Suara Indonesiaku

Lurah Barrang Caddi Ince Syahruddin Gerak Cepat Pasca Retreat: Turun ke Lapangan, Dengarkan Aspirasi Warga Pulau

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Usai mengikuti kegiatan Retreat Pembinaan Intensif Lurah se-Kota Makassar yang digelar selama tiga hari di Malino, Kabupaten Gowa, Lurah Barrang Caddi, Ince Syahruddin, S.Pd, langsung menunjukkan langkah nyata dalam menjalankan amanah barunya. Tanpa menunda waktu, pada Senin (13/10/2025) ia turun langsung ke wilayahnya untuk menyapa dan berdialog dengan masyarakat di Pulau Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Sebagai pejabat baru yang dipercaya Wali Kota Makassar untuk memimpin Kelurahan Barrang Caddi, Ince ingin memastikan bahwa semangat pembinaan dan nilai-nilai pelayanan publik yang ditekankan dalam kegiatan retreat segera diterapkan di lapangan. Dalam kunjungannya, ia menyambangi sejumlah pemukiman warga, berdialog dengan tokoh masyarakat, serta meninjau beberapa fasilitas umum yang menjadi kebutuhan prioritas warga kepulauan. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi Ince untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, sekaligus meneguhkan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan humanis. “Pemerintah harus hadir bukan hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam keseharian masyarakat. Saya ingin memastikan aspirasi warga betul-betul didengar dan ditindaklanjuti,” ujar Ince Syahruddin. Lebih lanjut, ia juga mensosialisasikan sejumlah program unggulan Wali Kota Makassar yang fokus pada peningkatan kualitas layanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pemerataan pembangunan antarwilayah, termasuk di kawasan kepulauan yang selama ini memiliki tantangan tersendiri. Langkah cepat Lurah Barrang Caddi ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak warga mengaku senang melihat pemimpin baru mereka turun langsung dan berinteraksi tanpa jarak. “Kehadiran pak lurah di tengah kami memberi semangat baru. Kami merasa lebih diperhatikan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat. Dengan semangat baru pasca-retreat, Lurah Ince Syahruddin bertekad menjadikan Barrang Caddi sebagai contoh kelurahan kepulauan yang maju, tertata, dan mandiri melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Sinjai Buka Workshop Implementasi BLUD Lingkup Dinas Kesehatan Tahun 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR — Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, secara resmi membuka Workshop Implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Senin (13/10/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 13-15 Oktober 2025 diikuti oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai beserta jajaran, para Kepala Puskesmas, Direktur Rumah Sakit Pratama Bulupacing, pejabat struktural, serta pejabat pengelola BLUD dari seluruh unit pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai. Dalam sambutannya, Bupati Sinjai menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan workshop ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan di bidang kesehatan melalui penerapan sistem BLUD. “Implementasi BLUD merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemandirian pengelolaan keuangan pada fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan sistem ini, puskesmas diharapkan dapat lebih fleksibel dalam meningkatkan kualitas layanan yang bermutu yang harus terkendali dengan kendali mutu kepada masyarakat,” ujar Bupati Sinjai. Bupati juga berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan memahami mekanisme penerapan BLUD sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga proses implementasinya di Kabupaten Sinjai dapat berjalan optimal. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Dinas Kesehatan dalam penerapan tata kelola keuangan berbasis BLUD. “Melalui workshop ini, kami ingin mendorong seluruh puskesmas di Kabupaten Sinjai agar mampu meningkatkan pemahaman aparatur dan pengelola unit layanan secara menyeluruh terhadap konsep regulasi dan mekanisme pengelolaan BLUD sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan profesional,” jelas dr. Emmy. Kegiatan dengan peserta sebanyak 140 orang ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait diantaranya BKAD yang memberikan materi mengenai kebijakan dan teknis penyusunan dokumen BLUD, mekanisme pengelolaan keuangan, serta sistem pelaporan kinerja. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan seluruh unit pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai dapat mengoptimalkan pengelolaan keuangan berbasis kinerja, sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif dan berdaya saing.

Pengurus Masjid Al Muttahidah Sinjai Gelar Peringatan Maulid, Hadirkan Muballig dari Sidrap

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Ratusan umat Muslim memadati halaman Masjid Al-Muttahidah Tokinjong, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar penuh khidmat dan semarak, Sabtu (11/10/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dr. Sam Ratulangi ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Sinjai Utara, Agus Salam, Lurah Balangnipa, Abdi Wirawan, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Ketua Pengurus Masjid Al-Muttahidah, Musaddaq, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini menghadirkan muballigh dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yaitu Ustadz Sudarman Da’uleng, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Azhar Talawe. “Maulid Nabi tahun ini kita hadirkan Ustadz Sudarman Da’uleng untuk memberikan hikmah maulid. Beliau dikenal sebagai salah satu ulama yang aktif berdakwah dan membina santri di Sidrap,” ujar Musaddaq. Dengan mengusung tema “Internalisasi Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Empati dan Toleransi dalam Kehidupan Sosial,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Camat Sinjai Utara, Agus Salam, menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Al-Muttahidah yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut. “Peringatan Maulid Nabi seperti ini sangat penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai akhlak Rasulullah di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga mempererat ukhuwah dan menumbuhkan rasa empati serta toleransi antar sesama,” tutur Agus Salam. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap masjid sebagai wujud syiar Islam dan penguatan karakter umat di Kabupaten Sinjai.

Nama Sekda Sinjai Dicatut, Masyarakat Diimbau Waspada Modus Penipuan Digital

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Masyarakat Kabupaten Sinjai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya modus penipuan yang mencatut nama Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa. Pelaku menggunakan aplikasi pesan dan panggilan untuk menghubungi warga dan mengaku sebagai Sekda dengan tujuan untuk menipu. ​Modus operandi yang digunakan pelaku adalah menghubungi warga melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp dan Messenger, kemudian mengatasnamakan diri sebagai Andi Jefrianto Asapa. Menanggapi hal ini, Sekda Andi Jefrianto Asapa secara tegas membantah keterlibatan dirinya dan menyatakan bahwa nomor yang digunakan oleh pelaku bukan miliknya. Ia meminta masyarakat untuk tidak menggubris pesan atau panggilan dari nomor tersebut, apalagi jika disertai permintaan uang, data pribadi, atau informasi sensitif lainnya. “Mohon untuk tidak melayani jika ada permintaan karena ada yang gunakan WhatsApp dan messenger atas nama saya,” ujar Andi Jefrianto, pada Sabtu (11/10/2025). Pencatutan nama pejabat daerah seperti ini bukanlah kali pertama terjadi di Sinjai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai bersama aparat keamanan kini tengah menelusuri pelaku tindak kejahatan siber ini. Pemkab Sinjai juga mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi langsung ke instansi resmi jika menerima pesan yang mengatasnamakan pejabat publik. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membalas atau melayani pesan dari nomor tidak dikenal yang mencurigakan. Sekda Andi Jefrianto Asapa turut mengajak warga untuk proaktif dalam menjaga keamanan informasi. “Tolong laporkan ke pihak berwenang atau kantor pemerintah terdekat. Edukasi keluarga dan lingkungan sekitar tentang modus penipuan digital ini,” harapnya. Pemerintah berharap masyarakat tidak mudah percaya dan tetap kritis terhadap segala bentuk komunikasi digital yang mencurigakan. Keamanan informasi dan kewaspadaan publik menjadi kunci utama dalam mencegah tindak kejahatan siber yang semakin canggih dan merugikan.

Wujudkan UMKM ‘Naik Kelas’, Bupati Ratnawati Buka Pelatihan Local Digital Hero di Sinjai

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, secara resmi membuka kegiatan Local Digital Hero Sahabat UMKM Kabupaten Sinjai Tahun 2025 pada hari Jumat (10/10/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati. Acara ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja,  PT Pelindo 4 Makassar, dan Lembaga Pelatihan El Matra untuk mendorong digitalisasi serta meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, H. Ramlan Hamid, dalam laporannya menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital. Tujuannya adalah memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing di era yang serba terkoneksi ini. ​Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati  menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Pelindo 4 Makassar dan Lembaga Pelatihan El Matra atas inisiatif dan kepeduliannya dalam membantu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Sinjai. Ia juga berterima kasih kepada Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai yang telah menjadi mitra aktif dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. ​Bupati menegaskan kesadaran bersama bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan nasional. Data menunjukkan, Kabupaten Sinjai memiliki total 44.989 UMKM, ​Meskipun jumlah UMKM sangat besar, Bupati Ratnawati  menyoroti tantangan besar di era digital, yaitu keterbatasan pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan usahanya. ​”Kita tidak bisa menutup mata bahwa di era digital seperti sekarang, pelaku UMKM dihadapkan pada tantangan besar perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi yang cepat, serta persaingan pasar yang semakin luas dan terbuka,” ujar Bupati. ​Oleh karena itu, kegiatan Local Digital Hero ini dinilai memiliki arti yang sangat penting sebagai upaya nyata untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital. Perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi UMKM untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional. Pelatihan dan pendampingan ini menjadi kunci agar para Sahabat UMKM di Sinjai mampu mengoptimalkan teknologi digital secara maksimal. ​Melalui kegiatan ini, Bupati berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital, mulai dari pemasaran produk melalui media sosial, pengelolaan toko daring, hingga penggunaan aplikasi keuangan digital. ​”Dengan begitu, UMKM kita dapat naik kelas dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional bahkan nasional,” harapnya. ​​Menutup sambutannya, Bupati Sinjai berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Ia berharap para peserta dapat menjadi “pahlawan digital lokal” yang mampu menginspirasi serta menularkan semangat perubahan di lingkungan sekitar mereka, sehingga manfaat digitalisasi dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku UMKM di Kabupaten Sinjai. Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta para Kepala Bagian Setdakab Sinjai. (

7 Pulau di Pangkep Akhirnya Nikmati MBG, SPPG Liukang Tupabbiring Resmi Beroperasi

Suaraindonesiaku.com, PANGKAJENE – Sebanyak 3.061 murid dan siswa dari 27 sekolah yang tersebar di 7 (tujuh) pulau yang berada di Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) mulai menikmati program makan bergizi gratis (MBG). Dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Liukang Tupabbiring resmi beroperasi dan diresmikan pada Senin, 6 Oktober 2025 lalu. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di tujuh pulau yaitu Pulau Sanane, Pulau Pajjenekang, Pulau Bontosua, Pulau Balang Lompo, Pulau Balang Caddi, Pulau Podang-podang, dan Pulau Karanrang. “Masing-masing terdiri atas 9 (sembilan) Taman Kanak-kanak (TK)/PAUD, 9 (Sembilan) Sekolah Dasar (SD), 7 (tujuh) Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat, dan dan 2 (dua) Sekolah Menengah Atas (SMA),” ungkap perwakilan Yayasan Mitra Wahid Sumut, Bahria, yang mengelola SPPG Liukang Tupabbiring dalam rilisnya kepada media, Jumat (10/10/2025). Program MBG menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak sekolah, terutama di wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri dalam akses pangan sehat. Hingga saat ini, Pemkab Pangkep telah mengoperasikan tujuh unit Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai kecamatan, yaitu Minasatene, Pangkajene, Bungoro, Labakkang, Segeri, dan Liukang Tupabbiring, dengan total cakupan layanan mencapai 19.561 anak. Perputaran Ekonomi Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Hasan Basri menyambut baik beroperasinya SPPG Kecamatan Liukang Tupabbiring. Menurutnya, SPPG Liukang Tupabbiring menjadi SPPG pertama yang beroperasi di pulau di wilayah Sulawesi Selatan. “Kehadiran SPPG di Kecamatan Liukang Tupabbiring memungkinkan pendistribusian makanan bergizi secara rutin ke pulau-pulau, menjawab kebutuhan gizi harian anak-anak dan membantu mereka tumbuh sehat serta siap belajar,” jelas mantan Ketua HIPMI Kabupaten Gowa itu. Menurutnya, program MBG ini memberikan dampak signifikan bagi perputaran ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja. Masyarakat setempat juga terdampak karena bisa menjadi penyuplai bahan kebutuhan bahan makanan untuk dapur, seperti sayur-sayuran, telur, daging ayam, dan sebagainya. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan dan prestasi belajar anak, tetapi juga mendorong keterlibatan orang tua, guru, dan komunitas dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan inklusif di wilayah kepulauan. Disambut Gembira Kehadiran program MBG, khususnya di wilayah kepulauan ini disambut gembira oleh masyarakat. Warga sangat berterima kasih akan hadirnya program ini khusus wilayah mereka yang sangat sulit akses dan berada di luar wilayah aglomerasih. Masyarakat sangat antusias terlibat dengan kehadiran SPPG di wilayah kepulauan tersebut. Murid dan siswa yang berada di sekolah-sekolah di pulau-pulau juga menyambut gembira hadirnya MBG di wilayah mereka. “Kemarin sempat saya bincang-bincang sama kepala sekolahnya dari Pulau Sabutung (Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara). Katanya kalau bisa buatkan juga dapur di pulauku, saya bilang tunggu, saya konfirmasi dulu ke penanggung jawab Yayasan,” ungkap Bahria. Terkait permintaan tersebut, Ketua Yayasan Mitra Wahid Sumut, Hasan Basri, mengatakan, yayasan berkomitmen akan membangun dapur-dapur kecil di wilayah pulau yang tidak terjangkau walau penerima manfaatnya kurang dari 2.000 porsi. Kehadiran SPPG Liukang Tupabbiring memiliki tantangan tersendiri dalam proses distribusi MBG ke sekolah. Saat SPPG lain sibuk dengan mobil untuk mengangkut MBG ke sekolah-sekolah, SPPG Liukang Tupabbiring harus berjuang mengantar dengan mengunakan perahu tradisional (Jolloro) yang dimodifikasi khusus untuk pengantaran ke sekolah-sekolah di pulau di luar titik keberadaan dapur. “Anak-anak senang sudah bisa menikmati MBG juga sama dengan mereka yang ada di kota-kota. Terima kasih kepada pemerintah dan SPPG Liukang Tupabbiring atas perhatiannya kepada kami warga di kepulauan,” ucap seorang guru di Pulau Balang Caddi.(*)

Kadisdik Sinjai Dorong Pembiasaan Hidup Sehat Lewat Gerakan Aksi Bergizi di SMPN 1 Sinjai

Suaraindonesia.com, SINJAI – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib membuka secara resmi kegiatan Gerakan Aksi Bergizi (Germas) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai di SMP Negeri 1 Sinjai, Jumat (10/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Sinjai, Sekretaris Dinas Pendidikan Dian Purnamasari, Kepala UPTD SMPN 1 Sinjai, dokter ahli gizi RSUD Sinjai, serta ratusan peserta didik. Gerakan Aksi Bergizi bertujuan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat di kalangan pelajar, di antaranya melalui konsumsi tablet tambah darah (TTD) secara rutin, penerapan pola makan bergizi seimbang, serta peningkatan aktivitas fisik di lingkungan sekolah. Dalam sambutannya, Kadisdik Irwan Suaib mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kesehatan peserta didik. “Kesehatan adalah hal penting untuk mencerdaskan anak-anak kita. Karena itu, Dinas Pendidikan akan terus mendorong penerapan pola hidup sehat di sekolah, seperti minum tablet tambah darah dan program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya. Irwan juga menekankan pentingnya pembiasaan dan pemantauan rutin dalam pelaksanaan program tersebut. Ia meminta sekolah untuk menetapkan jadwal minum tablet tambah darah secara teratur setiap minggu, lengkap dengan daftar hadir sebagai alat kontrol pelaksanaan. Selain itu, Irwan mendorong peran aktif wali kelas dalam memanfaatkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai pusat edukasi kesehatan bagi siswa. “Wali kelas diharapkan memanfaatkan UKS dan memberikan edukasi kepada peserta didik, karena tablet tambah darah ini penting untuk masa depan anak-anak,” tambahnya. Untuk memperkuat edukasi di kalangan pelajar, Irwan juga mengusulkan agar setiap sekolah menunjuk duta aksi bergizi dari kalangan siswa yang bertugas mengampanyekan perilaku hidup sehat. “Saya harap kepala sekolah memilih duta yang bisa mengedukasi dan mengajak teman-temannya mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin,” jelasnya. Melalui Gerakan Aksi Bergizi ini, diharapkan peserta didik semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang, menjaga kebugaran tubuh, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing

Gerak Cepat! Anggota DPRD Zainal A. Hasnur Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sinjai Tengah

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Sebuah rumah milik warga di Dusun Bontopenno, Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, ludes dilalap api, Kamis (9/10/2025) siang sekitar pukul 13.00 WITA. Rumah yang diketahui milik Abd. Latif itu terbakar saat pemiliknya bersama sang istri tengah menuju kebun untuk mencari kayu bakar. Saat melintas di depan rumah, keduanya kaget melihat api sudah membesar dan cepat menjalar ke seluruh bangunan. Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan karena api dengan cepat menghanguskan rumah beserta isinya. Mendengar kabar tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Zainal A. Hasnur, langsung turun ke lokasi membawa bantuan logistik bagi korban. Bantuan itu berasal dari BPBD Sinjai, Dinas Sosial, dan Baznas Kabupaten Sinjai. Zainal yang juga Sekretaris DPC PKB Sinjai berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban korban. “Kami datang untuk memastikan korban mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberi ketabahan,” ucapnya Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Warga sekitar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim kemarau yang rawan kebakaran.

Jelang Hari Santri Nasional, Kepala Kemenag Sinjai Sampaikan Rencana Kegiatan ke Bupati

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sinjai, H. Faried Wajedi bersama sejumlah pimpinan Pondok Pesantren, Kamis (09/10/2025) melakukan audiensi dengan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif di Rumah Jabatan Bupati Sinjai. Kunjungan itu dalam rangka menyampaikan  persiapan pelaksanaan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang akan diperingati pada 22 Oktober 2025 mendatang. Dalam pertemuan itu, Kepala Kemenag menyampaikan sejumlah agenda yang direncanakan akan digelar untuk memeriahkan Hari Santri di Bumi Panrita Kitta. “Jadi, selain upacara peringatan hari santri nasional yang akan dipusatkan di  Alun-Alun Sinjai Bersatu, panitia rencananya juga akan melaksanakan Bakti Sosial berupa bersih-bersih masjid dan musalah serta kegjatan keagamaan lainnya,” ujarnya. Dalam peringatan hari santri ini, pihaknya pun melibatkan pondok-pondok pesantren serta madrasah yang ada di Kabupaten Sinjai. “Kami berharap sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Daerah dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Santri. Ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap peran santri dalam pembangunan bangsa,” jelas H. Faried. Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyambut baik rencana kegiatan tersebut dan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terhadap pelaksanaan Hari Santri tahun ini. “Peringatan Hari Santri adalah momentum penting untuk menumbuhkan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan semangat moderasi beragama di tengah masyarakat. Pemkab siap berkolaborasi agar kegiatan ini berjalan sukses dan meriah,” ungkapnya. Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, yang menegaskan bahwa tugas santri tidak hanya berhenti pada mengawal kemerdekaan Indonesia, tetapi juga membawa nilai keislaman kebangsaan dan kemanusiaan ke ranah yang lebih luas

Pemkab Sinjai Tertibkan Pasar Sentral, Upaya Wujudkan Pasar yang Rapi dan Bersih

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui tim gabungan kembali bergerak melakukan penataan dan penertiban pedagang di Pasar Sentral Sinjai Bagian Atas, yang berlokasi di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (8/10/2025). Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari komitmen Pemkab Sinjai untuk memperbaiki tata kelola fasilitas umum dan menciptakan suasana pasar yang lebih tertib, nyaman, dan bersih. Penertiban ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini juga didukung oleh unsur Kepolisian dan Kejaksaan. Kasi Operasional Satpol PP dan Damkar Sinjai, Jamaluddin, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini berfokus pada sosialisasi penataan pedagang. Menurutnya, sebelum penertiban dilakukan, imbauan telah disampaikan kepada para pedagang. “Hari ini kami melaksanakan sosialisasi penataan pedagang. Sebelumnya sudah ada imbauan, namun atas permintaan masyarakat kami berikan waktu agar mereka bisa membongkar lapak secara mandiri,” jelas Jamaluddin. Dalam pelaksanaan di lapangan, respon dari para pedagang disambut baik. Mereka menunjukkan sikap kooperatif dan tidak ada hambatan berarti yang ditimbulkan. Para pedagang tampak memahami bahwa kebijakan penataan ini adalah demi kebaikan bersama dan untuk menciptakan pasar yang lebih baik. ​“Respons pedagang cukup baik, tidak ada yang menolak. Mereka menyadari bahwa penataan ini penting agar pasar lebih rapi dan aktivitas jual beli bisa berjalan lancar,” ujarnya. Jamaluddin menegaskan bahwa upaya penertiban tidak akan berhenti hanya pada tahap sosialisasi. Pemkab Sinjai berencana melanjutkan dengan pengawasan secara rutin hingga kondisi Pasar Sentral benar-benar tertib sesuai harapan. ​“Kami akan terus melakukan penataan sampai pasar ini tertib dan bersih sesuai harapan bersama,” tandasnya. Kegiatan penertiban ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PUPR, Camat Sinjai Utara, serta pejabat dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan Satpol PP