Suara Indonesiaku

Dinilai Menjunjung Tinggi Adat Mappatabe, Danny Pomanto Disemati Pin Kedatuan Luwu

Suaraindonesiaku.com, LUWU, — Pihak Kedatuan Luwu menerima kehadiran dari Calon Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1, Danny Pomanto di Istana Langkanae Kedatuan Luwu, Minggu (3/11/2024). Kehadiran Danny disambut dengan meriah dengan adat khas kedatuan luwu yang dikemas dalam prosesi mappaisseng ale atau manggolo. Kegiatan ini juga dihadiri oleh dewan adat 12 serta tamu kehormatan lainnya. Perwakilan Dewan Adat, A. Abdullah Sana’ Kaddiraja, Opu To Sulolipu (Opu keni Dapo dapo) mengatakan hadirnya Danny Pomanto ini dianggap sebagai suatu kehormatan besar bagi kedatuan Luwu. Dimana Danny dianggap bisa menjungjung tinggi adat Mappisabbi atau datang Mappasikatau ke Kedatuan Luwu sebagai salah satu kerajaan besar yang bersejarah di Sulsel. Ia mengatakan kunjungan Danny Pomanto ini bukan sebagai tamu tapi sebagai anak yang lagi pulang ke kampung halamannya. Sebelumnya, A.Abdullah ini mencari tahu silsilah keturunan Danny Pomanto. Awalnya, Ia mendapat info bahwa Danny ini asli Gorontalo namun ia membuka referensi sejarah. Ternyata Gorontalo dan Luwu punya kesatuan yang sama. Yakni sama-sama menganggap Sawerigading nenek moyangnya. “Membuka referensi saya di dalamnya ada makalah Prof Andi Zainal Abidin mengatakan Sawerigading adalah mitos. Jadi demikian kami juga keturunannya adalah mitos. Dan sawerigading ini juga perjuangan besar di Gorontalo. Berangkat dari situ Gorontalo ini juga mengatakan Sawerigading ini adalah nenek moyangya,” paparnya “Jadi bapak ini bukan tamu tapi ia lagi pulang kampung sekarang ke Luwu. Dia anak kami,” sambungnya. Oleh karena itu, Dia mengatakan apa yang dibutuhkan dan diinginkan Danny Pomanto pihak kedatuan Luwu juga harus mendukung dan memberikan yang terbaik agar pemberian pihaknya tidak sia-sia. “Mencapai apa yang diinginkan menjadi pemimpin di Sulsel. Seperti waktu pak SYL ada di posisi yang sama dengan pak Danny sekarang. Dia juga mappatabe disini. Kita menjaga bagaimana turunan kita tetap baik,” inginnya. Danny pun berterima kasih dan merasa terhormat atas sambutan yang luar biasa di Kedatuan Luwu ini. Katanya, ini bagian dari penghargaan dari sejarah. “Prinsipnya ingin belajar dan berguru kepada sejarah adalah hal terpenting bagi kehidupan ini. Jika ingin masa depan baik maka belajarlah kepada sejarah dan budaya. Itu ada dalam perintah Allah dalam surah Alfatiha,” ungkap Danny. Berdasar dari itu, kehadiran Danny hingga ke tanah Luwu. Ingin belajar dan ingin diajari bagian sejarah yang harus dibawa ke masa depan. Pada kesempatan ini pula Danny juga mendapatakan pin yang disematkan langsung oleh Maddika Bua, Andi Syaifuddin Kaddiradja Opu To Sattiaraja. Adapun prosesi adat yang berlangsung diawali dengan turun dari kendaraan dijemput di Tabu-tabuan dilanjut dengan prosesi Ri Riwata Lawolo, Ri Paduppai Lellung, Ri Duppai Tari Padduppa, Ri Passesu’ri Manrawe Ri Pallejja’ri Tallettu’. Tiba di tangga Istana dilangsungkan Ri Pattudu Umpa Sikati, Ri Pakurrusumanga: Ri Ampori Wonne’ Ulaweng, Ri Paccekke’/Ri Appiri. Selanjutnya naik dan masuk ke Salassae dengan dituntun Sanro Pallawolo’.

Pj Sekda Kota Makassar Ikut Program Sabtu Bersih di Lokasi Kebakaran Jalan Laiya

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, turut serta dalam program Sabtu Bersih yang digelar di Jalan Laiya Lrg. 124A, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Makassar pada Sabtu, (2/11/2024). Program kali ini berlokasi di kawasan yang baru saja dilanda musibah kebakaran pada Senin pagi, 28 Oktober 2024, yang menghanguskan 33 unit rumah dan menyebabkan sekitar 57 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Kegiatan Sabtu Bersih ini dihadiri oleh Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, sejumlah pejabat Pemkot Makassar dan jajarannya, petugas kebersihan, dan masyarakat. Irwan mengatakan program Sabtu Bersih sendiri merupakan kegiatan rutin yang dicanangkan Pemkot Makassar sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kota. “Kegiatan Sabtu Bersih ini diharapkan dapat memberikan contoh akan pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” jelasnya. Irwan juga menyampaikan kehadirannya di lokasi kebakaran adalah bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap warga yang terdampak bencana. “Kunjungan ini bertujuan untuk membantu membersihkan sisa-sisa puing kebakaran dan memulihkan kondisi lingkungan yang mengalami kerusakan parah. Ini menunjukkan pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang dalam kesulitan,” ujarnya. Irwan juga menekankan pentingnya solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana. Ia berharap kehadiran pemerintah bersama warga dalam kegiatan Sabtu Bersih ini dapat memberikan semangat bagi para korban kebakaran. “Kami berharap warga tetap kuat dan sabar. Kita semua saling mendukung dan memotivasi untuk bangkit dari bencana ini,” tambahnya. Irwan juga berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana serupa dan menjaga agar terhindar dari risiko kebakaran. Diketahui, OPD Pemerintah Kota Makassar saat ini aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos). BPBD pada bantuan posko, logistik dan evakuasi, sementara Dinsos membantu masyarakat melalui dapur umum.

IMM Makassar Timur Bawa Isu Kampung Binaan hingga Asia Tenggara

Suaraindonesiaku.com, Singapura, Malaysia, Thailand – Dalam lawatan internasional dari 28 Oktober hingga 2 November 2024, Ketua Umum PC IMM Makassar Timur, Baso Ilham Rasyid Yusron, berhasil memperkenalkan program Kampung Binaan Bersama Ikatan di forum Asia Tenggara. Baso, yang juga merupakan mahasiswa aktif di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, membawa misi sosial ini ke Singapura, Malaysia, dan Thailand. Program Kampung Binaan Bersama Ikatan di bawah kepemimpinan Baso fokus pada pemberdayaan komunitas eks-kusta di Kelurahan Tamalanrea. Program ini melibatkan masyarakat lokal melalui kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. “Sebagai Ketua IMM, saya merasa penting untuk mengingatkan bahwa trilogi nilai kita melibatkan kemanusiaan di samping religiusitas dan intelektualitas,” ucap Baso dalam pelantikannya. Langkah Baso mengusung program ini bermula dari pengalaman memimpin Komisariat IMM FK Universitas Hasanuddin, di mana ia menginisiasi program IMM Makmurkan Masjid (IMAM). Program IMAM diterima dengan sangat positif oleh masyarakat eks-kusta di Tamalanrea. Setelah terpilih sebagai Ketua Umum PC IMM Makassar Timur, Baso memperkuat komitmen ini melalui penandatanganan MoU dalam rangkaian kegiatan pelantikannya. Di tingkat internasional, Baso menjadi salah satu delegasi pada International Youth Goals setelah beberapa tulisannya mengenai Kampung Binaan diterima di berbagai platform. Melalui kesempatan ini, Baso turut menyampaikan isu-isu lokal yang dihadapi masyarakat eks-kusta, mulai dari keterbatasan akses hingga kebutuhan sosial yang mendesak. Dalam wawancara, Baso menyebutkan bahwa Kampung Binaan Bersama Ikatan menghadirkan berbagai kegiatan seperti Al-Kahfi Bareng dan pemeriksaan kesehatan gratis yang rutin diadakan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara IMM dan masyarakat sekaligus mendorong nilai-nilai kemanusiaan. “IMM tidak sekadar organisasi mahasiswa, namun harus menjadi jembatan keadilan sosial bagi masyarakat,” tegasnya. Lawatan internasional ini diharapkan memperluas jejaring IMM dan mendukung program kerja yang menyasar langsung pada kebutuhan masyarakat marginal. Baso berharap langkah ini menjadi awal bagi program-program serupa untuk diadopsi oleh organisasi lain di Asia Tenggara.

Indira Yusuf Ismail Buktikan Ketangguhan di Lapangan, Hadapi Hujan Demi Temui Warga

Suaraindonesiaku.com, Makassar, 1 November 2024 – Calon Wali Kota Makassar nomor urut 3, Indira Yusuf Ismail, menjadi sorotan atas isu kesehatan yang disebut menurun. Namun, Indira membuktikan bahwa isu tersebut tidak lebih dari spekulasi yang tak berdasar. Dalam dua hari terakhir, Indira menunjukkan komitmen dan kekuatannya dengan turun langsung ke berbagai wilayah, meskipun kondisi cuaca sedang tidak bersahabat. Hari ini, di tengah hujan yang mengguyur, Indira menyempatkan diri menyapa warga di Kelurahan Parang Tambung dan Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate. Kehadirannya menunjukkan bahwa Indira tak gentar menghadapi cuaca buruk demi bertemu langsung dengan masyarakat. Tanpa tanda kelelahan, Indira menyusuri jalanan dan lorong-lorong sembari berbicara dengan warga menyampaikan aspirasi serta harapan mereka. Kehadiran Indira yang tetap tangguh meski dalam kondisi hujan ini disambut antusias oleh masyarakat yang sudah lama menantikan sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat. Bukan hanya hari ini, sehari sebelumnya Indira juga menunjukkan komitmen yang sama dengan melakukan kunjungan ke Pulau Lakkang, Kecamatan Tallo. Hujan yang mengguyur serta akses yang terbatas—hanya bisa ditempuh dengan perahu—tidak menghalanginya untuk menjangkau warga di pulau tersebut. Di sana, dia meluangkan waktu untuk mendengar langsung keluh kesah masyarakat pulau dan memperkenalkan visi misinya untuk meneruskan kebaikan di Kota Makassar m Keberaniannya menempuh cuaca buruk dan medan yang menantang menegaskan bahwa Indira adalah sosok pemimpin yang berkomitmen penuh pada masyarakat Makassar. Menanggapi isu kesehatan yang beredar, juru bicara tim pemenangan INIMI, Sofyan Setiawan, memberikan penjelasan. Menurut Wawan, sapaan akrabnya, kondisi Indira dalam keadaan baik dan tetap siap menjalankan aktivitasnya sebagai calon pemimpin yang dekat dengan masyarakat. “Kami tegaskan bahwa Ibu Indira dalam kondisi sehat dan fit. Buktinya sudah beberapa hari ini beliau turun langsung ke lapangan karena komitmennya untuk mendengar dan memahami kebutuhan warga secara langsung. Narasi negatif soal kesehatan beliau itu sama sekali tidak berdasar,” ungkap Wawan Setiawan. Dengan intensitas aktivitas yang padat dan kesediaannya untuk turun langsung ke lapangan tanpa memandang kondisi cuaca, Indira membuktikan bahwa isu kesehatannya tak menghalangi semangat dan tekadnya untuk mengabdi. “Sosok Ibu Indira yang selalu berada di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa beliau siap mengemban amanah sebagai pemimpin, serta berjuang bersama masyarakat untuk Makassar kota dunia yang resiliensi, sombere dan cerdas untuk semua,” papar Wawan. Wawan menegaskan bahwa kesehatan Indira dalam kondisi terbaik dan siap menjalankan aktivitas kampanye untuk menggapai kemenangan bersama di 27 November mendatang. “Bagi lawan politik, tidak usah terlalu khawatir bahwa kondisi fisik Ibu Indira itu bermasalah, Alhamdulillah ibu dalam kondisi terbaik, dan untuk seluruh tim dan masyarakat Kota Makassar, kita konsentrasikan perjuangan kita untuk kemenangan 27 November nanti,” tegasnya.

Penuh Keakraban, Ilham Fauzi Lesehan di Lorong Bareng Warga Mamajang

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Calon Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 3, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, terus berinovasi untuk mendekatkan programnya kepada masyarakat. Kamis (31/10/2024), Ilham Fauzi melaksanakan kegiatan kampanye di Keluarahan Maricayya Selatan, Kecamatan Mamajang, dengan santai dan penuh rasa kekeluargaan. Warga yang kebanyakan emak-emak menyambut pemuda yang akrab disapa Daeng Tayang tersebut dengan penuh antusias. Diskusi sambil lesehan di lorong 17, Jalan Onta Baru. Saat lesehan bersama warga, Ilham menyampaikan rencananya untuk membuka lapangan kerja bagi anak-anak muda. Salah satunya pelibatan dalam pendataan penerima bantuan sosial, dengan fokus pada kelompok lansia, janda, dan keluarga tanpa penghasilan tetap. Menurut Ilham, pemuda memiliki energi dan kedekatan dengan masyarakat, sehingga peran mereka sangat penting dalam memastikan pendataan yang akurat dan tepat sasaran. Terlebih kemahiran mereka mengunakan teknologi. “Kami ingin pemuda terlibat aktif dalam proses ini. Mereka akan mendampingi RT/RW untuk melakukan pendataan secara digital agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” ujarnya. Dalam diskusi tersebut, Ilham juga menekankan bahwa bantuan sosial ini diutamakan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, seperti lansia yang tidak memiliki keluarga yang mengurus, janda, dan keluarga yang tidak memiliki penghasilan tetap. Dengan keterlibatan pemuda, diharapkan program ini lebih transparan dan dapat mendorong rasa kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Warga, khususnya emak-emak dan anak yang hadir, menyambut baik ide tersebut. Mereka merasa bahwa pendekatan ini lebih manusiawi dan memastikan bahwa bantuan sampai ke tangan yang tepat. Salah seorang warga bernama Citra, menyatakan dukungnya atas hal tersebut. “Kami mendukung Kakak Ilham yang akan melibatkan anak-anak muda dalam pendataan. Harapannya bantuan ini benar-benar dirasakan oleh yang membutuhkan. Kami juga berharap, jika terpilih kakak Ilham juga mau memperhatikan pemuda yang berprestasi untuk diberi ruang khusus dalam mendapatkan pekerjaan,” harap Citra, yang pernah mewakili Makassar sebagai anggota paskibraka tingkat provinsi. Langkah ini diharapkan akan menjadi solusi efektif dalam menangani masalah sosial di Makassar, dan memberikan kesempatan bagi pemuda untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Ilham berkomitmen untuk melaksanakan program ini dengan pendekatan yang adil dan penuh tanggung jawab, jika nanti ia terpilih sebagai Wakil Wali Kota Makassar. “Terimakasih kepada Citra yang sudah memberikan masukan dan Insya Allah jika saya bersama ibu Indira terpilih sebagai walikota dan wakil walikota, kami akan dorong masukan itu agar tambah banyak pemuda yang terdorong untuk berprestasi juga,” tutup Ilham, pemuda lulusan Universitas Indonesia.(*)

Pj Sekda Irwan Adnan Matangkan Persiapan HUT Makassar ke-417 dan Launching Posyandu New Era

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar yang ke-417, Pj Sekda Makassar, Irwan Adnan, memimpin rapat persiapan yang digelar di Kantor Balai Kota pada Kamis, 31 Oktober 2024. Selain acara HUT, rapat ini juga membahas rencana Launching Posyandu New Era, sebagai bentuk komitmen Pemkot dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Peringatan HUT Kota Makassar akan dipusatkan di Lapangan Karebosi yang dimulai pukul 06.30 WITA hingga selesai. Acara ini akan mengundang sekitar 800 hingga 1.000 tamu. Perayaan akan diawali dengan pertunjukan seni dan budaya, termasuk penampilan band, sambutan, pembacaan sejarah Kota Makassar, dan diakhiri dengan hiburan. Kemeriahan acara akan ditambah oleh penampilan 100 penari dari Dinas Kebudayaan dan Marching Band dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar. Pj Sekda Makassar mengarahkan agar peringatan HUT Kota ini dilaksanakan dengan penuh hikmat dan kemeriahan yang dirasakan dari kehadiran para tamu undangan. “Intinya peringatan hari jadi Kota Makassar ini berlangsung khidmat,” katanya pada sela-sela rapat. Nantinya bakal diberikan pula penghargaan kepada pegawai ASN dan non-ASN, serta kepada lembaga-lembaga, organisasi masyarakat, dan individu yang berjasa bagi kota. Di samping itu, ia mengharapkan sebagai bagian dari perayaan, setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diharapkan dapat berinovasi, seperti memberikan diskon belanja di mal-mal dan menyediakan layanan khusus bagi masyarakat. Sehingga euforia HUT pun semarak dan tercipta di tengah-tengah masyarakat. Selain persiapan HUT, rapat ini juga membahas persiapan Launching Posyandu New Era, yang dijadwalkan pada 6 November mendatang di Posyandu Nusa Indah Empat, Pannampu. Kepala Dinas Sosial Makassar, dr. Ita, menginformasikan bahwa Posyandu New Era ini melibatkan enam OPD, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perumahan, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Dinas PU tercatat telah melakukan renovasi dan pengecatan, sementara Dinas Kesehatan telah melatih kader Posyandu agar siap melayani masyarakat. Dengan persiapan yang matang, Pemkot Makassar berharap kegiatan ini menjadi tonggak peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Makassar. ***

Pj Sekda Irwan Adnan Saksikan Serah Terima PSU Senilai Rp232 Miliar kepada Pemkot Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar secara resmi menerima serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari enam perumahan dengan total nilai aset sebesar Rp232 miliar. Penyerahan ini berlangsung di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota pada Kamis, 31 Oktober 2024 disaksikan langsung oleh Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Adnan. Luas total PSU yang diserahkan mencapai 129.612 meter persegi. Aset ini diharapkan bisa dikelola dengan baik demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Pj Sekda Makassar, Irwan menegaskan pentingnya keberadaan pemerintah dalam memfasilitasi kebutuhan dasar warga, serta kolaborasi yang baik antara pemerintah dan para pengembang. “Saya sangat memperhatikan hal-hal seperti ini. Pemkot Makassar harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan pengembang yang telah berkomitmen memenuhi kebutuhan papan bagi warga,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menyoroti peningkatan jumlah penduduk dan perumahan di Makassar yang terus berkembang setiap tahun, sementara lahan tidak bertambah. Maka dari itu, lanjut dia, pemerintah mesti hadir untuk mendukung pengembang dan masyarakat dalam penyediaan perumahan. Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) Kota Makassar, Mahyuddin, juga menjelaskan bahwa penyerahan PSU bertujuan menjamin pemeliharaan aset serta memastikan fasilitas umum tersebut bermanfaat bagi masyarakat. “Sejak 2017, Dinas Perkimtan diberi mandat untuk menyelamatkan aset dan PSU perumahan. Alhamdulillah, pada 2024 ini sudah ada 41 objek dengan luas 305.308 meter persegi yang berhasil dibukukan, senilai Rp900 miliar,” ungkap Mahyuddin. Olehnya hingga Oktober ditambah dengan penyerahan tersebut total PSU yang telah terverifikasi dan diserahkan kepada Pemkot Makassar mencapai nilai aset lebih dari Rp1 triliun. Sejak 2017, Dinas Perkimtan telah mencatat total 165 perumahan dengan luas mencapai 1 juta meter persegi, dengan nilai aset sekitar Rp5 triliun, sebagai aset PSU yang dikelola oleh Pemkot Makassar. Diharapkan, serah terima ini dapat menjadi contoh bagi pengembang lain untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga Makassar. Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Makassar. ***

Korban Pengeroyokan Desak Polsek Tanjung Priok Tahan 3 Pelaku yang Berstatus Tersangka

Suaraindonesia.com, JAKARTA–– Korban bersama Keluarganya kecewa atas lambatnya penangkapan tiga tersangka pengeroyokan yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Tanjung Priok sejak 10 Oktober 2024. Hingga kini, langkah konkret untuk menangkap tersangka belum diambil. RZ, saudara korban mengatakan jika dalam, polisi diwajibkan segera menangkap tersangka setelah statusnya ditetapkan. “Tapi apa yang terjadi, Polisi malah membiarkan pelaku bebas berkeliaran diluar. Polisi sangat tidak menghargai hak korban di mata hukum di Negara Hukum , Saya yakin ini ulah sekelompok oknum yang tidak punya hati nurani dan menghalalkan segala cara untuk kepentingan Peribadi dan Kelompoknya , saya meminta kepada bapak Kapolri Dan Bapak Kapolda Metro Jaya untuk menindak tegas oknum tersebut agar tidak mencoret citra Polri di mata Masyarakat , “Kata RZ. RZ menceritakan kasus pengeroyokan ini terjadi di Perumahan Mawar Residence, Sunter Jaya, pada 16 Mei 2024. Keluarganya mengalami luka dan memar di bagian tubuh. Mestinyq pihak polisi sudah menangkap para pelaku. “Di kasus ini jadi tanda tanya, ada apa dengan Polsek Tanjung Priok hingga membebaskan pelaku bebas,”ujarnya. Dia menambahkan seharusnya para pelaku setelah ditetapkan statusnya sebagai tersangka langsung ditahan. “Hal ini memunculkan dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan kasus,”ujarnya. Diketahui, Peraturan Kapolri No. 14 Tahun 2012, penangkapan tersangka harus segera dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri, menghilangkan bukti, atau mengintimidasi saksi. Keterlambatan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa aturan tersebut dilanggar. Laporan atas pengeroyokan ini disampaikan oleh korban pada 23 Mei 2024. Namun, hampir lima bulan berlalu, baru pada 10 Oktober 2024, tiga tersangka ditetapkan, yakni MT, NY PA. Sayangnya, para tersangka masih bebas berkeliaran. “Kami melihat adanya perlakuan khusus terhadap tersangka, seolah-olah mereka dilindungi,” ujar RZ, anggota keluarga korban, mengecam lambannya tindakan Polsek Tanjung Priok. Keluarga korban juga mengungkap bahwa tersangka masih mendekati saksi-saksi dan diduga melakukan intimidasi serta ancaman. Lantaran begitu, pihak korban berharap Polsek Tanjung Priok segera menangkap para tersangka. Tindakan tegas diperlukan agar kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian tetap terjaga. “Kami ingin keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu. proses hukum harus adil. Proses hukum yang adil merupakan prinsip yang dikenal dengan due process of law. Prinsip ini mengandung makna bahwa hukum harus diterapkan secara formal dan adil, serta menjamin hak kemerdekaan warga negara , Kami Keluarga Korban Berhap Anda Paham akan Hal ini. ” Atas Dasar apa anda kapolsek Tanjung Periuk tidak menahan 3 tersangka yang sudah sangat meresahkan saksi-saksi san terus melakukan sudah berupaya menghilangkan Fakta Hukum Pidana. Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Tanjung Priok dan jajaran terkait  belum memberikan tanggapan atas konformasi penundaan penangkapan tersangka. Sehingga penanganan kasus ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai profesionalisme dan keadilan dalam penegakan hukum di wilayah Tanjung Priok. Semua pihak kini menantikan tindakan tegas dari kepolisian.

Pjs Wali Kota Arwin Azis Kunjungi Lokasi Kebakaran di Bontoala, Pastikan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, turun langsung mengunjungi lokasi kebakaran yang terjadi di Jl Laiya, Kecamatan Bontoala, pada Rabu, (30/10/2024). Kedatangan Arwin untuk memastikan bantuan logistik dan dukungan moril bagi warga terdampak kebakaran. Dalam kunjungannya, ia menyampaikan komitmennya untuk memantau distribusi bantuan sehingga benar-benar menjangkau seluruh warga yang membutuhkan. Arwin mengungkapkan bahwa sejumlah bantuan dari lembaga pemerintahan dan non-pemerintah telah mengalir ke lokasi. “Insyaallah, bantuan terus berdatangan, tinggal bagaimana pemerintah kecamatan mengaturnya agar tepat sasaran,” ujarnya. Menanggapi permintaan masyarakat, Arwin memutuskan untuk memperpanjang masa pelayanan dapur umum dua hari lagi, dari jadwal semula yang akan berakhir malam ini. Ia berharap perpanjangan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak. Arwin juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pembersihan dan asesmen di lokasi, sekaligus mengupayakan bantuan material seperti kompor dan pakaian untuk memenuhi kebutuhan harian warga yang kehilangan harta benda. “Kami catat semua permintaan, terutama untuk kompor agar warga bisa memasak sendiri,” kata Arwin Dalam penyampaiannya kepada warga, Arwin mengingatkan agar tetap sabar menghadapi musibah ini. “Saya yakin, ini adalah cobaan dari Allah SWT dan harus kita terima dengan lapang dada. Semoga ada hikmah di balik kejadian ini dan menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati, terutama di musim kemarau yang cukup panas ini,” ujar Arwin. Ia menambahkan bahwa edukasi masyarakat akan sangat penting untuk mengurangi risiko kebakaran, terutama dengan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat dihindari. ***

Pjs Wali Kota Arwin Azis Silaturahmi dengan Jajaran Kecamatan Tamalanrea, Tekankan Kelengkapan Infrastruktur Pilkada 2024

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, melakukan kunjungan kerja (kunker) dan silaturahmi dengan jajaran Kecamatan Tamalanrea pada Rabu, 30 Oktober 2024. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Tamalanrea dan merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Arwin ke berbagai kecamatan di Makassar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan. Ia menekankan pentingnya peran yang diembannya sebagai Pjs Wali Kota untuk memimpin sementara waktu, mengawal ketertiban, serta memfasilitasi Pilkada 2024 dengan menjaga netralitas seluruh jajaran pemerintahan. Arwin juga menyoroti pentingnya persiapan infrastruktur Pilkada. Ia menginstruksikan agar penempatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) mudah diakses oleh warga, serta memastikan kelengkapan logistik yang memadai. “Saya titip agar disiapkan gudang logistik Pilkada dan penempatan TPS yang mudah diakses warga. Dengan begitu, tingkat partisipasi pemilih terus meningkat,” ucapnya. Ia mengingatkan bahwa profesionalisme para aparat akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah selama kondisi Pilkada ini. Arwin berharap seluruh pihak, baik masyarakat maupun aparatur kecamatan, dapat terus bekerjasama untuk menjaga ketertiban dan kondusivitas wilayah, demi memastikan kelancaran Pilkada yang aman dan sukses di Makassar. Selain menekankan kesiapan infrastruktur Pilkada, Arwin juga mengapresiasi dukungan masyarakat dalam menyukseskan program-program prioritas, seperti salat berjemaah, kegiatan Sabtu Bersih, serta pembersihan saluran drainase dan kanal. Ia menyatakan bahwa kegiatan bersih-bersih setiap Sabtu telah menjadi kebiasaan yang sangat bermanfaat bagi lingkungan, terutama dalam mengantisipasi bencana banjir pada musim hujan. Serta membantu Kota Makassar merebut kembali penghargaan Piala Adipura 2024. *********