Suara Indonesiaku

Pemkot Makassar Dukung Penuh Future Cities Jadikan Makassar Kota Low Carbon

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar mendukung penuh program Future Cities dalam mendorong Kota Makassar sebagai Low Carbon City. Dinas Pariwisata Kota Makassar bersama tim PT. Arup melalukan audiensi guna membahas program Future Cities yang berfokus menuju transportasi rendah karbon melalui peningkatan keselamatan bagi kelompok rentan yang nantinya akan dilaksanakan di Kota Makassar Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Irma Awalia mengatakan bahwa, pemerintah sangat mendukung program Future Cities ini dalam menjadikan Makassar sebagai Low Carbin City yang juga menjadi program prioritas pemerintah Kota Makassar. “Tentunya pemerintah mendukung hadirnya program ini karena sejalan dengan program prioritas pemerintah Kota Makassar itu sendiri,” ungkap Irma Awalia, Selasa (15/10/2024). Dari audiensi tersebut, mendapatkan hasil bahwa rencana program Future Cities akan dilaksanakan pada bulan November dengan menghadirkan beberapa kegiatan. Pejabat Fungsional Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rosniah mengatakan bahwa pihaknya akan selalu bersedia dalam menyambut program Future Cities ini tetapi penggarapannya masih mencari lokasi yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kita usahakan, tapi yang jelas saya juga sudah komunikasi terkait untuk penentuan tempat. Sementara kita ini Dispar sudah siap tapi lokasi yang akan kita buat kegiatan itu belum pasti karena yang pertama masih ada terpakai dan izin jalannya itu belum ada,” jelasnya. Ia juga mengataka kegiatan dalam menunjang program Future Cities ini rencana akan dilaksanakan di hari wekeend selama tiga hari. Dia menambahkan bahwa, bukan hanya Dispar, banyak SKPD yang diajak bekerja sama dalam menunjang kegiatan low carbon di Kota Makassar. “PT Arup memang mau kerjasama dengan Pemkot Makassar bagaimana untuk mengurangi yang namanya emisi carbon, dan banyak dinas yang diajak kerja sama, ada dinas perhubungan dan dinas pekerjaan umum,” ungkapnya. “Pada kegiatan nanti akan dibuka 30 booth untuk festival kuliner dan akan ada seni musik dan tari,” pungkasnya. (**)

Dinas Pariwisata Makassar Hadiri Rakornas Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2024

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem, berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke II Tahun 2024, yang berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rapat ini mengusung tema “Strategi Pemasaran Pariwisata yang Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif untuk Kemajuan Pariwisata Indonesia.” Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air. Kegiatan Rakornas ini juga dirangkaikan dengan Pameran Lombok Sumbawa Nusantara Fair 2024, yang diadakan dari tanggal 28 hingga 30 September 2024. Kehadiran Dinas Pariwisata dari seluruh Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi pemasaran yang efektif, serta meningkatkan daya tarik wisata di Indonesia. Acara dibuka dengan sambutan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) secara daring. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan, Strategi pemasaran yang dapat menjadi acuan bagi semua daerah dalam mengembangkan potensi pariwisata mereka. “Strategi pemasaran nasional yang di paparkan diharapkan dapat menjadi acuan bagi semua daerah dalam mengembangkan potensi pariwisata.” ujarnya. Selain itu, Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, juga berbagi informasi mengenai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di provinsinya. Melalui Rakornas ini, diharapkan sektor pariwisata Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Muhammad Roem menegaskan komitmennya, “Kami di Dinas Pariwisata Kota Makassar akan berupaya untuk menerapkan hasil-hasil dari rapat ini guna meningkatkan pariwisata di Kota Makassar.” Dengan adanya kolaborasi dan strategi pemasaran yang inovatif, diharapkan pariwisata Indonesia dapat semakin bersaing di tingkat global. (**)

Sandiaga Sebut Makassar Berpeluang Jadi Kota Gastronomi UNESCO

Suaraindonesiaku.com, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berpeluang meraih predikat Kota Gastronomi dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO). Demikian dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. “Belum ada kota di Indonesia yang punya predikat Kota Gastronomi. Di sini, di Makassar yang paling punya peluang, kita harapkan bisa berkembang dan bersaing dengan kota lainnya,” ujar Sandiaga di sela peresmian Masjid Ar-Rasyid Kampus Politeknik Pariwisata Makassar, Sabtu (12/10/2024) Menurut dia, Makassar sudah dikenal masyarakat luas sebagai kota kreatif dengan subsektor kuliner. Hal ini sejalan dengan penjenamaan (branding) yang dilakukan pemerintah kota setempat dengan nama ‘Kota Makan Enak’. Sandiaga mengakui kelezatan kuliner-kuliner yang disajikan di Makassar, dan telah dinikmati masyarakat Indonesia yang sudah berkunjung ke Makassar. “Ada dua kata yang mewakilkan kuliner Kota Daeng dengan julukannya Makassar: kota makan enak, dan enak sekali,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. Sandiaga bahkan meminta langsung dokumen yang menyajikan potensi-potensi kuliner Makassar kepada Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem. Bagian dari perjalanan Makassar menuju Kota Gastronomi itu akan dinilai panitia seleksi nasional Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UCCN). “Besok itu penentuannya (UCCN), masih ada waktu dan kita akan teruskan ke tim dewan juri. Semoga dokumen ini bisa memberikan keyakinan ke Panitia Seleksi Nasional,” ujarnya meyakinkan. Sandiaga menambahkan, geliat pariwisata di Sulsel sangat baik. Menurutnya, ini disebabkan banyaknya acara berkualitas dan luar biasanya produk ekonomi kreatif, yang bisa tumbuh lebih besar. Ia meminta kepala dinas pariwisata untuk melanjutkannya serta dapat mengemasnya dengan lebih kreatif. Usai menyerahkan dokumen kepada Sandiaga, Muhammad Roem mengemukakan harapan agar Makassar lolos dan dianugerahi Kota Gastronomi oleh UNESCO. Sebab, saat ini Makassar sedang dalam proses seleksi serta sedang menjalani visitasi dari Panselnas UCCN. Beberapa lokasi telah dikunjungi tim Panselnas UCCN. Di antaranya Kawasan Kuliner Lego-lego, Incubator Center, Gedung Kesenian, serta pusat kreatif lainnya yang dikelola komunitas. Apabila Makassar lolos, Roem menyebut predikat Kota Gastonomi akan menguntungkan sektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner. Predikat tersebut, disebutnya, akan membuka peluang jaringan koneksi dengan 57 Kota Gastronomi di seluruh dunia. “Melalui pengakuan UNESCO ini, ke depan kita bisa mengangkat branding kota kita sebagai destinasi gastronomi dunia. Karena kuliner Makassar memiliki potensi yang sangat besar, baik dari segi sejarah, geografis, bahkan ritual budayanya,” ujar Roem optimistis (**)

Lorong PKK Mangasa Disasar sebagai Pilot Ptoject Kampung PKK Binaan Provinsi Sulsel

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Lorong PKK di Kelurahan Mangasa, Kota Makassar, disasar untuk ditunjuk sebagai pilot project Kampung PKK Binaan oleh Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini terungkap saat kunjungan Pj. Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Ninuk Triyanti Zudan, Rabu (16/4/2024), yang diterima langsung oleh Pjs. Ketua TP PKK Kota Makassar, Andi Tenri Anna. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan di Lorong PKK Mangasa. Andi Tenri Anna mendampingi Ninuk Triyanti meninjau berbagai program unggulan. Selain itu, Ninuk Triyanti juga memantau Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), salah satu program utama PKK yang berfokus pada peningkatan ekonomi keluarga melalui usaha kecil warga setempat. UP2K di Lorong Mangasa ini menjadi salah satu model pemberdayaan yang berhasil diterapkan di lingkungan perkotaan. Kunjungan berlanjut ke Galeri Pelangi, yang menampilkan berbagai produk kreatif hasil karya warga, seperti kerajinan tangan dan produk rumah tangga. Galeri ini menjadi bukti nyata bahwa program ekonomi kreatif yang digalakkan TP PKK mampu menggerakkan roda perekonomian di tingkat masyarakat. Selain bidang ekonomi, kunjungan ini juga mencakup pemantauan layanan Posyandu, yang rutin memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak bagi warga sekitar. Pelayanan Posyandu ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Lorong PKK Mangasa. Dalam kesempatan tersebut, Ninuk Triyanti memberikan apresiasi terhadap program-program TP PKK Kota Makassar. “Apresiasi Program TP PKK kota Makassar yang sudah mempunyai 45 lorong PKK sejak tahun 2022. Saya sangat terkesan dengan upaya TP PKK Kota Makassar dalam mengintegrasikan program-program pemberdayaan ekonomi dan kesehatan. Lorong PKK Mangasa ini merupakan contoh nyata keberhasilan kolaborasi berbagai pihak, dan saya yakin, dengan pembinaan lebih lanjut, kampung ini akan menjadi model percontohan bagi daerah lainnya di Sulawesi Selatan,” ungkap Ninuk. Dalam kunjungan ini, Ninuk Triyanti menyempatkan untuk panen cabe dan sayuran di Kebun Hatinya PKK. Menanggapi kunjungan tersebut, Andi Tenri Anna menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Ibu Pj. Ketua TP PKK Sulawesi Selatan. Penunjukan Lorong PKK Mangasa sebagai Kampung PKK Binaan Provinsi Sulawesi Selatan menjadi motivasi bagi kami untuk terus melaksanakan program-program pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andi Tenri. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK Kota Makassar akan terus berkomitmen dalam mendukung 10 program Pokok PKK, terutama di bidang ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Dengan rencana penunjukan ini, Lorong PKK Mangasa diharapkan bisa menjadi percontohan Kampung PKK yang sukses memberdayakan masyarakat secara menyeluruh di tingkat provinsi.

Launching dan Bimtek Aplikasi SRIKANDI, Pjs Wali Kota Makassar Tekankan Optimalisasi Penggunaan TTE

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis membuka Launching dan Bimtek Aplikasi SRIKANDI, yang digelar di Hotel Aston, Rabu (16/10/2024). SRIKANDI merupakan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi. SRIKANDI merupakan aplikasi yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Dengan target pengguna yaitu seluruh Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. Dalam sambutannya, Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin tekankan optimalisasi penggunaan TTE. Dimana setelah launching hari ini, maka seluruh perangkat daerah lingkup Pemkot Makassar untuk menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE). “Mulai hari ini TTE diberlakukan di lingkup Pemkot Makassar, dan sebagai Pjs Wali Kota tidak lagi menerima surat dokumen yang ditandatangani secara manual. Untuk aktivasi dapat menghubungi Dinas Kominfo dan juga Dinas Kearsipan,” ujarnya. Aplikasi SRIKANDI merupakan instrumen pengelolaan arsip dinamis yang dinilai sebagai bentuk peningkatan kualitas dalam bidang kearsipan. “Setiap informasi berbasis analog dan digital, akan dapat terekam dengan baik, sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa,” lanjutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Aulia Arsyad, menyampaikan tentang penerapan aplikasi SRIKANDI yang belum maksimal oleh beberapa OPD. Adapun rekapitulasi status tanda tangan elektronik OPD dan UKPD lingkup sekretariat Pemkot Makassar yakni Status TTE Aktif 45 OPD/UKPD, Belum aktivasi 6 OPD/UKPD, Expired 3 OPD/UKPD, dan belum ada TTE sebanyak 12 OPD/UKPD. “Bagi yang belum mempunyai dan belum mengaktivasi TTE diharapkan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo sebagai leading sektornya,” lanjutnya. Adapun penggunaan aplikasi SRIKANDI yang telah dilakukan di lingkup Pemkot Makassar yakni surat masuk sebanyak 6.884, surat keluar 6.764, disposisi sebanyak 284 surat, dengan total aktivasi 13.932 surat. Sedangkan OPD dengan pengguna terbesar aplikasi SRIKANDI yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kearsipan, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan, Dinas Perpustakaan, Kelurahan Manggala dan Kelurahan La’latang. Launching dan Bimtek Aplikasi SRIKANDI juga dihadiri oleh Direktur Kearsipan Daerah 1 Arsip Nasional Republik Indonesia, Drs Hilman Rosmana, M.Hum., yang bergabung melalui zoom, dan menyampaikan manfaat yang dapat diperoleh dari pengaplikasian SRIKANDI. “SRIKANDI akan berpengaruh terhadap indeks tata kelola daerah, indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) daerah dan hasil pengawasan kearsipan,” ungkapnya.(*)

Pjs Wali Kota Arwin Azis Harap Gerakan Pangan Murah Stabilkan Harga dan Kendalikan Inflasi di Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis mengharapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di Kota Makassar mampu mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok. “Kami Pemkot Makassar turut berpartisipasi menghadirkan Gelar Pangan Murah yang kami tempatkan di Kecamatan Tamalate,” kata Arwin saat menghadiri GPM Serentak Dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan sebagai Upaya Pengendalian Inflasi dan Rangkaian Hari Jadi Sulsel ke-355, di BTN Tabaria, Selasa, 15 Oktober 2024. Arwin menyebut kegiatan hari ini dilakukan secara terintegrasi dengan 24 Kabupaten kota yang mana Pemprov Sulsel menginisiasi pagelaran pangan murah dalam rangka HUT Sulsel ke 355 sekaligus dirangkaikan Hari Pangan Sedunia. “Kita harap ini juga merespon kebutuhan masyarakat. Apalagi harga bahan pokok saat ini kadang tidak stabil di pasar sehingga dengan intervensi ini diharapkan mampu menstabilkan harga,” kata Arwin. Dia mengaku sudah menginstruksikan Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Perdagangan, Kadis Koperasi untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Agar melibatkan seluruh BUMN, lembaga pemerintah, dan pelaku usaha pangan lainnya. Hal itu diharapkan mereka ikut ambil bagian dalam menghadirkan bahan pokok yang terjangkau dengan harga yang ditawarkan sesuai dengan distributor. “Itu yang kami dorong agar tidak bergantung APBD,” ucapnya. Saat ini posisi inflasi Makassar di bulan September lalu berada pada angka 1,54 persen. Angka itu turun dibanding Agustus yakni 1,64 persen. Dengan begitu Pemkot Makassar menjadi yang terendah dari rata-rata nasional dan provinsi. “Ini patut disyukuri bahwa kerja-kerja pemerintah, instansi lembaga dan non pemerintah semuanya bergerak melakukan intervensi di pasar, menjamin ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, sehingga daya beli masyarakat semakin baik dan inflasi stabil,” tutupnya. *********

Pjs. Wali Kota Makassar Buka Rapat Koordinasi TPPS, Tekan Stunting

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Pjs. Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Senin (14/10). Dalam sambutannya, Andi Arwin menekankan pentingnya tindakan nyata terhadap data stunting yang ada, bukan hanya melihat angka-angka tanpa melakukan intervensi di lapangan. “Jangan sampai data stunting hanya dilihat saja tanpa ditindaklanjuti. Camat sebagai ujung tombak wilayah harus aktif mencatat dan mengelola data serta kreatif dalam membangun kolaborasi untuk mendorong perangkat daerah menghadirkan solusi penurunan angka stunting,” tegas Andi Arwin Azis. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam memastikan upaya pencegahan dan penanganan stunting berjalan efektif. “Keberhasilan kita diukur dari kemampuan kita untuk mengajak semua pihak terlibat dalam upaya penurunan angka stunting. Pak Kadis dan tim TPPS saya apresiasi, dan saya harap kita bisa membangun kolaborasi yang kuat menghadapi tingginya angka stunting,” ujar Andi Arwin. Ia juga meminta staf ahli dan kepala OPD untuk lebih fokus dalam menjalankan tugas masing-masing dan mengkoordinasikan upaya penurunan stunting di wilayahnya. “Setiap hari kita pantau progres kinerja perangkat daerah, terutama program-program yang berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, Andi Arwin juga menyinggung program “Gemar Makan Telur” yang sudah digalakkan oleh pemerintah provinsi. Ia berharap program serupa bisa lebih masif di tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. “Harusnya kita di wilayah kelurahan dan kecamatan yang lebih gencar, karena mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” jelasnya. Selain itu, ia meminta agar angka stunting di setiap kelurahan dan kecamatan dipantau secara berkala setiap bulan, untuk melihat efektivitas program yang sudah dijalankan. “Kita harus melihat data setiap bulannya, apakah ada penurunan. Ini penting agar kita bisa memastikan program yang kita lakukan berdampak nyata,” pungkas Andi Arwin.

Apel Pagi, Pjs Wali Kota Bahas Gerakan Sabtu Bersih, Optimalisasi APBD Hingga Netralitas ASN

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, pimpin apel pagi di halaman kantor Balaikota, Senin (14/10/2024). Dalam kesempatan tersebut Andi Arwin tekankan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran aparatur Pemkot Makassar, “Apresiasi atas dukungan seluruh OPD atas program Gerakan Sabtu Bersih, yang perkembangannya terus membaik. Namun kedepan butuh peningkatan kolaborasi,” ujarnya. Andi Arwin meminta agar seluruh camat, lurah, RT/RW mengambil peran untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. “Yang terlihat di lapangan dominan masih aparatur pemerintah, partisipasi masyarakat masih kurang. Diminta kepemimpinan, strong leadership dari camat, lurah, RT/RW untuk tingkatkan partisipasi warganya,” ujarnya. Selain itu, Andi Arwin juga menyampaikan tentang program Gerakan Sabtu Bersih yang terintegrasi secara simultan dengan penilaian Adipura. “Raih Adipura menjadi salah satu target selama dua bulan kedepan, dan akan mengundang Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel, untuk asistensi, pendampingan dan beri arahan, sehingga hal yang dilakukan tepat sasaran,” lanjutnya. Untuk itu seluruh yang masuk dalam lokus penilaian, diharapkan partisipasi aktif dari seluruh perangkat daerah dan Perumda terkait. “Salah satu lokus yakni pasar, pasar Toddopuli dan pasar Sambung Jawa, diharapkan intervensi dari Perumda Pasar turut berpartisipasi hadirkan kebersihan. Begitu pula dengan Perumda Terminal, dalam penanganan lapak yang terdapat di Terminal,” ujarnya. Hal berikutnya, Andi Arwin menyampaikan apresiasi atas partisipasi jajaran pemerintah dan masyarakat kota Makassar sukseskan Jalan Sehat yang menjadi rangkaian HUT Provinsi Sulsel ke 355, dan berhasil pecahkan rekor MURI dengan peserta terdaftar online sebanyak 535.500 peserta. “Tak lama lagi HUT Kota Makassar, segera persiapkan rencana kegiatan, meriah namun sederhana, pastikan kegiatan yang lebih menyentuh masyarakat, kurangi seremonial,” ungkapnya. Hal lain yang juga disampaikan dalam apel pagi ini, terkait Inflasi yang stabil, namun daya beli masyarakat turun, dikarenakan intervensi kita terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat masih rendah. Untuk itu, Andi Arwin meminta penyerapan APBD ditingkatkan, dan digunakan untuk menstimulasi kebutuhan masyarakat. Selain itu, Andi Arwin juga mengingatkan kembali agar seluruh ASN dapat berlaku netral menghadapi Pilkada Kota Makassar. Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis juga meminta asisten dan staf ahli untuk lebih fokus mengkoordinir OPD sesuai jalur koordinasinya. Selepas apel pagi, Pjs Wali Kota Makassar melanjutkan pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Sipakatau, dan meminta asisten dan staff ahli melanjutkan sesuai dengan wilayah koordinasinya masing masing.

Pjs Wali Kota Arwin Azis Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Kepala UPTD PPA Makassar Muslimin Hasbullah

Suaraindonesiaku.com, GOWA,- Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis memimpin langsung Upacara Pelepasan Jenazah Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Makassar, Muslimin Hasbullah di rumah duka, Minggu, 13 Oktober 2024. Arwin mendatangi kediaman almarhum di Jl Abd. Muthalib Dg. Narang, Pao-pao, sore tadi. Upacara dimulai sekitar pukul 15.30 Wita dan berlangsung dengan penuh haru dan khidmat. Arwin mengatakan atas nama Pemerintah Kota Makassar menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada almarhum yang telah mendedikasikan dirinya sepenuh hati. Memberikan kontribusi besar dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebaik-baiknya. “Jasa dan kinerja yang telah ditunjukkan almarhum begitu lekat di hati jajaran Pemkot Makassar. Beliau adalah pejuang yang konsisten terhadap kelompok rentan,” kata Arwin saat memberikan sambutannya. Dia menuturkan, Pemkot Makassar begitu mengapresiasi kinerja beliau yang bahkan masih sempat menyelesaikan tanggung jawabnya di kantor sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir. Arwin tak henti-hentinya berterimakasih kepada almarhum juga keluarga almarhum. Bahwa Pemkot Makassar merasakan kehilangan yang mendalam atas kepergian Mimin, sapaannya karibnya. Arwin yang juga Kasatpol PP Sulsel ini mengajak semua hadirin agar memaafkan perilaku keliru almarhum baik yang disengaja maupun tidak disengaja selama hidup. Hal ini semata-mata untuk memudahkan jalannya menghadap sang Ilahi. “Semoga dengan maaf teman-teman sekalian dapat melapangkan kuburnya, dimudahkan jalannya menuju Rabb-nya,” ajak Arwin. Sekira beberapa menit upacara berlangsung, jenazah pria kelahiran 1979 ini pun dibawa ke masjid terdekat untuk disalatkan lalu dikebumikan TPU Keluarga Pao-pao. Muslimin diketahui meninggal pada hari Minggu 13 Oktober, pukul 02.45 WITA, di RS Ibnu Sina karena sakit. Ia meninggalkan istri bernama Rostina Mansyur dan dua anaknya. ***

Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Melepas dan Menyemarakkan GAS Run di Pekan Keselamatan Jalan 2024

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis melepas dan menyemarakkan Go Active and Safety (GAS) RUN pada Pekan Keselamatan Jalan 2024 oleh Badan Pengelola Transportasi Darat Kelas II, Sulsel di Anjungan Pantai Losari. Arwin mengaku mengapresiasi masyarakat Kota Makassar yang makin suka berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat. “Sepertinya olahraga sudah menjadi gaya hidup sehat di masyarakat. Sudah terbangun gaya hidup sehat di tengah-tengah masyarakat,” kata Arwin usai menghadiri kegiatan, Minggu, 13 Oktober 2024. Dia menyebut, sudah benar jika pemerintah maupun lembaga mana pun berkegiatan untuk mengikutkan item olahraga sehingga masyarakat pun tertarik. Itu sebut dia, membuat Pemkot Makassar memberi apresiasi tinggi dan mendukung sepenuhnya kegiatan seperti ini hadir di Makassar. Apalagi, lanjut dia, bukan hanya manfaat fisik dan kebugaran yang diperoleh warga tetapi juga manfaat ekonomi. “Tentunya dengan kegiatan seperti ini mendapatkan banyak manfaat dari sisi ekonomi, kebugaran fisik masyarakat,” sebut dia. Makanya, pihaknya terus berharap kolaborasi, sinergitas dengan seluruh stakeholder dan unsur-unsur pemerintah tetap terjaga dengan baik sehingga kegiatan-kegiatan seperti ini terus-menerus konsisten dilaksanakan. Termasuk kata dia, menjadi cooling sistem di tengah-tengah masyarakat bahwa masyarakat tidak terlalu disibukkan dengan urusan politik dan pilkada. Hal tersebut, jelas Arwin sebagaimana arahan Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan agar senantiasa bersenang-senang menyambut Pilkada. “Bahwa kita happy-happy, kita bahagia. Lupakan pekerjaan kantor, masalah politik apalagi. Mending kita jalan sehat dan tentu mendapatkan banyak manfaat di dalamnya,” jelasnya. ***