Suara Indonesiaku

Disaksikan 390 Mahasiswa KKN UNM, Rumah Pohon Coffee Resmi Dibuka di Sidrap

IMG-20260910-WA0016

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Rumah Pohon Coffee resmi dibuka di Pelataran Pangker, Kelurahan Lakkessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (9/9/2026).

Grand opening tersebut disaksikan 390 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) Angkatan 33 Tahun 2026 yang sekaligus diterima untuk menjalankan program pengabdian di Sidrap.

Pembukaan Rumah Pohon Coffee dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah.

Hadir pula Kajari Sidrap Ady Kusumo Wibowo, Sekda Andi Rahmat Saleh, perwakilan Polres Sidrap, perwakilan Dandim 1420 Sidrap, anggota DPRD, jajaran dosen UNM, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian Sekretariat Daerah, serta undangan lainnya.

Kehadiran Rumah Pohon Coffee menjadi bagian dari penataan kawasan Pelataran Stadion Ganggawa yang dalam beberapa bulan terakhir dikembangkan menjadi ruang publik dengan fungsi kuliner, olahraga, dan tempat berkumpul masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif mengatakan kawasan yang sebelumnya kurang tertata kini mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Saat ini terdapat 32 UMKM yang berjualan di kawasan tersebut.

Pendapatan sejumlah pedagang juga meningkat. Dari sebelumnya sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per hari, kini dapat mencapai Rp500 ribu hingga Rp2 juta per hari.

“Ini menunjukkan ketika kita tata dengan baik, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ujar Syaharuddin.

Pemkab Sidrap, lanjutnya, juga berencana mengembangkan kawasan sekitar Monumen Ganggawa dan Masjid Agung sebagai pusat wisata religi dan ruang publik modern.

Penataan tersebut direncanakan dilanjutkan pada awal 2027, termasuk menghadirkan area swafoto dan ruang publik yang dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.

Syaharuddin juga mengingatkan pelaku UMKM untuk menjaga kualitas pelayanan. Kecepatan, keramahan, dan sikap murah senyum dinilai penting agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang baik.

Baca Juga :  Iriana Jokowi Kunjungi Posyandu Asoka 7A, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Makassar

Ia mendorong pesanan konsumen dapat disiapkan dalam waktu sekitar tiga hingga lima menit.

390 Mahasiswa KKN UNM Diterima di Sidrap

Grand opening Rumah Pohon Coffee dirangkaikan dengan penerimaan 390 mahasiswa KKN UNM yang akan menjalankan program pengabdian di 11 kecamatan.

Koordinator KKN UNM Angkatan 33, Dr. Aguswan, mengatakan mahasiswa tersebut terdiri atas KKN Terpadu Angkatan 33, KKN Reguler Angkatan 55, dan KKN Tematik Literasi 2026.

“Jumlah mahasiswa yang mengikuti KKN di Kabupaten Sidenreng Rappang pada periode ini 390 orang. Mereka akan tersebar di 42 posko yang berada di 11 kecamatan, dengan didampingi 14 Dosen Pembimbing Lapangan,” kata Aguswan.

Sebanyak 42 posko tersebut terdiri atas 14 lokasi SD, delapan SMP, tiga SMA, tiga SMK, satu MTs, satu SLB, enam posko KKN Tematik Literasi, serta 10 posko KKN Reguler.

Aguswan menyampaikan apresiasi atas penerimaan Pemkab Sidrap. Ia meminta mahasiswa menjaga nama baik almamater sekaligus memberikan kontribusi nyata selama menjalankan KKN.

Sementara itu, Syaharuddin meminta mahasiswa mempraktikkan ilmu yang diperoleh di kampus selama berada di tengah masyarakat. Mahasiswa juga didorong untuk aktif berdiskusi dan berbagi pengetahuan dengan para guru di sekolah lokasi KKN.

Pemkab Sidrap, katanya, siap memberikan rasa aman dan nyaman selama mahasiswa menjalankan pengabdian. Ia juga mempersilakan mahasiswa berkomunikasi dan berkoordinasi di Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati.

Penerimaan mahasiswa di ruang terbuka tersebut disebut menjadi simbol keterbukaan masyarakat Sidrap atau Saromase dalam menyambut mahasiswa UNM.

Angkat Kopi Lokal dan Buka Lapangan Kerja

Owner Rumah Pohon Coffee, Herlina Hamka, mengatakan kehadiran tempat usaha tersebut diharapkan tidak hanya menjadi destinasi kuliner, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Makassar Kukuhkan Ketua Pembina Posyandu Kecamatan, Tekankan Sinergi dalam Program Kesehatan

Ia menyebut lokasi tersebut sebelumnya kurang mendapat perhatian karena kondisinya kotor dan belum tertata. Setelah dikembangkan, kawasan tersebut kini menjadi ruang usaha sekaligus tempat berkumpul masyarakat.

Rumah Pohon Coffee saat ini mempekerjakan sekitar 10 tenaga kerja lokal. Ke depan, pengelola berkomitmen memperluas peluang kerja.

Selain membuka lapangan pekerjaan, Rumah Pohon Coffee juga berupaya mengangkat komoditas lokal melalui penggunaan kopi produksi Sidrap.

Herlina berharap Rumah Pohon Coffee dapat bertahan dan berkembang sebagai ruang sosial masyarakat.

Dari lokasi tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan Masjid Agung, kawasan UMKM, Stadion Ganggawa, serta suasana Kota Pangkajene. Pengunjung juga dapat menikmati panorama matahari terbenam dari kawasan tersebut.

“Kami ingin Rumah Pohon bukan hanya tempat menikmati kopi atau makanan, tetapi juga menjadi ruang sosial bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati suasana,” ujar Herlina.

BACA BERITA LAINNYA