DPRD Makassar Kritik Menko PMK Soal Usulan Pembayaran UKT Lewat Pinjol

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq yang juga Ketua DPD PKS Makassar menegaskan ketidaksetujuannya terhadap usulan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui pinjaman online (pinjol) yang didukung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy. Anwar Faruq berpendapat bahwa pemerintah seharusnya memaksimalkan penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah dialokasikan untuk universitas dan UKT mahasiswa. Ia mengkritik rencana tersebut dengan menyarankan agar pemerintah menyediakan bantuan yang lebih optimal bagi mahasiswa, termasuk dengan kebijakan yang membuat pendidikan lebih terjangkau atau bahkan gratis. “Tidak setuju. Justru pemerintah yang harus memaksimalkan penggunaan dana APBN yang telah dianggarkan untuk universitas termasuk UKT mahasiswa, Kalau bisa dibuat gratis,” tegasnya, Jumat (5/7/2024). Di sisi lain, Muhadjir Effendy berpendapat bahwa pinjaman online, jika dilakukan secara resmi, transparan, dan tidak merugikan mahasiswa, dapat menjadi solusi untuk membantu kesulitan mahasiswa dalam membayar biaya pendidikan. “Semua inisiatif baik untuk membantu kesulitan mahasiswa harus kita dukung,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (2/7/2024). Muhadjir menekankan bahwa sistem pinjaman online sendiri tidak bermasalah asalkan dijalankan dengan benar dan diawasi dengan ketat. Ia menjelaskan bahwa masalah utama bukanlah sistem pinjol itu sendiri, melainkan penyalahgunaan oleh oknum. Muhadjir juga menyadari adanya kekhawatiran tentang potensi komersialisasi pendidikan jika mekanisme pembayaran kuliah menggunakan pinjol. Namun, ia menegaskan bahwa setiap orang berhak untuk memberikan pendapatnya. (*)
Program Rutin Komunitas Masyarakat Bersih (Kombes), Jumat berkah Berbagi Makanan Siap Saji dan Program Paket Sedekah

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Komunitas masyarakat bersih (Kombes) kembali menjalankan program kerja organisasi, diantaranya program berbagi makanan siap saji kepada masyarakat disetiap kecamatan pada hari jumat, serta program Paket sedekah yg rutin dilakukan setiap minggu diberbagai kecamatan secara bergilir. Kali ini tepat di hari jumat berkah kombes berbagi makanan siap saji kepada warga yang berdomisili di wilayah RT.002/RW.004 Maricaya Baru Kecamatan Makassar Kota Makassar. program ini rutin dilakukan setiap hari jumat setiap Minggu nya dan semua biayanya di tanggung oleh para donatur dari pengurus dan juga dari donatur pihak luar. Tidak hanya itu komunitas masyarakat bersih (kombes) juga memiliki Paket Sedekah rutin setiap Minggu nya kepada orang-orang yang membutuhkan, misal yatim piatu, fakir miskin, lansia serta orang yang memiliki penyakit yang sudah tidak bisa lagi mencari nafkah. semua kebutuhan di kemas dalam satu paket. Ketua kombes Hajja hasnah Hapsary selalu menekankan pentingnya berbagi terhadap sesama dengan melalui organisasi kombes kita bisa silaturahmi sambil beramal, semua program kombes mengarah ke hal bidang kemanusiaan Perlu diketahui bahwa komunitas masyarakat bersih ini adalah komunitas resmi terdaftar dan telah ada sejak beberapa tahun lalu, dan tetap eksis turun kemasyarakat memberikan bantuan.
Diskominfo Kota Makassar Dorong Percepatan Tata Pemerintahan “Sombere and Smart City

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar melakukan berbagai upaya dalam percepatan tata pemerintahan “Sombere and Smart City”. Hal ini merupakan salah satu program strategis Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, dalam memimpin Pemerintah Kota Makassar. Plt Kepala Diskominfo Kota Makassar, Ismawaty Nur, mengatakan bahwa Diskominfo telah mengambil peran penting dalam transformasi tata pemerintahan kota yang lebih efisien dan terintegrasi secara digital. “Dukungan kami pada program Makassar Sombere and Smart City mencakup pelayanan yang ramah dan berbasis digital serta layanan yang efektif, efisien, dan transparan,” jelasnya pada Kamis (4/7/2024). Untuk mendukung program tersebut, katanya, pihaknya telah memaksimalkan peran War Room sebagai ikon Smart City yang menyediakan sejumlah pelayanan publik terintegrasi. “War Room memiliki fungsi sebagai pengelola data sektoral seluruh OPD, pemantauan lalu lintas kota hingga ke lorong-lorong, pelayanan call center 112 yang terhubung dengan seluruh OPD, dan pelayanan lainnya,” jelasnya. Lanjutnya, keberadaan War Room membuahkan hasil yang diakui dunia. Terbukti, Kota Makassar menempati urutan 115 dari hanya 145 smart city yang diakui dunia (versi IMD World City Index). “Makassar juga menjadi bagian dari Asean Smart City Network, sebuah jejaring kota-kota cerdas di Asia Tenggara. Makassar sebagai salah satu dari empat kota di Indonesia yang tergabung dalam jaringan prestisius ini, bersama Jakarta, Banyuwangi, dan Sumedang,” jelasnya. Ismawaty juga menyebutkan dalam waktu dekat akan hadir Marvec, yang berfungsi sebagai pusat big data dan pemantauan real-time seluruh layanan publik yang lebih terintergrasi. Kepala Bidang Aplikasi Diskominfo Makassar, Andi Zulkarnain menambahkan, upaya lain dalam percepatan tata pemerintahan yang Sombere and Smart City dengan memaksimalkan infratruktur pelayanan dan pengamanan publik seperti CCTV dan Wifi publik. “Saat ini, jumlah CCTV lalu lintas sebanyak 230 titik, CCTV Lorong Wisata 1815 titik, dan WiFi publik 40 titik yang terus bertambah seiring proses pemasangan,” sebutnya. Selain itu, lanjutnya, Diskominfo terus berupaya dalam peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Makassar, tercatat sebanyak 100 aplikasi pelayanan publik yang dibina dan dibenahi oleh Diskominfo. “SPBE Pemkot Makassar meraih prestasi pada tahun 2023 dengan nilai 3,41 dan predikat Baik, tertinggi di Sulawesi Selatan dalam evaluasi. Capaian ini adalah hasil dedikasi dan kerja keras Pemkot Makassar dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.
Muskohcab Selesai, Eka Zulaika Ucapkan Selamat kepada Marwati Sumardi, Ketua Terpilih KOHATI Makassar 2024-2025

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Musyawarah Korps HMI-Wati Cabang (Muskohcab) Makassar ke-XLI yang menetapkan Marwati Sumardi sebagai Ketua Umum Korps HMI-Wati (KOHATI) periode 2024-2025 resmi berakhir pada Minggu (30/06/2024). Mahasiswi angkatan 2019 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini diharapkan dapat melanjutkan kepengurusan sebelumnya dan membina kader-kader KOHATI menjadi muslimah berkualitas. Ketua Umum (Demisioner) KOHATI Cabang Makassar, Eka Zulaika, dalam rilis yang diterima awak media, mengungkapkan rasa syukurnya atas berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Muskohcab Makassar ke-XLI dengan baik dan lancar hingga terpilihnya Marwati sesuai konstitusi organisasi. “Alhamdulillah, Muskohcab ke-XLI telah selesai dengan baik sesuai aturan main organisasi. Forum tersebut juga telah menetapkan Marwati sebagai Ketua Umum KOHATI Cabang Makassar periode 2024-2025 pada sidang pleno IV yang digelar di Aula KNPI Kota Makassar,” tulisnya, Kamis (04/07/2023). Eka Zulaika juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya Muskohcab Makassar ke-XLI. “Terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan forum ini. Tanpa kerja keras dan dedikasi berbagai pihak, keberhasilan forum ini tidak akan terwujud,” lanjutnya. Eka juga memuji kerja keras panitia pelaksana dan panitia pengarah yang telah bekerja tanpa lelah dalam mempersiapkan dan mengelola jalannya forum, serta berterima kasih kepada seluruh peserta musyawarah dari 59 komisariat yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran demi kesuksesan acara. “Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada empat steering committee, Sri Nurlaela, Intan Fauziah, Mawaddah Rahmah dan Andi Rahmi yang dengan penuh dedikasi memimpin jalannya musyawarah hingga mencapai hasil yang diinginkan. Dari tujuh steering committee yang dimandat, hanya ada empat steering committee yang hadir dipleno IV. Terima kasih juga kepada tiga presidium sidang, Sri Ramadhani, Cepi Ariani, dan Eva Purnama Sari yang telah menjalankan tugasnya dengan baik meskipun dalam kondisi yang tidak mudah,” tambahnya. Marwati Sumardi dari Komisariat Fakultas Kedokteran Gigi UMI terpilih sebagai Ketua KOHATI HMI Cabang Makassar secara aklamasi. Eka menyatakan keyakinannya bahwa Marwati, dengan kemampuan dan dedikasi yang dimilikinya, akan membawa KOHATI HMI Cabang Makassar ke arah yang lebih baik dan mencapai berbagai prestasi yang membanggakan. Ia berharap kepemimpinan Marwati akan membawa semangat baru dan inovasi dalam menjalankan program-program KOHATI HMI Cabang Makassar. Kepemimpinannya diharapkan dapat memperkuat ikatan di antara anggota KOHATI, memperjuangkan aspirasi bersama, dan terus mengembangkan potensi para kader. “Selamat atas amanah yang telah diberikan kepada formature terpilih. Saya yakin dengan kemampuan dan dedikasi yang dia miliki, akan membawa Kohati HMI Cabang Makassar ke arah yang lebih baik dan mencapai berbagai prestasi yang membanggakan,” ujar Eka. Eka mengakhiri rilis dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam forum musyawarah, mengajak untuk terus bekerja sama, dan menjaga semangat persaudaraan dalam HMI. “Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (***)
Projo Lapor ke Jokowi, Siap Menangkan Danny Pomanto di Pilgub Sulsel

Suaraindonesiaku.com, Bulukumba – Moh Ramdhan Pomanto bersama Projo Sulawesi Selatan melakukan pertemuan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana disela-sela kunjungan kerjanya di Sulsel. Ketua Projo Sulsel Herwin Nini Ala bersama Danny Pomanto yang juga Ketua Dewan Pembina Projo Sulsel bertemu Presiden Jokowi di Tanjung Bira Bulukumba, Jumat (5/7) pagi. Mereka bertemu sesaat sebelum Presiden Jokowi melanjutkan kunjungan kerjanya di Bulukumba. Di mana Presiden Jokowi diagendakan meninjau Pasar Tradisional Cekkeng dan Pelayanan RSUD Sulthan Daeng Radja. Projo Sulsel memanfaatkan kesempatan kedatangan Jokowi yang juga Ketua Dewan Pembina Projo untuk memperkenalkan Danny Pomanto sebagai Bakal Calon Gubernur yang telah diusung Projo di Pilgub Sulsel 2024. Kata Ketua Projo Sulsel Herwin Nini Ala, laporannya soal dukungan Projo ke Danny Pomanto di Pilgub Sulsel disambut dengan senyum oleh Jokowi. “Jadi tadi saya sudah menyampaikan ke beliau (pak Jokowi) kalau pak Danny telah diusung DPP sebagai bakal calon gubernur, dan beliau cuma tersenyum,” kata Herwin Nini Ala. Menindaklanjuti putusan dari DPP, Projo Sulsel kata Herwin siap mengamankan dan memenangkan Danny Pomanto di Pilgub Sulsel 2024. “Kita selaku DPD siap mengamankan dukungan daripada pak Danny Pomanto yang resmi didukung DPP,” ungkapnya.
Danny Pomanto-Indira Antar Presiden Jokowi Bertolak ke Jakarta Pasca Kunker di Sulsel

Suaraindonesia.com, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama istrinya Indira Yusuf Ismail ikut mengantar Presiden Joko Widodo beserta ibu negara Iriana Joko Widodo bertolak menuju Jakarta, di Pangkalan Udara TNI AU Sultan Hasanuddin, Jumat, (5/7/2024). Jokowi beserta rombongan tiba di Pangkalan Udara TNI AU pukul 15.17 Wita usai menjalani Kunjungan Kerja atau Kunker di Sulsel sejak tanggal 4 Juli, kemarin. Tiba lebih dahulu di Bandara sekitar pukul 15.10 Wita, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto bersama istri langsung menyambut Jokowi dan Iriana. Mereka kemudian berjalan bersama dari Helikopter menuju ke pesawat kepresidenan. Sebelum menaiki tangga pesawat Jokowi sempat memanggil Danny Pomanto lalu keduanya bersalaman lagi. Presiden dua periode ini pun bersama istri berjalan menaiki tangga kemudian mengangkat dan melambaikan tangannya sebagai ucapan sampai jumpa. Danny Pomanto dan istri menyaksikan secara seksama pesawat kepresidenan hingga take off sekira pukul 15.25 Wita. Sebagaimana diketahui, kunjungan Presiden dan Ibu Negara ini dalam rangka kunjungan kerja di Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng dan Takalar. Masing-masing, Jokowi meninjau pasar tradisional dan pompa air sawah di Desa Jaling, Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Di Sinjai dan Bulukumba, Jokowi beserta istri meninjau pasar tradisional dan pelayanan di RSUD. Sementara di Bantaeng, Presiden meninjau pompa air di Desa Layoa Kecamatan Gantarangkeke dan di pelayanan RSUD Prof Anwar Makkatutu. Terakhir di Takalar, Jokowi juga meresmikan Bendungan Pamukulu. Turut hadir mengantar Presiden Jokowi yakni Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh dan jajaran Forkopimda Sulsel. ***
Kunjungan Kerja di Sulsel, Danny Pomanto Ikut Jemput Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ikut mendampingi Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh menjemput Presiden RI Joko Widodo, di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin, Kamis (4/7/2024). Didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, Danny Pomanto tiba di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin sekitar pukul 9.45 Wita. Turut hadir menjemput Presiden Jokowi yakni Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan seluruh ajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel. Diantaranya Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, dan Kejati Sulsel Agus Salim. Kedatangan Presiden Jokowi ke Sulsel dalam rangka kunjungan kerja di beberapa daerah selama dua hari, 4-5 Juli 2024. Diantaranya, Kabupaten Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng dan Takalar. Tiba di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin pukul 10.25 wita, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo turun dari pesawat dan disambut oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, dan Forkopimda Sulsel. Sedangkan Wali Kota Makassar Danny Pomanto didampingi Ketua TP PKK Indira Yusuf Ismail menyambut Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana di depan heli sebelum take off menuju Kabupaten Bone. Terlihat, Danny Pomanto bersama Indira Yusuf Ismail dengan Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana saling melempar senyum, menyapa, dan bersalaman. Di Bone, Presiden Jokowi diagendakan meninjau pasar tradisional dan pompa air sawah di Desa Jaling, Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Usai mengunjungi Kabupaten Bone, Presiden Jokowi dan rombongan bertolak ke Kabupaten Sinjai dan take off di Bandara Arung Palaka menggunakan helipad. Di Sinjai, Presiden Jokowi akan meninjau pasar tradisional dan pelayanan di RSUD Kabupaten Sinjai. Begitu pun di Kabupaten Bulukumba di hari kedua 5 Juli. Sedangkan di Bantaeng, Presiden Jokowi akan meninjau pompa air di Desa Layoa Kecamatan Gantarangkeke seluas 500 hektar, meninjau pelayanan RSUD Prof Anwar Makkatutu. Presiden Jokowi juga diagendakan meresmikan Bendungan Pamukulu di Kabupaten Takalar sebelum take off meninggalkan Sulsel menuju Jakarta.
Dinilai Pasangan Ideal, Partai Pengusung Mulai “Garap” Paket Indira-Seto

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Makassar mengusulkan paket Indira Jusuf Ismail – Andi Seto di Pilwalkot Makassar. Hal ini mendapat tanggapan, Juru Bicara Indira Yusuf Ismail, Sofyan Setiawan, Rabu, (3/7) Sore. Ia menjelaskan, saat ini Pemilihan Kepala Daerah di Makassar memang sangat dinamis. Namun hasil survei dari 3 lembaga memang mencuatnya Nama Cawalkot Makassar, Indira Yusuf Ismail diatas rata-rata sebagai pendatang baru sangat baik. “Saat ini menjadi acuan, beberapa pengamat bahkan partai untuk memadupadankan komposisi pasangan, jadi ya wajar saja, kemudian ibu Indira juga coba untuk dipasangkan dengan beberapa tokoh politik, termasuk pak Andi Seto dari Partai Gerindra,”jelasnya. Apalagi, tambah Sofyan Setiawan, jika partai pengusung saat ini saling menawarkan koalisi pasangan yang telah ditugaskan/ rekomendasi maju di Pilwalkot Makassar 2024. “Pak Dewan RTQ dari PPP yang telah mengusung ibu Indira, jadi peluang itu tetap terbuka. Sedangkan kita akan lihat hasil survei yang dilaksanakan secara internal dari tim pemenangan ibu Indira. Pasti semua kita serahkan kepada Ibu Indira untuk memutuskan pasangan yang tepat mendampingi beliau,”ungkap Jubir ini.(***)
Tok! Pemkot-DPRD Makassar Sepakati Ranperda Pertangungjawaban APBD 2023 dan RPJPD 2025-2045

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang selama ini dibahas antara Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar akhirnya disepakati dalam sidang paripurna masa sidang ke 10 tahun 2024, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Makassar, Rabu (3/7/2024). Seluruh fraksi DPRD Kota Makassar menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Kedua ranperda tersebut yakni pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Makassar Tahun 2025-2045. Kesepakatan antara Pemerintah dan DPRD ini ditandai ketok palu dari pimpinan sidang yang dilanjutkan dengan penandatanganan naskah Ranperda menjadi perda oleh Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra dan Wakil Ketua DPRD, Andi Suhada Sappaile dan disaksikan oleh pimpinan sidang dan seluruh anggota DPRD serta undangan yang hadir. Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra yang hadir langsung mengatakan dengan disetujuinya Ranperda maka pihak Pemkot Makassar beserta seluruh jajaran menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta akan berkomitmen untuk melaksanakan ranperda sesuai aturan yang berlaku. “Ucapan terima kasih kami sampaikan secara khusus kepada Badan Anggaran Dewan Yang Terhormat, Panitia Khusus serta kepada Komisi-Komisi yang telah membahas dan menyetujui dua ranperda ini. Semoga kerja-kerja kita, pada akhirnya dapat memberikan dampak yang besar bagi kemajuan dan kemakmuran rakyat Makassar,” kata Firman. Firman mengungkapkan Ranperda terkait Rencana RPJPD Kota Makassar Tahun 2025-2045 memiliki Visi “Makassar Kota Dunia, Maju dan berkelanjutan yang sombere dan Smart Untuk Semua”. Dimana RPJPD Kota Makassar berpedoman penuh pada Rancangan Akhir RPJPN dan Rancangan Akhir RPJPD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025-2045 serta Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Makassar. Ranperda bukan hanya kewajiban semata namun penetapan ini menjadi pedoman untuk tetap mengawal pelaksanaan perda dalam implementasi tahun anggaran selanjutnya. Karenanya, Firman menegaskan bahwa Pemkot Makassar berupaya dengan sungguh-sungguh menyimak tanggapan, saran, masukan, koreksi dan kritik dengan penuh keterbukaan dan rasa tanggungjawab yang tinggi. Serta akan menjadikan sebagai catatan penting dalam peningkatan kinerja dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Eksekutif dimasa yang akan datang. “InsyaAllah perda dapat berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan terhadap cita-cita yang dicapai dari pembentukan perda. Agenda-agenda yang telah kita laksanakan merupakan wujud kemitraan, bahwa dalam semangat kerjasama dan sama-sama kerja, kita mampu menghadapi persoalan yang kita hadapi kedepannya,” tutur Firman. Dengan disetujui secara bersama antara pihak Legislatif dan pihak Eksekutif terhadap Ranperda tentang RPJPD Kota Makassar Tahun 2025-2045. Firman pun langsung menginstruksi kepada seluruh Perangkat Daerah dan Perusahaan Daerah untuk memahami secara mendalam Visi Indonesia Emas Tahun 2045 sebagai negara berdaulat, maju dan berkelanjutan “Saya sampaikan kepada seluruh OPD untuk melakukan akselerasi dan transformasi secara menyeluruh berlandaskan kolaborasi. Kita melangkah bersama Kota Makassar yang baik untuk semua,” harapnya. (*)
Sah! Marwati Sumardi Nahkodai Kohati Cabang Makassar

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Musyawarah Korps HMI-Wati Cabang (Muskohcab) Makassar ke-XLI resmi menetapkan Marwati Sumardi sebagai Formatur/Ketua Umum Korps HMI Wati (KOHATI) HMI Cabang Makassar periode 2024-2025. Kegiatan yang mengusung tema “Equilibrium Kohati: Power, Action, Independent” ini berakhir di Aula KNPI Kota Makassar, Jalan A.P. Pettarani, Minggu (30/06/2024). Sebelumnya, Muskohcab Makassar yang berlangsung selamMarwatia sebulan sejak 30 Mei itu diikuti oleh enam kandidat. Marwati, dari Komisariat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (UMI), ditetapkan sebagai Formatur/Ketua Umum secara aklamasi oleh pimpinan sidang. “Memutuskan dan menetapkan Marwati Sumardi sebagai Formatur/Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Makassar periode 2024-2025,” ucap Eva Purnama, Pimpinan Sidang Muskohcab Makassar, Minggu (30/06/2024) pagi. Selain itu, Eva Purnama, delegasi Komisariat Perti Fajar dalam Forum Sidang Pleno IV Muskohcab Makassar ke-XLI, juga menetapkan Nur Fitri Eka Yulianti dari Komisariat FIS-H UNM sebagai Mide Formatur Satu dan Arwinda Ilham dari Komisariat STIE LPI Makassar sebagai Mide Formatur Dua. Marwati Sumardi, Formatur/Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Makassar terpilih, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas penetapan dirinya. Ia berharap seluruh KOHATI HMI Cabang Makassar dapat berkolaborasi untuk menjaga marwah organisasi dan meneruskan perkaderan. “Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan teman-teman kader KOHATI HMI Cabang Makassar. Insya Allah, dengan bimbingan senior-senior KOHATI, saya mengajak seluruh kader HMI-Wati se-Cabang Makassar untuk sama-sama berkolaborasi menjaga marwah organisasi dan tetap bersama mengawal perkaderan,” ucap Marwati usai ditetapkan sebagai Formatur. Untuk diketahui, forum tersebut dihadiri oleh 31 komisariat dari 59 komisariat yang didampingi langsung oleh Ketua Demisioner KOHATI Cabang Makassar, Eka Zulaika, dan Steering Committee dari Korkom UNM, Perintis, UIT, dan Tamalate.