Suara Indonesiaku

Indira Yusuf Ismail Ramaikan Pesta Rakyat di Tiga Kecamatan Kota Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, bersama Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, menghadiri dan memeriahkan Pesta Rakyat yang digelar di tiga kecamatan pada Kamis malam (22/08/2024). Indira menghadiri tiga Kecamatan Tamalate, Kecamatan Lamajang, dan Kecamatan Mariso. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang berlangsung meriah, dengan kehadiran masyarakat dari berbagai lapisan. Pada acara tersebut, Indira memberikan perhatian khusus acara ramah tamah sebagai salah satu pilar penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Dengan menghadiri acara-acara seperti ini, Indira ingin memastikan bahwa pemerintah kota tidak hanya hadir dalam kapasitas formal, tetapi juga mampu berbaur dan mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. “Ramah tamah adalah momen penting di mana kita bisa saling berinteraksi dengan lebih dekat, memahami kebutuhan dan harapan masyarakat, serta memperkuat ikatan kebersamaan,” pungkas Indira. Lebih lanjut, Indira menekankan bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah kunci keberhasilan dalam membangun kota. Ia pun berpartisipasi aktif di seluruh Ramah Ramah yang diselenggarakan Kecamatan selama beberapa hari terakhir. Indira menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh OPD, Camat, Lurah, para dewan lorong, tokoh masyarakat, dan tokoh perempuan yang telah berkolaborasi dengan baik untuk memajukan Kota Makassar. Indira juga menyoroti pesta rakyat ini sebagai wadah penting untuk memperkuat tali silaturahmi dan mengingatkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi tantangan ke depan. “Sinergi antara pemerintah dan masyarakat tidak bisa terwujud tanpa adanya kedekatan emosional. Melalui ramah tamah seperti ini, kita bisa saling mengenal lebih dalam, membuka dialog, dan merancang masa depan Kota Makassar yang lebih baik,” tambahnya. Indira berhak Pesta Rakyat ini mampu menjadi sarana efektif dalam memperkuat hubungan antara pemerintah Kota Makassar dan masyarakat.(*)

PDI Perjuangan Resmi Usung Indira – Ilham di Pilwalkot Makassar, Serahkan B1KWK

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung pasangan Indira Yusuf Ismail – Ilham Ari Fauzi Amir Uskara di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2024. Pasangan dengan tagline “Teruskan Kebaikan” itu juga sebelumnya telah mendapat sokongan dukungan dari dua partai lainnya. Yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Masing-masing partai pengusung telah menyerahkan surat/dokumen model B persetujuan parpol KWK atau B1KWK. Begitu pun dengan PDI Perjuangan, baru saja menyerahkan B1KWK ke pasangan Indira-Ilham “INiMI”, Jumat 23 Agustus 2024, tadi. “PDI Perjuangan menyerahkan B1 KWK kepada pasangan Indira – Ilham, bertempat di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat,” kata Kepala BP Pemilu DPC PDI Perjuangan Makassar, Raisul Jaiz. Menurut Rais, surat sakti itu diserahkan langsung oleh Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan, Yuke Yurike. Turut hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel, H Ridwan A Wittiri dan Ketua DPC PDI Perjuangan Makassar, Hj Andi Suhada Sappaile. “Penyerahan juga dihadiri suami ibu Indira, Danny Pomanto (wali kota Makassar), disaksikan ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel dan Ketua DPC PDI Perjuangan Makassar,” ungkapnya. Dengan begitu, pasangan Indira-Ilham sudah bisa melakukan pendaftaran sebagai calon wali kota dan wakil wali kota di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, pada pekan depan. (***)

Jemput B1-KWK PPP, Danny-Azhar Segera Daftar di KPU Sulsel

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Bakal Calon Gubernur Sulsel, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Calon Wakil Gubernur Sulsel, Azhar Arsyad akan melakukan deklarasi politik dan mendaftar untuk maju di Pilkada Serentak 2024. Kandidat Pilgub Sulsel, Danny Pomanto menyebut dukungan PPP sudah dipastikan mendukung dirinya. Danny ke Jakarta menerima dukungan resmi PPP persyaratan mendaftar peserta di Pilgub Sulsel. Olehnya itu, Walikota terbaik ini mengutus Tim DIA, Irwansyah melakukan koordinasi ke KPU Sulsel syarat pendaftaran. “ 29 Agustus kita deklarasi, sekaligus mendaftar terakhir biar malam,” kata Danny, Saat ini Danny- Azhar mengantongi rekomendasi B1-KWK dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan. Namun Pasangan calon (Paslon) DIA “Baik Untuk Semua” tetap menunggu rekomendasi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “PPP sudah komitmen bersama kami”ujarnya. Selain itu, Dia akan mengajukan untuk cuti tidak masuk kantor di Pemerintahan Kota Makassar, hanya dua hari dalam seminggu. Hal itu merujuk sebelumnya dilakukan oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka keperluan kampanye yang ikut bertarung di Pilpres 2024. (**)

Indira Yusuf Ismail Dampingi Iriana Jokowi Dalam Bimtek Hortikultura dan Tinjau Produk Kerajinan di Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, lanjut mendampingi Iriana Jokowi serta anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dalam serangkaian kegiatan lainnya pada hari pertama kunjungan kerjanya di Kota Makassar, Kamis siang (22/08/2024). Sebelumnya, Indira terlebih dulu bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut kedatangan dan mendampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dalam agenda edukasi bahaya narkotika kepada pelajar di Hotel Four points by Sheraton. Agenda kedua dalam kunker Iriana Jokowi dan Anggota OASE KIM adalah menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Komoditas Hortikultura Skala Rumah Tangga. Dalam kegiatan tersebut, Ibu Negara Iriana Jokowi beserta rombongan disambut oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, serta pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan. Indira sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar menuturkan, kehadiran Iriana Jokowi menandai pentingnya peran hortikultura dalam pemberdayaan masyarakat dan kemandirian pangan keluarga. Indira mendampingi Iriana Jokowi dan Anggota OASE KIM selama Bimtek berlangsung. Kehadiran Iriana yang mampu berinteraksi dengan para peserta, memberikan dukungan dan motivasi kepada mereka. Pada Bimtek itu, Iriana Jokowi juga menyerahkan 20 tempat sampah tematik kepada para peserta sebagai bagian dari komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Usai acara Bimtek, Indira bersama Iriana Jokowi dan rombongan meninjau produksi kerajinan emas khas Sulawesi Selatan, memperlihatkan dukungannya terhadap kerajinan lokal. Kunjungan ini ditutup dengan peninjauan booth Kementerian Pertanian dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, di mana Ibu Negara serta anggota OASE KIM melihat berbagai hasil produksi unggulan dari daerah tersebut. Kehadiran Indira sebagai Ketua TP PKK Makassar dalam setiap rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen dan dukungannya terhadap program-program yang mendorong kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di Makassar. “Kunjungan Ibu Negara dan OASE KIM memberikan edukasi dan dorongan kepada masyarakat Makassar, khususnya dalam pengembangan hortikultura skala rumah tangga dan penguatan industri kerajinan lokal. Kita harap kegiatan ini dapat membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya (*)

Putusan MK Final, DPR Batal Sahkan RUU Pilkada, KPU Tegas Ikut Putusan MK

Suaraindonesiaku.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya membatalkan pengesahan revisi Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). DPR akhirnya memutuskan hal tersebut melalui rapat paripurna pada Kamis, 22 Agustus 2024 setelah sebelumnya ditunda. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan pengesahan RUU Pilkada batal disahkan dan tetap akan mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dasco menyebutkan jika pendaftaran pasangan calon (Paslon) Pilkada pada 27 Agustus 2024 mendatang mengacu pada putusan MK. “Dengan tidak jadinya disahkan revisi UU Pilkada pada tanggal 22 Agustus hari ini, maka yang berlaku pada saat pendaftaran pada tanggal 27 Agustus adalah hasil keputusan JR MK yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora. Sudah selesai dong,” ujar Dasco kepada wartawan. Dasco menegaskan rapat paripurna hanya bisa diselenggarakan pada hari Kamis dan Selasa. Sehingga, kata dia, mustahil DPR mengesahkan RUU Pilkada pada Selasa depan atau pada hari pendaftaran Pilkada. “Enggak ada. Karena hari paripurna kan Selasa dan Kamis. Selasa sudah pendaftaran. Masa kita paripurnakan pada saat pendaftaran? Malah bikin chaos dong,” tuturnya. Dia turut memastikan tidak ada lagi rapat paripurna pada malam ini, seperti kecurigaan-kecurigaan yang ada. “Enggak ada. Gua jamin. Enggak ada,” imbuhnya. Disisi lain Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan akan mengikuti putusan MK berkaitan dengan perubahan norma dalam UU Pilkada. Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menegaskan, tidak ada perubahan sikap KPU dibandingkan yang disampaikan pada Selasa (20/8/2024) setelah putusan MK terkait UU Pilkada terbit. “Kami sampaikan, kami ulangi lagi, sebagaimana berita beredar, KPU dalam hal ini sudah menempuh langkah untuk menindaklanjuti putusan MK,” kata pria yang akrab disapa Afif dalam jumpa pers, Kamis, 22 Agustus 2024.

Makassar Berhasil Raih Penghargaan JDIH Tingkat Nasional 2024

Suaraindonesiaku.com, JAKARTA,— Pemerintah Kota Makassar kembali menyabet penghargaan tingkat nasional. Kali ini ia berhasil meraih penghargaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) yang dianugerahi dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BPHN Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana dan diterima oleh Pj Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra mewakili Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, di Aston Kartika Grogol Hotel, Jakarta Barat, Kamis (22/08/2024). Penghargaan diberikan atas Kinerja terbaik dalam pengelolaan JDIH oleh para pengelola JDIH sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan di tingkat nasional. Firman Pagarra mengaku bersyukur atas penghargaan ini. Ia mengatakan penghargaan ini membuktikan bahwa apa yang dikerjakan oleh Pemmkot Makassar dalam hal inovasi dan program prioritas khususnya pada bidang hukum berjalan sesuai harapan. “Alhamdulilalh pada hari ini pemkot makassar berhasil meraih penghargaan salah satu kategori khusus yang meraih JDIHN. Makassar menjadi kota Terbaik di Zona Hukum Wilayah Tengah Indonesia. Ini menandakan produk dan informasi hukum dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” ucap Firman. Kata dia, penghargaan ini akan lebih memacu kinerja Pemkot Makassar dalam hal pelayanan dokumentasi dan informasi hukum secara merata kepada masyarakat. Ia pun menyebutkan akan terus berkordinasi dan selalu terintegrasi dengan pemerintah pusat sesuai arahan dari pihak Kementerian Hukum dan HAM RI. “Arahan pak menteri, ini harus terintegrasi dengan pemerintah pusat. Karena dengan integrasi kita dapat banyak manfaat,” katanya. Firman pun berharap penghargaan ini dapat pula menjadikan kota Makassar menjadi lebih baik lagi dalam hal yang berhubungan dengan informasi dan pelayanan publik bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan. Sementara, Kepala Pusat Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional, Jonny Pesta Simamora menungkapkan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh pimpinan dan anggota JDIHN atas sinergitas dan kolaborasinya. “Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pimpinan dan anggota jdihn dari berbagai institusi baik dari pusat maupun daerah atas sinergitas dan kolaborasinya dengan Kementerian Hukum dan HAM. Atas semangat yang tak kenal lelah dalam menyediakan dokumen dan informasi hukum secara lengkap, akurat, mudah dan cepat kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi dan kepatuhan hukum dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” tuturnya. Pada kesempatan ini, Ia juga tetap berharap dan mengajak anggota jdhi untuk berkomitmen melaksanakan pengelolah jdih dengan seoptimal mungkin. “Selamat atas prestasi yang telah dicapai. Semoga dapat menginspirasi Anggota JDIHN lainnya untuk meningkatkan pengelolaan JDIHN masing-masing di instansinya,” tutupnya. (*)

Danny Pomanto Sambut dan Dampingi Kedatangan Iriana Jokowi Dalam Kunjungan Kerja di Makassar

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut dan mendampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dalam kunjungan kerjanya di Makassar, Kamis, 22 Agustus 2024. Iriana diketahui datang bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju (KIM) dalam rangka kegiatan Sosialisasi dan Talk Show Anti Narkoba kepada pelajar SMP dan SMA di Makassar. Danny Pomanto bersama Ketua TP PKK Makassar Indira Yusuf Ismail menyambut kedatangan Ibu Negara di Hotel Four Points sekira pukul 09.30 Wita dan mendampingi hingga selesai acara. Pada sesi Talk Show Iriana Jokowi menyapa hangat siswa juga memberi semangat kepada pelajar yang hadir. Selain menyampaikan sosialisasi bahaya narkoba dia juga memberikan hadiah bagi siswa yang dapat menjawab pertanyaan dengan baik pada sesi acara. Dia meminta para pelajar SMA dapat memahami dan menjelaskan ulang mengenai materi sosialisasi anti narkoba. Tidak hanya Iriana, hadir juga Wury Ma’ruf Amin. Pada kesempatan itu, ia meminta para pelajar SMP berani menjelaskan pemahaman yang diperoleh dari sosialisasi anti narkoba tersebut. Usai mendampingi Iriana, Danny mengatakan merasa terhormat karena ibu negara kembali berkunjung ke Makassar. Apalagi hadir pula Wury Ma’ruf Amin beserta ibu-ibu OASE. “Saya dengan ibu Indira sebagai host apalagi acara ini di Makassar. Terhormat sekali karena ada Ibu Negara, Ibu Maruf Amin. Alhamdulillah tadi berlangsung dengan baik dan semarak,” kata Danny pasca-acara. Dia berharap, sosialisasi anti narkoba ini mampu mencegah generasi muda dari obat-obat terlarang itu. “Saya kira tentu pesannya agar anak-anak kita mampu menghindari narkoba,” harapnya. (*)

Komitmen Makassar Wujudkan Low Carbon City, Pemkot Makassar Gandeng Kota Yokohama, Jepang

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, — Pemerintah Kota Makassar semakin mantap untuk mewujudkan Makassar Low Carbon City yang merupakan salah satu dari program prioritas Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto. Program prioritas Pemkot Makassar ini juga menjadi komitmen tingkat dunia untuk menurunkan tingkat emisi karbon. Olehnya itu, Pemkot Makassar lewat PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menerima kunjungan pemerintahan Jepang dalam hal ini Nippon Koei yang dihadiri langsung Mr. Tetsyua Saito, Manager Nippon Koei, Mr. Takumi Takahashi, Engineer Nippon Koei, di ruang rapat Sekda, Rabu (21/08/2024). Firman Pagarra mengatakan pertemuan ini sebagai langkah awal untuk membahas kerjasama terkait upaya penurunan emisi karbon di Kota Makassar. “Hari ini kita menerima kunjungan dari Pemerintahan Jepang (Nippon Koei) membahas kerjasama sebagai langkah awal mewujudkan komitmen pak Wali menjadikan Makassar Low Carbon City.,” ucap Firman. Bentuk kerjasamanya sendiri berfokus pada transportasi dan energi melalui kerjasama city to city antara kota Makassar dan Kota Yokohama. “Seperti menghadirkan stasiun pengisian baterai bagi kendaraan listrik bertenaga surya dan penyediaan panel surya di sekolah-sekolah dan perkantoran. Kontrol sinyal otonom dan pemanfaatan energi terbarukan,” ujarnya. Saat ini, kata Firman pihak Nippon Koei sudah melakukan survei pendahuluan transportasi kereta perkotaan di Kota Makassar. Proyek ini akan mendorong terbentuknya kota Makassar yang berkontribusi pada terciptanya lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. Rencana pengerjaan proyek ini pun diprediksi akan berlangsung dikerjakan selama tiga tahun kedepan. “MoU dalam waktu dekat ini. Dan program ini akan dilakukan segera. Memakan waktu tiga tahun hingga 2026,” tuturnya. Pada kesempatan itu pula, Firman menerangkan bahwa kota Makassar sudah berkomitmen sejak awal untuk menjadi kota dengan emisi karbon yang rendah. Hal itu dibuktikan dengan memiliki berbagai program seperti telah membuat kebijakan pemasangan solar cell atau pembangkit listrik tenaga surya di sekolah-sekolah, puskesmas juga gedung pemerintahan. “Jadi mobil pelayanan puskesmas kita juga sudah mobil listrik sebanyan 47 unit. Secara bertahap juga kita akan pasang panel surya di seluruh SD-SMP dan juga 2.600 lorong wisata kita. Itu semua bentuk upaya kita mewujudkan low Carbon city di Makassar,” sebutnya. Ia pun berharap langkah awal untuk kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar sehingga kota Makassar secara berkelanjutan dapat mewujudkan Makassar sebagai kota Low Carbon City yang berdampak baik untuk semua masyarakat. (*)

Indira Yusuf Ismail Rajut Kebersamaan Masyarakat Pada Pesta Rakyat Tiga Kecamatan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR,- , Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, hadir dan memeriahkan pesta rakyat yang digelar di tiga kecamatan Kota Makassar, Selasa malam (20/08/2024). Indira hadir mendampingi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Kehadiran Indira sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan dan semangat masyarakat. Tiga Kecamatan tersebut diantaranya pesta rakyat kemerdekaan di Kecamatan Rappocini, Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Makassar. Dengan penuh kehangatan, Indira menyapa masyarakat yang hadir, mengingatkan bahwa pesta rakyat ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, tetapi juga momen untuk merajut silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan. “Kita semua adalah bagian dari satu keluarga besar Kota Makassar. Pesta rakyat ini adalah bukti nyata bahwa bersama, kita bisa mewujudkan kebahagiaan dan kemajuan yang baik untuk semua,” kata Indira. Kehadiran Indira bersama Danny tidak hanya membawa sukacita, tetapi juga menghidupkan kembali semangat kebersamaan melalui berbagai kegiatan seperti pentas seni, lomba kuliner, dan pameran UMKM lokal. Setiap sudut acara dipenuhi dengan keceriaan, mulai dari tawa anak-anak hingga antusiasme masyarakat menyambut kedatangan Indira dan Danny, Tidak hanya itu, Indira juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyapa langsung masyarakat dan mendengarkan aspirasi. “Saya berharap kita semua terus berperan aktif dalam program pemerintah Kota Makassar dan program Pemberdayaan PKK Kota, karena keberhasilan Kota Makassar membutuhkan partisipasi kita bersama,” tambahnya. Kehadiran Ketua TP PKK di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekadar mendampingi Wali Kota Makassar, tetapi wujud nyata komitmen untuk selalu bersama dalam setiap langkah membangun Kota Makassar yang terus dua kali tambah baik.(*)

Abdul Wahid Sebut Kehadiran Perda Perlindungan Guru Lebih Memuliakan Pendidik

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahid menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Perlindungan Guru. Sosialisasi perda bertempat di Hotel MaxOne, Jalan Taman Makam Pahlawan, Rabu (21/8/2024). Abdul Wahid menyebut Perda Perlindungan Guru yang baru saja diterbitkan merupakan bagian dari lebih memuliakan peran mereka sebagai pendidik di sekolah. “Karena guru itu profesi yang mulia jadi perlu perhatian khusus,” kata Legislator dari Fraksi PPP ini Dia juga menjelaskan perda Perlindungan Guru dapat memberikan kenyamanan bagi mereka untuk mengajar. Selain itu, karakter siswa perlu dibentuk dari ketegasan seorang guru. “Selama ini orang tua murid apa-apa kalau ditegur atau dihukum sendiri anaknya di sekolah malah melapor, padahal itu kan bagian dari pembentukan karakternya,” katanya. Dia berharap agar perda ini dapat dipahami oleh semua masyarakat terkhusus para orang tua murid. “Jadi mari kita sosialisasikan ini sehingga banyak paham kalau sudah ada perda perlindungan guru,” tukas Abdul Wahid. Narasumber sosialisasi, Syarifuddin mengingatkan orang tua murid untuk tidak lagi asal melaporkan kasus terhadap guru. Dia menekankan guru sejatinya ingin melihat para murid bisa lebih baik kedepan. “Jadi jangan lagi asal dilaporkan, sedikit sedikit kalau dicubit itu langsung dilapor, jadi jangan,” katanya. Pejabat fungsional Dinas Pendidikan Makassar ini juga mengungkapkan perda Perlindungan Guru ini hadir berkat inisiasi Anggota DPRD yang mau melihat guru lebih mulia. “Ini atas inisiasi para anggota DPRD kita termasuk pak Abdul Wahid, jadi memang tujuannya untuk memuliakan profesi guru,” tambahnya. Sementara itu, Pejabat Sekretariat DPRD Makassar, Muh Ichsan Asyari meminta perda perlindungan guru ini juga disosialisasikan secara massif. “Semua masyarakat harus paham kalau perda ini penting untuk menjaga guru kita,” ujarnya. “Selain melindungi guru, ini juga bagian dari upaya mensejahterakan guru yang sudah secara ikhlas dan sepenuh hati mengajarkan anak kita,” tukas Ichsan. (*)