Suaraindonesiaku.com, SINJAI – Bakal calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Sinjai, Asdar, menyatakan mengurungkan niatnya untuk maju dalam kontestasi Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sinjai yang akan digelar dalam waktu dekat.
Keputusan tersebut diambil setelah mencermati perkembangan dan dinamika yang terjadi menjelang pelaksanaan Musda. Menurut Asdar, dirinya menilai proses menuju Musda sudah tidak lagi berada dalam kondisi yang ideal untuk menghadirkan kompetisi yang sehat dan demokratis.
“Setelah melakukan berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk tidak maju sebagai calon Ketua KNPI Sinjai. Saya menilai dinamika yang berkembang menjelang Musda saat ini sudah mengarah pada kondisi yang tidak memberikan ruang kompetisi yang setara,” ujar Asdar.
Ia menambahkan bahwa terdapat indikasi kuat bahwa pelaksanaan Musda telah diarahkan untuk menguntungkan kandidat tertentu. Karena itu, dirinya memilih untuk tidak terlibat dalam proses yang dinilainya tidak mencerminkan semangat demokrasi dan keterbukaan yang seharusnya dijunjung tinggi oleh organisasi kepemudaan.
Meski demikian, Asdar mengaku tetap menghormati seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Musda dan berharap KNPI Sinjai tetap menjadi wadah pemersatu pemuda di daerah.
“Saya tetap menghormati seluruh proses yang berjalan. Namun saya memilih tidak ikut serta karena ingin menjaga integritas dan konsistensi terhadap prinsip-prinsip demokrasi organisasi,” katanya.
Asdar juga mengajak seluruh elemen pemuda Sinjai untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan KNPI sebagai ruang pengabdian bagi kepentingan generasi muda, terlepas dari dinamika politik organisasi yang sedang berlangsung.
Keputusan mundurnya Asdar diperkirakan akan memengaruhi peta persaingan dalam Musda KNPI Sinjai. Namun hingga saat ini, panitia pelaksana maupun pihak-pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tersebut.







