Suara Indonesiaku

BUMDes ‘Maju Bersama’ Gelar Launching Ayam Petelur: Pemdes Bonto Langkah Nyata Mendukung Program Ketahanan Pangan

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah pedesaan, Unit usaha ayam petelur milik BUMDes Usaha Maju Bersama gelar Launching Perdana dalam Pelaksanaan Budidaya di Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Kamis 23/10/2025. Sejumlah tokoh penting hadir dalam launching program ketahanan pangan ayam petelur, di antaranya camat Sinjai Tengah, pemerintah Desa Bonto, ketua BPD, Babinkantibmas, beserta para pengurus BUMdes Maju Bersama, beserta Tamu undangan. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi antarlembaga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa. Dalam sambutannya, kepala Desa Bonto Sudirman S.ip, menyampaikan bahwa program budidaya ayam petelur ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis Desa. “Insya Allah, Pemerintah Desa Bonto siap berkolaborasi untuk memajukan ekonomi desa. Semoga Desa Bonto bisa menjadi contoh bagi desa-desa” Ucap Sudirman

Anggaran Infrastruktur Kab. Sinjai Meningkat Rp104 Miliar

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Pemerintah Kabupaten Sinjai membuktikan diri sebagai daerah yang tidak terganggu dengan pemotongan anggaran dari pusat. Pada 2025 ini, Pemkab Sinjai mendapatkan pemangkasan anggaran infrastruktur daerah senilai Rp55 miliar, tetapi progres pembangunan infrastruktur daerah tetap berjalan dengan baik. Berkat kerja keras dan sinergi lintas sektor, Pemkab Sinjai berhasil membalikkan keadaan. Anggaran infrastruktur melonjak menjadi Rp104 miliar di pertengahan tahun. Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Sinjai, Jumat (17/10/2025) pagi. “Tahun 2025 disebut sebagai tahun penuh tantangan, di mana Dinas PUPR sempat mengalami pengurangan anggaran sebesar Rp55 miliar. Akan tetapi, berkat kerja keras dan komunikasi lintas sektor, anggaran infrastruktur meningkat menjadi Rp104 miliar pada pertengahan tahun,” pungkasnya

Pemkab Sinjai Dukung Penuh Pembangunan Pangkalan Ditpolairud Polda Sulsel

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh rencana pembangunan Kantor Pangkalan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Selatan. Namun, proses administrasi di tingkat kabupaten masih menunggu “lampu hijau” dari Pemerintah Provinsi Sulsel, lantaran lokasi yang diminta berada di kawasan sungai. ​Keputusan ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan rencana pembangunan pangkalan Ditpolairud yang digelar di Ruang Rapat Sekda Sinjai pada Rabu (22/10/2025). Rakor tersebut secara khusus membahas permintaan pengadaan lahan. ​Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada status kawasan yang diajukan. Lokasi potensial tersebut merupakan kawasan sungai, yang secara hukum berada di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sulawesi Selatan, bukan kewenangan Pemkab Sinjai. ​ “Untuk pemerintah kabupaten sendiri sebenarnya tidak ada persoalan,” ungkap Sekda Andi Jefrianto Asapa. Ia menambahkan, meskipun lokasi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), status urgensi dan kebutuhan mendesak pangkalan Ditpolairud dapat menjadi pertimbangan. ​”Kalaupun lokasi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan RTRW, karena ini dianggap urgen dan sangat dibutuhkan, bisa saja Bupati mengeluarkan kebijakan untuk memberikan izin, sepanjang izin dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sulsel juga diberikan,” tegasnya. ​Dengan demikian, izin dari pihak provinsi menjadi kunci utama. Pemkab Sinjai menegaskan tidak akan menghambat dan siap memproses tindak lanjut administrasi di tingkat kabupaten segera setelah izin dari provinsi diperoleh. ​”Kita akan menunggu hasil dari provinsi. Kalau izin sudah keluar dari sana, baru kita proses di Kabupaten Sinjai,” tutupnya. ​ Rakor tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemkab Sinjai, antara lain Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) A. Irwansyahrani Yusuf, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar, Kepala Bappeda Haerani Dahlan, Kadis PUPR H. Haris Achmad, Kadis PTSP Lukman Dahlan, Kadis LHK H. Sofwan Sabirin, Kadis Perikanan Syamsul Alam, serta Camat Sinjai Utara Agus Salam dan Lurah Lappa A. Rifai Azis

Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Ketua Komisi II DPRD Sinjai Apresiasi Semangat Santri

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Ketua Komisi II DPRD Sinjai Andi Darul Aqzah Palevi Asapa menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, berlangsung di Alun-Alun Sinjai Bersatu, Rabu (22/10/2025). Upacara dipimpin Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif yang membacakan sambutan seragam dari Menteri Agama Republik Indonesia, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Santri ini seharusnya menjadi momen kebangkitan santri Indonesia di era moderen. Santri masa kini tidak hanya dituntut untuk menguasai kitab kuning, tetapi juga teknologi, sains, dan bahasa dunia. “Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Sinjai Andi Ridwan Darul Aqzah Palevi Asap menyampaikan apresiasi atas semangat para santri yang terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keislaman di tengah tantangan zaman. “Hari Santri bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk mengingat kontribusi besar santri dalam sejarah perjuangan bangsa. Kita harap semangat ini terus tumbuh di generasi muda,” ujarnya. Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema:” Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Sambut HLN ke-80, Donasi Insan PLN UID Sulselrabar Bantu Terangi 448 Rumah

Suaraindonesiaku,com.Bombana – 21 Oktober 2025.Pada momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) kembali menyalakan harapan bagi lebih dari tiga ribu keluarga prasejahtera di Indonesia. Melalui program bertajuk “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” insan PLN turun langsung membantu masyarakat yang hingga kini masih hidup dalam gelap. Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan penyalaan bantuan penyambungan listrik gratis bagi 448 warga di Sulselrabar secara serentak. Melalui program kepedulian pegawai PLN, kini keluarga kurang mampu bisa menikmati sambungan listrik secara gratis. Program Light Up The Dream ini merupakan bantuan yang berasal dari donasi pegawai PLN dengan tujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan listrik. Hamka, salah seorang tukang batu dan penerima bantuan pemasangan baru listrik gratis dari program Light Up The Dream di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan pemasangan listrik baru dari PLN. Bagi seorang tukang batu seperti dirinya, akses listrik di momen HLN ke-80 menjadi impian yang kini terwujud. “Terima kasih kepada pegawai PLN atas bantuan listrik gratis ini. Sebelumnya saya menyalur listrik dari tetangga. Sekarang, dengan adanya meteran kWh sendiri, saya bisa menikmati listrik dengan lebih leluasa. Semoga hal ini bermanfaat bagi kehidupan keluarga kami,” ujar Hamka. Apresiasi terhadap Program Light Up The Dream PLN juga datang dari Wakil Bupati Polewali Mandar, Andi Nursami Masdar. Dalam kesempatan tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas niat tulus pegawai PLN yang membantu masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar. “Kami bersyukur atas bantuan PLN di Polewali Mandar. Semoga masyarakat dapat merasakan manfaat positif dari kehadiran listrik ini dan dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Kami sangat menikmati cahaya yang bisa masuk ke rumah atas bantuan program PLN,” ungkap Andi. Pada lokasi yang berbeda, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani juga sangat berterima kasih atas aksi mulia pegawai PLN. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Bombana, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas pelaksanaan program Light Up The Dream di wilayah kami. Program ini benar-benar membawa kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini belum menikmati terang listrik di rumahnya,” kata Ahmad Yani. “Kini, mereka bisa hidup lebih layak, anak-anak bisa belajar di malam hari, dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin terbantu. Kami berharap kolaborasi positif ini terus berlanjut agar seluruh pelosok Bombana dapat merasakan manfaat nyata dari hadirnya listrik untuk kehidupan yang lebih baik,” tutupnya. Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menjelaskan bahwa HLN merupakan momentum bagi insan PLN untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, utamanya dengan membantu saudara-saudara di sekitar kita. Salah satu upaya yang dilakukan PLN adalah berbagi kebahagiaan dengan mewujudkan mimpi keluarga pra-sejahtera di seluruh Indonesia untuk merasakan energi yang berkeadilan melalui Light Up The Dream. Selain itu, sebanyak lima paket sembako juga diberikan oleh Yayasan Baitul Maal PLN kepada masyarakat sekitar. Edyansyah mencatat bahwa pada momen ini, di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, insan PLN telah membantu melistriki 448 keluarga secara gratis. “Listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga berperan dalam peningkatan ekonomi. Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar lebih baik karena listrik merupakan kebutuhan pokok,” ungkap Edyansyah. “Insya Allah, kegiatan ini akan terus berlanjut dan berkembang. Tujuan kami bersama adalah menumbuhkan semangat berbagi di antara sesama untuk meningkatkan taraf hidup saudara-saudara kita yang kurang mampu. Oleh karena itu, kita dapat saling bahu-membahu untuk mewujudkan akses listrik bagi masyarakat,” tutup Edyansyah. Tercatat insan PLN UID Sulselrabar sudah menyalakan mimpi sebanyak 5.866 keluarga sejak program Light Up The Dream diluncurkan tahun 2020.

Bupati Ratnawati Buka HLM TP2DD-TPID dan Luncurkan QRIS Retribusi Daerah

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mempertegas komitmennya dalam digitalisasi ekonomi dan tata kelola keuangan daerah. Langkah ini ditandai dengan digelarnya gabungan High Level Meeting (HLM) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)-TP2DD dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa (21/10/2025). Acara yang merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan dan Bank Sulselbar Cabang Sinjai ini, dibuka secara resmi oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif sekaligus menjadi momentum peluncuran resmi QRIS retribusi daerah. Wakil Ketua TP2DD, Andi Ilham Abubakar, melaporkan bahwa HLM ini berfungsi sebagai ajang evaluasi untuk mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan Pemkab Sinjai. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menegaskan bahwa penerapan transaksi digital adalah wujud upaya Pemkab menuju tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel. ​”Dunia bergerak sangat cepat menuju digitalisasi. Pemkab Sinjai tentu tidak ingin tertinggal. Upaya ini adalah bagian dari komitmen kita,” ujar Bupati Ratnawati. Komitmen digitalisasi tersebut telah membuahkan hasil signifikan, terutama di sektor pendapatan. Bupati memaparkan, transaksi non-tunai melalui QRIS untuk pajak dan retribusi daerah telah menunjukkan tren positif, mencapai lebih dari Rp3,4 miliar per September 2025. Bupati Ratnawati juga menekankan pentingnya sinergi antara digitalisasi dan pengendalian inflasi. Menurutnya, optimalisasi transaksi non-tunai harus berjalan beriringan dengan program TPID, seperti “GERTAC SEHATI” dan pasar murah. “Ketika ekonomi lokal lebih efisien dan keuangan daerah lebih transparan, maka daya tahan ekonomi daerah terhadap tekanan inflasi akan semakin kuat,” jelasnya, sembari mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi dengan semangat “SIPAKATAU”. ​HLM ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama HLM TP2DD oleh Bupati, Wakil Bupati, perwakilan Bank Indonesia, Bank Sulselbar, serta seluruh Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, dan Camat se-Kabupaten Sinjai. ​Momen simbolis Peluncuran QRIS Retribusi Daerah ditandai dengan penyerahan kepada Kepala Dinas Perikanan oleh Bupati dan kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga oleh Asisten Direktur BI Sulsel. ​Perluasan pemanfaatan QRIS juga dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda dengan memasang rompi kepada petugas satgas kebersihan, diikuti pemasangan rompi untuk petugas parkir oleh Direktur Operasional Bank Sulselbar. Selain itu, untuk merambah sektor sosial dan keagamaan, diserahkan juga kotak amal QRIS kepada pengurus Masjid Nur Balangnipa dan Masjid Rayatul Hidayah Biringere. ​Sebagai bentuk apresiasi terhadap implementasi teknologi, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang “SIPAKATAU QRIS Competition,” sebuah kompetisi yang mengukur pemanfaatan QRIS yang telah berlangsung sejak 1 Agustus hingga 1 September 2025. ​Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sinjai A. Mahyanto Mazda, unsur pimpinan daerah dan Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, perwakilan instansi vertikal, Perwakilan Bank Sulselbar Cabang Sinjai, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Bulog, serta para Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Sinjai.

Bupati Sinjai Ratnawati Arif Paparkan Capaian Pembangunan Sinjai 2025 di Hadapan KemenPAN-RB Via Virtual

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali mengikuti evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2025, yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) via virtual, Selasa (21/10/2025). Evaluasi diikuti langsung Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif didampingi Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, di Gedung Command Center Rujab Bupati Sinjai. Dalam kesempatan ini, Bupati Sinjai memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Sinjai tahun 2025, begitu pun nilai SAKIP Pemda Sinjai dan nilai rata-rata SAKIP Perangkat Daerah. “Nilai Sakip Pemda Kabupaten Sinjai 2024 yaitu 68,52, sementara nilai rata-rata SAKIP Perangkat Daerah yaitu 71,51 atau BB. Adapun capaian pembangunan Kabupaten Sinjai tahun 2025 dapat dilihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari 71,20% per 2023 menjadi  71,81% per 2024 atau naik 0,61%,” ungkapnya. “Angka harapan hidup juga ikut menunjukkan progres positif atau naik 0,21, survei kepuasan masyarakat juga telah dilaksanakan dengan nilai Indeks 86,08, angka melek huruf berada diposisi angka 91,28%, persentase penduduk miskin mengalami penurunan sebanyak 0,73%, dari 8,55 per 2023 menjadi 7,82% per 2024,” lanjut Bupati Sinjai dalam pemaparannya. Orang nomor satu di Sinjai ini juga menjelaskan item implementasi SAKIP, pelaksanaan rekomendasi hasil SAKIP, pengintegrasian sistem pengukuran kinerja yang lebih modern, isu strategis, capaian kinerja berdasarkan isu nasional, inovasi daerah dan beberapa poin penting lainnya. “Semoga apa yang telah kami lakukan di Sinjai ini dapat memberikan nilai yang terbaik untuk akuntabilitas kinerja Kabupaten Sinjai. Pembaharuan, pengintegrasian aplikasi e-AKIP yang kami bangun semoga semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan SAKIP Sinjai,” harap Ratnawati Arif. Tak hanya Bupati, Sekda Andi Jefrianto Asapa juga ikut memberikan penjelasan lanjutan secara rinci kepada Tim Evaluator seperti capaian indikator kinerja utama, evaluasi internal, serta langkah perbaikan yang telah dan akan dilakukan. Perlu diketahui, evaluasi SAKIP ini dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan kinerja di lingkungan pemerintahan. Evaluasi ini menjadi sangat penting sebagai alat kontrol untuk memastikan sistem berjalan optimal dan berdampak baik bagi masyarakat. Hadir dalam evaluasi ini, Asisten Administrasi Umum Setdakab A. Ariany Djalil, Inpektur Inspektorat Daerah A. Adeha Syamsuri, Kabag Organisasi Setdakab Andi Sompa dan beberapa Pimpinan OPD juga hadir via zoom.

Tindaklanjuti Aspirasi HMI, DPRD Sinjai Bahas Permasalahan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai menggelar rapat gabungan Komisi II dan III, berlangsung di Ruang Rapat DPRD, Selasa (21/10/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD, Fachriandi Matoa didampingi Ketua Komisi II DPRD Andi Ridwan Darul Aqzah Palevi Asapa dan Ketua Komisi III DPRD, Zulkifli. Wakil Ketua I DPRD Sinjai Fachriandi Matoa menyampaikan bahwa Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO terkait sejumlah permasalahan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sinjai. Fachriandi Matoa menegaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk mencari solusi konkret atas tujuh isu penting yang menjadi perhatian masyarakat, yaitu: Aktivitas tambang galian C yang diduga ilegal Permasalahan pembangunan pabrik Porang Pembangunan BTN Lappa Mas VI Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau IX Pemenuhan kebutuhan air bersih di Pulau IX Anjloknya harga rumput laut yang merugikan nelayan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) di Bontosalama. “Rapat ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi ruang untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang bisa segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” ujar Fachriandi. DPRD Sinjai berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat dan memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai prinsip transparansi dan keberpihakan pada kepentingan publik. Rapat turut dihadiri oleh Anggota Komisi II dan III lainnya seperti H. Ridwan Anis, H. Bahar, Muh. Dahlan, dan Drs. Akmal Muin. Sejumlah Kepala OPD dari Dinas terkait juga hadir yakni Kepala Dinas PUPR H. Haris Achmad, Kepala Dinas Perikanan Syamsul Alam, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Lukman Dahlan, Direktur PDAM Tirta Sinjai Bersatu Nasrullah Mustamin, Kadis LHK H. Sofwan Sabirin serta perwakilan dari HMI MPO Sinjai.

Raih Juara Umum, Kontingen Atlet Binaraga Fitnes Makassar Borong Medali di Pra Kualifikasi Porprov Sulsel XVIII

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Kontingen Atlet Binaraga Fitnes Makassar sukses mendulang prestasi di Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan ke-XVIII yang diikuti oleh 11 Kabupaten/Kota Se-Sulsel dan digelar di Kota Parepare pada Jumat hingga Minggu, 17-19 Oktober 2025. Porprov Sulsel ke-XVIII sendiri dijadwalkan bakal digelar di Kabupaten Wajo dan Bone pada 2026 mendatang. Sebanyak 53 cabang olahraga akan dipertandingan di ajang empat tahunan tersebut, termasuk cabor Binaraga. Kontingen Binaraga Fitness Kota Makassar dikomandoi oleh Ketua Kontingen Bapak Aiman Nuraddin SE,MM, Ketua Binaraga Fitness Kota Makassar Bapak Syahrul, S.Psi, 2 official (Fahruddin SH dan Ardiansyah) dan 2 Pelatih (Maybilline FM dan Muh.Yusuf) serta 10 Atlet yang ikut bertanding. Dalam ajang Pra Kualifikasi Porprov Sulsel yang memperebutkan Piala Wali Kota Parepare ini, 10 Atlet Binaraga dari Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kota Makassar berhasil menyabet Medali dan Piala. Kesepuluh Atlet PBFI Makassar tersebut sukses menyabet juara di 10 kategori yang dipertandingkan. Berikut daftar Atlet Binaraga Makassar yang sukses meraih juara dan medali di ajang Pra Kualifikasi Porprov Sulsel yang digelar di Kota Parepare: 1. Amran Empo, Medali Emas ( Kategori Binaraga -55 Kg) 2. Apryawan, Medali Emas (kategori Binaraga -70 Kg) 3. Fritz, Medali Emas (Kategori Binaraga -75 Kg) 4. Jumaddin, Medali Perak (Kategori Binaraga -65 Kg) 5. Muh. Faizal, Medali Perunggu (Kategori Binaraga -85 Kg) 6. Sutrisno, medali Perunggu (kategori Man’s Sport +170 cm) 7. Ilman, Medali Perunggu (kategori Man’s Atletic -175 Cm) 8. Reza Junaz, Harapan 1 (Kategori Man’s Sport -170 Cm) 9. Ade Irawan, Harapan 1 (Kategori Binaraga -60 Kg) 10. Syahrul Rhulk, Harapan 1 (kategori Binaraga -80 Kg) “Dari perolehan medali diatas sehingga Kontingen Cabang Olahraga Binaraga Fitness Kota Makassar dapat mengharumkan Kota Makassar dan berhasil Juara Umum pada perhelatan Pra Porprov Cabor Binaraga Fitness 17-19 Oktober 2025 yang dilaksanakan di Kota Parepare, sehingga 10 Atlit lolos ke Porprov Wajo-Bone yang akan dilaksanakan pada tahun 2026,” ujar Ketua Kontingen Bapak Aiman Nuraddin SE,MM.

Sekda Sinjai Pimpin Rapat Forum Penataan Ruang, Bahas PKKPR Pembangunan Pabrik Porang PT Bintang Sari Alam

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, memimpin Rapat Forum Penataan Ruang (FPR) yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Senin (20/10/2025). ​Rapat ini berfokus pada upaya sinkronisasi penataan ruang daerah dan penegasan rekomendasi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk berbagai kegiatan usaha. ​Rapat FPR ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari amanat Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 15 Tahun 2021 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Penataan Ruang. ​Dalam arahannya, Sekda Andi Jefrianto Asapa menekankan peran vital forum ini sebagai wadah untuk mengintegrasikan berbagai kepentingan lintas sektor dalam perencanaan tata ruang. ​”Pelaksanaan koordinasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap pemanfaatan ruang di wilayah kita berjalan selaras dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan,” ujar Andi Jefrianto. ​Kepala Dinas PUPR, H. Haris Achmad, menjelaskan bahwa agenda utama pembahasan pada pertemuan kali ini adalah permohonan yang diajukan oleh salah satu investor daerah. ​”Agenda utama rapat kali ini adalah membahas penerbitan persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (PKKPR) bagi PT Bintang Sari Alam untuk rencana pembangunan pabrik porang di Kabupaten Sinjai,” ungkap Kadis PUPR. ​Pembahasan tersebut mencakup tinjauan mendalam terhadap rencana kegiatan usaha perusahaan, termasuk kesesuaian lokasi, jenis kegiatan, dan potensi dampaknya terhadap tata ruang dan lingkungan di Kabupaten Sinjai. ​Keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam FPR ini akan menjadi pedoman bagi Dinas PUPR dan instansi terkait lainnya dalam memproses izin dan memastikan bahwa pemanfaatan ruang oleh PT. Bintang Sari Alam dan pelaku usaha lainnya selaras dengan visi pembangunan daerah. ​Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam menjalankan tata kelola ruang yang transparan, terkoordinasi, dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Turut hadir dalam kegiatan ini, Perwakilan Kantor ATR/BPN Kabupaten Sinjai, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Lukman Dahlan dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Sinjai, H. Kamaruddin