Suara Indonesiaku

DWP Kota Makassar Gelar Senam Sehat untuk Perkuat Kesehatan dan Kebersamaan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR, – Pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar menggelar acara senam sehat di Lapangan Karebosi pada Rabu, (31/7/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 300 anggota DWP dan merupakan bagian dari program bidang Sosial Budaya yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan kesehatan anggota melalui olahraga bersama. Pj Ketua DWP Kota Makassar, Fadliah Firman, turut serta dalam senam bersama anggota. Setelah sesi senam selesai, Fadliah Firman menyampaikan beberapa hal penting. Pertama, Fadliah mengucapkan selamat kepada DWP Dispora Makassar yang berhasil masuk ke grand final dalam lomba senam kreasi yang diadakan oleh Perempuan Indonesia Maju. “Mari kita dukung dan doakan ibu-ibu DWP Dispora agar menang dan tentunya membawa nama baik DWP Kota Makassar. Pencapaian ini menjadi motivasi tersendiri bagi anggota DWP untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan positif,” ucapnya. Kedua, Fadliah menyampaikan apresiasi kepada 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah berkontribusi secara insentif dalam penanganan anak stunting melalui program Posyandu. Fadliah pun mendorong SKPD yang belum terlibat untuk segera berkomunikasi terkait kendala yang dihadapi agar dapat terjalin kerjasama dalam menurunkan angka stunting di Kota Makassar. “Kita harus mendukung penuh program Pemerintah Kota Makassae dalam menekan angka stunting di kota ini. DWP Kota Makassar siap berkolaborasi dan berkontribusi untuk kebaikan masyarakat,” tegas Fadliah. Fadliah mengatakan penyebaran informasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan bergizi menjadi salah satu fokus utama DWP ke depannya. Ketiga, Fadliah menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat yang ditunjukkan oleh para anggota DWP dalam pertemuan bulanan. “Saya sangat mengapresiasi semua ibu-ibu DWP yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Di tengah kesibukan, kita tetap bisa bersama-sama menjalani aktivitas positif,” ujarnya. Fadliah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan solidaritas di antara anggota DWP Kota Makassar. “Acara senam sehat ini tidak hanya menjadi ajang untuk meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi antaranggota,” pungkasnya. Pada pertemuan bulanan ini juga dirangkaikan dengan undi arisan bulanan DWP Kota Makassar.

Budi Hastuti Harap Masyarakat Saling Jaga Keterlibatan Umum

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Anggota DPRD Makassar, Budi Hastuti menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2021 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat, di Hotel Favor, Jalan Lasinrang, Kamis (1/8/2024). Lewat sosialisasi perda ini, legislator dari Fraksi Gerindra ini berharap masyarakat bisa saling bahu membahu menjaga ketertiban. Dengan begitu, masyakarat bisa hidup nyaman. “Kalau ketertiban kita jaga maka tentu saja hidup kita bisa nyaman. Jangan sampai ada kericuhan di antara kita,” katanya. Anggota DPRD Komisi B DPRD Makassar ini juga memandang perlu perda ini disosialisasikan oleh masyarakat. Sehingga, mereka bisa paham arti dan cara menjaga ketertiban umum. “Tugas kita bersama untuk mensosialisasikan perda ini, jadi selesai acara ini kita harus jadi wakil untuk memberitahukan pentingnya ketertiban umum,” tambah Budi. “Saya juga selaku anggota DPRD perlu memang untuk mensosialisasikan ini secara meluas ke masyarakat. Agar kita lebih paham lagi soal ini,” tukasnya. Ade Indrayani selaku narasumber juga sepakat bahwa peran masyarakat diperlukan untuk menjaga ketertiban umum. “Ini peran kita bersama, jadi jangan hanya bilang kalau ini tanggung jawab pemerintah dan penegak hukum,” jelasnya. Dia juga meminta masyarakat untuk mengadu jika ada gangguan ketertiban umum. “Laporkan saja jika ada yang menganggu ketertiban umum. Jangan dibiarkan,” tambahnya. Begitu juga yang disampaikan Ardiansyah. Dia berharap Makassar aman dari segala bahaya. Dia tidak menampik bahwa masalah ketertiban acap kali terjadi. “Kalau kita lihat di Utara Makassar itu sering kali terjadi kericuhan hal ini justru merusak citra Makassar. Untuk itu, mari kita bisa saling menjaga,” ujarnya Selain masyakarat, kata dia, pemerintah juga perlu menjaga ketertiban umum lebih ketat dengan tetap memperhatikan perda yang ada. “Jangan sampai perda ini dijalankan setengah hari, itu saja,” tukasnya. (*)

Apiaty Amin Syam Tekankan Orang Tua Soal Pendidikan Terbaik untuk Anak

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam menekankan agar orang tua memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak mereka. Demikian disampaikannya saat menggelar fungsi pengawasan dalam rangka penyeberluasan peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Maxone, Rabu (31/7/2024). Menurut legislator dari Fraksi Golkar ini, pendidikan lebih penting dari segalanya. Untuk itu, ia meminta orang tua mewariskan ilmu kepada anak ketimbang hal lain. “Kita boleh miskin tapi jangan wariskan kebodohan kepada anak-anak kita. Jadi wariskan anak-anak kita adalah ilmu,” jelasnya. Apiaty Amin Syam juga menyampaikan bahwa sejarah di Sulsel, orang tua hanya mewariskan ilmu kepada anak. Sebab, dampaknya begitu besar bagi anak dalam kehidupannya mendatang. “Orang Sulsel selalu mengajarkan kepada anak dan. Cucu betapa pentingnya itu ilmu, dia selalu mewariskan ilmu karena pendidikan bisa menghidupi hidupnya,” tambahnya. Anggota Bapemperda ini menegaskan perda pendidikan juga harus dipahami. Di mana aturan ini diterbitkan merujuk dari pentingnya pendidikan untuk anak. “Karena sesungguhnya orang yang berilmu itu lebih tinggi derajatnya daripada orang yang tidak berilmu,” tukasnya. Sementara itu, narasumber sosialisasi, Andi Tenri Fitriyah berpendapat yang sama dengan Apiaty. Ia mengatakan pendidikan dapat mengubah karakter anak. “Pada intinya pendidikan itu adalah pelatihan, melatih kita dewasa melihat kita mana baik dan buruk,” katanya. Pendidikan karena penting makanya dibuat perda. “Pemerintah peduli terhadap pendidikan. Wajib kita bersyukur termasuk beliau ibu Apiaty yang telah berjuang sehingga undang-undang ini hadir,” ucapnya Ia juga meminta orang tua tidak membiarkan anak untuk tidak sekolah apapun alasannya. “Jangan sampai anak-anak kita putus sekolah dengan alasan apapun seperti pembayaran. Jangan maki khawatir apalagi ada ibu Apiaty,” tukasnya. (*)

Ketua MCMI Provinsi Sulsel dan Ketua MCMI Kota Makassar Bahas Kolaborasi Program MCMI yang Strategis

suaraIndonesiaku.com,Makassar – Bertempat di Kediaman Ketua MCMI Provinsi Sul-sel,pengurus Harian Lembaga MCMI kota Makassar yaitu Ketua Bpk. Andi Alimran Mappasonda, Sekretaris Jaya Kurniawan, Bendahara Ibu Dewi Permatasari, berkunjung sembari silaturahmi langsung Kediaman Ketua MCMI Provinsi Sul-Sel di Jl. Amirullah.Rabu (31/07/24) Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan membahas berbagai peluang program strategis demi kemajuan Ummat khususnya di Kota Makassar. Bapak Ir.Moh .Ramdhan Pomanto, Ketua MCMI Provinsi Sul-Sel,mengatakan pentingnya memikirkan sinergitas Pemberdayaan Program ke masyarakat khususnya juga untuk kaum Milenial , “Kami percaya bahwa kolaborasi erat dengan berbagai elemen masyarakat dapat membawa manfaat besar dan mendukung pencapaian tujuan bersama,” ujar sapaan Pak DP Adapun Topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini meliputi pengembangan program sejarah Perjalanan Nabi, peningkatan layanan Sosial, dan pemberdayaan ekonomi ummat lainnya. Beberapa inisiatif masukan program yang disepakati antara lain Pelatihan Menghadapi Sakratul Maut, Mandi Jenazah, sampai mengkavani jenazah. pengembangan perjalanan kisah para Nabi, pengembangan Media Konten Keagamaan, pengembangan Potensi Milenial di era digitalisasi , dan pelatihan kewirausahaan untuk UMKM MCMI kota Makassar . Kabag kesra kota Makassar yang turut hadir, Bpk H.Syarif, dan menyambut baik rencana program tersebut dan berharap kolaborasi ini dapat segera direalisasikan. “Kami sangat mendukung langkah ini dan siap bekerja sama untuk memastikan program-program ini bisa berjalan,” kata Kabag Kesra Kota Makassar. Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan lisan antara Ketua MCMI wilayah Sulsel, Ketua MCMI kota Makassar dan kabag kesra kota makassar, sebagai tanda komitmen untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan tujuan program mulia ini.

Anggota DPRD Hanura Kab. Takalar Dukung Pasangan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi di Pilgub Sulsel

Suaraindonesiaku.com, Takalar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Takalar dari Partai Hanura, H. Bahar Bani, menyatakan dukungan penuh kepada pasangan Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan. (31/7/2024) H. Bahar Bani mengatakan bahwa pihaknya telah melihat rekam jejak pasangan calon tersebut. “Setelah melihat rekam jejak Pak Andi Sudirman Sulaiman dan Ibu Fatmawati Rusdi, saya yakin bahwa pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, kami menyatakan dukungan penuh dan siap untuk memenangkan mereka di Pilgub Sulsel 2024,” tegas H. Bahar Bani. Lebih lanjut, H. Bahar Bani menjelaskan bahwa pihaknya akan melibatkan seluruh jaringan Komunitas Penjual Coto yang berasal dari Desa Paddinging se Sulawesi Selatan untuk turut serta dalam memenangkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk komitmennya untuk memastikan kemenangan pasangan tersebut. “Kami akan memobilisasi dukungan bukan hanya di Kab. Takalar tapi Komunitas Penjual Coto se Sulawesi Selatan yang selama ini saya bina. Dan terkhusus di tingkat akar rumput, semuanya akan dilibatkan untuk memenangkan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi” ungkapnya.

PC IMM Makassar Timur Adakan Talk Show Kesehatan: Menyentuh Masyarakat Tepat di Hatinya

Suaraindonesiaku.com – Pada Senin, 29 Juni 2024, PC IMM Makassar Timur akan menyelenggarakan Talk Show Kesehatan yang luar biasa dan sangat dinantikan, dengan tema Menyentuh Masyarakat Tepat di Hatinya. Acara ini akan diadakan secara daring melalui Zoom dan bertujuan untuk mensosialisasikan program Kampung Binaan Bersama Ikatan, sebuah inisiatif revolusioner yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di kampung ex-kusta. PC IMM Makassar Timur bangga menghadirkan dua pembicara ternama dalam bidang kesehatan, yaitu Dr. Andi Afdhal Abdullah, MBA, AKK, Direktur SDM dan Umum BPJS RI, serta Dr. Ishaq Iskandar, M.Kes., MM., MH, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Kedua tokoh ini tidak hanya akan membagikan wawasan berharga dan pengalaman mereka dalam dunia kesehatan, tetapi juga menjawab berbagai pertanyaan dari masyarakat kampung binaan yang masih tergolong menengah ke bawah dan hidup dalam kondisi populasi yang cukup kumuh. Program Kampung Binaan Bersama Ikatan ini diinisiasi oleh bidang KSPM (Kesehatan dan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat) dengan berbagai kegiatan yang telah berjalan, seperti pemeriksaan kesehatan berkala dan sosialisasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi tantangan kesehatan di kampung ex-kusta dan membawa perubahan positif yang signifikan. Menurut Dr. Andi Afdhal Abdullah, “Program ini sangat bagus dan luar biasa. Dengan tema ‘Menyentuh Masyarakat Tepat di Hatinya’, saya kira ini sangat cocok karena saya tahu betul kondisi kampung tersebut. Saya sering tinggal di Pusat Dakwah Muhammadiyah dan merasakan langsung kehidupan di sana. Untuk program-program yang ingin dijalankan, silakan berkoordinasi dengan BPJS agar ke depannya bisa dikolaborasikan apa saja yang bisa dilaksanakan di kampung tersebut.” Dr. Afdhal menambahkan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari konsep kesehatan holistik yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Hal ini sejalan dengan teori determinasi sosial kesehatan yang menyatakan bahwa faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan memiliki peran penting dalam menentukan status kesehatan individu dan masyarakat. Dr. Ishaq Iskandar juga memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “Kami akan mengkomunikasikan dengan Dinas Kesehatan agar dapat difasilitasi program yang Anda laksanakan. Sebenarnya, program kusta juga kami laksanakan, bahkan ada ‘Kusta Goes to Kampus’. Semoga program-program seperti itu bisa dikolaborasikan ke depannya,” ujarnya. Dr. Ishaq menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat, sesuai dengan teori kesehatan masyarakat integratif yang menekankan pendekatan multidisiplin dan kolaboratif. Pada acara ini, Dr. Afdhal dan Dr. Ishaq juga akan berbagi cerita tentang masa-masa kuliah mereka, di mana Dr. Ishaq merupakan senior satu tahun di atas Dr. Afdhal. Kisah-kisah inspiratif ini diharapkan dapat memotivasi para peserta, khususnya mahasiswa yang berpartisipasi dalam acara ini. Selain itu, PC IMM Maktim telah terintegrasi dengan YAMALI TB melalui program screening TB yang telah berjalan. Ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam upaya pemberantasan penyakit menular dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Acara talk show ini adalah bukti nyata dari dedikasi PC IMM Makassar Timur dalam memajukan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kampung ex-kusta. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar dan berkelanjutan. Mari kita bersama-sama menyentuh hati masyarakat dan membawa perubahan nyata untuk masa depan yang lebih sehat dan sejahtera.

Penampilan Enerjik Nidji Tutup Panggung Fusion Music di Makassar F8 dengan Meriah

Suaraindonesiaku.com, Makassar –Penampilan grup band Nidji menandai berakhirnya rangkaian kegiatan di panggung fusion music zona 4 dalam pagelaran Makassar F8, Minggu (28/7/2024). Ribuan pengunjung yang memadati Anjungan Pantai Losari disuguhkan dengan penampilan spektakuler yang penuh energi dari band yang dikenal dengan hits-hitsnya dalam belantika musik Indonesia. Nidji membuka penampilannya dengan lagu andalan mereka, “Disco Lazy Time”, yang langsung mengajak para pengunjung untuk berdisko bersama. Suasana langsung berubah menjadi meriah, dengan banyaknya pengunjung yang ikut bergoyang mengikuti irama musik. Lagu ini berhasil membangkitkan semangat dan membuat malam menjadi semakin riuh. Tak hanya itu, Nidji juga membawakan beberapa lagu hits lainnya seperti “Laskar Pelangi”, “Biarlah”, dan “Hapus Aku”. Setiap lagu yang dibawakan seakan mengajak penonton untuk bernostalgia, dengan setiap lirik yang dinyanyikan disambut sorak sorai yang meriah. Ubay, sang vokalis, tak henti-hentinya memberikan semangat kepada penonton, membuat setiap detik penampilan mereka terasa begitu istimewa. Di tengah-tengah penampilannya, Ubay menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. “Terima kasih untuk F8 Makassar, untuk yang tercinta Pemkot Makassar, dan untuk Dinas Pariwisata Kota Makassar,” ujar Ubay. Ucapan terima kasih ini disambut dengan tepuk tangan dan sorakan yang semakin menggelegar dari para penonton, menunjukkan bahwa mereka benar-benar menikmati setiap momen penampilan Nidji. Acara ini bukan hanya sekadar konser musik, tetapi juga menjadi ajang untuk merayakan keberagaman budaya dan seni yang ada di Makassar. Penampilan spektakuler Nidji ini menutup dengan gemilang seluruh rangkaian kegiatan di panggung fusion music zona 4, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pengunjung yang hadir di Makassar F8 tahun ini. Makassar F8 menjadi bukti bahwa Makassar bukan hanya kaya akan budaya dan kuliner lewat branding Makassar Kota Makan Enak, tetapi juga mampu menyuguhkan hiburan berkualitas yang mampu menggaet perhatian banyak orang lewat branding Kota Festival Tepian Air.(*)

Natinson Bawa Semangat Nasionalisme dan Kebersihan di Makassar F8

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Malam penutupan panggung Fusion Music di Zona 4 Makassar F8 dibuka dengan penampilan luar biasa dari grup musik Natinson, Minggu (28/7/2024). Duo akustik yang digawangi kakak beradik Ahmad Nazar Najib dan Muhammad Nashrul Najib ini membuka penampilan mereka dengan mengajak penonton dan seluruh pengunjung F8 untuk bersama-sama menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka”. Atmosfer penuh kebersamaan dan nasionalisme seketika memenuhi Anjungan Pantai Losari. Dua bersaudara ini bersama-sama menciptakan musik dengan lirik sederhana yang mengangkat isu-isu sosial. Salah satunya, tentang kebersihan. Di sela-sela penampilannya, Ahmad Nazar Najib dengan penuh semangat mengajak para penonton untuk tidak hanya menikmati musik, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan. “Saling mengingatkan bahwa hal kecil seperti sampah, mau itu sampah rokok, makanan, apapun itu, kita berharap sampah-sampah yang kita pikir itu hal kecil, bisa kita perhatikan, buang ke tempat yang seharusnya,” ungkapnya. Pesan ini disampaikan dengan harapan bahwa setiap orang akan lebih sadar untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Tidak hanya itu, penampilan Natinson juga diwarnai dengan momen-momen penuh kehangatan. Di akhir penampilan, mereka mengajak seluruh penonton untuk berfoto bersama sambil mengacungkan jari kelingking, simbol persahabatan yang mereka angkat sebagai pesan penutup. “Karena jari kelingking itu simbol persahabatan,” tambahnya. Penampilan Natinson di malam penutupan Makassar F8 tidak hanya menghibur tetapi juga mengandung pesan moral yang mendalam. Mereka berhasil menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.(*)

UMKM Butik Lokal Sulsel Tunjukkan Eksistensi dan Karyanya di Segmen Fashion F8

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Makassar International Eight Festival & Forum (F8) memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM butik lokal Sulsel untuk menunjukkan eksistensi dan karyanya pada Segmen fashion di Zona 3 F8, Minggu (28/7/2024). Salah satu peserta yang menarik perhatian dari Butik Basrah dari Kota Pare-Pare. Pemiliknya, Rahmah, menampilkan enam baju busana muslim perempuan dan tiga baju busana muslim laki-laki dalam fashion show. “Koleksi yang ditampilkan mengusung tema Labukesso, yang berarti matahari terbenam, menggambarkan keindahan nuansa warna yang hangat dan menawan,” jelasnya. Rahmah mengaku bahwa ini adalah kali pertamanya ia menampilkan karyanya dalam bentuk fashion show dan di panggung F8. “Saya sangat berterima kasih kepada F8 yang memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM seperti saya untuk menunjukkan karya kami,” ungkapnya. Ia berharap partisipasinya dalam acara ini dapat meningkatkan eksposur dan pemasaran untuk butik yang telah ia kelola. Sementara itu, Butik Husna asal Kabupaten Bantaeng juga ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Pemilik butik, Husna, menampilkan enam baju bertema pesta yang terbuat dari kain sutra khas Makassar. “Kain wastra tersebut dipadukan dengan desain modern, menciptakan perpaduan yang unik antara tradisi dan inovasi,” jelasnya. Butik Husna, yang telah berdiri selama 18 tahun, juga baru pertama kali mengikuti F8. Husna merasa sangat bahagia bisa memperkenalkan koleksinya di panggung yang bergengsi ini. “Ini adalah kesempatan yang sangat berarti bagi kami untuk menunjukkan bahwa produk lokal juga bisa bersaing dengan yang lain,” ujarnya. Dengan adanya dukungan dari F8, diharapkan industri fashion lokal di Sulsel dapat semakin dikenal. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan keberlanjutan UMKM di Sulsel.(*)

Tari Odissi India Kembali Guncang Panggung F8 di Hari Terakhir

Suaraindonesiaku.com, Makassar – Setelah sukses dan membuat terpukau pengunjung F8 pada hari keempat kemarin, Konsulat Jenderal India kembali mempersembahkan satu tarian indah dari negeri Bollywood itu. Ialah Tari Odissi. Adalah salah satu bentuk tarian klasik unggulan India yang berasal dari kuil Hindu di negara bagian pesisir timur Odisha di India. Sang penari, Sriradha Paul menampilkannya dengan begitu indah. Gerakan tubuhnya menunjukkan penghayatan yang luar biasa. Pengunjung juga dibawa pada suasana di India kuno dengan perpaduan musik khasnya. Sriradha mengatakan, dia menampilkan karakter populer dari Ramayana yang begitu familiar di Indonesia juga di India. Bagaimana kisahnya ialah seorang perempuan bernama Supernaka yang bertemu Rama. Dengan wajah tampan Rama justru membuat Supernaka tidak percaya diri. Dia merasa tidak bisa mendekati Rama karena wajahnya yang jauh dari kata cantik. Tetapi beruntungnya dia menemukan satu kekuatan magis yang bisa mengubah penampilannya sehingga bisa mendekati Rama. Sayangnya, Rama mengatakan bahwa dia sudah memiliki istri yakni Shinta. Dari penampilan ini, Sriradha ingin penonton bertanya apa sebenarnya standar cantik itu. Nah tarian ini salah satunya menggambarkan hal tersebut. Kecantikan yang selalu kita ingin mencari dan menemukannya. “Jadi saya ingin titipkan pertanyaan kepada penonton, apa sebenarnya cantik dan tidak cantik itu?,” katanya di Panggung Utama F8, pada sela-sela pertunjukkan, Minggu, 28 Juli 2024. Selama sekitar 40 menit menari seorang diri di panggung diiringi dengan permainan mardala, vocal juga violin membuat penonton F8 terhipnotis. Ekspresi luar biasa dari sang penari yang seorang diri tampil memukau di atas panggung pun mendapat tepuk tangan meriah pengunjung. Di akhir pertunjukan, tiga talent juga koreografer ini pun bersama-sama menuju panggung dan berterimakasih kepada warga Makassar yang sudah mengizinkan mereka tampil di F8. Sebagaimana diketahui hari ini merupakan penampilan terakhir dari talent dan malam ini merupakan penutupan F8 Makassar. (*)