Suara Indonesiaku

Anggota Dprd fraksi Demokrat jadi pelopor pangan di Kab. Sinjai

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Launching pengembangan Buah Organik oleh Tobuana Organic Farm dengan tema “Tanah yang subur, buah yang sehat untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan” program ini diproyeksikan untuk mengantarkan kabupaten Sinjai khususnya di kecamatan Tellulimpoe sebagai basis kawasan Organik. Selasa, (27/05/2025) Gerakan pengembangan ini ditandai dengan penanaman perdana Bersama Bupati Sinjai Ibu Dra. Hj. Ratnawati Arif Bersama jajaran Forkopimda, Hadir Bapak Kapolres Sinjai, Bapak Dandim Sinjai, Ketua DPRD Sinjai, Ketua PN Sinjai, Perwakilan Kajari Sinjai, Kepala Rutan Sinjai, Ketua APDESI Sinjai, Camat Tellulimpoe, Tokoh masyarakat dan beberapa stekholder lainnya. “Gerakan ini adalah bentuk dukungan terhadap kebijakan asta cita Bapak Presiden Prabowo di Sektor ketahanan pangan, semoga gerakan ini dapat mengedukasi masyarakat sinjai khususnya warga tellulimpoe desa bua dan juga dapat mengaktifkan minat bertani warga khususnya anak Muda dengan metode Organik” terang Andi Asjumawangsa Soi selaku Direktur Tobuana Oeganic Farm dan juga selaku Anggota DPRD kab. Sinjai Dari Partai Demokrat. “Kami yakini pemerintah daerah Sinjai ikut mendukung progam ini, Kami juga Menyiapkan tenaga Pendamping bagi masyarakat yang mau bertani Organik sambung Direktur Tobuana Organic Farm, “Pagi ini menjelang siang saya selaku Bupati Sinjai Bersama Forkopimda dan beberapa stekholder membersamai dengan melakukan Penanaman pohon perdana di dusun pasisikan Desa Bua kec. Tellulimpoe dan Gerakan Tabur benih ikan kakap putih di dusun Batam Desa Bua, Tentu atas nama pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai sangat mengapresiasi program ini dan sangat mendukung mengingat ini adalah wujud dukungan terhadap asta cita Bapak Presiden Prabowo di bidang ketahana pangan” terang Bupati Sinjai dihadapan awak media

Pemkab Sinjai Terima 4,5 Miliar DBH dari Pemprov Sulsel

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah merealisasikan janjinya untuk transfer Dana Bagi Hasil (DBH) kepada pemerintah kabupaten/kota. Kabupaten Sinjai adalah salah satu penerima DBH. Transfer DBH ini dilakukan sejak pekan lalu. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, ditemui usai membuka kegiatan FLS3N dan O2SN di sport center Sinjai, mengaku baru tiba dari Makassar dan akan mengecek dulu di BKAD mengenai DBH. “Sepertinya sudah (ditransfer). Saya cek dulu ya,” kata Bupati, kepada Sinjai Info, Senin (26/5/2025) pagi. Dikonfirmasi terkait DBH, Asisten 2 Pemkab Sinjai yang juga Plt. Kepala BKAD membenarkan adanya transfer DBH dari Pemprov Sulsel. “Sudah ditansfer, dik. Untuk satu triwulan tahun 2025 sebesar Rp.4,5 miliar,” tulis Plt. Kepala BKAD Sinjai, A. Ilham Abubakar. DBH yang diterima Pemkab Sinjai ini bersumber dari sektor pajak, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan jenis pajak bagi hasil lainnya. Untuk triwulan pertama, Pemprov Sulsel mencairkan DBH sebesar Rp.222 miliar melalui bank Sulselbar ke rekening 24 pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Perpisahan Anak Sekolah, Bupati Sinjai H. Ratnawati Minta Dilaksanakan Secara Sederhana

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Dalam rangka menjaga ketertiban dan memastikan perpisahan sekolah berjalan dengan baik, Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, mengeluarkan surat edaran yang mengatur pelaksanaan acara perpisahan bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP kelas akhir. Edaran ini menegaskan bahwa perpisahan harus dilakukan secara sederhana di lingkungan sekolah, tanpa pungutan maupun konvoi di jalan raya. Bupati Sinjai menekankan bahwa kegiatan perpisahan seharusnya menjadi momen kebersamaan dan kekeluargaan antara peserta didik, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, dan orang tua, tanpa membebani pihak manapun dengan biaya tambahan. “Kami ingin memastikan perpisahan tetap bermakna, tetapi tidak membebani orang tua atau siswa,” ujar Ratnawati Arif. Selain itu, para kepala satuan pendidikan diminta melarang peserta didik melakukan konvoi kelulusan di jalan raya guna menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat. Pemerintah daerah juga menugaskan Kepala Dinas Pendidikan serta para pendamping dan penilik satuan pendidikan untuk mengawasi pelaksanaan aturan ini agar berjalan sesuai ketentuan. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan perpisahan sekolah dapat berlangsung secara tertib dan tetap memberikan kesan positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Irwan – Hermanus Naik Perahu Naga, Mendapat Gelar Adat dan Diberi Mandau Pusaka

Suaraindonesiaku.com, Nunukan – Meski diwarnai hujan rintik – rintik sejak pagi hari, namun Acara Syukuran Atas Terpilihnya pasangan H. Irwan Sabri – Hermanus sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Nunukan Periode 2025 – 2030 di Lapangan Desa Tanjung Hulu, Kecamatan Lumbis, Rabu (21/5) berlangsung sangat meriah. Ribuan warga yang berasal dari wilayah Kabudaya yang meliputi wilayah Lumbis, Sembakung, Sebuku dan sekitarnya hadir dalam acara tersebut. Mereka bersorak penuh semangat saat menyambut kehadiran Bupati Irwan Sabri dan Wakil Bupati Hermanus. Pasangan yang saat masa kampanye mengusung slogan IRAMA itupun dinaikkan ke atas perahu panjang berbentuk naga, dan digotong beramai – ramai berkeliling lapangan oleh puluhan masyarakat. Dari atas perahu, Irwan Sabri seolah – oleh menjadi pemandu arah perahu, dan di belakangnya Hermanus bertindak menjadi pendayungnya. Makna yang ingin disampaikan dalam ritual ini adalah sebagai bentuk kekompakan antara Bupati dan Wakil Bupati, serta wujud dukungan masyarakat yang sangat besar terhadap pemerintah. Selain ritual menaiki perahu naga, dalam acara syukuran tersebut juga dilakukan ritual adat syukur yang dipimpin langsung oleh Ketua Adat Dayak Agabag, Pangeran Bakumpul. Pangeran Bakumpul melantunkan doa selamat dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para leluhur sambil menaburkan beras kuning. Sebagai pelengkap acara syukuran, Pangeran Bakumpul memberikan gelar adat kepada Bupati Irwan Sabri dan Wakil Bupati Hermanus. Kepada Bupati diberikan gelar adat Pusan Da Gana, yang artinya pemimpin yang berani dan rendah hati, sementara wakil bupati mendapatkan gelar adat Olot Belayung, yang artinya pemimpin yang menguasai dan melindungi gunung – gunung di wilayah Kabudaya. Para tetua adat juga mengenakan baju adat dari kulit kayu, mandau pusaka serta topi khas suku dayak kepada Bupati Irwan dan Wabup Hermanus. Melihat sambutan yang begitu meriah, Bupati Irwan mengaku jadi teringat masa – masa kampanye yang penuh perjuangan. “Melihat sambutan ini, saya jadi teringat masa – masa kampanye, bagaimana kita awalnya tidak diperhitungkan sama sekali. Bahkan, banyak yang menyangsikan bahwa kami berdua bisa maju dalam Pilkada. Tapi, berkat dukungan yang luar biasa dari masyarakat Kabudaya, akhirnya kita bisa menang, ini sungguh perjuangan yang luar biasa,” kata Irwan. (Teks/Foto/Edit : Dodo/Dodo/Tus)

Wedding Market Festival, Bupati Irwan Sabri Minta agar Peserta terus Berkreasi serta Berinovasi

Suaraindonesiaku.com, Nunukan – Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Abdul Halid mewakili Bupati Nunukan membuka Wedding Market Festival Tahun 2025 yang diselenggarakan di gedung olahraga (GOR) Dwikora Sungai Sembilan Nunukan, Rabu 21 Mei 2025. Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan, yang dibacakan Abdul Halid menyambut baik serta mengapresiasi segenap panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dan meminta diselenggarakan secara rutin, supaya mendukung kemajuan UMKM di daerah. “Jika ekonomi daerah terus tumbuh, saya yakin kabupaten Nunukan akan menjadi daerah yang maju, berdaya saing dan sejahtera.” Tuturnya. Dijelaskannya, bahwa Wedding Market Festival merupakan sebuah event pameran yang berisi kumpulan vendor-vendor yang bergerak di bidang jasa persiapan pernikahan untuk mempublikasikan dan menawarkan produk atau jasanya kepada masyarakat khususnya warga kabupaten Nunukan secara langsung dalam satu tempat. “Dengan adanya Wedding Market Festival atau biasa orang kenal Wedding Expo, masyarakat bisa punya banyak alternatif pilihan dalam satu lokasi yang terpusat sehingga masyarakat dapat memilih dan menentukan sendiri pilihan yang sesuai.” Lanjutnya. Bupati Irwan Sabri juga berharap ke depan even-even seperti itu dapat terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih besar lagi, jika memungkinkan bisa berkolaborasi dengan vendor-vendor wedding ternama di kota-kota besar. kolaborasi tersebut tentunya menjadi sarana vendor-vendor wedding untuk sharing berbagai tren, inovasi, tips dan trik baru yang sedang populer di lingkup dunia pesta pernikahan. “Pemerintah daerah akan selalu komitmen terus mendukung dan mengembangkan sektor UMKM di bidang pernikahan melalui berbagai program dan kegiatan serupa, karena sektor ini memiliki peran penting dalam peningkatan ekonomi daerah.” Ungkapnya” (*)

Bupati Sinjai Imbau Warga Selalu Waspada Terhadap Cuaca Ekstrim

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Sinjai sejak beberapa hari terakhir ini. Menyikapi hal itu, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Melihat intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan diperkirakan masih akan berlanjut, kami meminta seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk lebih waspada,” ujarnya, Selasa (20/05/2025). Tidak hanya itu, apa bila terjadi tanda-tanda bencana agar segera melaporkan kepada Satgas siaga bencana daerah Kabupaten Sinjai. Selain bencana tanah longsor dan banjir, Bupati Sinjai juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap pohon tumbang. “Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Mari kita saling menjaga, selalu siaga dan waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini, ingat keselamatan adalah yang utama,” tegasnya. Dalam keterangannya, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh Camat, Lurah, dan Kepala Desa untuk terus memantau situasi di wilayah masing-masing serta melaporkan perkembangan secara berkala. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan cuaca melalui BMKG dan akan memberikan informasi apabila terdapat peringatan dini cuaca ekstrem.

Kegiatan Advokasi Pemanfaatan Rapor Pendidikan Bagi Pemda dan Sekolah di Kalimantan Utara Tahun 2025 Resmi Dibuka

Suaraindonesiaku.com, Nunukan – Di ruang sebaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Bupati H. Irwan Sabri membuka secara resmi Kegiatan Advokasi Pemanfaatan Rapor Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah dan Sekolah di Kalimantan Utara Tahun 2025. Selasa (20/5/2025). Kegiatan ini dilaksanakan oleh BPMP (Balai Penjamin Mutu Pendidikan) Provinsi Kalimantan Utara dan Inovasi Prov. Kaltara, serta juga dihadiri Ketua Tim Kerja Evaluasi Pendidikan Kemendikdasmen Fransisca Nur’ainu Krisna, Dekan FKIP Universitas Borneo Tarakan Dr. Arifin, Kepala BPMP Prov. Kalimantan Utara Andrianus Hendro Triatmoko, Widyaswara KGTK Prov. Kaltara Muh. Adnan Malewa, Kadis Pendidikan Kab. Nunukan Ahmad, Kadis Pendidikan Kota Tarakan Tamrin Toha, Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Tana Tidung Irdiansyah, Sekretaris Bappeda Litbang Kota Tarakan Kurdiansyah, Provicial Manager Inovasi Jakarta Agus Prayitno, Dinas Pendidikan Kab. Malinau, Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan, Perwakilan Sekolah SDN Kota Tarakan, Perwakilan Sekolah SDN Kab. Malinau, Perwakilan Sekolah SDN Tana Tidung, Perwakilan Sekolah SDN Kota Tarakan, Perwakilan Sekolah SDN Kab. Nunukan. Tujuan dari Inovasi adalah untuk mendukung penguatan ekosistem daerah dimana sekolah dan madrasah beroperasi melalui bantuan teknis, memperantarai kemitraan yang kuat, uji coba inovasi, generasi dan berbagai pengetahuan. Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPMP Prov. Kaltara dan Inovasi Prov. Kaltara karena telah menyelenggarakan kegiatan ini. “Karena rapor pendidikan merupakan alat bantu yang sangat berguna dalam perencanaan dan pengambilan keputusan di bidang pendidikan,” ungkapnya. Selain itu, Bupati Irwan juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para guru yang hadir karena telah bersungguh-sungguh dalam mencurahkan waktu, pikiran dan tenaganya di tengah berbagai keterbatasan di satuan pendidikan masing-masing. “Rapor pendidikan, sebagai hasil dari pengumpulan dan analisis data pendidikan, memberikan gambaran yang komprehensif tentang kindisi pendidikan di setiap satuan pendidikan dan daerah kita,” ujarnya. Untuk data Rapor ini dapat digunakan untuk berbagai hal antara lain, Perencanaan program pendidikan, Evaluasi capaian pendidikan, Pengambilan Keputusan, Peningkatan Kualitas pendidikan. Dengan adanya kegiatan ini Bupati Irwan berharap, Kepada para Kepala Sekolah dan guru dapat memahami dan memanfaatkan rapor pendidikan secara optimal. “Saya yakin, dengan kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah, satuan pendidikan, dan seluruh stakeholder, kita dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas di wilayah kita,” ungkapnya. Sementara itu, Provincial Manager Inovasi Jakarta, Agus Prayitno menjelaskan tentang Fokus Intervensi Tahun 2025 adalah Literasi dan Numerasi berbasis KKG, Penyelenggaraan pendidikan inklusif, Program pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah dasar, Pendidikan di wilayah terpencil. “Untuk Fasilitasi 12 KKG terdapat 78 fasiitator yang terdiri dari 17 fasilitator daerah dan 61 fasilitator gugus,” ungkapnya. Agus juga menjelaskan sasaran programnya ditujukan untuk 60 SD dan MI di Pulau Nunukan dan Sebatik, 24 SDN/S dan 5 MIS di pulau Nunukan, 23 SDN/S dan 8 MIS di Pulau Nunukan. Selain itu, sebanyak 427 guru Penerima manfaat Program Bagi Guru yang terdiri 233 Guru SD dan 15 guru MI di Pulau Nunukan, 143 guru SD dan 36 guru MI di Pulau Sebatik. Sedangkan untuk penerima manfaat progran bagi siswa sebanyak 7.799 siswa yang terbagi 4.567 Siswa SD dan 300 siswi MI di Pulau Nunukan dan 2.340 siswa SD dan 592 siswa MI di Pulau Sebatik.

Menjadi Irup pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Plt. Sekda Bacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital

Suaraindonesiaku.com, Nunukan – Plt Sekda Nunukan Jabbar mewakili Bupati Nunukan membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Viada Hafid pada acara Hari Kebangkitan Nasional ke – 117, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Selasa 20 Mei 2025. Dalam sambutan tersebut, Plt. Sekda mengatakan 117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan. Melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing, bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri. Namun dari itu, lanjutnya kebangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup. Ia menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman. ” zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks, tantangan teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita.” Ungkapnya. Lebih lanjut, Plt. Sekda mengatakan di tengah arus besar itu, indonesia tidak berdiri terombang-ambing, tidak pula berdiri di tepi sebagai penonton. ” Kita bersyukur bahwa Indonesia terus melangkah dengan tenang, menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. prinsip politik luar negeri bebas aktif, yang telah menjadi pedoman sejak awal kemerdekaan, senantiasa menuntun langkah kita,” Lanjutnya. Semangat inilah yang juga tercermin dalam setiap langkah kebangkitan nasional di dalam negeri, Lanjut Plt. Sekda Jabbar Indonesia menapaki jalur pembangunan yang tidak semata terfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata. sebuah ikhtiar besar agar pembangunan yang megah tetap berpijak kokoh pada kepentingan rakyat. “150 hari pertama pemerintahan presiden Prabowo-GIbran dan kabinet merah putih, kami memulai langkah-langkah yang berangkat dari hal-hal yang paling mendasar, dari kebutuhan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari rakyat. karena kami percaya, kebangkitan yang besar itu justru dibangun dari fondasi-fondasi yang sederhana. dari kehidupan yang tenang, perut yang kenyang, dan hati yang lapang.” Jelasnya. Sementara untuk kesejahteraan sosial, melalui program makan bergizi gratis, lebih dari tiga koma lima juta anak i Indonesia kini menikmati akses pada makanan bernutrisi. langkah yang mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya menjadi landasan penting bagi masa depan bangsa. sebab, kemajuan tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar, melainkan dari sebuah piring makan yang penuh, dari anak-anak yang pergi ke sekolah tanpa rasa lapar, dengan semangat belajar yang tumbuh karena tubuh mereka cukup gizi. di bidang kesehatan, lebih dari tujuh ratus tujuh puluh ribu masyarakat sudah merasakan manfaat layanan pemeriksaan kesehatan gratis. bukan hanya soal berobat, tapi tentang memberi rasa tenang bahwa siapa pun, di mana pun, berhak merasa aman ketika berbicara tentang kesehatannya. akses pengobatan tidak lagi bergantung pada tebalnya dompet, tapi pada keyakinan bahwa negara hadir untuk melindungi rakyat. layanan ini juga semakin mudah dijangkau lewat pemanfaatan teknologi digital. Masyarakat bisa mencari informasi kesehatan, konsultasi dokter secara daring, dan mengakses layanan medis langsung dari ponsel mereka. dengan cara ini, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat, lebih cepat, dan bisa dirasakan oleh lebih banyak orang. Di bidang ekonomi, pembentukan Danantara menjadi wujud komitmen untuk mengelola kekayaan nasional secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. melalui upaya ini, terbuka peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas. Di bidang pengembangan manusia, mempercepat hadirnya pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital untuk menjawab tantangan besar di era transformasi digital. melalui kolaborasi dengan dunia industri, pemerintah indonesia mendorong terbukanya lebih banyak program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar, termasuk dalam penguasaan kecerdasan artifisial, pengelolaan data, dan keterampilan digital praktis. ” Hasil kolaborasi antara pemerintah dan industri. sebagai sarana untuk membangun kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi transformasi digital. di saat yang sama, pemerintah juga memperkuat fondasi pelindungan sosial di ruang digital. peraturan pemerintah tentang tata kelola dan pelindungan anak di ruang digital menjadi langkah konkret untuk memastikan anak-anak indonesia tumbuh di ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan beretika.” Tegasnya. Sebelum menutup sambutannya, Plt. Sekda mengatakan membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat. ” Dalam momen peringatan hari kebangkitan nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. dan dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan asta cita sebagai kompas utama kebangkitan nasional. delapan misi besar, untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat. di balik setiap kebijakan fiskal, setiap program sosial, dan setiap langkah strategis, selalu ada satu tujuan yang di ingat oleh pemerintah Indonesia.” Ungkapnya.

Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Pantau Langsung Tes CAT PPPK di Makassar

Suaraindonesiaku.com, Makassar,– Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif memantau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) bagi pelamar Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II. Ujian SKD dipusatkan di Gedung UNISMUH Makassar, Jl. Sultan Alauddin, Kota Makassar. Ujian berlangsung selama empat hari, 18 – 21 Mei 2025 Pada kesempatan tersebut Bupati Sinjai memberikan arahan kepada peserta PPPK lingkup Kabupaten Sinjai, dan juga untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, termasuk memastikan kehadiran para peserta ujian. Selain itu, kehadiran Bupati Sinjai pada pelaksanaan ujian seleksi PPPK ini sekaligus untuk memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh peserta ujian. “Semoga semua yang hadir hari ini sampai pada tiga hari ke depan semuanya dalam keadaan yang lengkap dan keadaan sehat. Ini adalah dari awal sebuah proses perjalanan karir yang sudah kita jalani bertahun-tahun. Yakinlah bahwa semua yang hadir ini adalah PPPK dan calon PPPK semoga memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku oleh Pemerintah Republik Indonesia,” pesan Bupati Sinjai. Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Aparatur (BKPSDMA) Sinjai, Ashar Ishak, mengungkapkan jumlah peserta yang mengikuti ujian seleksi PPPK tahun ini sebanyak 3.501 orang. “Untuk hari pertama ini yang ujian jumlahnya ada 360 orang dan yang tidak hadir 4 orang. Dan Kami berharap semoga peserta yang akan ujian selanjutnya bisa hadir semua dan ujiannnya berjalan lancar”, harapnya

Bupati Sinjai Himbau Masyarakat untuk Jaga Kebersihan Lingkungan

Suaraindonesiaku.com, Sinjai –  Pemerintah Kabupaten Sinjai mengajak seluruh masyarakat mewujudkan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Imbauan tersebut disampaikan Bupati beberapa waktu lalu. Menurut Bupati, kebersihan merupakan bagian dari iman dan juga budaya kita, Olehnya itu masyarakat harus membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya agar tercipta suasana yang bersih, sehat, nyaman dan asri. “Kebersihan Lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita biasakan membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan mulai dari rumah kita masing-masing,”ajaknya. Selain itu, Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari pelajar, komunitas, hingga pelaku usaha untuk berperan serta  dalam gerakan bersih-bersih lingkungan. “Kami  juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait kegiatan jumat bersih disemua OPD dan Instansi Pemerintah lainnya, termasuk Intansi Vertikal, BMUN, BUMD dan sekolah,” jelasnya. “Kami harap agar melalui gerakan ini, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,”harap Bupati.