi wisata berlayar mengarungi pantai. “Jadi sailing ini juga bagian dari wujud branding Makassar kota festival tepian air yang melengkapi Makassar Kota Makan enak. Keindahan lautnya kami benar-benar manfaatkan dengan skyline dan cityscapenya,” ucapnya. Firman berharap kapal pinisi sailing ini membuat para tamu dapat menikmati keindahan laut kota Makassar juga makanan khasnya. Dan tentunya makin menarik minat para wisatawan baik lokal maupun nasional hingga wisatawan mancanegara. “Sekali lagi selamat datang dan selamat menikmati kota Makassar. Semoga kegiatan KIM Fest 2024 ini bisa membawa dampak positif untuk kita semua,” pungkasnya. (*)

Ketua TP PKK Makassar Kunjungi Bayi Korban Kekerasan di Tamalate, Serukan Pentingnya Jagai Anakta

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menunjukkan kepedulian dan keprihatinan mendalam terhadap kasus penganiayaan yang menimpa seorang bayi berusia 10 bulan di Kecamatan Tamalate. Bayi tersebut diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh pacar ibunya. Indira Yusuf Ismail secara khusus meluangkan waktu untuk menjenguk bayi tersebut, sebagai bentuk empati dan dukungannya terhadap keluarga korban, di Kelurahan Maccini Sombala, Jumat (9/8/2024). Dalam kunjungannya, Indira terlihat sangat tersentuh dengan kondisi bayi yang masih begitu belia harus mengalami kekerasan yang tak terbayangkan. “Saya merasa sangat prihatin dan sedih melihat kondisi anak ini. Kejadian ini adalah peringatan bagi kita semua tentang pentingnya melindungi anak-anak kita dari segala bentuk kekerasan,” ungkap Indira Pada kesempatan itu, Indira turut berbincang bersama ibu sang bayi AT (21) untuk memberikan dukungan moral. “Sabar ki’, tetap rawat anak ta baik-baik, kasih makanan yang bergizi,” ucap Indira kepada AT. Indira juga memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban. Bantuan yang diserahkan berupa obat-obatan, baby kit, dan mainan bayi. Indira yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Achi Soleman dan Camat Tamalate Emil Yudianto juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam mencegah kekerasan terhadap anak. Menurutnya, pengawasan dan perhatian dari lingkungan sekitar sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. “Kejadian-kejadian seperti yang kita saksikan ini tentu sangat menyedihkan. Tugas kita sebagai masyarakat yang bertetangga harus saling memperhatikan. Ini tidak boleh berlangsung begitu terus. Jagai anakta” pesan Indira. Dia pun mengapresiasi peran shelter warga yang mengawal kasus ini dan memberikan pendampingan kepada korban. “Alhamdulillah, saya tentu terima kasih dan apresiasi kepada shelter yang mau memperhatikan, tapi saya kira sesama warga juga harus saling memperhatikan,” jelasnya. Sebagai Ketua TP PKK, Indira Yusuf Ismail menegaskan komitmen TP PKK Kota Makassar dalam memperjuangkan hak-hak anak dan melindungi mereka dari segala bentuk kekerasan. Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada dan peduli terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan masing-masing.

PJ Sekda Makassar Hadiri Puncak HUT LAN ke 67, Harap Ciptakan ASN yang Lebih Bigger, Smarter dan Better

Suaraindonesiaku.com, Makassar – PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menghadiri Puncak Hari Ulang Tahun ke-66 Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, di Puslatbang KMP LAN, Jalan Baruga Raya, Makassar, Jumat (08/08/2024). Kegiatan ini dihadiri juga oleh Plt Kepala LAN Pusat, Dr. Muhammad Taufiq, Kepala Puslatbang KMP LAN, Dr. Andi Taufik, dan para peserta latpim yang berasal dari beberapa kota di Indonesia. Mengangkat tema Bigger, Smarter dan Better. Firman berharap di umur ke 67 tahun ini LAN dapat terus menciptakan ASN yang lebih baik. “Selamat bertambah usia buat LAN yang ke 67. Saya harap LAN dapat terus menjadi jembatan buat pelayanan publik ke masyarakat. Sesuai dengan tema tahun ini LAN bertransformasi jadi lebih Bigger, Smarter dan Better menciptakan ASN yang unggul,” ujarnya. Pada kesempatan ini Firman yang juga alumni KMP LAN angkatan II itu berterima kasih kepada LAN atas segala ilmu yang telah diberikan saat menjadi peserta Latpim. “Banyak hal-hal yang saya dapatkan. Ilmu yang bermanfaat serta etos kerja yang semakin meningkat untuk siap menjadi pelayan publik yang lebih baik,” tuturnya. Sementara, Kepala LAN Pusat, Dr. Muhammad Taufiq menambahkan bahwa peringatan ini memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kerjasama dan sinergitas kerja di lingkungan Puslatbang KMP LAN ini. “Saya melihat tadi kekompakan dalam rangkaian kegiatan hut ini. Saya harap sinergitas dan peningkatan kinerja bisa terus bertahan dan ditingkatkan,” sebutnya. Momen ini juga dijadikan Taufiq untuk mengingatkan agar Puslatbang KMP LAN terus berinovasi sehingga bisa mencetak ASN-ASN yang berdedikasi dan handal untuk birokrasi dan masyarakat. Puncak HUT ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian hadiah untuk lomba-lomba rangkaian acara HUT LAN ke 67 tahun. (*)

Tinggal 109 Hari, PJ Sekda Makassar Nyatakan Komitmen Untuk Ikut Sukseskan Pilkada Serentak 2024

Suaraindonesiaku.com, Makassar – PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka deteksi dini potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) Terhadap Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024, di Ruang Pola Pemprov Sulsel, Kamis (8/08/2024). Rakor ini dipimpin langsung oleh PJ Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh dan dihadiri oleh Forkopimda Provinsi dan Kab/Kota Se-Sulsel dan Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB). Usai mengikuti rakor tersebut, Firman Hamid Pagarra menyatakan kesiapannya untuk berkomitmen mewujudkan dan menyukseskan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan 109 hari lagi terhitung hari ini. “Pembahasan tadi itu tentang deteksi dini. Dan kami juga mendengarkan beberapa arahan dari Kapolda dan Dandim serta unsur forkopimda lainnya. Kami fikir ini sangat penting memetakan strategi untuk wilayah-wilayah rawan yang menjadi pelaksana pemilu sesegera mungkin dideteksi dan diberi pengamanan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selama tahapan pemilu dilaksanakan,” ucapnya. Tak hanya itu, dia juga terus mengimbau jajarannya agar menghadapi serta mengawal pemilu serentak ini dengan menjunjung tinggi netralitas dan membangun sinergitas dengan semua pihak. Hal itu dilakukan untuk menciptakan pemilu yang damai, aman, adil dan jujur. Olehnya itu, Firman berharap semua tahapan pemilu serentak ini bisa berlangsung dengan baik dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang membawa Sulsel khususnya Kota Makassar jauh lebih baik lagi. Sementara, Pj Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh menambahkan proses pilkada serentak ini dibutuhkan dukungan seluruh pihak untuk penyelenggaraan pemilu yang sukses. “Jadi kami berharap dukungan dari semua pihak mulai dari pengantaran, logistik, dan pengamanan agar menciptakan pilkada yang sejuk. Karena ini pemilu pertama yang terbesar dilaksanakan serentak di planet bumi ini,” tuturnya. Diketahui, jumlah daerah yang mengikuti kontestasi yakni 545 daerah yang terdiri dari 37 provinsi (Pilgub), 415 kabupaten (Pilbup), dan 93 kota (Pilwalkot). “Khusus Sulsel kita didukung dengan pengamanan berlapis dari semua pihak TNI/Polri. Polda sulsel saja menurunkan 12.145 personel untuk membantu pengamanan Pilkada serentak tahun ini,” tandasnya. (*)

Hadiri Pameran Implementasi Proyek Perubahan Latpimnas, PJ Sekda Harap Bawa Perubahan Positif Bagi Pelayan Publik

Suaraindonesiaku.com, Makassar – PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra mengungkapkan apresiasinya terhadap booth proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Latpimnas) yang ditampilkan oleh dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) kota Makassar. Dua PPTP tersebut yakni Kepala Inspektorat Kota Makassar, Andi Asma Zulistia Ekayanti dengan proyek perubahannya Optimalisasi Pengawasan Intern Pada Pemerintah Kota Makassar (APIPTA) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Zuhaelsi Zubir dengan proyek perubahan Gerakan Membangun Makassar Rendah Karbon dengan Bangunan Ramah Lingkungan atau disebut dengan Gammara’nami. Apresiasinya itu diungkapkan langsung saat menghadiri Pameran dan Seminar Implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Latpimnas) Tingkat II Angkatan V yang digelar oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Puslatbang) dan Kajian Manajemen Pemerintahan (KMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Makassar, Kamis (8/07/2024). “Alhamdulillah selamat dan sukses. Saya sangat mengapresiasi booth yang ditampilkan dua reformer kami. Kami melihat inovasi seperti ini mampu membawa perubahan-perubahan yang signifikan bagi pelayanan publik di Kota Makassar tercinta,” ucapnya. Firman mengungkapkan kehadirannya sendiri sebagai bentuk dukungan secara langsung kepada dua pejabatnya itu. Ia menganggap ini satu momentum penting atas prestasi yang sangat membanggakan. “Saya bangga karena pada proyek perubahan ini memang sangat matang difikirkan sesuai kebutuhan lingkup Pemkot Makassar. Hadirnya inovasi ini bisa jadi sebagai dorongan untuk menyukseskan pembangunan kota Makassar,” tutur Firman. Atas prestasi yang dicapai dua reformer itu, Firman berharap ilmu yang didapatkan melalui latpimnas ini bisa menjadi bekal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai bidang tugas masing-masing. Khususnya mengembangkan dan mengimplementasikan proyek perubahan yang telah dilahirkan dalam latpimnas ini, sebagai upaya menghadirkan kesejahteraan dan pelayanan mumpuni bagi masyarakat luas. “Saya harap dampak positif dari inovasi proyek perubahan ini bisa digunakan dalam rangka memudahkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” harap Firman. (*)

Pj Ketua TP PKK Sulawesi Selatan Apresiasi Kantor Baru TP PKK Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Pj Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ninuk Triyanti Zudan, melakukan kunjungan kerja ke kantor TP PKK Kota Makassar dalam rangka pelaksanaan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP). Kunjungan ini disambut antusias oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail beserta jajaran pengurus, di Kantor TP PKK Kota Makassar, Rabu (7/8/2024). Selama kunjungannya, Ninuk Triyanti Zudan menyempatkan diri untuk berkeliling dan meninjau fasilitas yang ada di kantor baru TP PKK Kota Makassar. Ia memberikan apresiasi tinggi atas infrastruktur yang modern dan mendukung berbagai aktivitas. “Dari apa yang kami lihat secara jelas, yang kebetulan kami waktu kunjungan di pusat juga mungkin belum ada PKK di Indonesia yang gedung PKK-nya luar biasa keren seperti ini,” ucap Ninuk. Tidak hanya menjadi pusat aktivitas TP PKK, kantor baru ini juga menjadi tempat bernaung bagi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Bunda PAUD Kota Makassar. Dalam kunjungannya, Ninuk turut meninjau kantor Dekranasda yang berada di lantai 3. Di sana, ia disuguhkan dengan berbagai produk hasil produksi dari Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Makassar. Beragam produk lokal dipamerkan, mulai dari kain Baine, Baju bermotif Lagosi, kain songket ala Makassar, pouch, blouse dan kemeja motif Lontara, hingga sarung bantal dan karpet dari bahan dasar eceng gondok. Termasuk juga produk kuliner. Semua produk ini menunjukkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Makassar. Ninuk sangat terkesan dengan kualitas dan keunikan produk-produk tersebut, sehingga ia memutuskan untuk memborong sejumlah barang. Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, yang juga bertindak selaku Ketua Dekranasda Kota Makassar menyampaikan rasa bangganya atas apresiasi yang diberikan oleh Pj Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan tersebut. Indira menegaskan komitmen TP PKK Kota Makassar untuk terus mendukung pengembangan UMKM lokal. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan apresiasi yang diberikan oleh Ibu Ninuk Triyanti Zudan. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin dengan baik demi kemajuan UMKM kita di Kota Makassar dan membawa produk lokal kita dikenal secara global,” jelas Indira.