Suara Indonesiaku

Ketua Pandawa Pattingalloang Makassar Laporkan Oknum Debt Collector Moladin Finance ke Polda Sulsel

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pandawa Pattingalloang Kota Makassar, Imran, S.E., secara resmi melaporkan sekelompok oknum Debt Collector dari perusahaan pembiayaan Moladin Finance ke Polda Sulawesi Selatan, dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/1054/X/2025/SPKT/POLDA SULSEL, atas dugaan perampasan kendaraan secara paksa di jalan umum. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jl. Hertasning – Aroepala, Kota Makassar, di mana mobil milik Imran, S.E. yang saat itu tengah digunakan oleh rekannya, dirampas paksa oleh beberapa orang yang mengaku sebagai Debt Collector dari Moladin Finance. Menurut Imran, tindakan tersebut dilakukan tanpa disertai surat resmi penarikan atau surat perintah eksekusi dari pengadilan, sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku. > “Debt Collector tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyitaan kendaraan di jalan umum. Tindakan mereka jelas melanggar hukum dan meresahkan masyarakat. Saya harap aparat kepolisian bertindak tegas,” ujar Imran, S.E., usai membuat laporan di Polda Sulsel. Ia menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019, penarikan atau penyitaan kendaraan objek fidusia hanya dapat dilakukan melalui mekanisme eksekusi pengadilan, bukan oleh pihak leasing atau debt collector secara sepihak. Imran juga menyoroti maraknya praktik premanisme yang berkedok Debt Collector di Kota Makassar. Ia berharap pihak kepolisian dapat bekerja secara profesional sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lebih lanjut, Imran, S.E. didampingi oleh beberapa pengacara menyatakan akan mengawal kasus ini hingga para oknum Debt Collector tersebut ditetapkan sebagai tersangka, karena tindakan mereka dinilai telah meresahkan masyarakat Kota Makassar.

Pemberitahuan Kehilangan Sertifikat Tanah di Kabupaten Maros Atas Nama Makmur Sani

Suaraindonesiaku.com, Maros – Telah hilang 1 Buah Sertifikat Hak Milik Atas Nama Ir. Makmur Saini, Mt., yang terletak Perumahan Griya Maccopa Indah F4 No. 11, Kabupaten Maros, Kecamatan Mandai, Kelurahan Bontoa, Lingkungan Sambotara, dengan No. Objek Pajak 73 08. 010. 002. 017-0200. 0. “Bagi siapa saja yang menemukan atau mengetahui keberadaan sertifikat tersebut, mohon dapat menghubungi saya di Nomor HP 082187640742,” kata Kuasa Pemilik Sertifikat, Hamdani kepada media, Kamis, 16 Oktober 2025. Selain menghubungi nomor pihak Kuasa Pemilik Sertifikat, pihak yang menemukan sertifikat tanah tersebut juga bisa melaporkan ke aparat desa setempat atau kantor pertanahan terdekat. “Demikian pengumuman ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian dan bantuannya, saya ucapkan terima kasih,” ucap Hamdani.

PLN Dukung UMKM Naik Kelas di Ajang Andalan Hati: UMKM Sulsel Maju dan Berkarakter

Suaraindonesiaku,com.Makassar, 16 Oktober 2025 — Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam pameran “Andalan Hati: UMKM Sulsel Maju dan Berkarakter” yang digelar di Monumen Mandala, Makassar, Rabu (15/10). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-356, sekaligus menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas dan potensi pelaku UMKM lokal. Ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, hingga produk ramah lingkungan berpartisipasi dalam ajang ini untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) turut berpartisipasi dengan menghadirkan berbagai produk unggulan dari Rumah BUMN PLN binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Produk-produk tersebut mencerminkan semangat kemandirian, inovasi, dan keberlanjutan yang menjadi ciri khas UMKM binaan PLN UID Sulselrabar di wilayah Sulawesi Selatan. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang hadir meninjau langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya saat berkunjung ke booth PLN UID Sulselrabar. Ia menilai PLN telah berperan aktif dalam mendorong tumbuhnya pelaku usaha kecil dan menengah agar dapat berkembang dan berdaya saing. “Kami berterima kasih kepada PLN yang senantiasa hadir mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM. Kami berharap PLN terus menjadi pelopor dalam memajukan UMKM, membantu mereka naik kelas, dan berdaya saing di tingkat nasional bahkan global,” ujar Andi Sudirman Sulaiman. Selain menampilkan produk UMKM unggulan, PLN juga memanfaatkan momentum pameran ini untuk melakukan sosialisasi berbagai layanan digital PLN, seperti aplikasi PLN Mobile. Pengunjung yang hadir, terutama pelaku UMKM, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap berbagai inovasi dan kemudahan akses layanan PLN secara digital. General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa keikutsertaan PLN dalam ajang ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM binaan yang tangguh, inovatif, dan berkarakter. “PLN percaya bahwa pemberdayaan masyarakat adalah salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN PLN dan program TJSL, kami ingin memastikan pelaku UMKM memiliki akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan pasar yang lebih luas,” ungkap Edyansyah. Ia menambahkan, keberhasilan UMKM binaan PLN tidak hanya diukur dari sisi ekonomi, tetapi juga dari kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan zaman, memanfaatkan teknologi digital, dan mengedepankan keberlanjutan lingkungan dalam proses usahanya. “Kami ingin setiap UMKM binaan menjadi contoh nyata bahwa bisnis yang tumbuh bisa tetap menjaga keberlanjutan sosial dan lingkungan. Ini sejalan dengan komitmen PLN mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB 8): Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi,” imbuhnya. Melalui kegiatan ini, PLN UID Sulselrabar berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan BUMN dapat terus diperkuat. Tidak hanya untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan berdaya tahan, tetapi juga untuk membangun karakter UMKM yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing global. Narahubung: Ahmad Amirul Syarif Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar No. HP: 0815-2309-123

Dipimpin Wakil Bupati, Pemkab Sinjai Tertibkan Bangunan Liar di Area Pasar Sentral

Suaraindonesia.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali menertibkan bangunan liar milik pedagang yang berdiri di area Pasar Sentral Sinjai bagian atas, Rabu (15/10/2025). Penertiban ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, dan melibatkan tim gabungan dari sejumlah instansi. Diantaranya Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM, Dinas PUPR, serta DLHK. Turut serta pula aparat dari Kecamatan Sinjai Utara, Kelurahan Bongki, Polres, Kodim, dan Kejaksaan. Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Para pedagang yang terkena penertiban diarahkan untuk direlokasi ke dalam area Pasar Sentral agar aktivitas jual beli tetap berjalan lancar. Selain penertiban, petugas gabungan juga melakukan pemangkasan pohon di area Pasar Sentral. Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata kawasan pasar agar lebih rapi dan nyaman. “Sesuai dengan Perda penertiban, ada beberapa pohon yang harus ditebang karena membahayakan pengunjung maupun pedagang. Penertiban ini dilakukan demi kenyamanan bersama dan akan berkelanjutan,” ujarnya. Ia menambahkan, Pemkab Sinjai juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan melalui Gerakan Sinjai Bersih “Tante Lisa” (Tangan Terampil Lihat Sampah Ambil). “Ini perlu terus digelorakan agar menjadi perhatian kita semua. Kami sudah melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang karena bangunan mereka berada di area yang bukan peruntukannya, melainkan lahan parkir,” jelasnya. Dengan penertiban ini, Andi Mahyanto berharap penataan Pasar Sentral Sinjai dapat berjalan lebih baik, sehingga lingkungan pasar menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh pengunjung dan pedagang.

Workshop Implementasi BLUD Kesehatan Sinjai Resmi Ditutup, Sekda Tekankan Integritas dan Keadilan Layanan

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR – Rangkaian kegiatan Workshop Implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Bidang Kesehatan Kabupaten Sinjai telah resmi berakhir. Penutupan workshop yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai ini dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (15/10/2025). Workshop ini fokus pada peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan dan tata kelola layanan fasilitas kesehatan daerah melalui skema BLUD. Dalam sambutannya, Sekda Andi Jefrianto Asapa memberikan penekanan penting mengenai faktor-faktor kunci di balik keberhasilan BLUD. Menurutnya, keberhasilan implementasi BLUD tidak hanya bergantung pada regulasi dan sistem, melainkan sangat ditentukan oleh komitmen, integritas, dan profesionalisme dari seluruh pihak pengelola. ​“Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai berkomitmen penuh. Ke depan, kami akan terus mendukung penguatan BLUD melalui pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas SDM, serta integrasi kinerja BLUD dengan perencanaan pembangunan daerah,” tegasnya. Sekda Sinjai mengingatkan peserta workshop bahwa BLUD di sektor kesehatan tidak boleh berorientasi pada profit, melainkan harus berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa tujuan utama BLUD bukan mencari keuntungan, melainkan memastikan ketersediaan dan kualitas pelayanan yang cepat, tepat, dan berkeadilan kepada publik. ​“Mari kita terus menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik, integritas, dan profesionalitas dalam bekerja, dengan orientasi pada kepuasan masyarakat. Kebutuhan publik harus menjadi fokus utama dalam setiap langkah yang kita lakukan,” pesannya. Pada kesempatan tersebut, Andi Jefrianto Asapa juga membawakan materi dengan mengenai “Monitoring, Evaluasi, dan Kinerja BLUD”. Materi ini penting untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan dana dan layanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan yang telah berstatus BLUD. Penutupan workshop ini diharapkan menjadi bekal bagi seluruh pihak terkait untuk segera mengimplementasikan tata kelola BLUD yang efektif, transparan, dan berintegritas demi peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Sinjai

Ekspor Perdana CV Harvest Green Global Agriculture, Kirim Butir Kelapa ke Berbagai Negara

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR — Momen bersejarah terjadi di Kota Makassar dengan terlaksananya pelepasan ekspor perdana CV Harvest Green Global Agriculture, sebuah perusahaan rintisan anak muda Sulawesi Selatan yang kini menembus pasar internasional. Acara ini dihadiri oleh Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Makassar, Tenaga Ahli Export Center Makassar, Pimpinan Bank Mandiri Makassar, serta jajaran Direktur dan Komisaris CV Harvest Green Global Agriculture, di kantor Bea Cukai Makassar, Senin (13/10/2025). Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulsel Ir. Sitti Chadidjah, M.Si., menegaskan bahwa momentum ekspor perdana ini menjadi bukti nyata daya saing produk pertanian Sulawesi Selatan. “Kelapa bukan hanya hasil bumi semata, melainkan simbol kerja keras petani, hasil sinergi antarinstansi, dan wujud nyata kontribusi daerah terhadap perekonomian nasional,” Sitti Chadidjah. Ia menambahkan bahwa Badan Karantina Indonesia, melalui Karantina Sulsel, berperan penting dalam memastikan setiap produk ekspor aman, sehat, dan memenuhi standar internasional. “Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, ekspor dari Sulsel akan terus meningkat, tak hanya ke Vietnam, tapi juga ke berbagai negara lainnya,” imbuhnya optimis. Kepala Kantor Bea dan Cukai Makassar Ade Irawan, menyampaikan kebanggaan atas peran instansinya dalam pencapaian ini. “Alhamdulillah, hari ini menjadi tonggak bersejarah dengan terlaksananya pelepasan ekspor perdana CV Harvest Green Global Agriculture, yang salah satunya mengirim 60.000 butir kelapa ke Vietnam. Bea dan Cukai hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga fasilitator perdagangan yang berkomitmen memberikan kemudahan bagi pelaku ekspor agar semakin tumbuh dan membanggakan,” tuturnya. Direktur CV Harvest Green Global Agriculture, Alfyan Sabir Narsum, turut berbagi kisah inspiratif perjalanan bisnisnya. “Perjalanan kami tidak mudah. Dari pengurusan legalitas, proses ekspor, hingga keterbatasan modal — semua kami hadapi dengan tekad dan kerja keras. Hari ini adalah bukti bahwa mimpi bisa diwujudkan dengan semangat pantang menyerah,” Alfyan penuh haru. Ia menegaskan bahwa CV Harvest Green Global Agriculture kini berdiri sebagai simbol kebangkitan generasi muda Sulsel yang percaya diri bersaing di pasar global. Sebagai penutup, Komisaris CV Harvest Green Global Agriculture, Andi Besse Nabila Saskia, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung. “Langkah bisnis, ini juga soal semangat anak muda yang percaya bahwa produk Indonesia mampu bersaing di dunia. Mari terus tumbuh bersama, membawa hasil bumi Indonesia semakin dikenal dan dihargai,” kata dia. Ekspor perdana ini, ujar Andi Besse, merupakan refleksi nyata bagaimana kolaborasi antarinstansi, inovasi anak muda, dan dukungan lembaga keuangan mampu menciptakan lompatan ekonomi baru dari daerah, melalui CV Harvest Green Global Agriculture, telah menunjukkan bahwa produk lokal bisa menembus global asal dikelola dengan komitmen, integritas, dan sinergi lintas sektor.

Dinas Koperasi Sinjai Gandeng BPVP Bantaeng Tingkatkan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa

Suaraindonesia.com, SINJAI – Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng melaksanakan Pelatihan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, A. Jefrianto Asapa, Selasa (14/10/2025)  di Aula Serba Guna, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sinjai. Kegiatan yang akan berlangsung selama 4 hari itu diikuti 80 orang peserta atau para ketua pengurus koperasi desa merah putih. Sekda Sinjai, Andi Jefrianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong lahirnya koperasi-koperasi baru yang kuat dan profesional, terutama di tingkat desa dan kelurahan. “Melalui kerja sama dengan BPVP Bantaeng, diharapkan peserta pelatihan dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan yang akan menjadi bekal dalam mengelola koperasi dengan lebih efektif,” ungkapnya. Selain itu, Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan terbuka terhadap hal-hal baru yang disampaikan oleh para narasumber dan instruktur. “Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri dan kelembagaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan, sehingga koperasi yang dikelola benar-benar menjadi pilar ekonomi masyarakat dan berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan anggota,” imbuhnya. Pada kesempatan itu, Andi Jefrianto menjelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan, dan menjadi wadah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan, “Untuk itu melalui koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, masyarakat dapat membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, gotong royong, dan kebersamaan,” tambahnya.

Lurah Barrang Caddi Ince Syahruddin Gerak Cepat Pasca Retreat: Turun ke Lapangan, Dengarkan Aspirasi Warga Pulau

Suaraindonesiaku,com.Makassar — Usai mengikuti kegiatan Retreat Pembinaan Intensif Lurah se-Kota Makassar yang digelar selama tiga hari di Malino, Kabupaten Gowa, Lurah Barrang Caddi, Ince Syahruddin, S.Pd, langsung menunjukkan langkah nyata dalam menjalankan amanah barunya. Tanpa menunda waktu, pada Senin (13/10/2025) ia turun langsung ke wilayahnya untuk menyapa dan berdialog dengan masyarakat di Pulau Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Sebagai pejabat baru yang dipercaya Wali Kota Makassar untuk memimpin Kelurahan Barrang Caddi, Ince ingin memastikan bahwa semangat pembinaan dan nilai-nilai pelayanan publik yang ditekankan dalam kegiatan retreat segera diterapkan di lapangan. Dalam kunjungannya, ia menyambangi sejumlah pemukiman warga, berdialog dengan tokoh masyarakat, serta meninjau beberapa fasilitas umum yang menjadi kebutuhan prioritas warga kepulauan. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi Ince untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, sekaligus meneguhkan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan humanis. “Pemerintah harus hadir bukan hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam keseharian masyarakat. Saya ingin memastikan aspirasi warga betul-betul didengar dan ditindaklanjuti,” ujar Ince Syahruddin. Lebih lanjut, ia juga mensosialisasikan sejumlah program unggulan Wali Kota Makassar yang fokus pada peningkatan kualitas layanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pemerataan pembangunan antarwilayah, termasuk di kawasan kepulauan yang selama ini memiliki tantangan tersendiri. Langkah cepat Lurah Barrang Caddi ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak warga mengaku senang melihat pemimpin baru mereka turun langsung dan berinteraksi tanpa jarak. “Kehadiran pak lurah di tengah kami memberi semangat baru. Kami merasa lebih diperhatikan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat. Dengan semangat baru pasca-retreat, Lurah Ince Syahruddin bertekad menjadikan Barrang Caddi sebagai contoh kelurahan kepulauan yang maju, tertata, dan mandiri melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Sinjai Buka Workshop Implementasi BLUD Lingkup Dinas Kesehatan Tahun 2025

Suaraindonesiaku.com, MAKASSAR — Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, secara resmi membuka Workshop Implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Senin (13/10/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 13-15 Oktober 2025 diikuti oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai beserta jajaran, para Kepala Puskesmas, Direktur Rumah Sakit Pratama Bulupacing, pejabat struktural, serta pejabat pengelola BLUD dari seluruh unit pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai. Dalam sambutannya, Bupati Sinjai menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan workshop ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan di bidang kesehatan melalui penerapan sistem BLUD. “Implementasi BLUD merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemandirian pengelolaan keuangan pada fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan sistem ini, puskesmas diharapkan dapat lebih fleksibel dalam meningkatkan kualitas layanan yang bermutu yang harus terkendali dengan kendali mutu kepada masyarakat,” ujar Bupati Sinjai. Bupati juga berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan memahami mekanisme penerapan BLUD sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga proses implementasinya di Kabupaten Sinjai dapat berjalan optimal. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Dinas Kesehatan dalam penerapan tata kelola keuangan berbasis BLUD. “Melalui workshop ini, kami ingin mendorong seluruh puskesmas di Kabupaten Sinjai agar mampu meningkatkan pemahaman aparatur dan pengelola unit layanan secara menyeluruh terhadap konsep regulasi dan mekanisme pengelolaan BLUD sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan profesional,” jelas dr. Emmy. Kegiatan dengan peserta sebanyak 140 orang ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait diantaranya BKAD yang memberikan materi mengenai kebijakan dan teknis penyusunan dokumen BLUD, mekanisme pengelolaan keuangan, serta sistem pelaporan kinerja. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan seluruh unit pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai dapat mengoptimalkan pengelolaan keuangan berbasis kinerja, sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif dan berdaya saing.

Pengurus Masjid Al Muttahidah Sinjai Gelar Peringatan Maulid, Hadirkan Muballig dari Sidrap

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Ratusan umat Muslim memadati halaman Masjid Al-Muttahidah Tokinjong, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar penuh khidmat dan semarak, Sabtu (11/10/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dr. Sam Ratulangi ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Sinjai Utara, Agus Salam, Lurah Balangnipa, Abdi Wirawan, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Ketua Pengurus Masjid Al-Muttahidah, Musaddaq, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini menghadirkan muballigh dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yaitu Ustadz Sudarman Da’uleng, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Azhar Talawe. “Maulid Nabi tahun ini kita hadirkan Ustadz Sudarman Da’uleng untuk memberikan hikmah maulid. Beliau dikenal sebagai salah satu ulama yang aktif berdakwah dan membina santri di Sidrap,” ujar Musaddaq. Dengan mengusung tema “Internalisasi Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Empati dan Toleransi dalam Kehidupan Sosial,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Camat Sinjai Utara, Agus Salam, menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Al-Muttahidah yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut. “Peringatan Maulid Nabi seperti ini sangat penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai akhlak Rasulullah di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga mempererat ukhuwah dan menumbuhkan rasa empati serta toleransi antar sesama,” tutur Agus Salam. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap masjid sebagai wujud syiar Islam dan penguatan karakter umat di Kabupaten Sinjai.