Kepala BPOM: Kolaborasi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah Kunci Reformasi Kesehatan

Suaraindonesiaku.com, Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. Taruna Ikrar, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, inovasi regulasi, dan kolaborasi berbasis konsep ABG (Academic, Business, Government) sebagai pilar utama dalam mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) Triwulan III Tahun 2025, yang berlangsung di Auditorium Merah Putih BPOM, Jakarta. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, serta Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka. Hadir pula sejumlah pimpinan lembaga anggota KKSK, di antaranya Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Abdul Kadir, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Deputi Komisioner OJK Iwan Pasila yang mewakili Ketua Dewan Komisioner OJK, serta anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Nikodemus Beriman Purba. Dalam sambutannya, Prof. Taruna Ikrar menekankan bahwa transformasi kesehatan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara akademisi yang menghasilkan inovasi, sektor bisnis yang mendorong produksi dan investasi, serta pemerintah sebagai penggerak regulasi untuk kepentingan publik. “Konsep ABG — Academic, Business, dan Government — adalah poros utama percepatan transformasi kesehatan. Hanya dengan kolaborasi tiga pilar ini, kita bisa melahirkan kebijakan yang ilmiah, berdaya saing, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya. Pada forum ini, BPOM juga mengangkat isu strategis mengenai “Penguatan Regulasi Advanced Therapy Medicinal Product (ATMP) untuk Meningkatkan Akses Obat Inovatif”. Dengan terbitnya Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2025, BPOM menunjukkan komitmen untuk mempercepat akses terhadap terapi-terapi inovatif seperti sel punca dan terapi gen, sambil tetap menjamin aspek keselamatan dan perlindungan masyarakat. Selain itu, BPOM saat ini tengah menunggu hasil akhir asesmen untuk memperoleh status sebagai WHO Listed Authority (WLA), yakni pengakuan internasional atas kapasitas regulatori yang setara dengan otoritas kesehatan negara maju. Dalam kesempatan yang sama, BPOM bersama Kementerian Kesehatan juga menandatangani Project Charter Interoperabilitas Data. Inisiatif ini menjadi langkah strategis menuju sistem kesehatan nasional yang berbasis data, aman, terintegrasi, dan mengikuti standar global. “Inovasi regulasi dan digitalisasi data adalah dua sayap transformasi. Namun yang membuatnya terbang tinggi adalah sinergi — sinergi manusia, lembaga, dan niat baik untuk melindungi rakyat,” tutup Prof. Taruna Ikrar.
Gapembi Temui Kepala BGN, Dorong Tata Kelola Gizi Nasional

Suaraindonesiaku.com, JAKARTA — Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) melakukan audiensi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana, di Kantor BGN, Jl. Kebon Sirih No.1, RT.1/RW.7, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Senin (6/10/2025) Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pelaku usaha dapur makan bergizi dengan pemerintah dalam mendukung kebijakan peningkatan kualitas gizi nasional. Ketua Umum Gapembi Alven Stoni menyampaikan bahwa organisasi Gapembi berkomitmen untuk terus mewakili para pelaku usaha dapur makan bergizi dan siap bersinergi dengan BGN. Gapembi menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pangan sehat, meningkatkan edukasi gizi, dan mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting serta kemiskinan ekstrem. “Gapembi bertekad menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya BGN, dalam memperkuat dapur makan bergizi di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan menghadirkan dampak besar bagi perbaikan gizi masyarakat, penguatan ekonomi menengah ke bawah, serta percepatan pencapaian target nasional,” ujar Alven. Perpres BGN Dalam keterangannya, Kepala BGN Prof. Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa pemerintah sedang memfinalisasi Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola BGN yang akan segera diterbitkan. Regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum yang lebih komprehensif dalam mengoptimalkan peran BGN. “Perpres tentang Tata Kelola BGN akan segera diterbitkan untuk memperkuat arah kebijakan nasional. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Gapembi, menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan kedaulatan gizi nasional.” tambah Prof Dadan Sekretaris Jenderal Gapembi Hasan Basri mengungkapkan, ada beberapa poin penting yang disampaikan kepala BGN, antara lain akan diluncurkan alat rapid test kandungan zat gizi dalam minggu ini. SPPG diwajibkan menggunakan air galon bebas E-coli. “Setiap SPPG wajib memiliki fasilitas sterilisasi. Kemudian akan dilakukan penurunan jumlah penerima manfaat pada rentang 1.500–2.500 sehingga membuka peluang perbaikan kualitas dan sinkronisasi,” ungkap Hasan mengutip penyampaian kepala BGN. Selanjutnya, akan dilakukan penguatan pengawasan dengan melibatkan BPOM, Dinas Kesehatan, pengawas sekolah, dan kader posyandu. Pengawasan konsumsi gizi anak sekolah akan diperluas melalui komite sekolah. BGN bersama Kementerian Kesehatan dan BPS akan mengukur stunting berbasis data faktual lapangan. Kemudian, secara ekonomi, program BGN dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menengah ke bawah. ” BGN berkomitmen untuk terus berbenah dan menyempurnakan tata kelola gizi nasional,” terangnya.(*)
UIAD Jalani Asesmen Lapangan dari BAN-PT, Kadis Kominfo Sinjai Berikan Keterangan Sebagai Mitra

Suaraindonesia.com, SINJAI – Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai melaksanakan Asesmen Lapangan dalam rangka proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Senin (06/10/2025). Kegiatan asesmen berlangsung di Auditorium H.M. Amir Said UIAD Sinjai dan menghadirkan tiga asesor dari BAN-PT, masing-masing Prof. Dr. Agus Suryanto, Prof. Dr. Jauharoti Alfin, dan Dr. Atiyatul Ulya. Asesmen Lapangan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIAD Sinjai, Dr. Suriati, dan dihadiri sejumlah pejabat serta mitra kerja universitas. Salah satunya, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfo) Kabupaten Sinjai, Dr. Mansyur, yang turut memberikan keterangan kepada tim asesor sebagai perwakilan mitra UIAD. Dalam keterangannya, Dr. Mansyur menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIAD Sinjai yang selama ini menjalin kerja sama dalam berbagai program, termasuk kegiatan magang mahasiswa. “Kami dari Dinas Kominfo diundang sebagai mitra yang selama ini bekerja sama dengan UIAD, khususnya dalam program magang. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berharap kerja sama ini terus berlanjut. Semoga melalui asesmen lapangan ini, akreditasi UIAD dapat meningkat,” ujarnya. Asesmen Lapangan ini menjadi langkah strategis bagi UIAD Sinjai dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu akademik, serta memperkokoh komitmen menuju universitas yang unggul, islami, bermutu, dan kredibel.
TP-PKK Sinjai Raih Prestasi Gemilang pada Jambore dan HKG PKK ke-53 Tingkat Provinsi Sulsel

Suaraindonesia.com, BONE – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sinjai menorehkan prestasi gemilang pada ajang Jambore dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025. Perhelatan akbar yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Watampone, Kabupaten Bone, dan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” resmi ditutup pada Sabtu (4/10/2025) oleh Gubernur Sulawesi Selatan, A. Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, dan Ketua TP-PKK Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina. TP-PKK Sinjai sukses membuktikan kualitasnya dengan menyapu bersih beberapa gelar juara dengan meraih dua gelar tertinggi, yaitu Juara 1 untuk Lomba Komunikata (kategori Jambore Kerjasama Tim) dan Lomba Vlog Pokja III yang mengangkat tema inovasi lingkungan “Plastikku: Pemanfaatan Limbah Plastik Saya Kreatif dan Kuat untuk Lingkungan”. Tak berhenti di situ, TP-PKK Sinjai juga mengukir prestasi lain dengan merebut Juara 2 pada Drama Mini Keluarga Harmonis (Pokja I) serta meraih Juara 3 untuk lomba Aku Hatinya PKK (Pokja III). Atas capaian itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian ini. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan bukti nyata kekompakan, kerja keras, dan dedikasi seluruh kader PKK Sinjai. “Ini adalah hasil dari semangat gotong royong dan dedikasi para kader. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan memperkuat peran PKK dalam membangun keluarga serta masyarakat,” ujar Rozalina. Ia juga menekankan bahwa Jambore dan HKG PKK bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana penting untuk belajar dan berbagi inspirasi antar kader se-Sulawesi Selatan. “Dari sini kita pulang membawa pengalaman, ide, dan semangat baru untuk terus berbuat bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga di desa-desa,” tutupnya
Sinergi BKPRMI Sinjai Utara dan UMSi Gelar Pelatihan Guru Mengaji, Camat Beri Apresiasi

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pelatihan dan Pendampingan Guru Mengaji Tingkat Kecamatan Sinjai Utara sukses digelar di Aula Handayani Kantor Dinas Pendidikan Sinjai, Sabtu (04/10/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) dengan Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Sinjai Utara, diikuti puluhan guru mengaji dari berbagai Lembaga Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Sinjai Utara. Acara dibuka secara resmi oleh Camat Sinjai Utara, Agus Salam, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif UMSi dan BKPRMI dalam meningkatkan kapasitas guru mengaji. “Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Guru mengaji adalah ujung tombak dalam membina generasi Qur’ani, sehingga peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting. Semoga ilmu yang diperoleh bisa langsung diterapkan di lembaga masing-masing,” ujar Camat Sinjai Utara. Ketua DPK BKPRMI Sinjai Utara, Baso Salahuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara organisasi pemuda masjid dengan perguruan tinggi untuk melahirkan guru mengaji yang lebih profesional. “Program ini kami rancang agar guru mengaji tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga memiliki keterampilan dalam manajemen kelas, inovasi pembelajaran, dan personal branding. Dengan begitu, mereka bisa lebih percaya diri dan efektif dalam membimbing para santri,” jelas Baso. Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dari UMSi, Mukrimah, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian sekaligus perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. “Perguruan tinggi tidak hanya fokus pada dunia akademik, tetapi juga punya tanggung jawab sosial. Melalui kerjasama ini, kami ingin memastikan bahwa guru mengaji mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk mendukung tugas mereka,” ungkap Mukrimah. Selama kegiatan, para peserta dibekali sejumlah materi, di antaranya personal branding guru mengaji, inovasi pembelajaran Al-Qur’an, teknik evaluasi dalam pembelajaran Al-Qur’an, serta manajemen kelas. Tak hanya itu, peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan praktik mengajar sebagai bagian dari evaluasi pelatihan. Pelatihan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini diharapkan mampu melahirkan guru mengaji yang berkualitas dan siap mencetak generasi Qur’ani di Sinjai Utara
Pelatihan Pupuk Organik Dukung Pakan Lebah Trigona di Desa Pucak

Suaraindonesiaku.com, Maros, — Penerima Hibah DPPM Kemendiktsaintek skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Multi Tahun Universitas Hasanuddin berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Parepare menyelenggarakan pelatihan “Pembuatan Pupuk Organik untuk Tanaman Sumber Pakan Lebah Trigona” di Desa Pucak, Kabupaten Maros, (02/10/2025) Kegiatan menyasar komunitas Panrita Cani dan Kelompok Tani Puncak Jaya, serta dihadiri Kepala Desa Pucak, narasumber Iseh Nurool Abidin, ST, dan tim pelaksana yang diketuai Dr. Andi Masniawati, M.Si. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat keterampilan petani dan pegiat perlebahan dalam memproduksi pupuk organik dari bahan lokal agar tanaman pakan lebih subur dan berbunga optimal. Tanaman pakan yang ditanam bersama peserta antara lain bunga matahari, kaliandra, cabai, melon madu, mentimun, labu madu, bunga air mata pengantin, marigold, dan beragam tanaman pagar/pengisi lainnya. Selain memperkaya pakan lebah, tanaman hortikultura seperti cabai memberi nilai tambah ekonomi rumah tangga. Hasil panen dapat dijual segar maupun diolah menjadi produk hilir seperti bubuk cabai, irisan cabai kering, sambal kemasan, hingga acar mendorong diversifikasi usaha dan menambah pendapatan warga. Dalam sambutannya, Kepala Desa Pucak menyampaikan dukungan terhadap inisiatif kampus yang menyasar penguatan ekonomi warga melalui praktik pertanian ramah lingkungan. Pemerintah desa menilai pendekatan pelatihan plus pendampingan berkelanjutan relevan dengan kebutuhan kelompok tani setempat. Narasumber Iseh Nurool Abidin memaparkan prinsip kesuburan tanah dan peran mikroorganisme pada proses dekomposisi. Ia menekankan pentingnya konsistensi bahan baku, rasio karbon–nitrogen, serta teknik fermentasi yang tepat agar pupuk organik—baik padat maupun cair—berkualitas, aman, dan efisien digunakan. Sesi praktik kemudian memandu peserta menyiapkan bahan, memfermentasi, hingga cara aplikasi ke bedengan dan tanaman pagar pakan lebah. Ketua pelaksana Dr. Andi Masniawati menjelaskan, program PDB di Pucak menautkan tiga sasaran: perbaikan tanah melalui pupuk organik, peningkatan ketersediaan pakan lebah di pekarangan dan kebun, serta penguatan kapasitas kelompok melalui demplot dan monitoring hasil. “Dengan demplot, warga punya rujukan nyata; kita ukur dampaknya pada pertumbuhan tanaman pakan dan produksi madu,” terangnya. Kegiatan ini memperlihatkan kolaborasi lintas pihak: perguruan tinggi sebagai penyedia pengetahuan terapan, pemerintah desa sebagai penggerak di tingkat lokal, serta komunitas petani dan pegiat lebah sebagai pelaksana di lapangan. Dengan pendekatan tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada transfer teknologi, melainkan berlanjut menjadi praktik rutin yang menguntungkan secara ekonomi sekaligus menjaga kualitas lingkungan.
RSUD Sinjai Luncurkan Inovasi “Juara Kelas” untuk Dukung Penanganan Stunting

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai kembali menghadirkan inovasi layanan dalam upaya mendukung program pemerintah daerah menekan angka stunting. Melalui kerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit RSUD, diluncurkan program JUARA KELAS atau “Jumat Berbagi Telur Sebagai Aksi Lanjutan Atasi Stunting”. Launching program tersebut dilakukan langsung oleh Direktur RSUD Sinjai, dr. H. Kahar Anies, didampingi Ketua DWP Unit RSUD Sinjai, dr. Yuniarty Amra, di halaman RSUD Sinjai, Jumat (03/10/2025). dr. Kahar menjelaskan, JUARA KELAS merupakan kelanjutan dari inovasi sebelumnya yakni Bintang Ke Sinjai (Basmi Stunting dengan Pendampingan Intensif Puskesmas-RSUD Sinjai). Program ini diharapkan mampu memperkuat langkah Pemkab Sinjai dalam pencegahan dan penanganan stunting. “Melalui gerakan ini, setiap staf dan karyawan RSUD Sinjai menyumbangkan sebutir telur setiap hari Jumat. Telur tersebut kemudian disalurkan kepada pasien atau keluarga pasien dengan diagnosis stunting,” ungkapnya. Ia menambahkan, program ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga diharapkan dapat berjalan berkelanjutan sebagai kontribusi nyata RSUD Sinjai terhadap program strategis nasional penanganan stunting. Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik RSUD Sinjai, dr. Nur Rachmat Adi Sawe, menegaskan bahwa telur merupakan salah satu pangan bergizi tinggi yang efektif dalam mengatasi stunting. Kandungan protein hewani, asam amino esensial, vitamin, serta mineral di dalamnya sangat penting untuk mendukung pertumbuhan sel, jaringan tubuh, perkembangan otak, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh.
PNUP Pasang PJU Tenaga Surya di Biringkanaya, Dukung Lingkungan Tangguh Bencana

Suaraindonesiaku com, Makassar – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2025. Kegiatan dengan tema pemasangan penerangan jalan umum tenaga surya di Lingungan Mesjid Maryam binti Imran BTP Blok AF Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Tim melibatkan sejumlah dosen dan mahasiswa hari Jurusan Teknik Elektro PNUP sesuai dengan Surat Keputusan Direktur PNUP. Kegiatan pengabdian dengan Ketua Tim Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., P.hd ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung kepada masyarakat. Lokasi dan tema pengabdian tahun ini disesuaikan dengan kebutuhan lokal dimana kawasan BTP Blok AF merupakan kawasan rawan banjir. Mesjid Maryam Binti Imran merupakan salah satu lokasi pengungsian bilamana kawasan tersebut banjir. Hal ekstrim terjadi bilamana ketinggian air sdudah mendekati PHB TR dari gardu distribusi, maka aliran listrik di kawasan tersebut dipadamkan. Kondisi ini mengakibatkan lingkungan sekitar mesjid Maryam binti Imran menjadi gelap karena tidak adanya penerangan. Tim pelaksana yang terlibat terdiri dari dosen Jurusan Elektro PNU, yaitu Ir. Syarifuddin, M.T., Sarma Thaha, S.T.,M.T, Muhdalifah Muhtar, S.TrT, M.Trt, Annisa Nurfadhilah, ST,M.T, Zulfiana Safitri Majid, ST,M.T. Tim melaksanakan berbagai program perencanaan PJU tenaga surya, pemasangan dan pengujian operasi PJU. Delapan unit PJU Tenaga Surya dipasang di kawasan Mesjid Maryam binti imran. “Kegiatan pengabdian ini tidak hanya menjadi wadah bagi dosen untuk berkontribusi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata implementasi keilmuan di luar ruang kelas,” ujar ketua tim pelaksana. Pihak kampus menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan asas partisipatif dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, PNUP berharap dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui transfer ilmu dan teknologi. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, yang merasakan langsung dampak positif dari program-program yang dijalankan.
Tingkatkan Kualitas Guru, Kadisdik Sinjai Buka Pelatihan Pembelajaran Mendalam

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Yayasan Amal Cendekia Insani menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Kamis (02/10/2025) di Hotel Grand Rofina Sinjai, Jalan Jenderal Sudirman. Pelatihan tersebut dibuka secara reami oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib. Dihadapan para peserta pelatihan, Irwan Suaib menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga pendidik di Kabupaten Sinjai. “Kami dari Dinas Pendidikan terus mendorong bagaimana pengembangan SDM kita bisa lebih meningkat lagi. Kemarin kami sudah sampaikan kepada pengawas untuk menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah dan guru agar RKAS ditempel di ruang guru, sehingga bisa terlihat bagaimana peningkatan SDM guru. Tolong ini digunakan dengan baik, sebab untuk membuat anak-anak kita cerdas, guru pun harus demikian,” jelas Irwan dalam sambutannya. Ia menambahkan, guru yang hebat bukan hanya sekadar mengajar, melainkan juga mampu membangkitkan semangat generasi untuk merubah peradaban. “Saya berharap para guru tidak hanya fokus mengajar, tetapi juga memberikan motivasi, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Guru tidak hanya mengajar tetapi juga membangkitkan semangat generasi untuk merubah peradaban,” tegasnya. Kadisdik juga menyinggung pentingnya peran guru dalam mendukung penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS). “Bagi yang masih memiliki ATS di lingkungannya, tolong diajak dan diarahkan kembali agar bersekolah. Negara memiliki kewajiban memastikan semua usia sekolah dapat mengenyam pendidikan,” jelasnya. Di akhir materinya, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan baik dan penuh kesungguhan. “Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan selamat mengikuti kegiatan. Semoga membawa manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sinjai,” pungkasnya. Selain membuka kegiatan tersebut, Kadisdik Sinjai juga hadir sebagai narasumber dalam sesi pelatihan tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdik Sinjai, Abdul Wahid Latif, Narasumber Nasional Pembelajaran Mendalam, Ketua Panitia dari Yayasan Amal Cendekia Insani, Isradi
Wujud Empati, Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Lappa

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai, Rozalina A. Mahyanto melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, pada Rabu (1/10/2025) sore. Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang tertimpa musibah. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Sinjai menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga. Ia juga memberikan semangat agar para korban tabah menghadapi cobaan ini serta segera bangkit untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Selain itu, Ketua TP PKK turut menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak. “Kami hadir untuk menyampaikan empati sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang terkena musibah. Semoga bantuan yang disalurkan ini bermanfaat, dan para korban diberi kekuatan serta kesabaran,” ujarnya didampingi Camat Sinjai Utara, Agus Salam dan Lurah Lappa, Andi Arifai Azis Kunjungan ini juga didampingi oleh pengurus TP PKK Kabupaten Sinjai dan ketua TP PKK Kecamatan Sinjai Utara dan Kelurahan Lappa. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang turut prihatin atas musibah kebakaran tersebut. Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap permasalahan sosial masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan