Suara Indonesiaku

Calon Wali Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail Siap Prioritaskan Pendidikan dan Ketahanan Keluarga

Suaraindonesia.com, Makassar – Calon Wali Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, terus menunjukkan keseriusannya dalam persiapan turun ke masyarakat menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2024 mendatang. Indira menjelaskan bahwa timnya telah bergerak aktif untuk bersosialisasi dan memperkenalkan visi misinya kepada masyarakat Makassar. “Kita semua tim bergerak, turun ke bawah bagaimana semua bersosialisasi di masyarakat, memperkenalkan melalui perangkat-perangkat yang sudah kita sebar. Kita berharap hasilnya bisa maksimal. Masyarakat bisa lebih mengenal, kita lebih populer, dan kita berharap yang terbaik, insyaallah,” ungkap Indira, Senin (1/7/2024). Selain itu, Indira Yusuf Ismail juga mengungkapkan program-program yang akan dilanjutkan dan dikembangkannya jika terpilih sebagai wali kota. Ia menekankan pentingnya ketahanan keluarga dan pendidikan dalam membentuk generasi yang cerdas dan siap menghadapi tantangan zaman. Indira yang telah lama menjadi inspirasi bagi banyak perempuan di Kota Makassar, bertekad untuk terus memajukan program-program yang berfokus pada penguatan peran keluarga dan peningkatan kualitas pendidikan di Makassar. Dia berharap dengan dukungan masyarakat, harapan untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang lebih cerdas dan berdaya saing tinggi dapat terwujud. “Tentunya kita berharap ketahanan keluarga bisa terbentuk, dan kita ingin masyarakat dan Kota Makassar cerdas, punya ketahanan keluarga, dan dalam keluarganya bisa menjadikan anak-anaknya cerdas,” tutur Indira. “Harapan kita di kemudian hari, tentunya SDM kita harus siap menghadapi kemajuan zaman. Jadi semua harus aware. Pendidikan itu sesuatu yang sangat penting, terutama keluarga sebagai elemen terkecil di masyarakat, harus punya ketahanan. Proses mendidik anak itu banyak dilakoni oleh ibu. Maka ibu-ibu harus menjadi cerdas,” pungkasnya.

Calon Wali Kota Makassar Indira Yusuf Ismail Persiapkan Diri Hadapi Pemilu

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Calon Wali Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi pemilu dengan mengikuti berbagai tahapan proses yang diperlukan. Indira menyatakan bahwa saat ini dia masih dalam tahap on progress dan sedang menunggu hasil survei. “Tentunya sekarang ini kita mengikuti prosesnya, tahapan-tahapan yang harus kita ikuti, dan masih on progress. Lagi menunggu proses survei dan kita berharap surveinya bisa memenuhi untuk melanjutkannya tentunya. Insyaallah,” ujar Indira, Senin (1/7/2024). Ketika ditanya mengenai partai yang sudah memberikan rekomendasi, Indira mengungkapkan bahwa saat ini baru Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memberikan dukungan resmi. Dirinya optimis partai lain juga akan segera menyusul. “Sampai saat ini baru PPP yang kita sudah pegang, yang lain insyaallah nyusul. Sampai saat ini untuk survei kami masih menunggu jawaban. Insyaallah mungkin partai baru yakin untuk memberikan rekomendasi,” jelasnya. Mengenai calon pasangan untuk Pilwali, Indira menyatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap simulasi untuk menentukan siapa sosok yang paling tepat membersamai dirinya untuk membawa Makassar lebih baik. “Tentunya kita harus menunggu dan bisa mensimulasikan secara pas, karena kita berharap bisa sukses. Jadi sambil tunggu hasilnya, kita juga masih melihat siapa yang paling tepat,” kata Indira. Ia juga menambahkan bahwa semua calon pasangan memiliki visi yang bagus, namun keputusan akhir akan ditentukan setelah melihat hasil simulasi dan berbagai pertimbangan lainnya. “Semua alhamdulillah bagus-bagus, punya visi yang bagus, tapi tentu pada akhirnya akan ada titik dimana kita bisa lihat dan memutuskannya. Seperti apa pasangan yang kita sama-sama maju insyaallah,” pungkas Indira.

Komunitas Toraja “Gamara” Mulai Masif Sosialisasikan Indira Yusuf Ismail

MAKASSAR – Komunitas masyarakat Toraja menyatakan dukungannya kepada bakal calon Wali Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2024. Mereka mengatasnamakan Gamara Indira, akronim dari Gabungan Masyarakat Toraja untuk Indira Yusuf Ismail. Sudah massif bergerak menyosialisasikan Indira Yusuf Ismail. “Dari laporan tim di bawah, sudah banyak banner Ibu Indira yang tersebar. Sudah bergerak khususnya di wilayah timur Makassar (Biringkanaya, Tamalanrea dan Panakkukang),” kata Ketua Gammara Indira, John Mayor, Senin 01 Juli 2024. Menurutnya, sosok Indira Yusuf sangat pantas diusung untuk maju sebagai calon wali kota. Bukan pada posisi calon wakil wali kota. Selain dianggap memiliki pengalaman, bagi John, Indira Yusuf bisa mengayomi semua kalangan atau golongan masyarakat di kota berjuluk Anging Mammiri ini. “Tidak jauh berbeda dengan sosok Pak Danny, bisa mengayomi semua kalangan dan sudah paham betul apa yang akan dilanjutkan untuk pembangunan Makassar ke depan,” tuturnya menilai. Indira Yusuf sendiri memang selama sepuluh tahun belakangan ini telah mendampingi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, sebagai Ketua TP PKK Makassar. Dengan begitu, sosoknya dianggap sudah tidak asing lagi dengan kegiatan-kegiatan pembangunan kota Makassar. “Makanya, sudah saatnya meneruskan kebaikan. Sedikit banyaknya, beliau (Ibu Indira) mengetahui apa yang terbaik untuk kota ini dan masyarakat ke depannya,” pungkasnya. John bahkan bilang, dirinya tetap tegak lurus. Tidak hanya mendukung Indira Yusuf di Pilwalkot Makassar, juga Danny Pomanto di Pilgub Sulsel 2024. (***)

Ruas Jalan Hingga Pelosok Tana Toraja dan Torut Dihiasi Banner Danny Pomanto

MAKSSAR – Dukuan masyarakat terhadap bakal calon Gubernur Sulsel, Moh Ramdhan Pomanto terus mengalir. Gabungan masyarakat Toraja pun ikut mendukung Danny Pomanto, sapaan Wali Kota Makassar tersebut. Dukungan itu dibuktikan dengan banyaknya sebaran atribut Danny Pomanto di sejumlah titik di Kabupaten Tana Toraja (Tator) dan Toraja Utara (Torut), berupa banner, spanduk dan baliho. “Kami loyalis Sangmane DP mulai masif memasang atribut pak Danny di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara di sepanjang jalan poros provinsi, kabupaten dan jalan poros kecamatan, bahkan sampai ke pelosok-pelosok,” kata Ketua Sangmane DP, John Mayor, Senin 01 Juli 2024. Sebaran atribut Danny Pomanto itu, di antaranya di Jalan Diponegoro (pertigaan pasar Bolu-Toraja Utara), Jalan Ahmad Yani (BRI Rantepao-Toraja Utara), Jalan Pongtiku (Tugu Tedong Rantepao-Toraja Utara). “Sangmane DP bergerak di Jalan Nusantara, Makale-Tana Toraja,” sambung John. Bahkan, lanjutnya, Sangmane DP juga massif menyosialisasikan Danny Pomanto di pelbagai media. “Kami akan terus bergerak untuk mendukung dan mengampanyekan pak Danny sehingga dalam Pilgub nanti DP bisa menang,” pungkasnya. Alasan Sangmane DP mendukung Danny Pomanto di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 ini sangat berdasar. Menganggap sosok Danny Pomanto sebagai pemimpin yang visioner. Juga merupakan pimpinan yang dapat mengayomi semua golongan, baik itu kelompok masyarakat dari komunitas agama hingga kedaerahan. “Pemasangan atribut pak Danny atas kemauan sendiri sebagai dukungan kami terhadap pak DP untuk maju sebagai balon Gubernur Sulsel 2024,” tegas John. “Pak Danny adalah sosok pemimpin yang toleransi, sangat akrab dan bisa mengayomi semua kalangan sesuai dengan tagline “baik untuk semua,” tutup John mengunci. (***)

Andi Seto Tegaskan, Perintah Partai Gerindra Maju Sebagai Calon Walikota, Tidak Punya Opsi Sebagai 02 (Wakil Walikota)

Makassar – Andi Seto Asapa berkomitmen untuk maju bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2024 sebagai calon Wali Kota, bukan sebagai wakil ataupun calon 02. Hal itu ditegaskan ASA, akronim nama mantan Bupati Sinjai tersebut bahwa adanya pemberitaan yang beredar mengenai sikap realistis jika dirinya siap maju sebagai 02, adalah tidak benar, Andi Seto menyebut Partai Gerindra sejak awal memerintahkan dirinya untuk maju bertarung sebagai calon Wali Kota Makassar di Pilwalkot mendatang. “Kami sejak awal tidak ada pemikiran untuk maju menjadi 02, perintah dari partai, di Kota Makassar kita harus menjadi Walikota, tidak ada pikiran Partai Gerindra untuk menjadi 02 apalagi Partainya pak Presiden terpilih,” kata Ketua Bidang Kepala Daerah DPP Partai Gerindra tersebut, Minggu (30/6/2024) malam di Sekretariat DPC Partai Gerindra Makassar. Lebih jauh, Muh. Awaluddin Mangantarang, selaku Jubir ASA menjelaskan, adapun beberapa lembaga survei yang merilis baik popularitas maupun elektabilitas, ini tentu menjadi masukan kami dan tim, kami pun juga punya survei internal, yang mana hasil survei tersebut menjadi bahan untuk merumuskan langkah-langkah dalam bersosialisasi guna meningkatkan elektabilitas dan popularitas calon walikota kami. satu hal yang pasti hemat kami bahwa survei bukan menjadi penentu kepastian menang atau tidak, namun menjadi alat ukur dalam merumuskan kebijakan dan strategi pemenangan, Survei juga bersifat fluktuatif namun ini kami jadikan bahan masukan, jadi adapun berita yang beredar dengan judul atau narasi berbeda dari konteks, kami pun tidak paham, sumbernya, pertanyaan apa pada saat di tanyakan dan pernyataan mana yang di jawab pada saat di sampaikan atau ditanyakan, dalam penyampaian, yang mana kutipan dan narasi berita harus menganut kaidah jurnalistik yang benar dengan azas utama 5W+1H, sehingga setiap kutipan yang menjadi tulisan, tidak bermakna interpretasi ganda, agar rilis yang menjadi berita betul-betul kredibel, dari sumber dan narasumber seutuhnya bukan pelintiran, penggalan atau sepotong-sepotong, sehingga dalam membuat berita betul betul berkualitas sesuai kaidah jurnalistik. Saya pun paham sebagai juga bagian dari insan pers yang pernah menjabat sebagai mantan Sekretaris PW IWO Sulsel, tambah Awal, sapaannya. Lanjut Awal menambahkan, Bahwa DPP Partai Gerindra sudah jelas memberikan perintah dan penugasan kepada Andi Seto Asapa untuk maju sebagai 01 di Pilwali Makassar bukan 02 atau menjadi wakil Walikota, dan juga Pak Andi Seto sudah pernah menduduki posisi di pemerintahan menjabat sebagai Kepala Daerah dalam hal ini bupati, jadi majunya Pak Andi Seto dalam perhelatan Pilwali Makassar fiks Walikota, bukan untuk menjadi wakil walikota, pak Andi Seto tidak memiliki opsi untuk posisi 02 (wakil walikota), tutup Kader Gerindra Jebolan Pusdiklat Hambalang tersebut. (*)

Budi Hastuti Siap Fasilitasi Warga Makassar Dapat Bantuan Hukum

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti menyatakan siap membantu masyarakat yang tersandung kasus hukum lewat bantuan hukum gratis. Demikian disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, di Hotel Favor, Jl Lasinrang, Minggu (30/6/2023). Lewat perda itu, Budi menyampaikan pemerintah kota Makassar menyediakan bantuan hukum gratis bagi warga tidak mampu yang menghadapi masalah. Ia menegaskan setiap warga perlu keadilan. “Kalau ada masalah hukum, saya siap bantu. Nanti kita sampaikan ke pemerintah kalau ada warga yang mau bantuan ini. Gratis tidak dipungut biaya,” ujarnya. Anggota Komisi B DPRD Makassar ini mengatakan warga yang mendapatkan bantuan hukum akan didampingi pengacara yang sudah disiapkan oleh pemerintah kota. Adapun pemerintah kota sudah menyiapkan anggaran untuk pengacara. “Pengacaranya siap mendampingi sampai selesai perkara. Untuk biayanya, itu sudah dibayarkan sama pemerintah kota,” tambah Budi. Tenaga Ahli DPRD Makassar, Hasrullah menyampaikan perda bantuan hukum hadir atas asas keadilan. Menurutnya, semua warga punya keadilan yang sama. Ia menegaskan semua warga sama di hadapan hukum. Ketika warga yang tidak mampu mendapatkan masalah, mereka perlu mendapatkan akses pelayanan hukum. “Makanya itu hadir perda ini dan beruntungnya ini sosialisasikan oleh ibu dewan kita,” ucapnya. Sementara itu, Akademisi, Babra Kamal mengatakan pengajuan juga bisa dilakukan secara mandiri sesuai yang tertuang dalam perda. Ia mengatakan warga yang ingin mendapatkan bantuan hukum gratis mesti berdomisili Makassar yang dibuktikan dengan KTP. “Kemudian mereka adalah warga yang masuk dalam kategori tidak mampu, itu semua bisa,” tukasnya. (*)

Sinergi Hebat, Pasangan Pemimpin Makassar Danny Pomanto dan Indira Yusuf Ismail Raih Penghargaan Bergengsi

Suaraindonesiaku.com, SEMARANG,- Kepemimpinan yang solid dan sinergis menjadi kunci sukses Kota Makassar di bawah duet Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto dan Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail. Kekompakan pasangan ini dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat mendapat perhatian dan apresiasi nasional, terbukti dengan penghargaan bergengsi yang mereka terima. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, dianugerahi Satyalancana Wira Karya oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atas dedikasi dan peran aktifnya menyukseskan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana atau Bangga Kencana. Di sisi lain, Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menerima Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berkat kontribusinya dalam mendukung berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Keduanya menerima penghargaan tersebut pada momen peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 yang dipusatkan di Kota Semarang. Kolaborasi antara keduanya tidak hanya terlihat dalam penghargaan yang mereka terima, tetapi juga dalam berbagai inovasi yang telah mengubah wajah Makassar. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail sering terlihat bersama dalam berbagai kegiatan masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen mereka untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat Kota Makassar. “Berkat kerja kita semua. Alhamdulillah kami berdua dapat penghargaan negara. Satyalancana Wira Karya dari Bapak Presiden dan penghargaan Manggala Karya Kencana untuk ibu Indira dari Kepala BKKBN. Terima kasih untuk semua,” ungkap Danny Pomanto, sapaan akrabnya Moh Ramdhan Pomanto, Sabtu (29/6/2024). Kompaknya pasangan pemimpin ini juga terlihat dalam upaya mereka mengatasi berbagai tantangan kota, seperti kemacetan, banjir, dan masalah sosial lainnya. Dengan pendekatan yang kolaboratif dan solutif, mereka berhasil menghadirkan berbagai solusi yang efektif dan berkelanjutan. Indira menyampaikan bahwa penghargaan yang mereka terima bukan hanya sekadar pengakuan atas kerja keras mereka, tetapi juga simbol dari hasil nyata sebuah kepemimpinan yang solid dan kompak. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kerja sama semua pihak, terutama para pengurus, anggota, dan kader PKK Kota Makassar yang telah bekerja tanpa kenal lelah di lapangan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja demi kebaikan bersama,” jelas Indira.(*)

Puncak Harganas ke-31, Danny Pomanto Dianugerahi Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Suaraindonesiaku.com, Semarang – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menerima Penganugrahan Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya. Sebuah penghargaan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy pada puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tahun 2024 di Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/06/2024). Satyalencana Wira Karya ini diraih oleh empat kepala daerah dan satu akademisi diantaranya, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah, Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, Ketua TP PKK Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto dan Ketua STKIP PGRI Pacitan, Dr. Mukodi. Ini artinya, Danny Pomanto menjadi satu-satunya Wali Kota di Indonesia yang meraih penganugerahan Satyalencana Wira Karya 2024 tersebut. Berdasarkan usulan BKKBN RI dan penilaian Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) penghargaan tersebut diberikan kepada Danny Pomanto atas jasa dan upayanya berperan aktif menyukseskan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau disingkat Bangga Kencana. Serta berperan aktif meningkatkan program pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan penurunan angka prevelensi stunting di Kota Makassar. Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan tanda kehormatan ini saya persembahkan untuk tim DPPKB Makassar atas usahanya selama ini sehingga dianugerahi tanda kehormatan. “Pertama-tama saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Presiden RI, Joko Widodo atas tanda kehormatan yang diberikan. Ini tidak lepas dari kerja teman-teman KB dan masyarakat yang ikut mensupport program bangga kencana dan stunting,” ucapnya. Momen ini kata Danny, jangan dijadikan sebagai kepuasan sesaat karena kota Makassar masih memiliki banyak tugas apa lagi terkait ketahangan keluarga dan target penurunan stunting. “Saya kira mengenai tanda kehormatan ini indikatornya salah satunya program jagai anakta itu berjalan dengan massif di Makassar. Percepatan penurunan stunting, generasi muda yang lebih baik dan produktif bisa lebih kita maksimalkan lagi ke depan. Sekali lagi, penghargaan ini bukan untuk saya tapi untuk kita semua warga Kota Makassar,” tuturnya. Tak hanya itu, Danny juga mengungkapkan ada beberapa inovasi yang menjadi penilaian seperti aplikasi Masiga inovasi dari DPPKB yang berisi database program Bangga Kencana hingga program Lorong Pengendali Stunting atau disebut dengan Lopis. Di mana di dalam Lorong Pengendali Stunting terdapat kegiatan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang merupakan salah satu intervensi Pemkot Makassar di dalam menekan angka stunting. Berdasarkan data EPPGM per Februari 2024 itu data stunting kita tinggal 3,01%. Angka itu mengalami penuruna dibandingkan periode yang sama Februari 2023 yakni 3,73%,” tutup Syahruddin. Berbagai upaya yang dilakukan Danny untuk mengoptimalkan Kampung KB sebagai wadah pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga. Seperti, pemenuhan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi dan pembiayaan Program Bangga Kencana melalui APBD. “Kampung KB kita di Kota Makassar sudah capai 153 kampung KB per tahun 2023. Tahun lalu itu kita hanya punya 16 Kampung KB. Alhamdulillah tahun ini meningkat pesat berkat kerja-kerja cerdas teman-teman DPPKB Makassar,” sebut Danny. Danny mengungkapkan Satyalancana Wira Karya yang diperoleh hari ini tentu dengan harapan dapat semakin memotivasi sehingga target-target indikator kuantitatif dalam pembangunan keluarga bisa tercapai. Untuk diketahui, Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya telah melalui proses yang ketat mulai dari pengusulan Pemerintah Propinsi melalui BKKBN RI, verifikasi langsung dan peninjauan lapangan oleh Tim Gelar, Tanda Jasa dan Kehormatan dari Sekretariat Militer Presiden beberapa waktu sebelumnya. Satyalencana Wira Karya sendiri sebuah tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada para warganya yang telah memberikan darma bakti yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat menjadi teladan bagi orang lain. (*)

Pilwalkot Makassar: Soal Wakil, Golkar Serahkan ke Appi

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Bakal calon Walikota Makassar Munafri Arifudddin (Appi) sampai saat ini belum menentukan siapa wakilnya yang akan diajak mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Agustus nanti. Sekretaris Golkar Makassar, Wahab Tahir mengatakan untuk kandidat wakil Appi itu diserahkan sepenuhnya kepada ketua Golkar Makassar tersebut. “Kalau soal itu (Wakil), itu kami serahkan sepenuhnya kepada pak Appi untuk mencari wakil yang tetap,” katanya. Terkait koalisi, anggota DPRD Makassar tersebut menyebutkan bahwa Golkar saat ini membutuhkan partai tambahan, karena belum memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU. “Golkar saat ini membutuhkan koalisi maju di Pilkada karena kami memiliki 6 kursi dengan syarat 10 kursi,” ujarnya. Parpol yang hampir pasti ditemani berkoalisi, kata Wahab, pasti ada. Namun, dirinya tidak ingin menyebutkan.

Danny Pomanto Apresiasi Kualitas Kader Muhammadiyah, Saat Hadiri Pengukuhan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Sulsel

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengapresiasi kualitas kaderisasi Pemuda Muhammadiyah saat menghadiri acara Pengukuhan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulsel Periode 2024-2028 di Claro Hotel, Selasa, (25/6). “Kalau kita lihat dari pidato-pidato para Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, itu menggambarkan sebuah kualitas kader yang luar biasa,” kata Danny Pomanto sapaan akrabnya diwawancarai usai acara, malam tadi. Dia juga menyebut, itu menandakan cara pandang Pemuda Muhammadiyah yang paham terhadap isu kekinian dan dikaitkan dengan Al-Quran dan Hadis. “Ini implementasi ‘ihdinassirotalmustaqim atau jalan yang benar’ yang diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari dalam berorganisasi,” ucapnya. “Saya kira saya sangat respect sekali dan saya sangat bangga melihat kader-kader pemuda Muhammadiyah hari ini yang punya bekal untuk bisa merubah banyak hal termasuk bekal kebaikan-kebaikan hidup kedepannya,” sambungnya. Sebagaimana dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Periode 2024-2028 Heriwawan mengatakan timnya mengarahkan kepengurusan barunya pada trisula pengabdian. Yang mana masing-masing pengabdian pada bidang ekonomi, politik dan profesional. Dia mengatakan anak muda Muhammadiyah harus bisa tampil sebagai pengusaha muda atau wirausahawan muda. Lalu, pemuda yang paham mengenai politik dan memperbanyak kader profesional dalam birokrasi. Pada kesempatan itu Danny duduk satu meja dengan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Pusat, Pj Gubernur Sulsel, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Kapolda Sulsel, Bupati Gowa, Pj Bupati Jeneponto, dan pejabat penting lainnya. Danny hadir di tengah-tengah acara bersamaan dengan pejabat lainnya sekira pukul 20.00 WITA. Selesai acara mereka pun berswafoto bersama untuk mengabadikan momen. (*)