Suara Indonesiaku

Kukuhkan Pengurus DPC Ujung Tanah,Ketua DPP APPI Tegaskan Komitmen dan Prinsip Organisasi

Suaraindonesiaku,com.MAKASSAR – Ketua Umum DPP Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI), Irfan Darmawan menegaskan bahwa prinsip dasar hadirnya APPI adalah menjaga stabilitas sosial, mengawal keberhasilan program pemerintah serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kata dia, Ormas APPI merupakan wadah pengabdian masyarakat yang fokus bergerak dibidang sosial, pembinaan dan pemberdayaan pemuda, kaum perempuan hingga pelayanan bantuan hukum. Hal ini disampaikan Irfan saat memberikan sambutan pada acara Konsolidasi dan Pengukuhan Pengurus DPC APPI Kecamatan Ujung Tanah yang berlangsung di Aula Kantor Camat Ujung Tanah, Selasa (27/1). Menurut Irfan, Agenda konsolidasi dan pengukuhan pengurus kecamatan tidak hanya dimaknai sebagai ajang seremonial belaka. Terlebih merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas kader dan eksistensi organisasi di tingkat wilayah. “Momentum ini juga dijadikan sebagai ruang konsolidasi untuk menyatukan visi, langkah, dan komitmen seluruh kader APPI di Kecamatan untuk terlibat aktif memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus mendukung setiap program pembangunan Pemerintah Kota yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat”, ujarnya. Dengan begitu, ia berharap kepada pengurus DPC dan Kelurahan yang telah dikukuhkan agar terus bergerak aktif dan mampu menjadi ujung tombak dalam menjawab segala tantangan dan persoalan masyarakat khususnya di Kecamatan Ujung Tanah. “Apalagi kita di APPI memiliki badan dan lembaga seperti Satuan Tugas (Satgas), Srikandi APPI, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) yang siap membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan pendampingan hukum”, katanya. Dikesempatan yang sama, Camat Ujung Tanah, Amanda Syawaldi dalam sambutannya menyambut baik kehadiran dan terbentuknya kepengurusan APPI di wilayahnya. Ia berharap APPI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar. “Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan organisasi kemasyarakatan seperti APPI sangat dibutuhkan. Kami berharap APPI bisa berkontribusi nyata mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan,” kata Amanda. Turut hadir dalam acara pengukuhan, Dewan Penasihat DPP APPI, Dr. Syarif, Sekcam Ujung Tanah, Muh. Imam Ilyas, pengurus DPP dan Satgas APPI serta seluruh Lurah dan unsur Tripika Kecamatan Ujung Tanah. (*)

Pemuda sebagai Nadi Pembangunan, Formatur PK KNPI Panakkukang Soroti Hasil Musrenbang 2026

Suaraindonesiaku,com.Makassar – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Panakkukang Tahun 2026 digelar di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Kota Makassar, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari seluruh kelurahan di Kecamatan Panakkukang. Formatur PK KNPI Kecamatan Panakkukang, Bung Ciko, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai kekuatan utama dalam pembangunan Kota Makassar. Ia mengibaratkan pemuda sebagai nadi dan darah yang mengalirkan energi, ide, serta inovasi bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, struktur demografi Kota Makassar menunjukkan potensi besar generasi muda. Sekitar 60 persen penduduk berada pada usia produktif, sementara 24 persen di antaranya merupakan usia lanjut, sehingga keberadaan pemuda menjadi faktor strategis dalam menjaga keseimbangan pembangunan sosial dan ekonomi. Bung Ciko berharap, hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Panakkukang Tahun 2026 dapat menjadi titik awal penguatan peran pemuda, khususnya dalam mendorong kemandirian dan partisipasi aktif dalam pembangunan kota. “Semoga ke depan potensi pemuda, khususnya di Kecamatan Panakkukang, mendapatkan dukungan yang nyata agar semangat berdikari dan kontribusi pemuda semakin terasa dalam mewarnai pembangunan Kota Makassar,” ujarnya. Ia juga menyoroti keberadaan Makassar Creative Hub di setiap kecamatan sebagai peluang besar bagi pemuda untuk berkembang, berkreasi, serta menciptakan ruang kolaborasi yang produktif. Dalam Musrenbang tersebut, terdapat tiga isu pokok yang menjadi perhatian utama, yakni: 1.Persoalan sampah 2.Perbaikan dan pengelolaan drainase 3.Pemberdayaan pemuda Melalui forum ini, diharapkan lahir kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi peran strategis generasi muda.

Bakti Sosial Donor Darah Ke-13, Wujud Kepedulian Karang Taruna dan PMI Mariso

Suaraindonesiaku,com.Makassar, 24 Januari 2026 — Dalam rangka kegiatan bakti sosial, Karang Taruna Kecamatan Mariso berkolaborasi dengan PMI Kecamatan Mariso, serta didukung oleh Ormas PELITA dan Pengurus DKM Masjid Nahdhatussa’adah, menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah ke-13. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nahdhatussa’adah, Jl. Cendrawasih, dengan mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan”. Kegiatan donor darah ini mendapat antusiasme tinggi dari berbagai lapisan masyarakat, di antaranya warga sekitar, perwakilan RT/RW se-Kecamatan Mariso, unsur ASN lingkup Kecamatan Mariso, anggota TNI dan Polri, jamaah masjid, serta masyarakat umum Ketua Karang Taruna Kecamatan Mariso, Muhammad Irfan Rahman, dalam sambutannya menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung pada kesehatan dan kemanusiaan. Ia juga berharap kegiatan donor darah ini dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara berkesinambungan. “Alhamdulillah, sejalan dengan tema ‘Setetes Darah Sejuta Harapan’, kami menyelenggarakan aksi kemanusiaan donor darah ini sebagai bentuk nyata pengabdian sosial kepada masyarakat,” ujar Muhammad Irfan Rahman. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, khususnya PMI Kecamatan Mariso, Pemerintah Kecamatan Mariso dan Kelurahan Panambungan, Ormas PELITA, serta Pengurus DKM Masjid Nahdhatussa’adah. Tim tenaga medis dari PMI Kota Makassar turut hadir untuk memastikan proses donor darah berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan. Kolaborasi yang solid antara Karang Taruna dan PMI Kecamatan Mariso menjadi kunci suksesnya kegiatan kemanusiaan ini. “Melalui kegiatan ini, kami berharap donor darah dapat terus berlanjut, menebar manfaat yang lebih luas, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya. Seluruh rangkaian donor darah dilaksanakan dengan menerapkan prosedur kesehatan yang ketat. Setiap calon pendonor diwajibkan menjalani pemeriksaan awal, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta riwayat kesehatan guna memastikan kelayakan sebagai pendonor. Ketua PMI Kecamatan Mariso, Andi Makmur Burhanuddin, menyampaikan bahwa darah yang berhasil dikumpulkan akan disalurkan ke rumah sakit-rumah sakit di Kota Makassar untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah. “Donor darah yang kita lakukan hari ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Kami mengapresiasi semangat kepedulian seluruh peserta. Ini adalah bentuk sedekah yang ikhlas, di mana darah yang kita donorkan dapat memberi harapan hidup bagi orang lain yang bahkan tidak kita kenal,” ungkap Andi Makmur Burhanuddin. Selain sebagai aksi sosial, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai kebiasaan rutin bagi mereka yang sehat. Donor darah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor. Sebanyak 42 orang pendonor dengan penuh keikhlasan turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian sosial yang kuat di Kecamatan Mariso. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan donor darah ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas.

Tanggap Darurat Bencana: PLN Bentuk Tim Reaksi Cepat yang Siap Hadapi Situasi Darurat

Suaraindonesiaku,com.Parepare, 21 Januari 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengadakan kegiatan “Pelatihan Kesiapsiagaan Darurat Bencana” di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare pada tanggal 19-20 Januari 2026. Melalui kerja sama dengan ORARI Parepare, BPBD Kota Parepare, Basarnas Kota Parepare, dan TAGANA Parepare, kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai unit di bawah PLN UID Sulselrabar yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC). Ketua ORARI Kota Parepare sekaligus ketua panitia pelatihan, Bobot Hery menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan anggota TRC dalam menghadapi situasi darurat. Salah satu fungsi utama pembentukan TRC adalah untuk memberikan respons cepat terhadap bencana guna melindungi pegawai, masyarakat, dan aset perusahaan. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare, Abdul Waris Muhiddin menyampaikan penghargaan atas inisiatif dan komitmen utk membekali peserta dan manajemen bencana. “Kami berharap kepada semua peserta yang ikut pelatihan ini agar dapat menyerap dan mempraktikkannya kelak pada saat dibutuhkan,” ujarnya. Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Ambo Tuwo, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran TRC sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana, dan sebagai tim khusus untuk penanganan kondisi darurat. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kesiapsiagaan agar ketika terjadi bencana, teman-teman TRC dapat memberikan bantuan serta menerapkan keahlian yang diperoleh selama pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga berfokus pada peningkatan kompetensi,” jelasnya. Dalam pelatihan ini, konsep manajemen 5M juga menjadi salah satu perhatian utama, salah satunya adalah elemen Man (Manusia). “Semua bisa bergerak apabila ada manusianya. Pilar paling utama adalah manusia. Karena itu, teman-teman TRC dibekali oleh BPBD untuk memastikan kesiapan mereka,” ujar Ambo. “Kita perlu bersinergi dan berkolaborasi dengan ORARI, BPBD, Basarnas, dan TAGANA sebagai rujukan utama kita dalam penanggulangan bencana. Saya berharap acara ini menjadi awal dari kerja sama yang baik antara PLN UID Sulselrabar dan BPBD. Kelak, kita dapat membantu unit lain jika diperlukan,” tambah Ambo. Kegiatan pelatihan ini menunjukkan komitmen PLN UID Sulselrabar dalam meningkatkan kesiapan dan kompetensi TRC sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap pegawai, masyarakat, dan lingkungan. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan TRC dapat memberikan kontribusi nyata dalam penanggulangan bencana. Selain berfokus kepada pelatihan tanggap bencana, Yayasan Baitul Maal PLN juga menggelar bakti sosial untuk berkontribusi memberikan bantuan sebanyak 100 paket sembako dan bantuan lima beasiswa kepada masyarakat di Desa Tegal, Kota Parepare.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif didampingi suaminya H. Guntur Toppo, Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Rahmat

Suaraindonesiaku.com, Sinjai — Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif didampingi suaminya H. Guntur Toppo, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Rahmat yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (12/01/2026) sore. Kegiatan tersebut menandai dimulainya proses pembangunan masjid yang telah berdiri hampir 40 tahun dan belum pernah direnovasi. Acara peletakan batu pertama turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Sinjai Hj. Nurbaya Toppo, Rektor Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) Prof. Umar Congge, Camat Sinjai Utara Agus Salam, Lurah Biringere A. Mudzil Djalil Asapa, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nur Rahmat, H. Andi Mulawangsa Mappakalu, menjelaskan bahwa renovasi dan perluasan masjid menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah jemaah. “Masjid ini sudah hampir 40 tahun dan tidak pernah direnovasi. Jemaah semakin membludak, terutama saat salat Jumat, sudah tidak bisa lagi menampung semua jemaah,” ujarnya. Ia juga menyebutkan lokasi masjid yang berada di depan Auditorium Kampus UMSi turut memengaruhi tingginya jumlah jemaah. “Ketika ada kegiatan atau acara di auditorium, jamaah pasti akan melaksanakan salat di masjid ini. Karena itu, masjid akan diperlebar dan direncanakan menjadi dua lantai,” tambahnya. Pembangunan Masjid Nur Rahmat ditargetkan rampung paling lambat dalam dua tahun dengan estimasi anggaran mencapai lebih dari Rp3 miliar. Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian umat. “Baru saja kita menghadirkan kehadiran umat dalam rencana pembangunan masjid ini. Kehadiran para jemaah, pemerhati, serta seluruh masyarakat menunjukkan ketulusan hati untuk memulai pembangunan masjid ini,” ungkapnya. Ia berharap Masjid Nur Rahmat ke depan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat aktivitas sosial kemasyarakatan. “Ini tentu menjadi sarana peningkatan kualitas ibadah dan diharapkan berguna untuk berbagai aktivitas sosial, tidak hanya sebagai tempat salat saja,” tutup Bupati.

Sempat Vakum Bertahun-tahun, Seni Budaya Kodingareng Kini Bangkit Lagi

Suaraindonesiaku.com, Makassar — Setelah beberapa tahun mengalami kevakuman, kesenian dan budaya lokal di Kelurahan Kodingareng kini bangkit kembali. Kebangkitan ini lahir dari inisiatif Lurah Kodingareng bersama salah satu Ketua RW, tokoh masyarakat, serta para pegiat seni yang tergabung dalam Sanggar Kebudayaan Lolo Bayoa Baji Areng . Upaya menghidupkan kembali aktivitas seni budaya tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan jati diri dan kekayaan budaya masyarakat Kodingareng yang sempat terhenti akibat berbagai kondisi dalam beberapa tahun terakhir. Lurah Kodingareng, Sachrir, SE, MM , menyampaikan bahwa kebangkitan kesenian budaya ini merupakan hasil dari semangat kebersamaan dan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya lokal. “Kesenian dan budaya adalah identitas masyarakat Kodingareng. Ketika sempat vakum, kita merasa ada bagian penting dari kehidupan sosial yang hilang. Alhamdulillah, berkat inisiatif bersama antara pemerintah kelurahan, RW, tokoh masyarakat, serta pegiat seni yang tergabung dalam Sanggar Lolo Bayoa Kodingareng, kini kesenian budaya dapat bangkit kembali,” ujar Sachrir. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kelurahan Kodingareng berkomitmen untuk terus memberikan dukungan agar kegiatan seni budaya ini berjalan secara berkelanjutan dan menjadi ruang kreativitas, khususnya bagi generasi muda. Tokoh masyarakat dan pegiat seni Sanggar Kebudayaan Lolo Bayoa Baji Areng menyambut baik dukungan tersebut dan berharap kebangkitan ini menjadi awal dari pelatihan seni budaya yang lebih terarah, rutin, dan berkesinambungan. Dengan terjalinnya sinergi antara pemerintah kelurahan, RW, tokoh masyarakat, dan Sanggar Kebudayaan Lolo Bayoa Baji Areng, kebangkitan kesenian budaya di Kelurahan Kodingareng diharapkan tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga mampu memperkuat persatuan, menjaga kearifan lokal, serta kebanggaan menjadi masyarakat Kodingareng.(*)

Kolaborasi Warga dan Pemerintah, Seni Budaya Kodingareng Bangkit Kembali

Suaraindonesiaku,com.MAKASSAR – Setelah beberapa tahun mengalami kevakuman, kesenian dan budaya lokal di Kelurahan Kodingareng kini bangkit kembali. Kebangkitan ini lahir dari inisiatif Lurah Kodingareng bersama salah satu Ketua RW, tokoh masyarakat, serta para pegiat seni yang tergabung dalam Sanggar Kebudayaan Lolo Bayoa Baji Areng. Upaya menghidupkan kembali aktivitas seni budaya tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan jati diri dan kekayaan budaya masyarakat Kodingareng yang sempat terhenti akibat berbagai kondisi dalam beberapa tahun terakhir. Lurah Kodingareng, Sachrir, SE, MM , menyampaikan bahwa kebangkitan kesenian budaya ini merupakan hasil dari semangat kebersamaan dan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya lokal. “Kesenian dan budaya adalah identitas masyarakat Kodingareng. Ketika sempat vakum, kita merasa ada bagian penting dari kehidupan sosial yang hilang. Alhamdulillah, berkat inisiatif bersama antara pemerintah kelurahan, RW, tokoh masyarakat, serta pegiat seni yang tergabung dalam Sanggar Lolo Bayoa Kodingareng, kini kesenian budaya dapat bangkit kembali,” ujar Sachrir. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kelurahan Kodingareng berkomitmen untuk terus memberikan dukungan agar kegiatan seni budaya ini berjalan secara berkelanjutan dan menjadi ruang kreativitas, khususnya bagi generasi muda. Tokoh masyarakat dan pegiat seni Sanggar Kebudayaan Lolo Bayoa Baji Areng menyambut baik dukungan tersebut dan berharap kebangkitan ini menjadi awal dari pelatihan seni budaya yang lebih terarah, rutin, dan berkesinambungan. Dengan terjalinnya sinergi antara pemerintah kelurahan, RW, tokoh masyarakat, dan Sanggar Kebudayaan Lolo Bayoa Baji Areng, kebangkitan kesenian budaya di Kelurahan Kodingareng diharapkan tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga mampu memperkuat persatuan, menjaga kearifan lokal, serta kebanggaan menjadi masyarakat Kodingareng.(*)

Bad Dormir FC Raih Gelar Juara Mercy Cup Series 1 2026

Suaraindonesiaku.com, Makassar — Bad Dormir FC berhasil menjadi juara Turnamen Mini Soccer “MERCY CUP” Series 1 Tahun 2026 yang digelar di Makassar, (12/01/2026) Pertandingan menggunakan format single match dengan masing-masing tim memainkan tiga laga. Bad Dormir FC mendominasi kompetisi dengan meraih 9 poin penuh dari tiga kemenangan. Mallomoe FC mengisi posisi runner-up dengan 6 poin, sementara Now Clear FC menempati peringkat ketiga, Squid FC berada di posisi keempat dengan 3 poin, kalah agregat gol dari Now Clear FC. Ketua Panitia Turnamen MERCY CUP, Ambo Properti, menjelaskan maksud penamaan turnamen tersebut. Bahwa Turnamen dinamakan MERCY CUP sebagai media silaturahmi sesama anak Sinjai yang berdomisili di Makassar “Turnamen ini kami namakan MERCY CUP sebagai media silaturahmi sesama anak Sinjai yang berdomisili di Makassar, Kami dari latar belakang berbeda-pelajar, mahasiswa, politisi, akademisi, dan wirausaha, tetapi selalu bersatu tanpa sekat.” jelas Ambo properti Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada sponsor utama. “Terima kasih kepada Kakanda Heriwawan, Anggota DPRD Sulawesi Selatan, yang menjadi sponsor tunggal. Sepak bola menyatukan kita semua. Peserta bermain dengan semangat fun, dan Insya Allah kegiatan ini akan rutin setiap bulan.” tambahnya Turnamen ini adalah komitmen komunitas Sinjai di Makassar untuk mempererat tali persaudaraan melalui olahraga. Panitia berharap Series 2 segera digelar.

PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50%, Gebyar Awal Tahun Diminati

Suaraindonesiaku,com.Makassar, 12 Januari 2026 – Gebyar Awal Tahun 2026, PT PLN (Persero) kembali memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui program spesial bertajuk “Tahun Baru Energi Baru”. Program ini menghadirkan promo tambah daya listrik diskon 50% bagi pelanggan yang melakukan transaksi pada aplikasi PLN Mobile. Promo yang berlaku mulai tanggal 7 hingga 20 Januari 2026 ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif, dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah menyampaikan bahwa program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan yang ingin mengoptimalkan penggunaan energi listrik melalui penambahan daya dengan biaya yang terjangkau. “Program ini hadir sebagai wujud apresiasi kepada pelanggan setia PLN dengan memberikan kemudahan sekaligus manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik secara andal dan efisien,” ujar Edyansyah. Edyansyah menambahkan, promo ini hanya berlaku bagi pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2026 dan telah melunasi seluruh tagihan listrik atau kewajiban lain. “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo diskon ini sebaik mungkin guna mendukung aktivitas dan produktivitas sehari-hari,” tambah Edyansyah. Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin melakukan penambahan daya menjadi 7.700 VA cukup membayar sebesar Rp3.294.600, 50 persen lebih hemat dibandingkan biaya normal sebesar Rp6.589.200. Lebih lanjut, Edyansyah menjelaskan mekanisme program ini dilakukan secara penuh melalui PLN Mobile. Bagi pelanggan prabayar, cukup dengan melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Setelah transaksi berhasil, pelanggan menerima _e-voucher_ diskon tambahan daya melalui fitur “Reward” di PLN Mobile atau email terdaftar. Kemudian, pelanggan cukup memasukkan kode _e-voucher_ saat mengajukan permohonan tambah daya di PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku. Edyansyah mengatakan setiap akun PLN Mobile mendapatkan paling banyak empat buah _e-voucher_ tambah daya selama periode promo berlangsung guna memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh pelanggan. Ia menambahkan sejak promo tambah daya listrik diskon 50% diluncurkan, tercatat 1.396 pelanggan di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar memanfaatkan kesempatan tersebut. “Masyarakat juga tak perlu khawatir karena penyambungan tambah daya listrik cukup mudah dan cepat, dengan melakukan pengajuan yang praktis dan dilakukan secara digital lewat aplikasi PLN Mobile,” tutup Edyansyah.

Ketua Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang Apresiasi Layanan Dukcapil Makassar Cetak KTP dan KK Langsung di Pulau

Suaraindonesiaku,com.Ketua Karang Taruna Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Ahmad Rusli, mengapresiasi langkah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar yang menghadirkan layanan administrasi kependudukan secara langsung di wilayah kepulauan, khususnya layanan pencetakan KTP dan Kartu Keluarga (KK) di setiap kelurahan. Menurut Ahmad Rusli, kebijakan Dukcapil Makassar yang membuka layanan permanen di Pulau Barang Lompo, Kodingareng, dan Barrang Caddi merupakan terobosan penting dalam menjamin hak administrasi kependudukan masyarakat pulau. “Kami sangat mengapresiasi Kepala Dukcapil Makassar, Bapak Muhammad Hatim, yang telah menghadirkan pelayanan langsung cetak KTP dan KK di wilayah kepulauan. Ini sangat membantu warga karena tidak lagi harus menyeberang ke daratan,” ujar Ahmad Rusli, Senin (7/1/2026). Ia menilai, langkah tersebut sejalan dengan semangat pemerataan pelayanan publik yang dicanangkan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham. “Warga pulau kini merasakan pelayanan yang setara dengan warga daratan. Proses pengurusan administrasi menjadi lebih cepat, efisien, dan tidak memberatkan masyarakat,” tambahnya. Ahmad Rusli juga mengapresiasi pemanfaatan teknologi Starlink yang digunakan Dukcapil Makassar untuk mengatasi kendala jaringan internet di wilayah kepulauan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan pelayanan tetap berjalan optimal meski berada di pulau terluar. Selain itu, perekrutan warga lokal sebagai petugas pelayanan dinilai sangat tepat karena mampu mempercepat layanan sekaligus memberdayakan masyarakat setempat. “Kehadiran petugas yang stand by di pulau sangat membantu. Ini bukan lagi layanan mobile sesekali, tetapi sudah permanen dan berkelanjutan,” ungkapnya. Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang berharap, ke depan Dukcapil Makassar terus memperluas jangkauan layanan hingga ke pulau-pulau lain yang belum memiliki fasilitas perkantoran melalui program jemput bola atau layanan mobile. “Kami siap mendukung dan membantu sosialisasi kepada masyarakat agar pelayanan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal,” pungkas Ahmad Rusli.