Hj. Rahmawati Zainal Paliwang Berbagi Sembako dan Bantuan untuk Anak-anak Sekolah yang Berada di Perbatasan

Suaraindonesiaku.com, Kaltara – Rahmawati yang akrab disapa Bunda Kaltara hadir di tengah tengah masyarakat dan melihat serta meninjau langsung kondisi anak anak perbatasan yang rela berjalan berkilo kilo untuk menimba ilmu, Selasa (10/6/2025) Diketahui bahwa orang tuanya yang bekerja di Malaysia tetap menyekolahkan anak anak mereka di indonesia demi keberlanjutan pendidikan untuk kedepan agar pemahaman tentang pentingx pendidikan di usia dini harus di perhitungkan apalagi dalam kondisi di perbatasan harus memilih antara tetap hidup berpenghasilan atau hidup berpendidikan Hj. rahmawati atas dasar peduli akan anak anak terjun langsung untuk memberi semangat dan dorongan agar anak anak yang berada di perbatasan tetap semangat untuk menimba ilmu “Saya sebagai wakil rakyat merasa terharu melihat anak anak yang begitu semangat dengan kondisi yang terbatas anak rela berjalan berkilo kilo sebelum terbit matahari untuk pergi menimba ilmu” ucap Hj. Rahmawati Di tengah tengah kunjungan ke pulau sebatik hj rahmawati didampingi anggota DPRD provinsi Kalimantan Utara asal Partai GERINDRA Auliya Rahman, serta Ketua Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Azmir juga menyerahkan bantuan kepada anak – anak berupa pakaian dan perlengkapan sekolah sebagai bentuk peduli dan penyemangat anak anak. Terakhir hj rahmawati berpesan kepada anak anak agar tetap semangat jangan melihat bantuannya tapi lihat kepeduliannya bunda tetap ada untuk anak anak bangsa “Apalagi bunda ini perwakilan dari masyarakat dan siap untuk berbakti kepada masyarakat”, tutupnya
Kepala Dinkes Sinjai : Kami Melayani Home Care Home Visit, Pasien Lansia Sinjai Tengah Tetap Terpantau dan Terlayani

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Dinas Kesehatan Sinjai memberikan respons atas tiga lansia, warga Dusun Sahuneng, Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah yang sakit dan dikabarkan terlantar. Mereka pernah mendapat pelayanan bahkan petugas berkunjung ke rumahnya. Ketiga lansia tersebut adalah Puang Rappe (90), istrinya Puang Becce (80), dan anak mereka Medang (50) yang disebut telah lama terbaring sakit di rumah tanpa pendamping tetap. Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Emmy Kartahara Malik mengatakan, pasien tersebut mendapat pelayanan oleh Puskesmas dan melalui tim Home Care dan Home Visit (HC/HV). Hal itu terbukti pada tanggal 3 Oktober 2024, yang bersangkutan masuk ke Puskesmas Lappadata dan diantar menggunakan ambulans pemerintah desa setempat. Berdasarkan hasil diagnosa mengidap penyakit Paraparese post trauma. Namun dia enggan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai karena alasan tidak ada keluarga yang menjaga. Sehingga yang bersangkutan kembali ke rumah menggunakan ambulans desa. “Jadi ketiga lansia ini tetap dipantau dan dilayani oleh puskesmas Lappadata, oleh tim HC/HV, tanggal 22 Februari 2025 petugas kami juga berkunjung ke rumahnya, jadi pernah dikunjungi, bukan diterlantarkan,” bebernya, Selasa (10/6/2025). Tiga warga lansia dari satu keluarga mengalami sakit berkepanjangan tanpa akses medis yang memadai, menyoroti tantangan layanan kesehatan bagi masyarakat pelosok. Kondisi ini mendorong Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sinjai, Zainal A. Hasnur, turun langsung ke lokasi pada Senin malam (9/6/2025) untuk melihat kondisi mereka dan menyerukan perhatian lebih dari pemerintah daerah. “Saya mendesak pemerintah kabupaten agar memastikan adanya mekanisme layanan kesehatan bagi warga yang sulit menjangkau fasilitas medis. Mereka tidak boleh ditinggalkan,” ujar Zainal.
Tiga Warga Lansia Sakit Terlantar, Anggota DPRD Sinjai Zainal Minta Pemerintah Bertindak

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Kasus menyentuh hati kembali mencuat di Dusun Sahuneng, Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah. Tiga warga lansia dari satu keluarga mengalami sakit berkepanjangan tanpa akses medis yang memadai, menyoroti tantangan layanan kesehatan bagi masyarakat pelosok. Puang Rappe (90), istrinya Puang Becce (80), dan anak mereka Medang (50), telah lama terbaring sakit di rumah tanpa pendamping tetap. Kondisi ini mendorong Anggota DPRD Sinjai sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sinjai, Zainal A. Hasnur, turun langsung ke lokasi pada Senin malam (9/6/2025) untuk melihat kondisi mereka dan menyerukan perhatian lebih dari pemerintah daerah. “Saya mendesak pemerintah kabupaten agar memastikan adanya mekanisme layanan kesehatan bagi warga yang sulit menjangkau fasilitas medis. Mereka tidak boleh ditinggalkan,” ujar Zainal, Selasa (10/6/2025). Keluarga tersebut sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Lappadata, namun tanpa pendamping, mereka akhirnya kembali ke rumah tanpa tindak lanjut medis. Situasi ini menunjukkan pentingnya sistem pendampingan dan layanan kesehatan berbasis komunitas untuk mendukung warga yang mengalami kendala akses. Sebagai anggota DPRD yang fokus pada pemerintahan dan pelayanan publik, Zainal menilai pemerintah perlu mengembangkan strategi kesehatan yang lebih inklusif, termasuk skema layanan jemput bola seperti kunjungan rutin tenaga medis ke daerah terpencil. “Pembangunan daerah harus seimbang, bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kesejahteraan sosial,” tambahnya.
Hj. Rahmawati Zainal Paliwang, SH Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Gerindra Berikan Bantuan Sembako ke TKBM di Pulau Sebatik

Suaraindonesiaku.com, NUNUKAN, KALTARA – Diawali kegiatan di dampingi anggota DPRD provinsi dari Fraksi Partai GERINDRA Rahman serta Ketua Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kalimantan Utara Azmir menyerahkan bingkisan kepada para tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Sungai Nyamuk Sebatik, Senin (9/6/2025) Hj Rahmawati Zainal Paliwang menyerahkan sembako kepada TKBM pelabuhan Sungai Nyamuk dalam rangka silaturahmi di Pulau Sebatik, di kesempatan itu Hj. Rahmawati menyampaikan kepada TKBM tetap menjaga kondisi agar para pekerja tetap semangat untuk mencari nafkah untuk keluarga. Berita Terkait Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan RSUD Tamiang Layang Terima Peralatan Medis Modern Dalam sambutannya Hj. Rahmawati menyampaikan kepada para buruh TKBM untuk tetap semangat dan berharap semoga PLBN ini segera di fungsikan melalui usulan serta dukungan dari gubernur yang mewakili suara dari masyarakat yang ada di pulau Sebatik. “Saya tetap memperjuangkan PLBN Sebatik secepatnya di fungsikan, saya adalah perwakilan masyarakat yang membawa usulan di pusat, mohon doa dan dukungan semoga pemerintah mendengar dan usulan ini suara dari masyarakat yang ada di pulau terluar Kalimantan Utara ini, sayang kalau PLBN yang besar seperti ini tidak di fungsikan” katanya Lanjutnya, PLBN yang megah ini akan menjadi ikon apalagi menjadi fasilitas untuk perputaran roda perekonomian masyarakat di Pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini, terutama untuk TKBM yang ada di pelabuhan Sebatik ini. Akhir dari sambutannya Hj. Rahmawati mengucapkan terima kasih kepada para TKBM terkhusus masyarakat Sebatik atas dukungan dan kepercayaan kepada dirinya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi dan mengawal terus sampai ke pusat.
Bencana Longsor di Desa Pattongko, DPRD Sinjai Minta Pemprov Sulsel Segera Membangun TPT Beberapa Titik

Suaraindonesiaku.com, Sinjai – Anggota DPRD Kabupaten Sinjai turun langsung meninjau longsor di Desa Pattongko Kecamatan Tellu Limpoe sore ini. Mereka yang turun diantaranya anggota komisi 1 DPRD Sinjai, Andi Azjumawangsah dari partai Demokrat, komisi 3 yakni Ardiansyah, SE dari partai Nasdem dan H. Ridwan Anis dari Golkar. Senin, 9 Juni 2025. “Ini jalur provinsi yang menghubungkan dua kabupaten, lalu lintas kendaraan terhambat dan menumpuk di area. Kami khawatir hal seperti ini dapat terjadi lagi jika tidak ditangani dengan baik” Ungkap Andi Azjumawangsah saat ditemui di salah satu warung kopi. Selain itu menurutnya, lebih baik pemprov Sulsel segera membangun Tembok Penahan Tebing (TPT) baik pada titik yang terkena maupun titik lainnya yang berpotensi terjadi longsor. “Tentu ini perlu kolaborasi semua pihak bersama Pemda Kabupaten Sinjai dan juga pemerintah Provinsi, melalui DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi agar pembangunan TPT dan perbaikan bisa segera dilakukan,” lanjutnya usai meninjau lokasi bencana. Lebih dari itu, lanjutnya, anggota DPRD Sinjai juga mengapresiasi tim dari Bina Marga Pemprov Sulsel atas gerak cepat dalam mengevakuasi batu raksasa yang berada di badan jalan. “Saya liat batu yang menghambat jalan mulai dikikis menggunakan alat jenis breaker dengan tenaga manual. Semoga segera selesai agar tidak menghambat aktifitas masyarakat.” pungkas Andi Azjumawangsan. Diketahui dari laporan warga kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.(*)
Pemkab Sinjai Raih Opini WTP dari BPK RI Atas LKPD TA 2024

Suaraindonesiaku.com, Sulsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Capaian ini menandai kesembilan kalinya secara berturut-turut Pemkab Sinjai memperoleh opini tertinggi dalam audit BPK Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan oleh Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dalam acara yang berlangsung di Auditorium Kantor BPK Sulsel. Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati menyampaikan apresiasi atas dukungan BPK selama proses pemeriksaan. Ia menyebut capaian ini sebagai wujud nyata komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. “Alhamdulillah, Kabupaten Sinjai kembali meraih opini WTP. Ini adalah prestasi membanggakan yang harus menjadi momentum untuk terus memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan,” ujar Bupati Ratnawati. Namun demikian, ia mengakui masih ada catatan penting dari BPK yang perlu ditindaklanjuti, seperti optimalisasi pendapatan daerah dan penguatan peran pihak ketiga dalam mendukung pelaksanaan program di lapangan. Ratnawati menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun tidak lepas dari sinergi antara eksekutif dan legislatif. “Prestasi ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran, baik eksekutif maupun legislatif, yang terus berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara serius,” tambahnya. Turut hadir mendampingi Bupati dalam acara ini, Ketua DPRD Sinjai Jusman, Sekda Andi Jefrianto Asapa, serta sejumlah kepala OPD terkait.
Bupati Gowa mengundang Keluarga Besar Kerajaan Gowa

Suaraindonesiaku.com, Gowa – Dalam rangka mempersiapkan rangkaian acara hari jadi gowa ke 705 pada tanggal 17 november 2025, hari Senin, 02 Juni 2025 pertemuan bertempat dirujab bupati gowa jl. masjid raya. Bupati Gowa Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, SE, Msi, didampingi Sekkab Gowa, Kadis Pariwisita dan Kebudayaan, Kasatpol PP dan Kabag Hukum, mengadakan pertemuan dengan perwakilan keluarga kerajaan dimana niatan bupati gowa ingin melaksanakan kegitan tersebut berbeda dari tahun sebelumnya dengan melibatkan Keluarga kerajaan Gowa dan komunitas adat yang ada di Kabupaten Gowa. Keluarga Kerajaan Gowa menyabut baik niatan Bupati Gowa dan akan membahas di Internal keluarga Besar Kerajaan Gowa tentang konsep yang ingin dilaksanakan Bupati Gowa dengan memperhatikan tatanan adat dan budaya di gowa. Ini sejalan dengan salah satu visi misi Hati Damai yaitu ” Gowa Beradat “. Hadir dalam pertemuan tersebut: – Ketua terpilih Majelis Adat Tinggi Kerajaan Gowa Andi Bau Malik Barammamase Karaengta Tukkajannangang. – Ketua Umum Forum Komunikasi Generasi Pelanjut – Sultan Hasanuddin (FKGP – SH) Andi Pangerang Nur Akbar – Andi Hasanuddin Abe Patta Sila – Andi Hikmawati Kumala Idjo – Andi Imam Kumala Idjo – Andi Idris Manginruru – Candra Juarsa Daeng Erang.
Hari Lahir Pancasila, Bupati Sinjai Tegaskan Komitmen Mewujudkan Masyarakat Berkeadilan

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menegaskan bahwa Pancasila adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Sebagai dasar negara, Pancasila harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai pedoman dalam setiap aspek pembangunan. “Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita dapat mewujudkan Sinjai yang lebih baik. Pancasila harus menjadi roh dalam setiap kebijakan dan langkah kita,” ujar Bupati Ratnawati Arif, Minggu (1/6/2025) yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sinjai, ini menegaskan bahwa visi pembangunan Sinjai untuk periode 2025-2030, yaitu “Masyarakat Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan” atau “SAMA-SAMAKI”, sangat sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Sinjai, ini mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan semangat kebangsaan yang kuat, serta terus mengutamakan prinsip keadilan, kesejahteraan, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam momen yang penuh makna ini, Bupati Ratnawati berharap setiap elemen masyarakat, baik pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga generasi muda, dapat bersama-sama mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.
Protokoler Setda Sinjai Berkomitmen Fasilitasi Masyarakat Bertemu dengan Bupati Sinjai

Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai membuat pedoman penyelenggaran keprotokolan untuk mengatur agenda kunjungan, acara resmi, dan berbagai kegiatan yang melibatkan pihak-pihak penting dengan Bupati Sinjai. Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Protokol Pemerintah Kabupaten Sinjai, Andi Veronika Amier mengatakan hal itu dilakukan untuk memastikan efisiensi waktu, koordinasi yang baik, dan pelaksanaan kegiatan yang tertib dan profesional. “Kami terapkan sistem penjadwalan ini agar setiap permohonan audiensi, dapat ditangani secara adil, terkoordinasi, dan efektif, dan tidak mengganggu jadwal kegiatan formal yang sudah dijadwalkan untuk dihadiri Bupati,” bebernya, Kamis, (29/5/2025). Selain itu, Penjadwalan dilakukan untuk memastikan koordinasi antar berbagai pihak guna menjaga keselarasan dan ketertiban sehingga semua pihak merasa nyaman. Atas dasar itu sekaligus menjawab keluhan Kepala Desa Talle, Sinjai Selatan, Abd Rajab, Andi Vero sapaan akrabnya menyebut bahwa saat itu Bupati Sinjai sudah memiliki agenda yang padat. “Beberapa tamu lainnya juga sedang menunggu giliran untuk bertemu sesuai dengan agenda yang sudah terjadwal,” jelasnya. Sementara itu, untuk agenda lembaga, yayasan, dan lainnya diarahkan untuk bersurat dengan maksud agar jelas tujuan dan waktu audiensnya. “Menyampaikan surat permohonan audiensi tidak dimaksudkan untuk mempersulit siapapun,” tegasnya. Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai selalu berkomitmen terbuka untuk memfasilitasi penjadwalan audiensi dengan Bupati Sinjai.
Tebar Benih Ikan Kakap Putih, Bupati Sinjai Dukung Program Ketahanan Pangan Pemdes Bua

Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Upaya peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya perikanan terus diperkuat di Kabupaten Sinjai melalui program penebaran benih ikan Kakap Putih yang digagas Pemerintah Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe di kawasan obyek wisata Pantai Bulukkong, Selasa (27/5/2025). Penebaran benih ikan Kakap tersebut dilakukan langsung secara simbolis oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj Ratnawati Arif bersama berbagai unsur pemerintahan dan stakeholder, di antaranya Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman, Forkopimda, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum, Andi Hariyani Rasyid, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, Andi Irwansyahrahi Yusuf. Kepala Desa Bua, Andi Aziz Soi, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi tambak seluas 4 hektare di Desa Bua, yang akan menjadi media penebaran benih ikan Kakap Putih. “Inovasi ini bermula saat pertemuan di Kodim 1424 Sinjai beberapa waktu lalu dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Jadi kami bergerak di sektor tambak,” katanya. Bupati Sinjai, Dra Hj. Ratnawati Arif, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bua atas inisiatif inovatif ini, yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurutnya, program ini tidak hanya memperkuat sektor perikanan, tetapi juga berpotensi mengembangkan Desa Bua sebagai wilayah berbasis ketahanan pangan. “Atas nama pemerintah dan pribadi saya sangat mengapresiasi dan langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor perikanan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sinjai, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat yang bergerak di bidang tambak,” pungkasnya Ke depan, Bupati Ratnawati menegaskan komitmen Pemkab Sinjai yang akan terus mendorongg inovasi serta kolaborasi antar pemerintah dan masyarakat, agar pengelolaan perikanan semakin maju dan berkontribusi bagi kesejahteraan warga. Selain itu, Bupati Ratnawati juga menyoroti keindahan Bulukkong sebagai obyek wisata desa, yang dapat meningkatkan daya tarik wisata serta menambah potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar. Tak hanya menebar benih ikan Kakap Putih, Bupati Ratnawati bersama rombongan turut melakukan launching dan penanaman pohon buah organik sebanyak 1.000 pohon di lahan milik anggota DPRD Sinjai, Andi Azjumawangsah. Turut hadir Sekretaris Dinas Perikanan Sinjai, Budiman, unsur Tripika Tellulimpoe, serta tamu undangan lainnya.