Di Apkasi Otonomi Expo 2026, Bupati Sidrap Perkuat Jejaring Ekonomi Antardaerah

Suaraindonesiaku.com, sidrap — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2026 (AOE 2026) di Hall 3 dan 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026). Kehadiran Syaharuddin yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Apkasi menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring ekonomi antardaerah sekaligus membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan potensi daerah. Ia bersama Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah dan sejumlah pejabat terkait menghadiri acara yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, pembeli, serta mitra strategis dari berbagai daerah. Pembukaan AOE 2026 dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti Widya Putri, Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, Ketua Harian Apkasi Dadang Supriatna, serta Sekretaris Jenderal Apkasi Joune Ganda. Mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, AOE 2026 menjadi ruang pertemuan antara potensi daerah dan peluang pasar. Berbagai komoditas unggulan, produk UMKM, sektor perdagangan, pariwisata, investasi, hingga pengadaan barang dan jasa pemerintah diperkenalkan dalam kegiatan yang berlangsung 27–29 Agustus 2026. Bagi Sidrap, forum tersebut menjadi peluang untuk memperluas jejaring dan membuka komunikasi dengan daerah maupun pelaku usaha yang memiliki kepentingan terhadap pengembangan komoditas dan potensi ekonomi daerah. “Melalui kegiatan ini, kita dapat memperkenalkan komoditas unggulan sekaligus membangun kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Bupati Syaharuddin. Keterlibatan Bupati Sidrap dalam forum Apkasi juga sejalan dengan posisi Sidrap sebagai salah satu daerah dengan potensi kuat di sektor pangan. Jejaring antardaerah diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengalaman, pengembangan kemitraan, serta perluasan akses pasar bagi produk dan komoditas unggulan. Selain menjadi ruang promosi, AOE 2026 mempertemukan pemerintah daerah dengan investor, pembeli, pelaku usaha, dan mitra strategis. Pertemuan tersebut membuka peluang lahirnya kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi potensi ekonomi daerah. Selama tiga hari, pengunjung dapat melihat langsung beragam produk dan potensi unggulan dari daerah peserta. Expo ini sekaligus menjadi etalase kekuatan ekonomi lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Melalui kehadiran di AOE 2026, Pemkab Sidrap memanfaatkan forum Apkasi sebagai ruang memperluas konektivitas ekonomi. Jejaring yang terbentuk diharapkan tidak berhenti pada kegiatan expo, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.
Wamendagri dan Rombongan Apkasi Belanja di Stan Sidrap, Produk Lokal Jadi Daya Tarik AOE 2026

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Stan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu yang menarik perhatian dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AOE 2026). Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto bersama rombongan Apkasi menyempatkan berkunjung dan berbelanja produk lokal Sidrap, Kamis (27/8/2026). Kunjungan tersebut didampingi Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, serta sejumlah pejabat Pemkab Sidrap. Beragam produk unggulan Sidrap ditampilkan di stan, mulai dari baju dan tas, beras, produk olahan makanan, hingga berbagai kerajinan khas daerah lainnya. Beragam produk ini menjadi representasi kreativitas pelaku usaha dan potensi ekonomi masyarakat Sidrap. Kehadiran Wamendagri dan rombongan Apkasi memberikan perhatian tersendiri bagi stan Sidrap. Selain melihat produk yang dipamerkan, rombongan juga menyempatkan membeli sejumlah produk yang tersedia. Keikutsertaan Sidrap dalam AOE 2026 menjadi kesempatan untuk membawa produk lokal lebih dekat dengan pasar yang lebih luas. Beragam produk yang ditampilkan tidak hanya menawarkan nilai ekonomi, tetapi juga memperlihatkan kreativitas dan kekhasan produk masyarakat daerah. Melalui stan tersebut, pengunjung dapat melihat secara langsung keragaman produk Sidrap dalam satu ruang. Produk fesyen dan kerajinan tampil berdampingan dengan komoditas pangan serta berbagai olahan makanan khas. AOE 2026 mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas” dan berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 dan 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang. Expo ini mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, pembeli, dan berbagai pemangku kepentingan. Bagi Sidrap, momentum tersebut menjadi ruang promosi sekaligus membuka peluang jejaring pemasaran dan kerja sama bagi produk unggulan daerah. Kunjungan Wamendagri dan rombongan Apkasi sekaligus menjadi momentum positif bagi produk lokal Sidrap untuk mendapatkan perhatian di ajang berskala nasional. Kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan potensi ekonomi daerah yang dapat terus dikembangkan dan diperluas pasarnya.
Kolaboratif, Dinas Kominfo Takalar Gali Tata Kelola Digital di Kabupaten Sidrap

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Penguatan tata kelola digital menjadi ruang berbagi pengalaman antara Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Takalar dan Dinas Kominfo Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Hal itu terlihat dalam kunjungan studi banding jajaran Kominfo-SP Takalar ke Kantor Dinas Kominfo Sidrap, Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (27/8/2026). Kepala Dinas Kominfo-SP Takalar, Suhardiyanto, memimpin rombongan yang diterima Sekretaris Dinas Kominfo Sidrap, Mursalim Halim, bersama pejabat terkait. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Kominfo Takalar untuk menggali pengalaman Sidrap dalam penerapan, pengelolaan, dan pengembangan tata kelola digital pemerintahan. Salah satu pembahasan berfokus pada sistem jaringan komunikasi dan internet yang terpusat melalui Dinas Kominfo. Pengelolaan jaringan menjadi bagian penting dalam menunjang konektivitas dan layanan digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Diskusi juga mencakup persandian dan keamanan informasi. Kominfo Takalar menggali penerapan dan pengelolaan aspek tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan sistem serta informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital. Tak hanya teknologi, pembahasan meluas ke sektor kehumasan dan kemitraan media. Kedua pihak bertukar pengalaman mengenai pengelolaan komunikasi publik, penyebarluasan informasi pemerintahan, serta hubungan kerja dengan media. Pertukaran pengalaman tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mengembangkan tata kelola komunikasi dan informatika. Pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat menjadi referensi bagi masing-masing daerah untuk memperkuat layanan digital dan komunikasi publik. “Terima kasih kepada Dinas Kominfo Sidrap yang telah menerima kami dengan baik. Banyak hal yang menjadi referensi untuk pengembangan tata kelola digital di Takalar,” ujar Suhardiyanto. Sementara Sekretaris Dinas Kominfo Sidrap, Mursalim Halim, menyambut baik kunjungan jajaran Kominfo Takalar dan menilai studi banding tersebut menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman dalam pengelolaan teknologi informasi, keamanan informasi, aplikasi pemerintahan, kehumasan, serta kemitraan media. “Semoga diskusi ini memberikan manfaat bagi kedua daerah dan dapat memperkuat tata kelola digital ke depan,” tandas Mursalim.
Tujuh Putra-Putri Sidrap Tampil di MTQ KORPRI Nasional 2026, Wakili Sulsel dan Kemenag RI

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Makassar menjadi panggung bagi tujuh putra-putri asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Mereka tampil membawa nama Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam sejumlah cabang yang diperlombakan pada ajang nasional tersebut. Dua peserta mewakili Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Dr. H. Syamsuddin, S.Ag., M.A.P. pada cabang Khutbah Jumat dan Dr. Nidaul Islam, S.Th.I., M.Th.I. pada cabang Doa. Sementara lima peserta lainnya tampil sebagai perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia. Mereka adalah Abd. Razak Pabbaja, S.H.I. pada cabang Tartil Al-Qur’an, Habibi, S.Pd.I. pada cabang Hafalan Surah Ali Imran, Muh. Nasir, S.Pd., M.Pd. pada cabang Cipta Puisi Islam. Selanjutnya, H. Muammar Hijaz, S.Th.I., M.A.P. pada cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an, serta Asriani Abu, S.H.I. pada cabang Tartil Al-Qur’an. Kehadiran mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sidrap. Tidak hanya berkompetisi di tingkat nasional, para peserta tersebut juga membawa nama daerah melalui kemampuan dan pengalaman yang mereka miliki di bidang keagamaan. MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 berlangsung 23-29 Agustus 2026 mempertemukan anggota KORPRI dari berbagai daerah dan instansi pemerintah dalam beragam cabang seni dan pemahaman Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan aparatur negara. Bagi Sidrap, tampilnya tujuh peserta dalam ajang tersebut menunjukkan adanya sumber daya aparatur yang memiliki kemampuan di bidang keagamaan dan seni Islami. Keikutsertaan mereka sekaligus menjadi bagian dari kontribusi putra-putri Sidrap dalam ajang MTQ KORPRI Tingkat Nasional yang tahun ini digelar di Sulawesi Selatan.
Bupati Syaharuddin Alrif Harap Manajemen Talenta Tingkatkan Kinerja dan Kompetensi ASN

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif berharap penerapan manajemen talenta dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kinerja dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026 di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (25/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh serta jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sidrap. Menurut Syaharuddin, manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk membangun sistem pengelolaan ASN yang lebih objektif, terukur, dan berbasis kompetensi. Melalui sistem ini, pengembangan karier ASN dapat dilakukan berdasarkan kinerja, potensi, pengalaman, serta rekam jejak. “Terima kasih atas ilmu dan pemahaman yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap. Kita berharap manajemen talenta ini dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kinerja ASN sekaligus memberikan ruang yang adil bagi mereka yang memiliki prestasi dan kompetensi,” ujar Syaharuddin. Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi ASN untuk berkembang sesuai kemampuan yang dimiliki. “Manajemen talenta ini adalah jalan keluar bagi ASN yang memiliki kinerja dan prestasi. Ada nilai dan poin yang menjadi dasar sehingga terbuka kesempatan bagi ASN yang memiliki kemampuan untuk menempati jabatan sesuai kompetensinya,” jelasnya. Bupati menilai sistem tersebut juga dapat menjadi motivasi bagi ASN untuk terus meningkatkan kapasitas, inovasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Dengan manajemen talenta ini, kita ingin memotivasi dan meningkatkan kinerja ASN di Kabupaten Sidrap. Insyaallah, dalam waktu dekat program ini akan kita jalankan. ASN akan berkompetisi secara sehat. Siapa yang memiliki kinerja, ilmu, potensi, dan pengalaman kerja yang baik, tentu memiliki peluang untuk menduduki jabatan strategis,” ungkapnya. Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026 dihadiri jajaran Badan Kepegawaian Negara (BKN), di antaranya Wakil Kepala BKN Suharmen, Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN sekaligus Plt. Sekretaris Utama BKN Dr. Rahman Hadi, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, Direktur Jabatan Fungsional ASN Sri Gantini, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Dr. Samsul Hidayat, serta Tim Kantor Regional IV BKN Makassar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan sistem manajemen ASN berbasis kompetensi, kinerja, potensi, dan rekam jejak. Syaharuddin menegaskan, Pemkab Sidrap berkomitmen membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, kualitas sumber daya aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. “Kita ingin membangun pemerintahan yang diisi oleh orang-orang yang memiliki kemampuan, integritas, pengalaman, dan kemauan untuk bekerja. Jabatan harus menjadi amanah sekaligus ruang untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” tegasnya. Pemkab Sidrap selanjutnya akan menindaklanjuti hasil ekspose tersebut melalui koordinasi antara BKPSDM dan perangkat daerah terkait agar penerapan manajemen talenta dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat bagi pengembangan karier ASN dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah.
HUT ke-81 RI di Sidrap Tak Sekadar Perayaan, Jadi Ruang Kompetisi Generasi Muda

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tak sekadar menjadi momentum perayaan, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, membangun mental, dan mengasah kemampuan berkompetisi. Hal itu terlihat dari rangkaian lomba olahraga, gerak jalan, hingga kesenian yang digelar di tingkat kecamatan dan kabupaten. Rangkaian kegiatan tersebut ditutup melalui Malam Kesenian di Mogan, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Ahad malam (23/8/2026). Penutupan dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kajari Ady Kusumo Wibowo, dan Sekda Andi Rahmat Saleh. Turut hadir para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah, para camat, lurah dan kepala desa, serta undangan lainnya. Malam penutupan dirangkaikan dengan pengumuman hasil lomba olahraga dan kesenian tingkat kabupaten yang dibacakan oleh masing-masing juri. Bupati Syaharuddin Alrif mengatakan rangkaian kegiatan kemerdekaan berlangsung sejak 1 Agustus hingga 23 Agustus 2026. Kegiatan dimulai dari tingkat kecamatan, kemudian berlanjut ke tingkat kabupaten. “Alhamdulillah hampir 23 hari kita sibuk. Ada acara 17-an, urus kantor, urus kemarau, urus jalan. Alhamdulillah terutama acara 17-an di 11 kecamatan terlaksana dengan baik,” ujarnya. Menurutnya, berbagai perlombaan yang digelar menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman dan membangun mental sebelum berkompetisi pada jenjang yang lebih tinggi. “Info dari panitia, rangkaian acara kita berjalan baik, aman, tertib, lancar. Sekaligus untuk acara kabupatennya kita uji nyali anak kita, kita uji mentalnya. Kita persiapkan acara berkontes yang panjang agar anak-anak kita lebih kuat menghadapi agenda selanjutnya,” jelasnya. Syaharuddin menegaskan, tujuan utama rangkaian lomba bukan sekadar menentukan siapa yang menjadi juara atau mendapatkan hadiah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter dan kemampuan generasi muda. “Bukan soal berapa panjang, berapa tinggi pialanya, berapa hadiahnya. Anak kita dan kita semua sudah berkorban tenaga pikiran agar generasi muda Sidrap mentalnya baik, akhlaknya baik, dan bisa berkompetisi di tingkat lebih tinggi,” katanya. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 16 siswa SMAN 2 Sidrap yang meraih juara tingkat provinsi mendapat undangan khusus untuk mengikuti Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) yang dilaksanakan MPR RI di Jakarta. “Tadi Ibu Wakil mengantarkan ke saya. 16 anak kita dari SMAN 2 yang juara tingkat provinsi ini diundang khusus oleh MPR RI. Semuanya dibiayai. Ini bukti anak kita sudah bisa bertanding di level nasional,” ungkapnya. Untuk memperkuat pembinaan, Syaharuddin meminta juara pertama setiap lomba kesenian dipersiapkan langsung untuk mewakili Sidrap pada tingkat provinsi hingga nasional tanpa melalui seleksi ulang. Ia juga memberi perhatian pada lomba Senam Saromase. Syaharuddin meminta video penampilan juara pertama diperbaiki dan dipublikasikan agar senam tersebut dapat menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, khususnya pelajar. “Tadi ada sedikit pakai lagu daerah lain itu dihapus. Supaya senam kita punya ciri khas sendiri: Senam Saromase Sidenreng Rappang. Nanti semua anak SD, SMP, SMA senamnya pakai itu. Akhirnya anak-anak kita kenal senam kita sendiri,” pesannya. Selain menjadi ruang kompetisi, rangkaian HUT ke-81 RI juga menunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat. Syaharuddin menyebut seluruh kegiatan, mulai tingkat kecamatan hingga kabupaten, terlaksana melalui swadaya masyarakat tanpa menggunakan APBD. “Sarana dan fasilitas semuanya dilakukan secara swadaya. Ini bukti tanpa APBD pun kita bisa jalan, bergerak. Semakin kuat bergerak, semakin kuat bekerja, pasti kabupaten ini hidup, bergerak, maju dan sejahtera masyarakatnya,” pungkasnya. Ketua Panitia Andi Nirwan melaporkan kegiatan tingkat kecamatan berlangsung pada 1–17 Agustus 2026. Selanjutnya, rangkaian tingkat kabupaten digelar pada 18–23 Agustus 2026. Kegiatan meliputi berbagai lomba olahraga dan pentas seni. Pada malam penutupan, panitia mengumumkan para juara dari masing-masing cabang lomba. Andi Nirwan menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, jajaran OPD, Bagian Umum Sekretariat Daerah, serta seluruh panitia dan masyarakat yang memberikan dukungan moril maupun materiil
10 Ribu Benih Nila Monoseks Hasil BBI Sidrap Ditebar di Kolam Kantor Bupati

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Sebanyak 10 ribu benih ikan nila monoseks hasil pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ditebar di kolam depan Kantor Bupati, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Senin (24/8/2026). Pelepasan benih tersebut dipimpin Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah sebagai bagian dari kegiatan restocking sekaligus upaya mengembangkan potensi perikanan daerah. Kegiatan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andi Patahangi, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ahmad Dollah, serta jajaran terkait. Nurkanaah mengatakan, restocking ikan nila menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga ketersediaan ikan bagi masyarakat. “Pelepasan benih ikan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menjaga ketersediaan ikan di Sidrap. Selain untuk ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah dalam menekan inflasi, mengingat ikan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Ia mengatakan, pemanfaatan kolam di lingkungan Kantor Bupati Sidrap diharapkan menjadi contoh pengelolaan sumber daya perikanan secara produktif dan berkelanjutan. Menurut Nurkanaah, restocking di lokasi tersebut telah memasuki siklus kedua. Ia berharap benih yang ditebar dapat berkembang dengan baik dan nantinya memberikan manfaat. “Kita berharap ikan yang ditebar dapat berkembang dengan baik sehingga nantinya bisa memberikan manfaat. Ini juga menunjukkan bahwa lahan dan kolam yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap Ahmad Dollah menjelaskan, 10 ribu benih yang ditebar merupakan ikan nila monoseks hasil pengembangan BBI di Kabupaten Sidrap. “Benih yang kita lepaskan sebanyak 10.000 ekor ikan nila. Ini merupakan ikan nila monoseks hasil pengembangan dari Balai Benih Ikan yang ada di Kabupaten Sidrap,” jelasnya. Ahmad menyebutkan, Sidrap memiliki empat lokasi BBI, yakni BBI Passeno di Kecamatan Baranti, BBI Majelling dan Lakessi di Kecamatan Maritengae, serta BBI di Kecamatan Dua Pitue. Menurutnya, pengembangan benih secara mandiri menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor perikanan sekaligus memenuhi kebutuhan ikan masyarakat. “Dengan adanya pengembangan benih secara mandiri, kita berharap produksi ikan di Sidrap terus meningkat dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.
Semarak HUT RI, Ratusan Alsintan Penuhi Jalanan Sidrap

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Suasana berbeda mewarnai peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Sidenreng Rappang. Karnaval Alat dan Mesin Pertanian Modern atau Karnaval Alsintan tingkat Kabupaten Sidrap berlangsung meriah, Sabtu pagi (23/8/2026). Kegiatan ini dilepas langsung oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah Tepat pukul 09.00 Wita di monumen Ganggawa bendera start dikibarkan dan ratusan alsintan bergerak menuju rute yang telah ditentukan. Turut hadir Ketua DDPRD Takyuddin Masse, Sekda Andi Rahmat Saleh, Ketua Tim pengerak PKK Haslinda Syaharuddin dan para vertikal lainnya. Turut hadir, Asisten, Staf Bupati, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, kelompok tani, dan ribuan masyarakat. Uniknya, karnaval ini diikuti oleh 11 kecamatan yang ada dikabupaten Sidrap dengan menampilkan sekitar 250 unit alat mesin pertanian. Mulai dari traktor, combine harvester, pompa air, cultivator, hingga drone pertanian modern turut ditampilkan. Sepanjang jalan, masyarakat memadati trotoar untuk menyaksikan arak-arakan alsintan yang dihias dengan kreatif. Spanduk “Sidrap Lumbung Pangan” berkibar di setiap kendaraan. Tak hanya itu hasil dari pertanian seperti Buah-Buahan diberikan kepada penerima penghormatan di pangungng penghormatan tepatnya dirujab bupati sidrap. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi antusiasme para peserta yang turut memeriahkan kegiatan tersebut. Menurutnya, karnaval bukan sekadar menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap para petani. “Kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan bentuk penghormatan dan kebanggaan kita terhadap para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin. Ia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, serta kreativitas yang ditampilkan masyarakat dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan. “Semoga semangat gotong royong dan kreativitas yang ditunjukkan dapat terus memajukan sektor pertanian di daerah kita,” katanya. Karnaval berlangsung tertib dan meriah. Warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan alat pertanian yang melintas dengan memadati sejumlah titik di sepanjang rute karnaval. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjadi sarana mempromosikan potensi sektor pertanian sebagai salah satu keunggulan Kabupaten Sidrap.
Kemah Merah Putih TP PKK Sidrap Jadi Ruang Silaturahmi dan Unjuk Kreativitas

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Malam kebersamaan dan malam kesenian Kemah Merah Putih TP PKK Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung meriah di Kompleks SKPD Sidrap, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus panggung bagi kader PKK dari 11 kecamatan untuk menampilkan kreativitas dan kesenian unggulan masing-masing. Kegiatan yang digagas TP PKK Kabupaten Sidrap di bawah kepemimpinan Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin itu diwarnai beragam pertunjukan seni. Setiap kecamatan membawa ciri khas masing-masing, menciptakan suasana semarak sekaligus memperlihatkan keberagaman potensi seni dan budaya masyarakat Sidrap. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Andi Rieskha Rahmat, Ketua IKA DPRD Jumriah, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Ketua Panitia yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sidrap, Syamsuddin, dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan Kemah Merah Putih tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Alhamdulillah, kegiatan ini tidak menggunakan APBD sama sekali. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya. Kemah Merah Putih TP PKK Kabupaten Sidrap berlangsung selama dua hari, 21–22 Agustus 2026. Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Haslindah Syaharuddin, mengatakan Kemah Merah Putih lahir dari semangat mabbulo sipodeceng, yakni semangat bersatu dan bergotong royong untuk saling memperbaiki, berbuat kebaikan, serta menuju kemaslahatan bersama. “Dari semangat mabbulo sipodeceng inilah lahir Perkemahan Merah Putih. Tujuannya adalah mempererat silaturahmi dan menyatukan frekuensi kita dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK,” kata Haslindah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan frekuensi seluruh kader PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Ia menegaskan, 10 Program Pokok PKK memiliki keterkaitan dan keselarasan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sidrap serta 14 program kerja pemerintah daerah. Karena itu, PKK akan terus bergerak menjaga semangat kebersamaan sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program yang menyentuh masyarakat. “PKK akan terus engine on untuk melesatkan program-program pokok PKK. Kita ingin seluruh kader bergerak bersama, menyatukan langkah dan bekerja secara konsisten,” ujarnya. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi pelaksanaan Kemah Merah Putih yang dinilainya mampu memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan persamaan persepsi di antara kader PKK dari seluruh kecamatan. “Kita membangun silaturahmi, membangun kekompakan, dan menyatukan persamaan. Ini yang paling penting,” kata Syaharuddin. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting agar berbagai program dapat dijalankan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menilai 10 Program Pokok PKK merupakan program yang sangat baik. Namun, program tersebut tidak akan memberikan dampak apabila hanya menjadi konsep tanpa pelaksanaan di lapangan. Syaharuddin meminta seluruh jajaran PKK mengerjakan setiap program secara konsisten dan terarah. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kemauan untuk bekerja secara berkelanjutan. “10 Program Pokok PKK sangat bagus. Implementasinya harus dikejar dan dikerjakan. Bangun konsistensi dalam bekerja dan harus punya visi serta misi yang jelas,” ujarnya. Kemah Merah Putih pun tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Pertemuan kader dari 11 kecamatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, merawat semangat kebersamaan, sekaligus menampilkan kreativitas dan potensi seni budaya daerah. Pemerintah Kabupaten Sidrap dan PKK Kabupaten Sidrap akan terus bersinergi dalam menjalankan program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat menuju Sidrap yang maju dan sejahtera.
Bupati Syaharuddin Membaur dengan Jajaran Bersih-Bersih Kawasan Mogan

Suaraindonesiaku.com, Sidrap — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif membaur dengan jajaran dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Monumen Ganggawa (Mogan) dan Hutan Kota, Pangkajene, Jumat (21/8/2026). Sejak pagi, Syaharuddin bersama jajaran terkait melakukan pembersihan dan penataan di sejumlah titik kawasan Mogan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan ruang publik yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas dan bersantai. Syaharuddin tidak hanya memantau kegiatan, tetapi turut berbaur bersama petugas dalam membersihkan dan menata kawasan. Suasana gotong royong pun terlihat saat jajaran pemerintah daerah bersama-sama bekerja membersihkan sejumlah bagian kawasan Mogan. Kerja bakti melibatkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Maritengngae, Dinas Perhubungan, serta sejumlah unsur terkait lainnya. Kolaborasi lintas perangkat daerah tersebut dilakukan untuk menjaga kawasan Mogan tetap tertata dan nyaman digunakan masyarakat. Syaharuddin menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian kawasan secara berkelanjutan. Menurutnya, menjaga ruang publik merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran pemerintah dan masyarakat. “Ini tempat kita bersama. Kita tata dan bersihkan agar semakin rapi, nyaman, dan enak dipandang. Pemerintah turun langsung, tetapi masyarakat juga harus ikut menjaga,” ujar Syaharuddin. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan. Pemerintah daerah bersama jajaran terkait berkomitmen melanjutkan penataan kawasan Mogan agar tetap menjadi ruang publik yang bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.