Suara Indonesiaku

Dukung Penataan Kota, Bidang IX HIPMI Makassar Hadirkan Program Pemberdayaan PKL dan UMKM

IMG-20260429-WA0011

Suaraindonesiaku,com.Makassar – BPC HIPMI Kota Makassar melalui Bidang IX (UMKM, Koperasi, dan Kewirausahaan) menyatakan kesiapan untuk mengambil peran strategis dalam mendukung pemberdayaan pelaku usaha di Kota Makassar, baik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak penertiban maupun pelaku UMKM secara umum.

Langkah penertiban yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar dinilai sebagai bagian dari upaya penataan kota yang perlu diiringi dengan solusi pemberdayaan ekonomi yang konkret dan berkelanjutan. HIPMI hadir sebagai mitra strategis untuk memastikan bahwa para pelaku usaha tetap mendapatkan ruang untuk tumbuh dan berkembang.

Ketua Bidang IX BPC HIPMI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram menegaskan bahwa pendekatan yang dibangun tidak hanya bersifat responsif terhadap kondisi PKL, tetapi juga menyasar penguatan ekosistem UMKM secara menyeluruh di Kota Makassar.

Adapun program yang akan dijalankan meliputi:

1. Pelatihan Kewirausahaan dan Manajemen Usaha

Memberikan peningkatan kapasitas bagi PKL dan pelaku UMKM dalam pengelolaan usaha, strategi pemasaran, serta penguatan daya saing.

2. Pendampingan dan Transformasi Usaha

Mendorong pelaku usaha untuk naik kelas melalui inovasi produk, digitalisasi, serta integrasi ke dalam rantai pasok yang lebih luas.

3. Fasilitasi Akses Permodalan

Menghubungkan pelaku UMKM dengan lembaga keuangan dan perbankan guna mendapatkan akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

4. Penguatan Ekosistem UMKM Berbasis Kolaborasi

Membangun sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor swasta dalam menciptakan ruang usaha yang lebih tertata dan produktif.

BPC HIPMI Kota Makassar juga menegaskan komitmennya untuk siap berkolaborasi dan membantu Pemerintah Kota Makassar dalam merumuskan serta menjalankan program-program pemberdayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata.

“HIPMI siap menjadi mitra aktif Pemerintah Kota Makassar dalam memberdayakan UMKM. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan penataan juga diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat, sehingga pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas,” tegas pernyataan Ikram yang juga Ketua DPD KNPI Kota Makassar

Baca Juga :  Intensitas Hujan Tinggi, Pemkab Sinjai Keluarkan Imbauan Status Waspada

Dengan semangat kolaborasi dan keberpihakan pada ekonomi rakyat, HIPMI optimistis bahwa UMKM di Kota Makassar dapat menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

BACA BERITA LAINNYA